Minggu, 10 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » BPS: Aceh hingga Sumatra Barat Berbalik Deflasi Januari 2026 Usai Inflasi Tinggi Akhir 2025

BPS: Aceh hingga Sumatra Barat Berbalik Deflasi Januari 2026 Usai Inflasi Tinggi Akhir 2025

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat sejumlah provinsi di Sumatra yang sempat mengalami inflasi tinggi pada akhir 2025 kini berbalik mengalami deflasi pada Januari 2026. Wilayah tersebut antara lain Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

Data BPS menunjukkan inflasi Desember 2025 di Aceh mencapai 3,6 persen, tertinggi secara nasional. Sementara inflasi di Sumatra Utara tercatat 1,6 persen dan Sumatra Barat 1,48 persen. Lonjakan harga tersebut dipicu terganggunya distribusi barang dan pasokan akibat bencana yang melanda sejumlah wilayah Sumatra pada akhir November 2025.

Namun, kondisi mulai membaik pada awal 2026. Pada Januari, Aceh mencatat deflasi sebesar 0,15 persen, Sumatra Utara 0,75 persen, dan Sumatra Barat 1,15 persen.

Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasari menjelaskan, deflasi terjadi seiring membaiknya distribusi dan normalisasi pasokan pascabencana. Pemerintah dinilai berhasil mempercepat pemulihan melalui pembukaan akses jalan serta perbaikan infrastruktur dasar.

“Ini menjadi bukti bahwa upaya pemerintah mempercepat pemulihan pascabencana sudah membuahkan hasil,” ujar Amalia, Rabu (4/2/2026).

BPS mencatat kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang utama deflasi di wilayah tersebut. Di Aceh, komoditas yang menekan harga antara lain telur ayam ras, cabai merah, beras, bahan bakar rumah tangga, dan minyak goreng.

Sementara di Sumatra Utara, deflasi dipicu penurunan harga cabai merah, cabai rawit, kelapa, bawang merah, dan bayam. Adapun di Sumatra Barat, komoditas penyumbang deflasi terbesar meliputi cabai merah, tarif air minum PAM, bawang merah, tarif angkutan antarkota, serta cabai hijau.

“Secara umum, deflasi ini menandakan wilayah terdampak bencana mulai pulih dan pasokan pangan kembali normal,” tegas Amalia.

Secara nasional, Indonesia juga mencatat deflasi sebesar 0,15 persen pada Januari 2026. Indeks Harga Konsumen (IHK) turun dari 109,92 pada Desember 2025 menjadi 109,75.

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penekan utama inflasi nasional dengan andil deflasi sebesar 0,30 persen. Komoditas seperti cabai merah, cabai rawit, bawang merah, daging ayam ras, dan telur ayam ras menjadi penyumbang utama penurunan harga.

Meski demikian, BPS mencatat masih terdapat tekanan inflasi dari beberapa komoditas, terutama emas perhiasan, ikan segar, dan tomat. Namun secara keseluruhan, tren deflasi awal 2026 mencerminkan meredanya tekanan harga dan membaiknya distribusi barang di berbagai daerah.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Polemik KDM vs Purbaya: Ini Untung Rugi Pemda Simpan Dana di Bank

    Polemik KDM vs Purbaya: Ini Untung Rugi Pemda Simpan Dana di Bank

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Polemik antara Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (KDM) kembali memunculkan sorotan terhadap kebiasaan pemerintah daerah (Pemda) menempatkan dananya di perbankan. Isu ini muncul setelah pemerintah pusat menyebut terdapat dana Pemda yang “mengendap” hingga triliunan rupiah di bank, termasuk di Jawa Barat.  Dana Pemda di Bank: Aman tapi […]

  • Koperasi Kini Bisa Kelola Tambang Minerba hingga 2.500 Hektare

    Koperasi Kini Bisa Kelola Tambang Minerba hingga 2.500 Hektare

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi membuka peluang bagi koperasi untuk mengelola tambang mineral dan batu bara (minerba). Kebijakan ini ditegaskan melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 39 Tahun 2025, perubahan kedua atas PP No.96/2021 tentang Pelaksanaan Kegiatan Usaha Pertambangan Minerba. Langkah tersebut menjadi angin segar bagi gerakan koperasi nasional, karena untuk pertama kalinya koperasi diberi ruang legal […]

  • Nyeri Lambung Menjalar ke Punggung, Ini Penjelasan dr. Fajar Dwi Cahyo

    Nyeri Lambung Menjalar ke Punggung, Ini Penjelasan dr. Fajar Dwi Cahyo

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Keluhan nyeri lambung yang menjalar hingga ke punggung belakang kerap dianggap sebagai gejala biasa dari asam lambung. Namun, kondisi ini ternyata bisa menandakan berbagai gangguan kesehatan yang lebih serius. Dokter Fajar Dwi Cahyo menjelaskan, nyeri yang berasal dari lambung dan menjalar ke punggung dapat disebabkan oleh beberapa kondisi medis. “Keluhan ini bisa disebabkan […]

  • Bahagia untuk Siapa? Saat Petugas Kebersihan Masih Dibayar Tak Layak

    Bahagia untuk Siapa? Saat Petugas Kebersihan Masih Dibayar Tak Layak

    • calendar_month Jumat, 9 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di balik wajah Kota Jambi yang setiap pagi tampak bersih, rapi, dan disebut-sebut sebagai kota yang “bahagia”, ada kisah getir petugas kebersihan yang setiap hari berjibaku dengan sampah beraroma busuk. Saat sebagian warga masih terlelap, mereka sudah berada di jalanan, mengais sisa-sisa kehidupan kota yang dibuang tanpa pikir panjang. Bau menyengat menusuk hidung, tangan […]

  • 115 Desa di Aceh Masih Terisolasi hingga Hari ke-21 Pascabencana

    115 Desa di Aceh Masih Terisolasi hingga Hari ke-21 Pascabencana

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBINIS.COM – Sebanyak 115 desa di Provinsi Aceh masih terisolasi hingga hari ke-21 pascabencana banjir dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut. Kondisi ini disebabkan oleh akses jalur darat yang terputus dan belum sepenuhnya pulih. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, keterbatasan akses darat membuat penyaluran bantuan logistik ke wilayah terdampak harus dioptimalkan melalui jalur […]

  • BRI Catat Kredit Komersial Tumbuh 58,4% hingga Rp61,4 Triliun

    BRI Catat Kredit Komersial Tumbuh 58,4% hingga Rp61,4 Triliun

    • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kinerja bisnis PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menunjukkan tren positif seiring implementasi transformasi perusahaan melalui program BRIvolution. Salah satu pendorong utama pertumbuhan tersebut datang dari segmen kredit komersial (commercial) yang kini menjadi mesin pertumbuhan baru perseroan. Hingga akhir 2025, BRI mencatat penyaluran kredit komersial mencapai Rp61,4 triliun. Angka ini melonjak […]

expand_less