Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Menkeu Purbaya Serahkan Sinkronisasi Data Dana Pemda ke BI, Selisih Capai Rp18,97 Triliun

Menkeu Purbaya Serahkan Sinkronisasi Data Dana Pemda ke BI, Selisih Capai Rp18,97 Triliun

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa Kementerian Keuangan tidak akan ikut campur dalam proses sinkronisasi data dana pemerintah daerah (pemda) yang tersimpan di perbankan. Ia menyebut, tanggung jawab penyelarasan data tersebut sepenuhnya berada di tangan Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter yang memiliki akses langsung terhadap sistem perbankan nasional.

“Enggak, bukan urusan saya itu. Biar aja BI yang ngumpulin data, saya cuma pakai data bank sentral saja,” ujar Purbaya di Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Purbaya menjelaskan bahwa perbedaan data dana simpanan pemda di perbankan menjadi domain BI karena data tersebut bersumber langsung dari laporan bank-bank pelapor. Ia juga menyoroti bahwa sejumlah daerah masih menempatkan dana mereka di rekening giro dengan bunga rendah, bukan dalam bentuk deposito, yang dinilai membuat pengelolaan keuangan daerah kurang efisien.

Menurut catatan BI, total simpanan dana pemerintah daerah di bank mencapai Rp233,97 triliun per 30 September 2025. Sementara itu, data Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menunjukkan angka yang lebih kecil, yaitu sekitar Rp215 triliun per 17 Oktober 2025. Dengan demikian, terdapat selisih Rp18,97 triliun antara kedua sumber data tersebut.

Kepala Departemen Komunikasi BI Ramdan Denny Prakoso menjelaskan bahwa data posisi simpanan perbankan yang dimiliki BI diperoleh dari laporan bulanan seluruh kantor bank di Indonesia dan diverifikasi secara berkala. Data agregat itu kemudian dipublikasikan melalui laporan Statistik Ekonomi dan Keuangan Indonesia (SEKI) yang dapat diakses publik melalui situs resmi Bank Indonesia.

Perbedaan data antara Kemenkeu, BI, dan Kemendagri kini menjadi sorotan karena menyangkut transparansi serta efisiensi pengelolaan dana daerah. Pemerintah pusat mendorong agar sinkronisasi data dilakukan secara akurat guna meningkatkan akuntabilitas fiskal daerah dan memperkuat stabilitas keuangan nasional.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    Geopolitik Global 2026 Tekan Rupiah dan APBN, Ekonom Ingatkan Risiko Iran dan Manuver AS

    • calendar_month Selasa, 13 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perekonomian global pada 2026 diperkirakan menghadapi tekanan serius akibat meningkatnya eskalasi geopolitik internasional. Ketegangan politik di Iran serta manuver agresif Amerika Serikat di berbagai kawasan dinilai berpotensi menekan nilai tukar Rupiah dan memperberat beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Indonesia. Kepala Ekonom PT Bank Mandiri (Persero) Tbk Andry Asmoro menyampaikan bahwa meski […]

  • Resep Sate Daging Kurban Empuk dan Lezat: Rahasia Bumbu, Teknik Potong, hingga Cara Bakar Sempurna

    Resep Sate Daging Kurban Empuk dan Lezat: Rahasia Bumbu, Teknik Potong, hingga Cara Bakar Sempurna

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasak sate dari daging kurban bukan sekadar tradisi, melainkan keterampilan yang menentukan kualitas hidangan saat Iduladha. Kesalahan kecil dalam memilih bagian daging atau teknik pemotongan dapat membuat sate menjadi keras dan kurang nikmat. Bagian daging menjadi faktor pertama yang krusial. Has dalam atau tenderloin disebut paling ideal karena teksturnya yang lembut dan minim […]

  • China Larang 73 Orang Terlibat Sepak Bola Seumur Hidup

    China Larang 73 Orang Terlibat Sepak Bola Seumur Hidup

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas sepak bola China menjatuhkan sanksi larangan seumur hidup kepada 73 individu yang terbukti terlibat berbagai pelanggaran serius di dunia sepak bola. Hukuman tersebut menjadi bagian dari upaya besar-besaran memberantas praktik korupsi, pengaturan skor, dan judi bola di negeri tersebut. Sanksi itu dikeluarkan oleh Asosiasi Sepak Bola China (CFA) dan menyasar sejumlah figur […]

  • Harga Cabe Merah di Pasar Angso Duo Tembus Rp 100.000 per Kilogram

    Harga Cabe Merah di Pasar Angso Duo Tembus Rp 100.000 per Kilogram

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo Jambi per 28 November 2025 tercatat stabil di sebagian besar komoditas. Namun sejumlah komoditas hortikultura, terutama kelompok cabai, mengalami kenaikan cukup signifikan. Berdasarkan data resmi Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, mayoritas harga beras, gula, minyak goreng, tepung, hingga daging tercatat stabil. Meski begitu, beberapa komoditas […]

  • Harga Emas Antam Kini Dibanderol Rp 2.303.000 per Gram

    Harga Emas Antam Kini Dibanderol Rp 2.303.000 per Gram

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) atau Antam naik lagi. Pada perdagangan hari ini, Kamis (9/110/2025), harga emas Antam melonjak sebesar Rp 7.000 menjadi Rp 2.303.000 per gram. Ini reli rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) selama lima hari beruntun. Adanya kenaikan tersebut harga emas Antam termurah dengan ukuran 0,5 […]

  • BGN Atur Bahan Baku MBG Jelang Ramadhan untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

    BGN Atur Bahan Baku MBG Jelang Ramadhan untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) berkoordinasi dengan sejumlah kementerian dan lembaga untuk mengatur bahan baku Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjelang Ramadhan. Langkah ini dilakukan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat saat bulan puasa. Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, koordinasi dilakukan antara lain dengan Kementerian Pertanian guna menentukan jenis […]

expand_less