Selasa, 1 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pengangguran Lulusan SMK Tertinggi, BPS Catat 8,45 Persen pada November 2025

Pengangguran Lulusan SMK Tertinggi, BPS Catat 8,45 Persen pada November 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,35 juta orang pada November 2025. Angka tersebut menurun dibandingkan Agustus 2025 yang sebesar 7,46 juta orang. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, dari total 155,27 juta angkatan kerja, sebanyak 147,91 juta orang telah bekerja, sementara sisanya belum terserap pasar tenaga kerja.

“Angkatan kerja yang tidak terserap pasar kerja adalah pengangguran, di mana jumlah orang menganggur pada November 2025 sebanyak 7,35 juta orang,” ujar Amalia dalam konferensi pers, Selasa (5/2).

BPS mendefinisikan pengangguran sebagai penduduk usia 15 tahun ke atas yang tidak bekerja, baik karena sedang mencari pekerjaan, mempersiapkan usaha, menunggu mulai bekerja, maupun yang telah berhenti mencari pekerjaan.

Berdasarkan jenjang pendidikan, tingkat pengangguran terbuka (TPT) tertinggi berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebesar 8,45 persen. Disusul lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sebesar 6,55 persen dan lulusan diploma serta sarjana (D-IV, S1, S2, S3) sebesar 5,38 persen. Sementara itu, lulusan Sekolah Dasar (SD) ke bawah mencatat tingkat pengangguran terendah sebesar 2,29 persen.

Pengamat Ekonomi Universitas Andalas Syafruddin Karimi menilai tingginya pengangguran lulusan SMK menunjukkan belum optimalnya transisi dari pendidikan vokasi ke dunia kerja.

“SMK membawa mandat siap kerja, tetapi pasar kerja belum sepenuhnya menyediakan jalur transisi yang rapi dari sekolah ke pekerjaan produktif,” kata Syafruddin.

Menurut dia, persoalan utama terletak pada ketidaksesuaian antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Penciptaan lapangan kerja memang terjadi, namun sebagian besar terserap di sektor perdagangan ritel dan jasa yang tidak selalu membutuhkan keterampilan vokasi spesifik.

Ia menambahkan, sejumlah sekolah vokasi juga menghadapi tantangan dalam memperbarui kurikulum dan standar sertifikasi agar selaras dengan perkembangan teknologi industri.

Syafruddin mengingatkan, jika kondisi ini tidak segera dibenahi, dampaknya dapat meluas. Dalam jangka pendek, pengangguran usia muda berpotensi meningkat dan menekan daya beli masyarakat.

Adapun dalam jangka panjang, tingginya pengangguran lulusan vokasi dapat mengurangi manfaat bonus demografi dan meningkatkan jumlah pekerja informal berproduktivitas rendah.

“Keberhasilan pendidikan vokasi tidak hanya diukur dari jumlah sekolah atau jurusan, tetapi dari seberapa banyak lulusan yang masuk kerja formal dan bertahan,” ujarnya.

Pemerintah sebelumnya telah menginisiasi program penyelarasan pendidikan dengan kebutuhan industri melalui skema school to work transition serta kerja sama pelatihan vokasi. Namun, efektivitas implementasinya masih menjadi pekerjaan rumah bersama.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tinjau Banjir Padang, Zulhas Panggul Beras Sekarung untuk Warga

    Tinjau Banjir Padang, Zulhas Panggul Beras Sekarung untuk Warga

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan meninjau wilayah terdampak banjir bandang di Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang, Minggu (1/12/2025). Dalam kunjungan itu, pemerintah memutuskan untuk menggandakan suplai logistik melalui Perum Bulog guna mengantisipasi krisis pangan akibat akses jalan yang terputus. Zulkifli mengatakan, suplai bantuan harus diperbanyak untuk mencegah kekurangan […]

  • Nusron Wahid Pulihkan Sertipikat Tanah Transmigran di Kalsel, IUP Perusahaan Dibekukan

    Nusron Wahid Pulihkan Sertipikat Tanah Transmigran di Kalsel, IUP Perusahaan Dibekukan

    • calendar_month Rabu, 11 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Nusron Wahid memastikan penyelesaian kasus pembatalan sertipikat tanah milik masyarakat transmigran di Kalimantan Selatan. Pemerintah akan memulihkan ratusan sertipikat tanah yang sebelumnya dibatalkan akibat tumpang tindih dengan izin usaha pertambangan. Kasus tersebut terjadi di Desa Bekambit dan Desa Bekambit Asri, Kecamatan Pulau Laut Timur, […]

  • OJK dan IAI Sepakati Perlakuan Akuntansi Aset Kripto SAK Indonesia

    OJK dan IAI Sepakati Perlakuan Akuntansi Aset Kripto SAK Indonesia

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) memperkuat fondasi tata kelola dan transparansi sektor aset kripto nasional dengan menerbitkan panduan dalam pelaporan keuangan di sektor aset kripto. Panduan tersebut termuat dalam Buletin Implementasi Volume 8 tentang Aset Kripto Milik Entitas dan Aset Kripto Pelanggan yang Dititipkan pada Entitas sesuai dengan Standar […]

  • Terungkap, Pedagang Pasar Tanah Abang Dapat Pasokan Air Zamzam dari Jamaah Umrah hingga Importir

    Terungkap, Pedagang Pasar Tanah Abang Dapat Pasokan Air Zamzam dari Jamaah Umrah hingga Importir

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penjualan air Zamzam di Pasar Tanah Abang kembali menjadi sorotan. Sejumlah pedagang mengungkapkan jalur distribusi air Zamzam dari Arab Saudi ke Indonesia, di tengah pembatasan ekspor yang diberlakukan pemerintah setempat. Berdasarkan penelusuran di lokasi, air Zamzam yang dijual di pasar tersebut berasal dari berbagai sumber, mulai dari jamaah umrah, importir khusus, hingga awak […]

  • Selat Hormuz Kembali Panas, Trump Tolak Proposal Balasan Iran

    Selat Hormuz Kembali Panas, Trump Tolak Proposal Balasan Iran

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penolakan cepat Presiden Donald Trump terhadap tanggapan Iran dari proposal perdamaian AS menyebabkan harga minyak melonjak lebih tinggi pada awal perdagangan hari ini, Senin (11/5/2026).  Selain itu, penolakan ini menghancurkan harapan akan segera berakhirnya konflik yang telah berlangsung selama 10 minggu yang telah menyebabkan kerusakan luas di Iran dan Lebanon serta melumpuhkan lalu […]

  • DPR Sebut Anggaran Pendidikan untuk Program MBG di APBN 2026 Strategi Cerdas dan Layak Diapresiasi

    DPR Sebut Anggaran Pendidikan untuk Program MBG di APBN 2026 Strategi Cerdas dan Layak Diapresiasi

    • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Komisi XI DPR RI Mukhamad Misbakhun menegaskan tidak ada kekeliruan dalam penggunaan anggaran pendidikan untuk mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di APBN 2026. Ia menilai, pengalokasian sebagian anggaran pendidikan untuk MBG merupakan strategi kebijakan yang tepat dan justru layak diapresiasi, bukan dipersoalkan. “Masyarakat harus dibangun pemahamannya bahwa penerima manfaat dari MBG […]

expand_less