Sabtu, 18 Apr 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Menkeu Purbaya Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia di Era SBY dan Jokowi

Menkeu Purbaya Ungkap Ketimpangan Ekonomi Indonesia di Era SBY dan Jokowi

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 13 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkapkan bahwa perekonomian Indonesia dalam 20 tahun terakhir berjalan tidak seimbang. Dalam pandangannya, baik di era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) maupun Joko Widodo (Jokowi), pertumbuhan ekonomi nasional terlalu bergantung pada satu mesin saja.

Menurut Purbaya, pada masa pemerintahan SBY, fokus utama diarahkan pada pengembangan sektor swasta, sementara belanja pemerintah relatif rendah. “Di 10 tahun pertama jamannya SBY, yang jalan private sector, government-nya enggak belanja betul,” ujarnya dalam pertemuan bersama Tirto, dikutip Kamis (13/11/2025).

Sebaliknya, di era Jokowi, pemerintah menggenjot belanja publik besar-besaran, terutama melalui pembangunan infrastruktur nasional. Namun, perhatian terhadap sektor swasta justru melemah, sehingga pertumbuhan industri menjadi lebih lambat.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, pada masa SBY, industri pengolahan nonmigas tumbuh dari 5,10 persen (2004–2009) menjadi 6,10 persen (2009–2014). Sedangkan di masa Jokowi, pertumbuhan turun menjadi 4,70 persen (2014–2019) dan kembali melemah ke 3,95 persen pada kuartal II 2024.

“Dua puluh tahun terakhir, mesin ekonomi kita selalu timpang. SBY fokus di sektor swasta, Jokowi di belanja pemerintah. Ke depan, dua mesin ini harus tumbuh bersama,” tegas Purbaya.

Mantan Dewan Komisioner LPS itu juga menambahkan bahwa keseimbangan antara investasi swasta dan belanja pemerintah menjadi kunci untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Jika kedua sektor berjalan seiring, menurutnya, lapangan kerja akan meluas, pendapatan meningkat, dan masa depan generasi muda Indonesia akan lebih cerah.

“Kalau dua-duanya tumbuh, masa depan kita akan baik. Gen Z nanti bisa lebih mudah cari kerja dan punya penghasilan lebih besar,” pungkasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Emas Antam Turun Rp53.000 Jadi Rp2,943 Juta per Gram pada 19 Maret 2026

    Harga Emas Antam Turun Rp53.000 Jadi Rp2,943 Juta per Gram pada 19 Maret 2026

    • calendar_month Kam, 19 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) mengalami penurunan cukup tajam pada Kamis (19/3/2026). Berdasarkan data dari laman Logam Mulia, harga emas Antam turun Rp53.000 menjadi Rp2.943.000 per gram dari sebelumnya Rp2.996.000 per gram. Penurunan juga terjadi pada harga beli kembali (buyback) yang kini berada di level Rp2.665.000 per gram. Pergerakan […]

  • Aplikasi MIFX Bantu Trader Respons Cepat Dinamika Harga Emas 2026

    Aplikasi MIFX Bantu Trader Respons Cepat Dinamika Harga Emas 2026

    • calendar_month Rab, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasuki Februari 2026, harga emas global menunjukkan pergerakan dinamis. Harga spot emas tercatat bergerak di kisaran USD 5.000–5.040 per troy ounce, setelah sempat menyentuh level tertinggi sebelum terkoreksi akibat aksi ambil untung (profit taking). Pergerakan emas dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari ketidakpastian geopolitik, pelemahan dolar AS, ekspektasi kebijakan suku bunga The Federal Reserve, […]

  • Emas Perhiasan Hari Ini Tak Berubah, Cek Harga Raja Emas dan Laku Emas

    Emas Perhiasan Hari Ini Tak Berubah, Cek Harga Raja Emas dan Laku Emas

    • calendar_month Ming, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan pada Minggu (22/2/2026) terpantau relatif stabil. Sejumlah gerai emas ritel, termasuk Raja Emas dan Laku Emas, belum melakukan penyesuaian harga yang signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Stabilnya harga emas perhiasan terjadi di tengah pergerakan harga emas batangan yang cenderung menguat. Kondisi ini membuat pelaku usaha perhiasan memilih menahan harga jual agar […]

  • Perbaikan Daya Beli, AS Siapkan Rencana Turunkan Harga Kebutuhan Pokok

    Perbaikan Daya Beli, AS Siapkan Rencana Turunkan Harga Kebutuhan Pokok

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Amerika Serikat (Menkeu AS) Scott Bessent mengungkapkan pemerintahan Presiden AS Donald Trump tengah menyiapkan langkah untuk menurunkan harga kebutuhan pokok, termasuk kopi, pisang, dan sejumlah komoditas pangan lainnya. Langkah tersebut dilakukan setelah Partai Republik mengalami kemunduran dalam pemilu negara bagian pekan lalu akibat kemarahan pemilih atas tingginya biaya hidup. Bessent mengatakan, […]

  • Harga Perak Merosot Jadi Rp54.500 per Gram

    Harga Perak Merosot Jadi Rp54.500 per Gram

    • calendar_month Sen, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak Antam turun pada perdagangan Senin, (2/2/2026). Harga perak Antam ini berlawanan dengan harga emas Antam. Mengutip laman logammulia.com, harga perak Antam turun Rp250 menjadi Rp54.500. Sebelumnya, harga perak Antam dipatok Rp 54.750. Mengutip Yahoo Finance, harga emas dan perak dunia kompak turun. Harga emas dunia susut menyusul koreksi terbesar dalam lebih […]

  • Kronologi Veda Ega Kecelakaan di Moto3 Amerika 2026, Gagal Finis Saat Tampil Agresif

    Kronologi Veda Ega Kecelakaan di Moto3 Amerika 2026, Gagal Finis Saat Tampil Agresif

    • calendar_month Sen, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengalami insiden kecelakaan dramatis hingga gagal finis dalam ajang Moto3 Amerika 2026. Peristiwa tersebut terjadi saat ia tengah tampil kompetitif dan berpeluang meraih hasil maksimal. Veda Ega memulai balapan dari posisi keempat. Pada fase awal lomba, ia mampu mempertahankan posisinya sebelum sempat melorot ke urutan kedelapan akibat […]

expand_less