Selasa, 4 Agu 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » BRI Catat Kredit Komersial Tumbuh 58,4% hingga Rp61,4 Triliun

BRI Catat Kredit Komersial Tumbuh 58,4% hingga Rp61,4 Triliun

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 27 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kinerja bisnis PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI menunjukkan tren positif seiring implementasi transformasi perusahaan melalui program BRIvolution. Salah satu pendorong utama pertumbuhan tersebut datang dari segmen kredit komersial (commercial) yang kini menjadi mesin pertumbuhan baru perseroan.

Hingga akhir 2025, BRI mencatat penyaluran kredit komersial mencapai Rp61,4 triliun. Angka ini melonjak signifikan sebesar 58,4% secara tahunan (year-on-year), atau meningkat Rp22,6 triliun dibandingkan periode sebelumnya.

Pertumbuhan ini menjadi kelanjutan tren positif dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2021, nilai kredit komersial BRI tercatat sebesar Rp20,8 triliun, kemudian meningkat menjadi Rp38,7 triliun pada 2024, sebelum akhirnya melonjak tajam pada 2025.

Direktur Commercial Banking BRI, Alexander Dippo Paris Y. S., menyebut penguatan segmen ini dilakukan melalui optimalisasi rantai nilai bisnis nasabah serta pengembangan ekosistem yang terintegrasi.

“Segmen middle market memiliki peran strategis sebagai penghubung antara UMKM dan korporasi besar dalam suatu ekosistem bisnis nasional,” ujarnya.

Dari sisi portofolio, pembiayaan BRI didominasi sektor berbasis APBN sebesar 20%, diikuti sektor energi 12%, konstruksi 11%, serta perdagangan dan pangan masing-masing 10%. Industri pengolahan turut menyumbang sekitar 8%.

Selain ekspansi kredit, BRI juga memperkuat layanan digital guna meningkatkan efisiensi dan kualitas layanan kepada nasabah. Salah satunya melalui platform QLola by BRI yang menyediakan layanan pengelolaan keuangan terintegrasi, mulai dari transaksi hingga monitoring kondisi finansial perusahaan.

Dari sisi risiko, kualitas kredit juga menunjukkan perbaikan. Rasio Loan at Risk (LaR) berhasil ditekan menjadi 7,6% pada 2025, mencerminkan pengelolaan risiko yang semakin solid di tengah ekspansi bisnis.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Final Kepagian! Portugal dan Spanyol Saling Jegal

    Final Kepagian! Portugal dan Spanyol Saling Jegal

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Aroma final sudah terasa meski Piala Dunia 2026 baru memasuki babak 16 besar. Portugal dan Spanyol akan saling jegal dalam duel bertajuk Derby Iberia di Stadion Dallas, Arlington, Amerika Serikat, Selasa (7/7/2026) pukul 02.00 WIB. Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu laga paling bergengsi di fase gugur. Bukan tanpa alasan, kedua tim sama-sama […]

  • Rupiah Terpukul Pagi Ini, Sentuh Rp17.878 per Dolar AS

    Rupiah Terpukul Pagi Ini, Sentuh Rp17.878 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah masih belum mampu keluar dari tekanan. Pada perdagangan Rabu (3/6/2026) pagi, kurs rupiah dibuka bergerak melemah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Kini rupiah di level Rp17.878 Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari Antara, mata uang Indonesia melemah 39 poin atau 0,22 persen menjadi Rp17.878 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya […]

  • Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Kembali Turun, Rp 3.406,67 per Kg

    Harga TBS Kelapa Sawit Jambi Kembali Turun, Rp 3.406,67 per Kg

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasuki akhir tahun, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Jambi tidak menunjukkan tren positif. Kali ini harga kelapa sawit Provinsi Jambi kembali turun. Hasil rapat Dinas Perkebunan Provinsi Jambi pada 24 Desember 2025 lalu, harga periode 26 Desember – 1 Januari 2026 berlaku untuk periode setelahnya, yakni periode 2-8 Januari 2026. Berkaca […]

  • Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Rawit Hijau Naik

    Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai Rawit Hijau Naik

    • calendar_month Jumat, 12 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil berdasarkan pembaruan data per 12 Juni 2026. Meski demikian, sejumlah komoditas hortikultura seperti cabai mengalami fluktuasi harga. Data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi menunjukkan sebagian besar bahan pokok, mulai dari beras, gula, hingga daging, tidak mengalami perubahan harga. Untuk komoditas […]

  • 176 Ribu UMKM di Jambi, Baru 25 Ribu Kantongi Sertifikat Halal Jelang Kewajiban Oktober 2026

    176 Ribu UMKM di Jambi, Baru 25 Ribu Kantongi Sertifikat Halal Jelang Kewajiban Oktober 2026

    • calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sertifikat halal dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan daya saing produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Provinsi Jambi. Namun, jumlah pelaku usaha yang telah mengantongi sertifikasi halal masih tergolong rendah dibandingkan total UMKM yang ada. Pengawas Jaminan Produk Halal Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Jambi, Hadyan Asrafi, […]

  • Aturan Baru Industri Tembakau Berpotensi Hilangkan 5,8 Juta Lapangan Kerja

    Aturan Baru Industri Tembakau Berpotensi Hilangkan 5,8 Juta Lapangan Kerja

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gabungan asosiasi Industri Hasil Tembakau (IHT) di Indonesia meminta perlindungan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait sejumlah rencana regulasi baru yang dinilai berpotensi mengganggu keberlanjutan industri tembakau nasional. Asosiasi menilai beberapa aturan turunan dari Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024 dapat memberikan dampak besar terhadap ekosistem industri tembakau yang selama ini menyerap jutaan tenaga […]

expand_less