Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Melemah Lagi, Tembus Rp16.724 per Dolar AS

Rupiah Melemah Lagi, Tembus Rp16.724 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tertekan pada perdagangan hari ini, Kamis (13/11/2025). Rupiah dibuka melemah sebesar 7 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.724 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.717 per dolar AS.

Selain rupiah, mayoritas mata uang Asia juga melemah terhadap dolar AS pagi ini. Seperti dolar Taiwan melemah 0,09%, baht Thailand melemah 0,07%, won Korea melemah 0,01%, dan yuan China melemah 0,01%. Sementara itu Dolar Singapura flat.

Sedangkan mata uang Asia yang menguat terhadap dolar AS pagi ini, Peso Filipina yang menguat 0,06%, yen Jepang menguat 0,03%, ringgit Malaysia menguat 0,03% dan dolar Hong Kong menguat 0,02% terhadap dolar AS.

Sementara itu, indeks dolar yang mencerminkan nilai tukar dolar AS terhadap mata uang utama dunia ada di 99,47, turun dari sehari sebelumnya yang ada di 99,49.

Pengamat mata uang dan komoditas, Ibrahim Assuaibi melihat nilai tukar rupiah terhadap dolar masih akan tertekan. “Hari ini mata uang rupiah fluktuatif namun ditutup melemah di rentang Rp16.720 sampai Rp16.760,” ujarnya.

Untuk sentimen dari dalam negeri, menurut Ibrahim pasar akan mecermati data-data makro ekonomi nasional. Bank Indonesia (BI) memproyeksikan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,33% pada 2026. Proyeksi tersebut di bawah target yang telah ditetapkan pemerintah dan DPR yaitu sebesar 5,4%.

Prakiraan pertumbuhan 5,33% pada tahun depan itu berdasarkan perkembangan ekonomi global maupun domestik. Proyeksi BI itu juga di bawah target Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2026 sebesar 5,4%. Target pemerintah juga realistis, namun tergantung kecepatan realisasi belanja stimulasi fiskal ke depan.

Sedangkan, Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD) memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya mencapai 4,9% pada 2026, jauh lebih rendah dari target pemerintah maupun BI.

“Sementara untuk ekonomi domestik, BI turut mempertimbangkan rencana dukungan bank sentral untuk mendorong pertumbuhan lewat penurunan suku bunga hingga ekspansi likuiditas moneter dan makroprudensial,” tandas Ibrahim.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Peminat Tinggi, Larangan Thrifting Dinilai Sulit Dihapus

    Peminat Tinggi, Larangan Thrifting Dinilai Sulit Dihapus

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ekonom CORE Indonesia Yusuf Rendy Manilet menilai larangan impor pakaian bekas (thrifting) yang ditegaskan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa masih sulit dihapus karena tingginya minat masyarakat terhadap produk tersebut. Menurut Yusuf, kebijakan pelarangan thrifting belum tentu langsung berdampak positif terhadap industri tekstil dan produk tekstil (TPT) nasional dalam jangka pendek. “Kebijakan ini menjadi […]

  • BPS Catat 7,46 Juta Orang Masih Menganggur pada Agustus 2025, Angkatan Kerja Capai 154 Juta

    BPS Catat 7,46 Juta Orang Masih Menganggur pada Agustus 2025, Angkatan Kerja Capai 154 Juta

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan sebanyak 7,46 juta orang Indonesia masih berstatus pengangguran per Agustus 2025. Jumlah ini menurun tipis sekitar 4.000 orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu, seiring meningkatnya jumlah angkatan kerja di Tanah Air. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud menjelaskan, temuan tersebut berdasarkan hasil Survei […]

  • Melesat! Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol  Rp2.470.000 per Gram

    Melesat! Harga Emas Antam Hari Ini Dibanderol  Rp2.470.000 per Gram

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam melesat pada perdagangan hari ini, Rabu (17/12/2025). Kini emas Antam sudah dibanderol Rp2.470.000 per gram. Harga emas Antam itu naik Rp 6.000 jika dibandingkan dengan harga sebelumnya yang berada di level Rp2.464.000 per gram. Adanya kenaikan harga yang terjadi membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam juga meningkat menjadi […]

  • Polemik Pajak Jalan Tol: Target Penerimaan Negara Berhadapan dengan Daya Beli Masyarakat

    Polemik Pajak Jalan Tol: Target Penerimaan Negara Berhadapan dengan Daya Beli Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wacana pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada jasa jalan tol memicu perdebatan luas. Kebijakan ini dinilai berada di persimpangan antara kebutuhan meningkatkan penerimaan negara dan menjaga daya beli masyarakat. Rencana tersebut masuk dalam strategi pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk periode 2025–2029. Tujuannya memperluas basis pajak guna mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur, termasuk […]

  • Daftar 10 Saham Top Gainers dan Losers Sepekan 10–14 November 2025, IHSG Terkoreksi 0,29%

    Daftar 10 Saham Top Gainers dan Losers Sepekan 10–14 November 2025, IHSG Terkoreksi 0,29%

    • calendar_month Sabtu, 15 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat pelemahan sepanjang pekan perdagangan 10–14 November 2025. Meski investor asing kembali melakukan aksi beli, tekanan jual di sejumlah sektor membuat IHSG terkoreksi 0,29% ke level 8.370,43. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), IHSG bergerak pada kisaran level tertinggi 8.478,14 dan terendah 8.339,39 selama sepekan. Adapun kapitalisasi pasar […]

  • Harga Perak Antam Hari Ini Merosot

    Harga Perak Antam Hari Ini Merosot

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produk Antam merosot pada Jumat (19/12/2025). Dari laman Logam Mulia, harga perak Antam turun sebesar Rp405 ke level Rp40.415 per gram. Hari ini harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 10.503.750, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 11.659.163. Sedangkan perak murni dengan berat […]

expand_less