Selasa, 23 Jun 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Ini Daftar Terbaru Bunga Deposito BRI, Mandiri & BNI Februari 2026

Ini Daftar Terbaru Bunga Deposito BRI, Mandiri & BNI Februari 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Deposito masih menjadi salah satu instrumen investasi favorit masyarakat di tengah ketidakpastian pasar. Selain aman karena dijamin oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), deposito juga menawarkan kepastian imbal hasil yang tidak terpengaruh fluktuasi pasar seperti saham maupun kripto.

Keunggulan lainnya, suku bunga deposito umumnya lebih tinggi dibandingkan tabungan biasa. Imbal hasil sudah diketahui sejak awal, sehingga cocok bagi investor yang mengutamakan stabilitas dan menghindari risiko tinggi. Pilihan tenor pun beragam, mulai dari satu bulan hingga lebih dari satu tahun, sesuai kebutuhan keuangan jangka pendek hingga menengah.

Tingkat suku bunga deposito bank umum sangat dipengaruhi oleh kebijakan moneter Bank Indonesia (BI). Dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) pada 20–21 Januari 2026, BI memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate di level 4,75%, dengan Deposit Facility 3,75% dan Lending Facility 5,50%. Kebijakan ini ditempuh untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah dinamika global.

Bank Indonesia juga menegaskan akan terus memperkuat transmisi pelonggaran kebijakan moneter dan makroprudensial, sambil mencermati ruang penurunan suku bunga lanjutan dengan tetap menjaga inflasi 2026–2027 di kisaran target 2,5±1%.

Berdasarkan catatan CNBC Indonesia Research, suku bunga deposito bank-bank besar BUMN pada Februari 2026 terpantau tidak mengalami perubahan dibandingkan Januari 2026.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) masih mempertahankan suku bunga deposito pada Februari 2026. BRI menawarkan pilihan tenor deposito mulai dari 1 bulan hingga 36 bulan dengan tingkat bunga yang bervariasi.

Deposito BRI juga memiliki keunggulan dari sisi keamanan dana, fleksibilitas tenor, serta pilihan mata uang. Dana deposito hanya dapat dicairkan sesuai jangka waktu yang disepakati antara nasabah dan bank.

PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menawarkan bunga deposito rupiah dengan skema pembayaran bunga bulanan maupun saat jatuh tempo. Suku bunga deposito Mandiri berada di kisaran 2,25% untuk tenor 1–3 bulan, dan 2,50% untuk tenor 6–12 bulan.

Pada Februari 2026, suku bunga deposito Bank Mandiri tercatat tidak berubah dibandingkan bulan sebelumnya.

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI juga mempertahankan tingkat bunga deposito pada Februari 2026. BNI menawarkan suku bunga deposito mulai dari 2,25% hingga 2,75%, dengan bunga tertinggi berlaku untuk tenor panjang, minimal 12 hingga 24 bulan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Dunia Tertekan ke Level US,05 per Troy Ons

    Harga Perak Dunia Tertekan ke Level US$58,05 per Troy Ons

    • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak dunia mengalami pelemahan. Dikutip dari laman Kitco, Selasa (9/12/2025), harga perak melemah 0,5 persen ke level US$ 58,05 per troy ons. Harga perak hari ini melemah di tengah kehati-hatian investor menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve (The Fed), dan pernyataan Ketua Jerome Powell untuk mendapatkan petunjuk tentang kebijakan moneter AS di masa […]

  • Harga Sembako di Jambi Stabil, Cabai Naik Tajam Awal November 2025

    Harga Sembako di Jambi Stabil, Cabai Naik Tajam Awal November 2025

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasuki awal November 2025, harga kebutuhan pokok atau sembako di Kota Jambi terpantau relatif stabil di sebagian besar pasar tradisional. Meski demikian, sejumlah komoditas terutama cabai merah dan cabai rawit mengalami kenaikan harga cukup tajam dalam sepekan terakhir. Berdasarkan pantauan Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi pada Jumat (7/11/2025), harga sembako di tiga […]

  • BGN Setop 1.256 SPPG di Indonesia Timur, Tak Punya IPAL dan Sertifikat Higiene

    BGN Setop 1.256 SPPG di Indonesia Timur, Tak Punya IPAL dan Sertifikat Higiene

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara operasional 1.256 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Indonesia Timur mulai 1 April 2026. Langkah ini diambil karena ribuan SPPG tersebut belum memenuhi persyaratan dasar, yakni tidak memiliki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) serta belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah […]

  • Prabowo Hadiri KTT Perdana Board of Peace di AS, Indonesia Bawa Misi Perdamaian Gaza

    Prabowo Hadiri KTT Perdana Board of Peace di AS, Indonesia Bawa Misi Perdamaian Gaza

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana Board of Peace (BoP) yang digelar pada 19 Februari 2026 di Washington, D.C., Amerika Serikat. Kehadiran Prabowo disebut sebagai bentuk komitmen Indonesia dalam mendorong perdamaian global, khususnya terkait konflik di Gaza. Juru Bicara I Kementerian Luar Negeri RI, Yvonne Mewengkang, mengatakan partisipasi Indonesia […]

  • Real Madrid Buru Manajer Baru, Juergen Klopp?

    Real Madrid Buru Manajer Baru, Juergen Klopp?

    • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Real Madrid kemungkinan besar akan mencari manajer baru pada musim panas mendatang, mengingat Alvaro Arbeloa hanya terikat kontrak hingga akhir musim ini. Meskipun catatan Alvaro Arbeloa, khususnya di La Liga, cukup bagus, media-media Spanyol meyakini masih belum ada bukti yang menunjukkan bahwa dia telah secara signifikan meningkatkan tim sejak mengambil alih dari Xabi […]

  • Terobosan Baru, Tanah Wakaf Boleh Dikomersialkan Jadi Mal, Hotel, atau Rumah Sakit

    Terobosan Baru, Tanah Wakaf Boleh Dikomersialkan Jadi Mal, Hotel, atau Rumah Sakit

    • calendar_month Selasa, 14 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Masalah tanah wakaf di Indonesia bukan hanya soal sertifikasi yang mandek, ditandai lebih dari 300.000 bidang belum bersertifikat. Tetapi juga soal aset-aset yang tidak produktif atau mangkrak. Menjawab tantangan ini, Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) tengah menggodok terobosan baru, salah satunya mengizinkan komersialisasi alias wakaf produktif di atas tanah wakaf. […]

expand_less