Purbaya dan MenPANRB Bahas Strategi Strategic Diamond untuk Sukseskan Program Prabowo
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Rab, 31 Des 2025
- comment 0 komentar

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini
JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini membahas penguatan sinkronisasi kebijakan pemerintah melalui pendekatan Strategic Diamond untuk mendukung pelaksanaan program prioritas Presiden Prabowo Subianto.
Pertemuan tersebut berlangsung di kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, pada Senin (29/12/2025), sebagai bagian dari upaya memastikan arah pembangunan nasional berjalan selaras dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan.
Purbaya menjelaskan, Strategic Diamond dirancang untuk memastikan kebijakan yang ditetapkan Presiden dapat diterjemahkan secara konsisten, mulai dari desain kebijakan, penganggaran, hingga kesiapan kelembagaan dan kinerja kementerian serta lembaga.
“Inisiatif ini dimaksudkan agar arah pembangunan yang ditetapkan Presiden dapat diterjemahkan secara konsisten, mulai dari desain kebijakan, penganggaran, hingga kesiapan kelembagaan dan kinerja pelaksanaannya,” ujar Purbaya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Rabu (31/12/2025).
Presiden Prabowo telah menetapkan sejumlah prioritas nasional, antara lain pengentasan kemiskinan, peningkatan investasi dan hilirisasi, ketahanan pangan, serta peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan.
Dalam konsep Strategic Diamond, terdapat empat aktor utama yang menjadi pilar arsitektur kebijakan terintegrasi, yakni Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Keuangan, Kementerian PANRB, serta Kementerian Sekretariat Negara.
Pada lapisan Presidential Governance Support, keempat institusi tersebut berperan memastikan kesinambungan antara perencanaan pembangunan, kebijakan fiskal, dan tata kelola pemerintahan. Sementara pada lapisan Presidential Close Support, fokus diarahkan pada efektivitas administrasi dan operasional program prioritas Presiden.
Melalui pembagian peran ini, koordinasi lintas kementerian dan lembaga diharapkan semakin solid, sehingga setiap rupiah anggaran negara benar-benar mendukung prioritas nasional dan menghasilkan capaian yang terukur.
Purbaya menegaskan, Kementerian Keuangan bertugas memastikan kelayakan fiskal, skema pendanaan, serta kualitas belanja negara. Di sisi lain, Kementerian PANRB berperan mengawal kesiapan kelembagaan, kapasitas sumber daya manusia, tata kelola, serta kinerja pelaksanaan kebijakan.
Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan, keberhasilan program prioritas nasional memerlukan satu arsitektur kebijakan yang terintegrasi. Menurut dia, perencanaan dan pengalokasian anggaran harus selaras dengan kondisi kelembagaan, kapasitas SDM, dan kinerja organisasi.
“Melalui Strategic Diamond, koordinasi perencanaan, penganggaran, dan tata kelola pemerintahan dioptimalkan secara terintegrasi untuk menyukseskan pencapaian tujuan pembangunan nasional sesuai arahan Presiden,” ujar Rini.
Rini juga menekankan pentingnya pendekatan kolaboratif dan network governance, mengingat penyelenggaraan pemerintahan merupakan tanggung jawab kolektif seluruh unsur pemerintah.
Ia mendorong keterlibatan Kementerian PANRB sejak tahap awal perencanaan program strategis dan penganggaran, guna memastikan kesesuaian desain program dengan kelembagaan, kapasitas SDM, serta akuntabilitas kinerja.
Dengan penguatan Strategic Diamond, pemerintah menargetkan pengelolaan pemerintahan yang lebih terintegrasi, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat, sehingga setiap kebijakan yang diambil Presiden dapat dieksekusi secara efektif dan berkelanjutan.
- Penulis: syaiful amri


Saat ini belum ada komentar