Selasa, 18 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Melemah Lagi, Tembus Rp16.724 per Dolar AS

Rupiah Melemah Lagi, Tembus Rp16.724 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tertekan pada perdagangan hari ini, Kamis (13/11/2025). Rupiah dibuka melemah sebesar 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.724 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.717 per dolar AS.

Selain rupiah, mayoritas mata uang Asia juga melemah terhadap dolar AS pagi ini. Seperti dolar Taiwan melemah 0,09%, baht Thailand melemah 0,07%, won Korea melemah 0,01%, dan yuan China melemah 0,01%. Sementara itu Dolar Singapura flat.

Sedangkan mata uang Asia yang menguat terhadap dolar AS pagi ini, Peso Filipina yang menguat 0,06%, yen Jepang menguat 0,03%, ringgit Malaysia menguat 0,03% dan dolar Hong Kong menguat 0,02% terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 99,47, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 99,49.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi melihat nilai tukar rupiah terhadap dolar masih akan tertekan. “Hari ini mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp16.720 sampai Rp16.760,” ujarnya.

Untuk sentimen dari dalam negeri, menurut Ibrahim pasar akan mecermati data-data makro ekonomi nasional. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,33% pada 2026. Proyeksi tersebut di bawah target yang telah ditetapkan pemerintah dan DPR yaitu sebesar 5,4%.

Prakiraan pertumbuhan 5,33% pada tahun depan itu berdasarkan perkembangan ekonomi global maupun domestik. Proyeksi BI itu juga di bawah target Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar 5,4%. Target pemerintah juga realistis, namun tergantung kecepatan realisasi belanja stimulasi fiskal ke depan.

Sedangkan, Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 4,9% pada 2026, jauh lebih rendah dari target pemerintah maupun BI.

“Sementara untuk ekonomi domestik, BI turut mempertimbangkan rencana dukungan bank sentral untuk mendorong pertumbuhan lewat penurunan suku bunga hingga ekspansi likuiditas moneter dan makroprudensial,” tandas Ibrahim.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Kelapa Meroket, Zulhas: Berkebun Kelapa Kini Lebih Untung dari Sawit

    Harga Kelapa Meroket, Zulhas: Berkebun Kelapa Kini Lebih Untung dari Sawit

    • calendar_month Rabu, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan bahwa menanam kelapa saat ini lebih  menguntungkan dibandingkan kelapa sawit. Pernyataan ini muncul seiring lonjakan permintaan kelapa dari China yang memicu kenaikan harga komoditas tersebut di tingkat petani. Zulhas mengungkapkan harga kelapa di tingkat petani melonjak dari Rp2.000 menjadi Rp12.000 per butir. Kenaikan signifikan ini […]

  • Pasar Modal Indonesia Menguat dan Berintegritas Sepanjang 2025

    Pasar Modal Indonesia Menguat dan Berintegritas Sepanjang 2025

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat kinerja Pasar Modal Indonesia yang solid, berintegritas, dan berdaya tahan sepanjang tahun 2025, meskipun dihadapkan pada dinamika global berupa ketidakpastian kebijakan moneter, tensi geopolitik, tekanan dan sentimen perdagangan pada awal tahun. Ketahanan tersebut tercermin dari penguatan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), pertumbuhan kapitalisasi pasar, peningkatan aktivitas transaksi dan […]

  • Terpangkas Lagi, Harga Perak Antam Jadi Rp43.550 per Gram

    Terpangkas Lagi, Harga Perak Antam Jadi Rp43.550 per Gram

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam masih belum stabil. Perdagangan hari ini harga perak Antam merosot. Koreksi harga tersebut mengikuti harga emas Antam dan harga perak dunia. Dipantau dari laman Logam Mulia, Senin (30/3/2026) harga perak Antam turun Rp1.000. Harga perak Antam kini dibanderol Rp43.550 per gram. Sebelumnya harga perak Antam pada Sabtu (28/3/2026), sempat […]

  • Bappenas: Sawit Dorong Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan 2045

    Bappenas: Sawit Dorong Ekonomi Hijau dan Ketahanan Pangan 2045

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy menegaskan bahwa minyak sawit memiliki peran sentral dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045. Indonesia, sebagai salah satu produsen dan pengekspor sawit terbesar dunia, dinilai memiliki posisi strategis dalam memperkuat ketahanan pangan global, transisi energi, dan pengembangan industri hijau. Dalam sambutannya pada Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) […]

  • Jambi Kebagian Rp468 Miliar! Program PSR Digenjot, Target 7.800 Hektare

    Jambi Kebagian Rp468 Miliar! Program PSR Digenjot, Target 7.800 Hektare

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Provinsi Jambi terus mempercepat program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) sebagai upaya meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit milik masyarakat. Tahun 2026, Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Jambi menargetkan 7.800 hektare kebun sawit rakyat diremajakan di delapan kabupaten. Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Jambi, Hendrizal, mengatakan proses validasi usulan masih berlangsung. Namun, pemerintah optimistis target lebih […]

  • Danantara Gelontorkan Rp 20 Triliun untuk Pabrik Peternakan Ayam

    Danantara Gelontorkan Rp 20 Triliun untuk Pabrik Peternakan Ayam

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan akan membangun peternakan ayam terintegrasi. Bila ini terwujud maka, industri ayam tidak lagi “dimonopoli” oleh swasta. Selama ini, industri ayam termasuk produksi DOC (day old chick) masih sepenuhnya berada di tangan swasta. Dengan kondisi itu pemerintah kerap kesulitan mengintervensi saat harga bergejolak. Karena itu pembangunan pabrik peternakan ayam ini diarahkan untuk […]

expand_less