Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » H-1 Lebaran 2026, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai dan Ayam Naik

H-1 Lebaran 2026, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai dan Ayam Naik

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menjelang satu hari Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil, Kamis (19/3/2026). Namun, sejumlah komoditas mengalami kenaikan, terutama cabai dan daging ayam.

Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga beras masih stabil, seperti beras Belido dan King yang dijual Rp15.500 per kilogram, serta beras operasi Bulog Rp12.000 per kilogram.

Harga gula pasir lokal juga tetap di angka Rp18.000 per kilogram. Tepung terigu merek Segitiga Biru dijual Rp11.500 per kilogram dan Cakra Kembar Rp12.000 per kilogram.

Untuk komoditas protein, daging sapi murni berada di harga Rp150.000 per kilogram. Sementara itu, daging ayam broiler mengalami kenaikan 6,67 persen menjadi Rp45.000 per kilogram, sedangkan ayam kampung berada di Rp70.000 per kilogram.

Kenaikan signifikan terjadi pada komoditas cabai. Cabai merah besar naik 11,11 persen menjadi Rp45.000 per kilogram. Cabai rawit hijau juga naik dengan persentase yang sama menjadi Rp45.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit merah menembus Rp90.000 per kilogram setelah mengalami kenaikan 11,11 persen.

Di sisi lain, harga bawang merah dan bawang putih masih stabil di angka Rp34.000 per kilogram.

Komoditas lain seperti telur ayam ras Rp1.800 per butir, minyak goreng curah Rp21.000 per kilogram, serta mi instan Rp3.000 per bungkus juga tidak mengalami perubahan harga.

Secara umum, kondisi ini menunjukkan bahwa pasokan bahan pokok di pasar tradisional masih terjaga meski permintaan meningkat tajam menjelang Lebaran.

Kenaikan harga pada cabai dan daging ayam dinilai sebagai fenomena musiman yang kerap terjadi akibat meningkatnya konsumsi rumah tangga menjelang hari besar keagamaan.

Pemerintah daerah diharapkan terus melakukan pemantauan distribusi dan stok pangan guna menjaga stabilitas harga serta mengantisipasi lonjakan lebih lanjut pasca-Lebaran.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Termahal, Biaya Nonton Tembus Ratusan Juta Rupiah

    Piala Dunia 2026 Jadi Turnamen Termahal, Biaya Nonton Tembus Ratusan Juta Rupiah

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Turnamen Piala Dunia 2026 diprediksi menjadi yang termahal sepanjang sejarah, seiring lonjakan harga tiket, akomodasi, hingga biaya perjalanan internasional yang harus ditanggung para penggemar. Ajang sepak bola yang digelar di tiga negara, yakni Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini menghadirkan tantangan baru bagi fans. Untuk menyaksikan langsung pertandingan fase grup saja, biaya yang […]

  • Prabowo Dorong Bensin Campur Etanol 10% (E10), Bahlil: Tujuannya Kurangi Impor BBM

    Prabowo Dorong Bensin Campur Etanol 10% (E10), Bahlil: Tujuannya Kurangi Impor BBM

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah tengah menyiapkan kebijakan bensin campuran etanol 10% atau E10 sebagai upaya menekan impor bahan bakar minyak (BBM). Namun, sejumlah pihak mengingatkan agar kebijakan ini disiapkan matang agar tidak membebani keuangan negara. Langkah Presiden Prabowo Subianto menerapkan bensin campur etanol 10% atau E10 disebut bisa menjadi terobosan menuju energi bersih dan kemandirian energi […]

  • FIFA Perkenalkan FIFA Peace Prize, Diberikan Desember 2025

    FIFA Perkenalkan FIFA Peace Prize, Diberikan Desember 2025

    • calendar_month Kamis, 6 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) memperkenalkan “FIFA Peace Prize-Football Unites the World”. Penghargaan FIFA bagi individu yang dianggap berjasa dalam menjaga perdamaian dan persatuan melalui sepak bola. Rencananya, penghargaan tersebut mulai diberikan FIFA pada Desember 2025. “Sepak bola selalu tentang perdamaian. Maka FIFA atas nama seluruh komunitas sepak bola global memberikan FIFA Peace […]

  • Harga Perak Anjlok Parah, Kini Rp54.150 per Gram

    Harga Perak Anjlok Parah, Kini Rp54.150 per Gram

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mengikuti tren pasar komoditas global, perak Antam dan perak spot internasional menunjukkan koreksi harga hari ini. Harga perak bersertifikat Antam mengalami penurunan sebesar Rp800 dibandingkan hari sebelumnya. Dikutip dari laman Logam Mulia, Rabu (25/2/2026), harga perak produksi Antam kini di level Rp54.150 per gram akibat melemah sebesar Rp800. Sebelumnya, harga perak Antam pada […]

  • Industri Tekstil RI Masih Tertekan, Menperin Ungkap Dampak Impor Bahan Baku dan Geopolitik Global

    Industri Tekstil RI Masih Tertekan, Menperin Ungkap Dampak Impor Bahan Baku dan Geopolitik Global

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional masih menghadapi tekanan berat di tengah dinamika global. Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita mengungkapkan, tantangan utama berasal dari ketergantungan bahan baku impor serta disrupsi rantai pasok global. Menurutnya, ketergantungan terhadap bahan baku impor membuat industri tekstil nasional rentan terhadap gangguan pasokan. Selain itu, perubahan permintaan pasar […]

  • Menhan Sjafrie Soroti Banjir Sumatera-Aceh: Hutan Lindung Tak Terjaga, Butuh Tentara Kuat

    Menhan Sjafrie Soroti Banjir Sumatera-Aceh: Hutan Lindung Tak Terjaga, Butuh Tentara Kuat

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menilai bencana banjir dan longsor yang melanda wilayah Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat menjadi peringatan atas kondisi hutan lindung di Indonesia yang tidak terjaga. Menurut dia, pengelolaan kawasan hutan bahkan banyak dilakukan secara ilegal sehingga memperparah risiko bencana. “Hutan lindung di Indonesia harus dijaga. Banyak tambang dan […]

expand_less