Jumat, 16 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Hilirisasi Komoditas Mulai Buka Peluang Industri Baru di Jambi

Hilirisasi Komoditas Mulai Buka Peluang Industri Baru di Jambi

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 1 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pengembangan industri pengolahan komoditas mulai menjadi perhatian di sejumlah kabupaten di Provinsi Jambi. Sawit di Batang Hari, kelapa di Tanjung Jabung Timur, serta kopi di Kerinci memiliki peluang untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah, sehingga kegiatan ekonomi tidak berhenti pada penjualan bahan mentah.

Di Kabupaten Batang Hari, investasi menjadi salah satu penggerak kegiatan ekonomi daerah. Hingga triwulan I 2026, investasi yang masuk mencapai sekitar Rp594,527 miliar, dengan sebagian investasi diarahkan pada pembangunan pabrik pengolahan crude palm oil (CPO). Pemerintah daerah kemudian mendorong agar pengolahan sawit berkembang lebih jauh ke produk turunan.

Dorongan tersebut sejalan dengan arah kebijakan nasional. Pada semester I 2026, realisasi investasi sektor hilirisasi Indonesia mencapai Rp300,1 triliun, atau 29,7 persen dari total realisasi investasi nasional. Pemerintah juga menyatakan hilirisasi produk kelapa sawit masih menjadi salah satu sektor yang ingin terus dikembangkan.

Peluang lain datang dari Tanjung Jabung Timur melalui komoditas kelapa. Kabupaten ini memiliki sekitar 51 ribu hektare perkebunan kelapa dengan produksi sekitar 51 ribu ton pada 2024. Potensi tersebut membuka ruang bagi pengembangan produk turunan seperti minyak kelapa, produk berbahan sabut dan tempurung, hingga produk olahan untuk pasar yang lebih luas.

Sementara itu, Kerinci memiliki peluang melalui komoditas kopi. Pengembangan tidak hanya dilakukan pada tahap budidaya, tetapi juga pengolahan pascapanen, roasting, pengemasan, pemasaran dan penguatan produk kopi daerah. Pengembangan produk olahan membuat kopi memiliki lebih banyak bentuk penjualan, dari biji hingga kopi siap konsumsi.

Data Kementerian Pertanian menunjukkan bahwa pada 2025, pengembangan hilirisasi kopi secara nasional meningkatkan jenis produk dari cherry menjadi green bean, roasted bean, dan kopi bubuk. Hal tersebut memperlihatkan bagaimana satu komoditas dapat menghasilkan lebih banyak produk setelah melalui proses pengolahan.

Bagi Jambi, perkembangan tersebut menciptakan peluang bisnis di luar sektor perkebunan. Industri pengolahan membutuhkan mesin, gudang, transportasi, kemasan, tenaga kerja, pembiayaan, distribusi hingga pemasaran.

Dengan pertumbuhan ekonomi Jambi yang mencapai 4,33 persen pada triwulan I 2026, pengembangan industri pengolahan dapat menjadi salah satu bagian dari upaya memperluas sumber pertumbuhan ekonomi daerah.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian masih Stabil

    Harga Emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian masih Stabil

    • calendar_month Senin, 9 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produk UBS dan Galeri24 di Pegadaian menunjukkan pergerakan yang stabil pada awal pekan ini. Berdasarkan data dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Senin (9/3/2026), harga emas Galeri24 dan UBS tidak mengalami perubahan dibandingkan harga kemarin. Harga emas UBS dan Galeri24 stabil, masing-masing di angka Rp3.105.000 dan Rp3.091.000 per gram. Harga jual emas […]

  • Gebrakan Menteri Purbaya Untungkan Sektor Properti Play Button

    Gebrakan Menteri Purbaya Untungkan Sektor Properti

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebijakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menempatkan uang pemerintah sebesar Rp 200 triliun ke perbankan disambut baik pelaku usaha, tak terkecuali pengusaha properti. Sebab, kebijakan ini penting di tengah kondisi ekonomi dan kredit yang melambat. Dikutip dari berbagai sumber, Purbaya menyampaikan bahwa sektor properti merupakan salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan […]

  • Ketua MPR Ahmad Muzani: Wartawan Adalah Kata dan Mata Hati Rakyat

    Ketua MPR Ahmad Muzani: Wartawan Adalah Kata dan Mata Hati Rakyat

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua MPR RI Ahmad Muzani menyebut wartawan memiliki peran penting sebagai kata dan mata hati rakyat yang menyuarakan pikiran serta pertanyaan masyarakat. Dalam acara Media Gathering Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP), Muzani menegaskan bahwa wartawan bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis MPR dalam menjalankan fungsi kebangsaan dan kenegaraan. “Wartawan adalah kata dan […]

  • Rismon Bantah Tudingan Jusuf Kalla Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi

    Rismon Bantah Tudingan Jusuf Kalla Jadi Bohir Kasus Ijazah Jokowi

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ahli digital forensik Rismon Sianipar membantah keras tudingan yang menyebut dirinya pernah menyatakan Jusuf Kalla sebagai pendana atau bohir dalam polemik dugaan ijazah palsu Joko Widodo. Melalui kuasa hukumnya, Jahmada Girsang, Rismon menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak pernah disampaikan. Ia menyebut potongan video yang beredar luas di media sosial merupakan hasil manipulasi teknologi […]

  • Pertumbuhan Industri Digital Dorong Kebutuhan Data Center di Indonesia

    Pertumbuhan Industri Digital Dorong Kebutuhan Data Center di Indonesia

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertumbuhan industri digital Indonesia terus meningkat seiring kemajuan teknologi artificial intelligence (AI). Berdasarkan proyeksi Bank Dunia, permintaan atas pusat data (data center) di Indonesia diperkirakan meningkat sebesar 16,8 persen per tahun hingga 2029, setara dengan kapasitas 1,41 gigawatt (GW). Namun, peningkatan kebutuhan tersebut juga diikuti oleh lonjakan konsumsi energi listrik yang cukup besar. […]

  • Menteri LH: Pola Makan Perkotaan Picu Longsor di Lereng Bandung Barat

    Menteri LH: Pola Makan Perkotaan Picu Longsor di Lereng Bandung Barat

    • calendar_month Senin, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol Nurofiq menyebut perubahan pola makan masyarakat perkotaan turut menjadi pemicu terjadinya longsor di lereng Bandung Barat, Jawa Barat. Perubahan tersebut berdampak pada alih fungsi lahan di kawasan pegunungan yang seharusnya berfungsi sebagai wilayah lindung. Hanif mengatakan, urbanisasi masif mendorong pergeseran kebutuhan pangan masyarakat kota. Akibatnya, aktivitas pertanian merambat […]

expand_less