Selasa, 21 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

Produksi Melimpah, Klaim RI Siap Ekspor Beras

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM — Menteri Koordinator bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) mengungkapkan bahwa Indonesia telah siap untuk mengekspor beras. Namun, pemerintah lebih memilih untuk memperkuat stok terlebih dahulu, sebelum dapat mengirimnya ke negara lain.

Zulhas menyampaikan bahwa Indonesia pada dasarnya telah mencapai swasembada beras. Mengingat stok cadangan beras telah menembus empat juta ton.

“Kalau ekspor saja, hari ini pun bisa, tetapi kita kan perkuat stok,” ujarnya dalam Agrifood Summit di Menara Bank Mega, Kamis (16/10/2025) Saat ini pun, Indonesia telah mengirimkan beras ke negara-negara tertentu, seperti Palestina. Zulhas berujar bahwa ekspor beras ke negara lain tetap terbuka, tetapi khusus apabila terjadi keadaan mendesak.

“Kalau tetangga memang kurang, enggak ada berasnya, kita juga bisa [kirim], tetapi kalau enggak mendesak, ya kita simpan,” lanjut Zulhas.

Mantan menteri perdagangan tersebut melanjutkan, saat ini Indonesia tengah menikmati stok beras yang melimpah dan produksi yang besar, tak seperti tahun-tahun sebelumnya. Untuk itu, dirinya tak ingin buru-buru ekspor besar-besaran, selagi memperkuat stok beras.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras nasional hingga November 2025 telah mencapai 33,1 juta ton atau tumbuh hingga 12,62% dari periode yang sama pada 2024. BPS juga memperkirakan produksi beras Tanah Air dapat menembus 34 juta ton pada akhir 2025. Terlebih, pada tahun ini juga Indonesia tak lagi melakukan impor beras. Membandingkan dengan 2024, Indonesia masih mengirim beras dari luar negeri alias impor sebanyak 4,52 juta ton.

Untuk menjaga produksi dan stok menuju negara penyumbang pangan dunia, Zulhas tak menampik bahwa masih banyak tugas yang perlu dilakukan. Saat ini, pemerintah baru melakukan optimalisasi lahan sawah yang tersedia sebanyak 7,4 juta hektare (ha). Ke depan, perlu varietas baru untuk mengerek produksi.

Selain itu, pemerintah juga mulai membangun kluster-kluster pangan. Misalnya, yang tengah digarap di Wanam, Merauke, sebagai food estate. Khusus untuk beras, tiga BUMN karya yang telah merger menjadi Agrinas akan bertugas memproduksi pangan.

“Kluster itu mekanisasi, tentu pakai teknologi, itu yang kita bangun di Merauke. Nanti [Agrinas] akan membangun, kalau swasta tidak menggarap itu [beras],” tambah Zulhas.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengumumkan capaian penting Indonesia di sektor pangan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Indonesia berhasil mencapai swasembada beras dan bahkan sudah mulai mengekspor ke sejumlah negara, termasuk memberikan bantuan pangan ke Palestina. Dalam pidatonya di Sidang Umum PBB ke-80, Prabowo menyebut swasembada beras sebagai tonggak kemandirian yang membanggakan.

“Kami sekarang cukup untuk diri sendiri, bahkan mulai membantu negara lain. Indonesia telah mengirimkan beras ke Palestina sebagai wujud solidaritas,” ujarnya, waktu itu.

Lebih lanjut, dia menekankan bahwa pencapaian ini bukan hanya hasil kebijakan pertanian, tetapi juga komitmen pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.(*)

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tito Karnavian: Koperasi Desa Jadi Kunci Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga di Daerah

    Tito Karnavian: Koperasi Desa Jadi Kunci Pengendalian Inflasi dan Stabilitas Harga di Daerah

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menilai Koperasi Desa (Kopdes) memiliki peran strategis dalam mengendalikan inflasi daerah. Menurutnya, Kopdes dapat menjadi saluran distribusi baru bagi program-program strategis pemerintah yang langsung menyasar masyarakat lapisan terbawah. Tito menuturkan, selama ini salah satu persoalan utama dalam kebijakan pengendalian harga adalah saluran distribusi yang tidak merata hingga […]

  • Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Gratis Buka 1 Juta Lapangan Kerja

    Prabowo Klaim Program Makan Bergizi Gratis Buka 1 Juta Lapangan Kerja

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyatakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) telah menciptakan sedikitnya 1 juta lapangan kerja di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut berasal dari operasional ribuan dapur pelayanan gizi yang tersebar di berbagai daerah. Prabowo menjelaskan, hingga saat ini terdapat 22.275 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang telah beroperasi dan menyerap […]

  • Said Iqbal Terima Aturan Baru UMP 2026, Demo Buruh di Istana Ditunda

    Said Iqbal Terima Aturan Baru UMP 2026, Demo Buruh di Istana Ditunda

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menyatakan menerima aturan baru penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP) dan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) 2026 yang ditetapkan pemerintah. Seiring dengan itu, aksi demonstrasi buruh yang semula direncanakan berlangsung di depan Istana Negara pada Jumat (19/12/2025) resmi ditunda. Said Iqbal mengatakan, penerimaan tersebut diberikan dengan catatan […]

  • Industri Keramik Nasional Melesat, Importir Ramai-Ramai Beralih ke Skema OEM Lokal

    Industri Keramik Nasional Melesat, Importir Ramai-Ramai Beralih ke Skema OEM Lokal

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kebangkitan industri keramik nasional sepanjang 2025 semakin terasa kuat. Setelah pemerintah menerapkan kebijakan Antidumping, Safeguard, dan Standar Nasional Indonesia (SNI) Wajib, sektor keramik dalam negeri kini menunjukkan pemulihan nyata di pasar domestik. Ketua Umum Asosiasi Aneka Keramik Indonesia (Asaki), Edy Suyanto, mengungkapkan bahwa kombinasi tiga kebijakan strategis tersebut menciptakan efek berantai yang sangat […]

  • Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 dan UBS Stabil

    Harga Emas di Pegadaian Hari Ini: Galeri24 dan UBS Stabil

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produk Galeri24 dan UBS hari ini kompak stabil. Dua produk logam mulia andalan Pegadaian tersebut harganya tidak berubah dari kemarin . Mengutip Antara, Senin (23/2/2026), harga emas UBS bertahan di angka Rp 3.061.000 per gram. Sementara Galeri24 stagnan di angka Rp 3.047.000 per gram. Harga jual emas UBS dan Galeri24 di […]

  • Data Penduduk Jambi 2025: Total 3,77 Juta Jiwa, Ini Jumlah di Setiap Kabupaten dan Kota

    Data Penduduk Jambi 2025: Total 3,77 Juta Jiwa, Ini Jumlah di Setiap Kabupaten dan Kota

    • calendar_month Selasa, 30 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jumlah penduduk Provinsi Jambi pada pertengahan tahun 2025 mencapai 3,768 juta jiwa. Data tersebut merupakan hasil Proyeksi Penduduk Indonesia berdasarkan Sensus Penduduk 2020 (SP2020) yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS). Dari 11 kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, Kota Jambi masih menjadi daerah dengan jumlah penduduk terbanyak. Ibu kota provinsi itu dihuni sekitar […]

expand_less