Kamis, 1 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Hilirisasi Komoditas Mulai Buka Peluang Industri Baru di Jambi

Hilirisasi Komoditas Mulai Buka Peluang Industri Baru di Jambi

  • account_circle say say
  • calendar_month 39 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pengembangan industri pengolahan komoditas mulai menjadi perhatian di sejumlah kabupaten di Provinsi Jambi. Sawit di Batang Hari, kelapa di Tanjung Jabung Timur, serta kopi di Kerinci memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah, sehingga kegiatan ekonomi tidak berhenti pada penjualan bahan mentah.

Di Kabupaten Batang Hari, investasi menjadi salah satu penggerak kegiatan ekonomi daerah. Hingga triwulan I 2026, investasi yang masuk mencapai sekitar Rp594,527 miliar, dengan sebagian investasi diarahkan pada pembangunan pabrik pengolahan crude palm oil (CPO). Pemerintah daerah kemudian mendorong agar pengolahan sawit berkembang lebih jauh ke produk turunan.

Dorongan tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional. Pada semester I 2026, realisasi investasi sektor hilirisasi Indonesia mencapai Rp300,1 triliun, atau 29,7 persen dari total realisasi investasi nasional. Pemerintah juga menyatakan hilirisasi produk kelapa sawit masih menjadi salah satu sektor yang ingin terus dikembangkan.

Peluang lain datang dari Tanjung Jabung Timur melalui komoditas kelapa. Kabupaten ini memiliki sekitar 51 ribu hektare perkebunan kelapa dengan produksi sekitar 51 ribu ton pada 2024. Potensi tersebut membuka ruang bagi pengembangan produk turunan seperti minyak kelapa, produk berbahan sabut dan tempurung, hingga produk olahan untuk pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Kerinci memiliki peluang melalui komoditas kopi. Pengembangan tidak hanya dilakukan pada tahap budidaya, tetapi juga pengolahan pascapanen, roasting, pengemasan, pemasaran dan penguatan produk kopi daerah. Pengembangan produk olahan membuat kopi memiliki lebih banyak bentuk penjualan, dari biji hingga kopi siap konsumsi.

Data Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa pada 2025, pengembangan hilirisasi kopi secara nasional meningkatkan jenis produk dari cherry menjadi green bean, roasted bean, dan kopi bubuk. Hal tersebut memperlihatkan bagaimana satu komoditas dapat menghasilkan lebih banyak produk setelah melalui proses pengolahan.

Bagi Jambi, perkembangan tersebut menciptakan peluang bisnis di luar sektor perkebunan. Industri pengolahan membutuhkan mesin, gudang, transportasi, kemasan, tenaga kerja, pembiayaan, distribusi hingga pemasaran.

Dengan pertumbuhan ekonomi Jambi yang mencapai 4,33 persen pada triwulan I 2026, pengembangan industri pengolahan dapat menjadi salah satu bagian dari upaya memperluas sumber pertumbuhan ekonomi daerah.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPS: Batang Hari Miliki Peserta BPJS PBI Tertinggi, Kota Jambi Dominasi BPJS Non-PBI pada 2025

    BPS: Batang Hari Miliki Peserta BPJS PBI Tertinggi, Kota Jambi Dominasi BPJS Non-PBI pada 2025

    • calendar_month Senin, 13 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perbedaan pola kepesertaan jaminan kesehatan di setiap kabupaten dan kota di Provinsi Jambi sepanjang 2025. Data yang bersumber dari Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) tersebut menunjukkan Batang Hari menjadi daerah dengan persentase peserta BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI) tertinggi, sementara Kota Jambi mendominasi kepesertaan BPJS Kesehatan Non-PBI. […]

  • Rupiah Kian Dekati Rp18.000, Dolar AS Turun Tipis

    Rupiah Kian Dekati Rp18.000, Dolar AS Turun Tipis

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tersungkur pada perdagangan Jumat (25/9/2026). Mata uang Indonesia semakin mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, Rupiah dibuka di level Rp17.933 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 17 poin atau 0,09 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada diposisi Rp17.916 per dolar AS. Pelemahan rupiah terjadi bersamaan […]

  • Menguat 1 Poin, Rupiah di Level Rp16.982 per Dolar AS

    Menguat 1 Poin, Rupiah di Level Rp16.982 per Dolar AS

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jadilah 1 poin menguatnya. Dengan nilai itu, kini nilai tukar rupiah menjadi Rp16.982 per dolar AS pada Kamis (2/4/2026). Sebelumnya, rupiah ditutup di level Rp16.983 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat naik 0,24% ke level 99,89. Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede menilai penguatan rupiah dipengaruhi surplus perdagangan Indonesia yang meningkat. […]

  • Wamenhut Ajak Semua Pihak Dukung Perhutanan Sosial untuk Hutan Lestari dan Kesejahteraan Masyarakat

    Wamenhut Ajak Semua Pihak Dukung Perhutanan Sosial untuk Hutan Lestari dan Kesejahteraan Masyarakat

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Kehutanan Rohmat Marzuki mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat dukungan terhadap pengembangan perhutanan sosial sebagai strategi nasional menjaga kelestarian hutan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara inklusif dan berkelanjutan. Menurut Rohmat, pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam mengembangkan perhutanan sosial. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah, lembaga swadaya masyarakat, mitra […]

  • Galeri24 dan UBS di Pegadaian Kompak Turun, Segini Harga Terbarunya

    Galeri24 dan UBS di Pegadaian Kompak Turun, Segini Harga Terbarunya

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua hari menjelang pergantian tahun, dua produk buatan jenama UBS dan Galeri24 di Pegadaian kompak turun harga. Hanya saja, penurunan UBS lebih besar dibandingkan dengan Galeri24. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Selasa (30/12/2025), harga jual emas Galeri24 turun sebesar Rp9.000. Dari awalnya Rp2.627.000, kini harga Galeri24 menjadi Rp2.618.000 per gram. Sedangkan emas […]

  • Anjlok Rp900, Kini Harga Perak Antam Rp39.500 per Gram

    Anjlok Rp900, Kini Harga Perak Antam Rp39.500 per Gram

    • calendar_month Kamis, 9 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam kembali melanjutkan tren pelemahan. Pada perdagangan Kamis (9/7/2026) ini harga logam mulia berwarna putih tersebut menyusut cukup tajam sebesar Rp900. Kini harga perak Antam dipatok di level Rp39.500 per gram. Penurunan ini memperdalam koreksi yang sudah terjadi sebelumnya. Sehari sebelumnya, perak Antam anjlok drastis Rp1.200 ke level Rp […]

expand_less