Kamis, 20 Agu 2026
light_mode
Beranda » Olahraga » KONI Jambi Perkuat Tata Kelola Keuangan Lewat Bimtek

KONI Jambi Perkuat Tata Kelola Keuangan Lewat Bimtek

  • account_circle say say
  • calendar_month Kamis, 21 Mei 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi menitikberatkan pembenahan tata kelola keuangan sebagai langkah krusial dalam mengejar target prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.

Melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek), KONI Jambi berupaya memperkuat sistem administrasi keuangan agar lebih tertib, transparan, dan sesuai aturan hukum. Langkah ini dinilai penting di tengah keterbatasan anggaran yang masih menjadi tantangan utama pembinaan olahraga di daerah.

Ketua KONI Jambi, Mat Sanusi, menegaskan bahwa pengelolaan keuangan yang baik menjadi fondasi utama organisasi dalam menjalankan program pembinaan atlet.

“Ke depan kita tidak ingin ada pengurus yang bermasalah dengan hukum. Karena itu, tata cara penyusunan laporan pertanggungjawaban (SPJ) harus benar dan sesuai aturan,” ujar Sanusi.

Ia menjelaskan, selama ini masih ditemukan kelemahan dalam penyusunan administrasi keuangan di tingkat cabang olahraga. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan hukum sekaligus menghambat efektivitas program pembinaan.

Melalui Bimtek ini, seluruh pengurus cabang olahraga dibekali pemahaman terkait pengelolaan anggaran, mulai dari perencanaan, penggunaan, hingga pelaporan keuangan yang akuntabel.

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyatukan persepsi seluruh pengurus agar memiliki standar yang sama dalam pengelolaan keuangan organisasi.

Di sisi lain, KONI Jambi mengakui kondisi keuangan saat ini masih dalam tekanan akibat keterbatasan anggaran. Namun, pembenahan tata kelola dinilai menjadi langkah awal untuk memastikan setiap dana yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.

“Kita ingin setiap rupiah yang digunakan benar-benar berdampak pada peningkatan prestasi atlet,” kata Sanusi.

Dengan sistem keuangan yang lebih tertib dan transparan, KONI Jambi optimistis mampu memperkuat kepercayaan publik serta membuka peluang dukungan dari berbagai pihak, termasuk sponsor dan mitra strategis.

Pembenahan ini diharapkan tidak hanya mencegah risiko hukum, tetapi juga menjadi pijakan penting dalam mendorong peningkatan prestasi olahraga Jambi menuju target besar di PON 2028.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emas Antam Tergelincir! Harga Ambles Rp25.000, Buyback Ikut Melemah

    Emas Antam Tergelincir! Harga Ambles Rp25.000, Buyback Ikut Melemah

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam kembali menunjukkan pelemahan pada perdagangan Selasa (2/6/2026). Logam mulia ini tercatat turun cukup tajam sebesar Rp25.000 per gram. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, emas Antam kini berada di level Rp2.774.000 per gram, turun dari posisi sebelumnya Rp2.799.000 per gram. Penurunan ini menjadi sinyal tekanan […]

  • Mau Ganti Mobil? Ini Rekomendasi Mobil Bekas di Jambi dengan Cicilan Mulai Rp 2 Jutaan

    Mau Ganti Mobil? Ini Rekomendasi Mobil Bekas di Jambi dengan Cicilan Mulai Rp 2 Jutaan

    • calendar_month Kamis, 11 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar otomotif sekunder atau mobil bekas di wilayah Jambi dan sekitarnya menunjukkan tren pergerakan yang dinamis pada pertengahan tahun ini. Berdasarkan data kompilasi bursa mobil bekas digital di Jambi per Juni 2026, tercatat sedikitnya 134 unit kendaraan siap pakai ditawarkan ke konsumen dengan rentang harga yang sangat kompetitif, yakni mulai dari Rp 42 […]

  • Kenapa Harus Cuci Darah? Ini Alasan Medis Hemodialisis Jadi Penyelamat Pasien Gagal Ginjal

    Kenapa Harus Cuci Darah? Ini Alasan Medis Hemodialisis Jadi Penyelamat Pasien Gagal Ginjal

    • calendar_month Rabu, 29 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Cuci darah atau hemodialisis bukan sekadar prosedur medis rutin. Bagi pasien gagal ginjal, tindakan ini menjadi penopang hidup yang tak tergantikan ketika organ ginjal berhenti bekerja. Dalam kondisi normal, ginjal berfungsi menyaring limbah metabolik, mengatur cairan, serta menjaga keseimbangan elektrolit tubuh. Namun ketika fungsi tersebut menurun drastis, racun seperti urea dan kreatinin mulai […]

  • BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

    BYD Melejit Oktober 2025: Penjualan Nomor 3, Impor Naik 192%

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BYD Motor Indonesia mencatat lonjakan penjualan besar pada Oktober 2025. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), distribusi dari pabrik ke diler (wholesales) BYD mencapai 10.593 unit, melesat 873,9 persen dari bulan sebelumnya sebanyak 1.088 unit. Kenaikan juga terlihat pada penjualan ritel. Sebanyak 9.732 unit mobil BYD terjual ke konsumen pada Oktober […]

  • Safari Ramadan di Masjid Al-Ikhlas, Wali Kota Jambi Maulana Komit Fasilitasi Marbot dengan BPJS Ketenagakerjaan

    Safari Ramadan di Masjid Al-Ikhlas, Wali Kota Jambi Maulana Komit Fasilitasi Marbot dengan BPJS Ketenagakerjaan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi memulai rangkaian Safari Ramadan 1447 Hijriah tahun 2026 dengan menggelar kegiatan di Masjid Al-Ikhlas, RT 06, Kelurahan Beliung, Kecamatan Alam Barajo, Kamis (26/2/2026). Kegiatan Safari Ramadan tersebut dipimpin langsung oleh Wali Kota Jambi, Maulana. Pada kesempatan yang sama, Safari Ramadan Pemerintah Provinsi Jambi juga dilaksanakan di masjid yang sama […]

  • Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara 2026, Pengusaha Mulai Ribut

    Pemerintah Siapkan Bea Keluar Batu Bara 2026, Pengusaha Mulai Ribut

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan pemerintah sedang membahas rencana pengenaan bea keluar (export duty) untuk komoditas batu bara yang ditargetkan mulai berlaku pada 2026. Purbaya mengakui kebijakan ini hampir pasti mendapat penolakan dari pelaku usaha. Purbaya belum mengungkap detail tarif maupun mekanisme pungutannya. Namun ia menegaskan bahwa pembahasan sudah berjalan dan implementasinya […]

expand_less