Senin, 12 Okt 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » BI Resmi Hentikan Jibor dan Dorong Penggunaan Indonia

BI Resmi Hentikan Jibor dan Dorong Penggunaan Indonia

  • account_circle -
  • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Dalam rangka memperkuat kredibilitas dan keandalan suku bunga acuan rupiah nasional, Bank Indonesia (BI) resmi menghentikan publikasi Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) mulai 1 Januari 2026.

Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi Ramdan Denny Prakoso menyampaikan, untuk menggantikan Jibor, pasar keuangan Indonesia didorong untuk menggunakan Indonesia Overnight Index Average (Indonia), yaitu suku bunga acuan rupiah yang dihitung berdasarkan transaksi aktual pinjam-meminjam antarbank.

“Dengan berbasis transaksi aktual, Indonia dinilai lebih akurat, objektif, dan mencerminkan kondisi likuiditas pasar secara riil. Hal ini merupakan bagian dari reformasi suku bunga acuan yang sejalan dengan praktik terbaik global, guna memperkuat pendalaman pasar keuangan Indonesia,” tutur Denny dalam keterangannya, Rabu (31/12/2025).

Adapun reformasi suku bunga acuan ini dilakukan dengan persiapan yang matang oleh Bank Indonesia, termasuk memastikan kesiapan pelaku pasar keuangan untuk beralih dari Jibor ke Indonia .

Indonia telah dipublikasikan mulai 1 Agustus 2018 paralel dengan publikasi Jibor. Selanjutnya, kebijakan pengakhiran Jibor diumumkan sejak 27 September 2024 disertai dengan Panduan Transisi Pengakhiran Jibor yang disusun oleh National Working Group on Benchmark Reform (NWGBR).

Denny menyebut, pelaku pasar secara bertahap telah mengacu pada Indonia . Survei yang dilakukan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan bahwa nilai kontrak keuangan yang jatuh tempo sebelum 31 Desember 2025 yang menggunakan Jibor sebagai acuan telah turun 67,7% dari sebesar Rp140,37 triliun pada September 2024 menjadi Rp45,28 triliun pada September 2025.

Nilai kontrak yang memiliki fallback rate (telah dinegosiasikan dengan rate yang baru pada saat Jibor dihapuskan) yang jatuh tempo setelah 31 Desember 2025, meningkat 35,9% dari Rp164,48 triliun pada September 2024 menjadi Rp223,76 triliun pada September 2025.

Seiring dengan peningkatan transparansi pasar, aktivitas transaksi di Pasar Uang Antarbank (PUAB) juga menunjukkan kinerja yang baik. Hingga 19 Desember 2025, rata-rata nilai transaksi pinjam-meminjam antarbank dalam Rupiah mencapai sekitar Rp15,4 triliun per hari, atau sekitar 63,5% dari total transaksi pasar uang.

Lebih lanjut, ia mengungkapkan, penggunaan Indonia sebagai acuan akan mendorong terwujudnya pasar keuangan Indonesia yang modern, kredibel, dan berdaya saing global untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.

“BI akan terus memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pelaku pasar dan masyarakat guna memastikan kelancaran reformasi suku bunga acuan. Indonia dipublikasikan setiap akhir hari transaksi pada halaman depan website Bank Indonesia www.bi.go.id,” ungkapnya.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • BANK Ditunjuk BPKH Jadi Penerima Setoran Haji

    BANK Ditunjuk BPKH Jadi Penerima Setoran Haji

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) resmi ditetapkan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH). Melalui penunjukan ini, BANK memperkuat perannya dalam menghadirkan layanan haji yang lebih modern dan dekat dengan kebutuhan generasi muda yang kini mulai sadar pentingnya merencanakan haji sejak dini. Penunjukkan […]

  • BGN Angkat 32.000 Petugas Makan Bergizi Gratis Jadi PPPK Februari 2026

    BGN Angkat 32.000 Petugas Makan Bergizi Gratis Jadi PPPK Februari 2026

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan akan mengangkat sebanyak 32.000 petugas program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) pada Februari 2026. Pemerintah telah menyiapkan anggaran besar untuk mendukung penguatan sumber daya manusia (SDM) di lembaga tersebut. Kepala BGN Dadan Hindayana mengungkapkan, proses rekrutmen PPPK telah dilakukan secara bertahap. Pada […]

  • Meski Gencatan Senjata, Iran Tetap Larang Kapal Minyak AS Lewat Selat Hormuz

    Meski Gencatan Senjata, Iran Tetap Larang Kapal Minyak AS Lewat Selat Hormuz

    • calendar_month Jumat, 10 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengungkapkan kemarahannya setelah Iran hanya mengizinkan dua kapal melintas di Selat Hormuz di tengah masa gencatan senjata. Melalui unggahan di media sosial Truth Social pada Kamis (9/4/2026) waktu setempat, Trump menilai langkah Iran tersebut tidak sesuai dengan kesepakatan yang telah dicapai. “Iran melakukan pekerjaan yang sangat buruk, bahkan […]

  • Petani India Tertekan, Impor Kedelai dan Jagung GM AS Picu Kekhawatiran

    Petani India Tertekan, Impor Kedelai dan Jagung GM AS Picu Kekhawatiran

    • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Petani kedelai di negara bagian Madhya Pradesh, India tengah, mengaku kecewa dengan hasil panen musim ini. Lahan subur seluas lebih dari 3 hektare (7,4 acre) hanya menghasilkan 9.000 kg kedelai, atau sekitar seperlima dari produksi yang seharusnya. Akibat hujan berlebihan yang merusak tanaman. Sementara itu, harga jagung yang ditanam di dekat kedelai justru […]

  • Mahal Lagi! Naik Rp16.000, Kini Emas Antam Jadi Rp3,028 Juta per Gram

    Mahal Lagi! Naik Rp16.000, Kini Emas Antam Jadi Rp3,028 Juta per Gram

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam mencatatkan kenaikan signifikan pada perdagangan Senin (23/2/2026). Lonjakan harga ini dipengaruhi oleh pergerakan harga emas dunia yang kembali menguat di tengah ketidakpastian kebijakan ekonomi global. Dikutip dari laman Logam Mulia, harga emas Antam melonjak sebesar Rp16.000, membawa harga dasar ke level Rp3.028.000 per gram dari sebelumnya Rp3.012.000 per gram. Kenaikan […]

  • Segini Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI dan BNI Hari Ini

    Segini Kurs Dolar AS di BCA, Mandiri, BRI dan BNI Hari Ini

    • calendar_month Kamis, 24 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali kehilangan tenaga. Setelah sempat menguat, mata uang Indonesia kembali masuk zona merah pada pembukaan perdagangan Kamis (24/9/2026). Rupiah dibuka di level Rp17.864 per dolar Amerika Serikat (AS). Posisi tersebut melemah 46 poin atau 0,26 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada diposisi Rp17.818 per dolar AS. Pelemahan rupiah terjadi bersamaan dengan […]

expand_less