Rabu, 22 Jul 2026
light_mode
Beranda » Nasional » BPS Catat Inflasi Melonjak di Aceh, Sumut, dan Sumbar Usai Bencana Alam

BPS Catat Inflasi Melonjak di Aceh, Sumut, dan Sumbar Usai Bencana Alam

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat lonjakan inflasi tahunan di tiga provinsi di Pulau Sumatra yang terdampak bencana alam, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Ketiganya masuk dalam kelompok provinsi dengan tingkat inflasi tertinggi secara nasional pada Desember 2025. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Pudji Ismartini, mengatakan kenaikan inflasi tersebut terjadi setelah sebelumnya ketiga wilayah mengalami deflasi pada November 2025.

“Untuk Provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, ini mengalami inflasi di Desember [2025], setelah sebelumnya deflasi di November 2025. Ketiga provinsi ini termasuk dalam kelompok provinsi dengan tingkat inflasi tertinggi,” ujar Pudji dalam konferensi pers di Kantor BPS, Jakarta Pusat, Senin (5/1/2026).

Menurut Pudji, lonjakan inflasi dipicu oleh kenaikan harga sejumlah komoditas utama akibat bencana banjir bandang dan longsor yang melanda wilayah tersebut sejak akhir November 2025. Gangguan distribusi dan pasokan barang disebut menjadi faktor utama.

Berdasarkan data BPS, kelompok makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang inflasi terbesar di ketiga provinsi tersebut. Di Aceh, inflasi terutama didorong oleh kenaikan harga beras. Sementara di Sumatera Utara, lonjakan harga cabai rawit menjadi pemicu utama. Adapun inflasi di Sumatera Barat dipengaruhi oleh naiknya harga bawang merah.

“Seperti di Aceh yang utamanya didorong oleh kenaikan harga beras, kemudian Sumatera Utara didorong oleh kenaikan harga cabai rawit, serta inflasi di Sumatera Barat yang utamanya didorong oleh bawang merah,” jelas Pudji.

Secara nasional, Aceh tercatat sebagai provinsi dengan inflasi tahunan tertinggi, yakni 6,71 persen. Sebaliknya, inflasi terendah terjadi di Sulawesi Utara dengan angka 1,23 persen.

BPS juga mencatat inflasi tahunan tertinggi di tingkat kabupaten/kota terjadi di Kota Gunungsitoli, Sumatera Utara, sebesar 10,84 persen dengan indeks harga konsumen (IHK) 119,24. Sementara inflasi terendah tercatat di Kabupaten Minahasa Utara dan Maumere, masing-masing sebesar 0,38 persen.

“Secara tahunan kita bisa lihat bahwa seluruh provinsi mengalami inflasi dan inflasi tertinggi terjadi di Aceh, yaitu sebesar 6,71 persen serta inflasi terendah terjadi di Sulawesi Utara, yaitu sebesar 1,23 persen,” tutup Pudji.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • HUT ke-27, Bank Mandiri Gelar Pasar Murah dan Dukung UMKM Lokal

    HUT ke-27, Bank Mandiri Gelar Pasar Murah dan Dukung UMKM Lokal

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dalam rangka memperingati HUT ke-27, Bank Mandiri menggelar Program Pasar Murah Mandiri di Nawasena Mandiri Corporate University, Jakarta, Kamis (2/10/2025). Kegiatan ini diikuti ribuan masyarakat serta pelaku UMKM lokal sebagai bagian dari tema besar perayaan tahun ini, yaitu “Sinergi Majukan Negeri.” Direktur Utama Bank Mandiri Riduan mengatakan, program ini menjadi wujud komitmen perusahaan […]

  • Intel Gandeng Tesla, Teknologi Chip 14A Dapat Klien Perdana dan Tantang Dominasi TSMC

    Intel Gandeng Tesla, Teknologi Chip 14A Dapat Klien Perdana dan Tantang Dominasi TSMC

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Intel resmi mengamankan Tesla sebagai pelanggan besar pertama untuk teknologi manufaktur chip generasi terbarunya, 14A. Kerja sama ini menjadi langkah strategis Intel dalam memperkuat bisnis foundry dan mengejar ketertinggalan dari kompetitor utama seperti TSMC. Mengutip laporan Reuters, Kamis (23/4/2026), CEO Tesla Elon Musk mengungkapkan bahwa perusahaannya akan memanfaatkan teknologi 14A milik Intel dalam […]

  • Naik Dratis! Harga Emas Antam Dijual Rp2.354.000 per Gram

    Naik Dratis! Harga Emas Antam Dijual Rp2.354.000 per Gram

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik dratis hari ini, Jumat (24/10/2025). Investor kini dapat membeli Rp2.354.000 untuk ukuran satu gram. Sementara harga emas Antam termurah dibanderol Rp1.227.000. Mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam naik dratis Rp 33.000 jika dibandingkan dengan harga pada Kamis (23/10/2025) yang berada di level Rp […]

  • Gempa M 5,7 Guncang Pacitan Pagi Ini, Getaran Terasa hingga Denpasar Bali

    Gempa M 5,7 Guncang Pacitan Pagi Ini, Getaran Terasa hingga Denpasar Bali

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Pacitan, Jawa Timur, Selasa (27/1/2026) pagi. Getaran gempa dilaporkan terasa hingga sejumlah wilayah di Jawa Tengah dan Denpasar, Bali. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa Pacitan terjadi sekitar pukul 08.20 WIB. Hasil analisis terbaru menunjukkan gempa memiliki magnitudo 5,7. Episenter gempa berada pada koordinat […]

  • Harga LPG Nonsubsidi Resmi Naik, Ini Rincian Tarif 5,5 Kg dan 12 Kg per Wilayah

    Harga LPG Nonsubsidi Resmi Naik, Ini Rincian Tarif 5,5 Kg dan 12 Kg per Wilayah

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pertamina resmi menyesuaikan harga liquefied petroleum gas (LPG) nonsubsidi ukuran 5,5 kilogram dan 12 kilogram yang berlaku mulai 18 April 2026 di seluruh Indonesia. Penyesuaian harga ini dilakukan melalui subholding komersial dan perdagangan, yakni Pertamina Patra Niaga, setelah berkoordinasi dengan pemerintah serta pemangku kepentingan terkait. Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, […]

  • Rupiah Menguat Lagi, Kini Sudah Dilevel  Rp16.847 per Dolar AS

    Rupiah Menguat Lagi, Kini Sudah Dilevel Rp16.847 per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 23 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali menguat pada perdagangan hari ini, Jumat (23/1/2026). Rupiah dibuka bergerak menguat 49 poin atau 0,29 persen menjadi Rp16.847 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.896 per dolar AS. Penguatan rupiah mendapat tanggapan dari Presiden Direktur PT Doo Financial Futures Ariston Tjendra. Dikutip dari Antara, ia […]

expand_less