Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Beranda » Properti » Sawit Menggerakkan Ekonomi Batang Hari, Begini Jalur Perputaran Uangnya

Sawit Menggerakkan Ekonomi Batang Hari, Begini Jalur Perputaran Uangnya

  • account_circle say say
  • calendar_month 12 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kelapa sawit menjadi salah satu penggerak utama ekonomi Kabupaten Batang Hari. Komoditas ini tidak hanya menghasilkan pendapatan bagi pekebun, tetapi juga menghidupkan rantai usaha yang melibatkan perusahaan perkebunan, pabrik pengolahan, transportasi, perdagangan hingga konsumsi rumah tangga.

Pemerintah Kabupaten Batang Hari menyebut sektor perkebunan merupakan salah satu sumber utama penghasilan masyarakat. Hingga 2025, luas lahan perkebunan di daerah tersebut mencapai 254.971,36 hektare. Pemerintah daerah pada 2026 juga menyoroti sejumlah tantangan, mulai dari produktivitas yang belum optimal, hilirisasi yang masih terbatas, regenerasi pekebun hingga legalitas dan sertifikasi.

Data yang dikutip DPMPTSP Batang Hari dari BPS mencatat luas kebun kelapa sawit rakyat dan perusahaan mencapai sekitar 553.802 hektare dengan produksi sekitar 176.527 ton per tahun. Besarnya basis perkebunan tersebut membuat pergerakan harga dan produksi sawit berpotensi memberikan efek terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Dari sisi ekonomi makro, sektor pertanian, kehutanan dan perikanan menyumbang 45,22 persen terhadap struktur ekonomi Batang Hari pada 2025. Pada tahun yang sama, ekonomi daerah tumbuh 5,21 persen. Sementara konsumsi rumah tangga menyumbang 41,89 persen PDRB dan tumbuh 4,43 persen.

Perputaran uangnya dapat dilihat dari rantai sederhana. Ketika hasil panen terjual, pendapatan pekebun digunakan untuk kebutuhan rumah tangga, pembelian pupuk dan sarana produksi, perawatan kendaraan, jasa angkutan hingga belanja di pasar. Uang kemudian berputar kembali ke pedagang dan penyedia jasa.

Per 6 Oktober 2026, harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit Provinsi Jambi yang berlaku untuk periode 2–8 Oktober 2026 berada di sekitar Rp3.758,31 per kilogram untuk salah satu kelompok umur tanaman. Besaran harga berbeda berdasarkan umur tanaman dan ketentuan penetapan TBS. Harga tersebut turun dibandingkan periode sebelumnya.

Angka tersebut perlu dibaca sebagai harga acuan TBS tingkat provinsi, bukan otomatis harga bersih yang diterima setiap petani di Batang Hari. Harga aktual dapat dipengaruhi kualitas buah, umur tanaman, pola kemitraan, biaya angkut dan transaksi dengan pengepul atau pabrik.

Perubahan harga komoditas juga relevan bagi perekonomian regional. Bank Indonesia mencatat ekonomi Provinsi Jambi tumbuh 4,15 persen secara tahunan pada triwulan II 2026, sementara sektor pertanian tumbuh 0,75 persen. BI juga mencatat Nilai Tukar Petani (NTP) Jambi pada triwulan II 2026 rata-rata 186,43, meningkat 18,67 poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Di Batang Hari, efek ekonomi sawit tidak berhenti pada kebun. DPMPTSP mencatat realisasi investasi triwulan I 2026 mencapai Rp594,527 miliar, hampir menyamai target tahunan Rp600 miliar. Investasi tersebut didominasi sektor perkebunan, terutama pembangunan pabrik pengolahan CPO. Bahkan, tujuh pabrik CPO disebut masih dalam tahap pembangunan.

Pemerintah daerah juga mendorong hilirisasi sawit, termasuk peluang industri turunan seperti margarin dan produk olahan lainnya. Tujuannya agar nilai tambah komoditas tidak berhenti pada produksi TBS dan CPO, tetapi menciptakan aktivitas industri serta lapangan kerja baru di daerah.

 

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perbaikan Daya Beli, AS Siapkan Rencana Turunkan Harga Kebutuhan Pokok

    Perbaikan Daya Beli, AS Siapkan Rencana Turunkan Harga Kebutuhan Pokok

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS) Scott Bessent mengungkapkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump tengah menyiapkan langkah untuk menurunkan harga kebutuhan pokok, termasuk kopi, pisang, dan sejumlah komoditas pangan lainnya. Langkah tersebut dilakukan setelah Partai Republik mengalami kemunduran dalam pemilu negara bagian pekan lalu akibat kemarahan pemilih atas tingginya biaya hidup. Bessent mengatakan, […]

  • Juara ASEAN Cup Capaian Terbaik Karier Herdman

    Juara ASEAN Cup Capaian Terbaik Karier Herdman

    • calendar_month 9 jam yang lalu
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – John Herdman mengaku pencapaiannya bersama Timnas Indonesia memiliki tempat istimewa dalam perjalanan kariernya. Keberhasilan membawa Skuad Garuda menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026 disebut sebagai pencapaian terbaik yang pernah diraihnya di dunia sepak bola. Herdman menyampaikan hal tersebut setelah mengantarkan Timnas Indonesia meraih gelar juara pada ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Bagi pelatih asal […]

  • PTMP Targetkan Omzet Naik 15% di 2026, Bidik Laba Bersih dari Ekspansi dan Teknologi

    PTMP Targetkan Omzet Naik 15% di 2026, Bidik Laba Bersih dari Ekspansi dan Teknologi

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Mitra Pack Tbk (PTMP) menggeber ekspansi bisnis dan penguatan teknologi untuk membalikkan kinerja menjadi laba pada 2026, sekaligus menargetkan lonjakan omzet hingga 15 persen. Direktur Utama PTMP Ardi Kusuma menegaskan perseroan tetap agresif mendorong pertumbuhan di tengah tantangan industri melalui strategi ekspansi pasar dan efisiensi operasional. “Perseroan tetap optimistis menjaga stabilitas kinerja […]

  • Out! PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert Cs

    Out! PSSI Resmi Pecat Patrick Kluivert Cs

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert, dan jajaran pelatih asal Belanda yang menangani berbagai level Timnas Indonesia. Pengumuman pemecatan Patrick Kluivert dkk ini dikeluarkan Kamis (16/10/2025) siang. Keputusan tersebut diambil menyusul kegagalan Timnas melaju ke Piala Dunia 2026. Dalam pernyataan resmi yang dirilis, PSSI menyebutkan bahwa […]

  • Harga Ayam Hidup Anjlok di Awal 2026, Peternak Rakyat Jual Rugi hingga di Bawah Biaya Produksi

    Harga Ayam Hidup Anjlok di Awal 2026, Peternak Rakyat Jual Rugi hingga di Bawah Biaya Produksi

    • calendar_month Rabu, 14 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga ayam hidup di tingkat peternak dilaporkan mengalami penurunan tajam sejak akhir Desember 2025 hingga pertengahan Januari 2026. Kondisi tersebut membuat peternak rakyat tertekan karena harga jual di kandang kini berada jauh di bawah biaya pokok produksi (HPP). Peternak dari Persatuan Peternak Rakyat Mandiri Indonesia (Permindo), Asep Saepudin, mengatakan harga ayam hidup di […]

  • Piala Dunia 2026: Negara Pertama, Meksiko Amankan Tiket 32 Besar

    Piala Dunia 2026: Negara Pertama, Meksiko Amankan Tiket 32 Besar

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Meksiko menjadi negara pertama yang lolos ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. El Tricolor memastikan tiket tersebut usai mengalahkan Korea Selatan dengan skor 1-0 di Estadio Guadalajara, Jumat (19/6/2026) pagi WIB. Gol semata wayang tersebut dicetak Luis Romo pada awal babak kedua. Gol itu menjadi kontribusi keempat Romo bersama tim nasional Meksiko […]

expand_less