Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Simpanan Nasabah Kaya Melonjak, Simpanan Kelas Menengah Tertekan

Simpanan Nasabah Kaya Melonjak, Simpanan Kelas Menengah Tertekan

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Data Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menunjukkan nilai simpanan nasabah dengan saldo di atas Rp 5 miliar melonjak 22,76% secara tahunan. Kenaikan ini jauh melampaui pertumbuhan simpanan kelompok menengah dan bawah yang cenderung stagnan, bahkan tertekan.

Fenomena ini menurut Wakil Ketua Dewan Komisioner LPS Farid Azhar Nasution lonjakan simpanan jumbo tidak sepenuhnya bersifat organik. Artinya, ada pemicu sehingga timbul fenomena tersebut. Salah satu pendorongnya adalah kebijakan Kementerian Keuangan yang menempatkan Saldo Anggaran Lebih (SAL) pemerintah di bank-bank Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Sementara itu Direktur Eksekutif Center of Economic and Law Studies (CELIOS) Bhima Yudhistira sebagaimana dilansir Kontan.co.id menilai, tren ini memperlihatkan disparitas alias ketimpangan yang makin nyata. Menurutnya, pertumbuhan simpanan terkonsentrasi di kelompok kaya, sementara simpanan di bawah Rp 100 juta justru mengalami tekanan.

Kondisi tersebut membuat bank berlomba memburu dana besar dengan menawarkan bunga tinggi atau special rate. Dampaknya, biaya dana (cost of fund) perbankan ikut naik.

“Ini menjadi sinyal bank semakin kesulitan mendapatkan dana murah,” kata Bhima.

Sejumlah perbankan mengkonfirmasi adanya peningkatan dana nasabah kelas tas. Di PT Bank Negara Indonesia Tbk (BNI) pertumbuhan agresif di segmen nasabah kaya.

Sepanjang 2025, dana pihak ketiga (DPK) dari nasabah dengan aset kelolaan di atas Rp 5 miliar tumbuh lebih dari 20% secara tahunan, didominasi produk tabungan dan menjadi yang tertinggi di segmen private banking.

General Manager Divisi Wealth Management BNI Henny Eugenia menyebutkan, lonjakan ini ditopang kolaborasi yang semakin erat antara consumer banking dan business banking.

Dari sisi jumlah rekening, nasabah dengan aset kelolaan di atas Rp 5 miliar tumbuh lebih dari 15% secara tahunan, sementara nasabah private banking dengan AUM di atas Rp 15 miliar melonjak sekitar 25%.

Meski demikian, lebih dari 60% dana tersebut masih berasal dari nasabah non-perorangan. Henny mengakui, pertumbuhan segmen ritel mulai berakselerasi, terutama pada produk tabungan.

Tren serupa terlihat di HSBC Indonesia. Direktur International Wealth and Premier Banking HSBC Indonesia Lanny Hendra mengatakan, simpanan nasabah kaya di bank tersebut tetap tumbuh solid hingga akhir 2025, seiring kinerja positif produk deposito, investasi, dan bancassurance.

Menurutnya, kondisi ini mencerminkan strategi diversifikasi portofolio nasabah di tengah ketidakpastian ekonomi.

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Honda Prelude di Indonesia Rp974,9 Juta, Pesanan Tembus 280 Unit

    Harga Honda Prelude di Indonesia Rp974,9 Juta, Pesanan Tembus 280 Unit

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Honda Prospect Motor resmi mengumumkan harga mobil sport hybrid dua pintu Honda Prelude sebesar Rp974,9 juta pada Selasa, 28 April 2026. Angka ini masih berada di bawah Rp1 miliar, sesuai dengan pernyataan perusahaan sebelumnya. Pengumuman harga tersebut beriringan dengan tingginya minat pasar. Hingga saat ini, jumlah pemesanan telah mencapai 280 unit, melampaui kuota […]

  • Cek Tawaran Perayaan Tahun Baru dari Hotel-hotel di Jambi

    Cek Tawaran Perayaan Tahun Baru dari Hotel-hotel di Jambi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menutup tahun 2025 sekaligus menyambut Tahun Baru 2026, sejumlah hotel di Kota Jambi menghadirkan perayaan malam pergantian tahun dengan konsep dan hiburan yang beragam, mulai dari tema keliling dunia, pesta keluarga, hingga gala dinner glamor ala Hollywood. BW Luxury Jambi misalnya. Hotel di ruas jalan utama ini menghadirkan penyanyi Donnie Sibarani, mantan vokalis […]

  • Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Buyback Terkoreksi Tajam

    Harga Emas Antam Turun Rp50.000, Buyback Terkoreksi Tajam

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali mengalami penurunan setelah sempat menguat pada perdagangan sebelumnya. Koreksi ini menjadi perhatian pelaku pasar, terutama investor yang memanfaatkan momentum harga emas harian. Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, Kamis (9/4/2026), harga emas Antam turun Rp50.000 dari sebelumnya Rp2.900.000 per gram menjadi Rp2.850.000 per gram. Tak hanya harga […]

  • Harga Emas Antam Melesat Rp40.000, Ini Daftar Selengkapnya

    Harga Emas Antam Melesat Rp40.000, Ini Daftar Selengkapnya

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam hari ini kembali naik. Kenaikannya luar biasa, mencapai Rp40.000. Kini harga emas Antam menjadi Rp3.068.000 per gram dari semula Rp3.028.000. Selain itu, harga buyback emas Antam juga mengalami kenaikan. Hari ini, harga buyback emas Antam meningkat sebesar Rp41.000, sehingga ditetapkan menjadi Rp2.854.000 per gram. Harga buyback ini adalah jika Anda […]

  • Angkutan Batu Bara di Jambi Dihentikan Mulai 13 Maret 2026

    Angkutan Batu Bara di Jambi Dihentikan Mulai 13 Maret 2026

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi Jambi menghentikan sementara operasional angkutan batu bara di seluruh ruas jalan provinsi maupun jalan nasional mulai 13 Maret 2026. Kebijakan ini diambil untuk memastikan kelancaran arus mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Gubernur Jambi, Al Haris, mengatakan penghentian sementara tersebut bertujuan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik […]

  • Sebulan Menjabat, Menkeu Purbaya Hadapi Banyak Tantangan tapi Yakin Kondisi Terkendali

    Sebulan Menjabat, Menkeu Purbaya Hadapi Banyak Tantangan tapi Yakin Kondisi Terkendali

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengaku bulan pertamanya menjabat sebagai bendahara negara penuh dengan tantangan besar, namun ia memastikan situasi keuangan Indonesia masih dalam kondisi terkendali. Langkah-langkah awal yang ia ambil bahkan mulai menunjukkan arah baru dalam kebijakan fiskal nasional. “Kesannya (jadi Menkeu) menarik. Penuh tantangan, tapi pasti bisa kami kendalikan,” ujar […]

expand_less