KONI Jambi Perkuat Tata Kelola Keuangan Lewat Bimtek
- account_circle say say
- calendar_month 29 menit yang lalu
- print Cetak

Ketua Umum KONI Provinsi Jambi AKBP Mat Sanusi menyampaikan program bank data atlet saat sosialisasi aplikasi data dan tata kelola keuangan KONI Provinsi Jambi.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi menitikberatkan pembenahan tata kelola keuangan sebagai langkah krusial dalam mengejar target prestasi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028.
Melalui kegiatan bimbingan teknis (Bimtek), KONI Jambi berupaya memperkuat sistem administrasi keuangan agar lebih tertib, transparan, dan sesuai aturan hukum. Langkah ini dinilai penting di tengah keterbatasan anggaran yang masih menjadi tantangan utama pembinaan olahraga di daerah.
Ketua KONI Jambi, Mat Sanusi, menegaskan bahwa pengelolaan keuangan yang baik menjadi fondasi utama organisasi dalam menjalankan program pembinaan atlet.
“Ke depan kita tidak ingin ada pengurus yang bermasalah dengan hukum. Karena itu, tata cara penyusunan laporan pertanggungjawaban (SPJ) harus benar dan sesuai aturan,” ujar Sanusi.
Ia menjelaskan, selama ini masih ditemukan kelemahan dalam penyusunan administrasi keuangan di tingkat cabang olahraga. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan hukum sekaligus menghambat efektivitas program pembinaan.
Melalui Bimtek ini, seluruh pengurus cabang olahraga dibekali pemahaman terkait pengelolaan anggaran, mulai dari perencanaan, penggunaan, hingga pelaporan keuangan yang akuntabel.
Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan menyatukan persepsi seluruh pengurus agar memiliki standar yang sama dalam pengelolaan keuangan organisasi.
Di sisi lain, KONI Jambi mengakui kondisi keuangan saat ini masih dalam tekanan akibat keterbatasan anggaran. Namun, pembenahan tata kelola dinilai menjadi langkah awal untuk memastikan setiap dana yang tersedia dapat dimanfaatkan secara optimal dan tepat sasaran.
“Kita ingin setiap rupiah yang digunakan benar-benar berdampak pada peningkatan prestasi atlet,” kata Sanusi.
Dengan sistem keuangan yang lebih tertib dan transparan, KONI Jambi optimistis mampu memperkuat kepercayaan publik serta membuka peluang dukungan dari berbagai pihak, termasuk sponsor dan mitra strategis.
Pembenahan ini diharapkan tidak hanya mencegah risiko hukum, tetapi juga menjadi pijakan penting dalam mendorong peningkatan prestasi olahraga Jambi menuju target besar di PON 2028.
- Penulis: say say

