10 Gejala Awal Penyakit Jantung yang Sering Diabaikan, Waspada Sebelum Terlambat
- account_circle say say
- calendar_month 4 jam yang lalu
- comment 0 komentar

Seseorang yang terserang jantung di jalan, FOTO: Insan Madika.
JAMBISNIS.COM – Penyakit jantung kerap datang tanpa gejala yang jelas. Banyak penderita baru menyadari kondisinya ketika sudah memasuki tahap serius. Padahal, tanda-tanda awal sebenarnya sering muncul, tetapi kerap diabaikan atau disalahartikan sebagai keluhan ringan. Berdasarkan informasi dari Siloam Hospitals, mengenali gejala awal penyakit jantung sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih berbahaya.
Salah satu gejala yang paling umum adalah sesak napas dan nyeri dada. Kondisi ini biasanya muncul saat beraktivitas ringan atau bahkan saat beristirahat. Nyeri dada yang terasa berat atau seperti tertekan perlu diwaspadai sebagai sinyal gangguan jantung.
Selain itu, kelelahan ekstrem tanpa sebab jelas juga bisa menjadi tanda awal. Rasa lelah yang tidak hilang meski sudah cukup istirahat patut dicurigai sebagai gangguan pada fungsi jantung.
Gejala lain yang sering terjadi adalah pembengkakan pada kaki. Kondisi ini terjadi akibat jantung tidak mampu memompa darah secara optimal, sehingga terjadi penumpukan cairan di bagian tubuh tertentu.
Tak hanya itu, jantung berdebar tidak teratur atau palpitasi juga perlu diwaspadai. Meski bisa dipicu stres atau kafein, kondisi ini dapat menjadi tanda gangguan irama jantung yang berisiko lebih serius.
Pusing yang disertai keringat dingin, mual, hingga sensasi terbakar di dada (heartburn) juga bisa menjadi gejala yang kerap disalahartikan. Pada beberapa kasus, terutama pada perempuan, serangan jantung tidak selalu diawali dengan nyeri dada, melainkan gejala yang menyerupai gangguan pencernaan.
Perubahan warna kulit menjadi kebiruan, nyeri yang menjalar ke lengan kiri, rahang, atau punggung, hingga perubahan bentuk kuku juga termasuk tanda yang perlu diwaspadai, meski jarang terjadi.
Bahkan, gejala penyakit jantung dapat menyerupai serangan panik, seperti kecemasan berlebih, berkeringat, dan sesak napas. Perbedaannya, gangguan jantung biasanya disertai tekanan atau nyeri di dada.
Tenaga medis mengingatkan bahwa gejala-gejala tersebut tidak selalu berarti seseorang mengalami penyakit jantung. Namun, pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan diagnosis dan mendapatkan penanganan yang tepat.
Pantau perkembangan ekonomi, saham, harga emas, dan harga sembako terkini secara cepat dan akurat di Jambisnis.com.
- Penulis: say say



Saat ini belum ada komentar