Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Pasar Pekerja Kebersihan dan ART di Asia Tenggara Tembus Rp 2.493 Triliun, Ayasan Dorong Transformasi Blue-Collar

Pasar Pekerja Kebersihan dan ART di Asia Tenggara Tembus Rp 2.493 Triliun, Ayasan Dorong Transformasi Blue-Collar

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Di tengah gempuran teknologi dan otomasi, sektor tenaga kerja berbasis keterampilan praktis seperti kebersihan, perawatan, dan layanan rumah tangga justru tumbuh pesat. Lonjakan permintaan di kawasan Asia Tenggara bahkan mendorong nilai pasar mencapai Rp 2.493 triliun, menandakan potensi besar di balik profesi yang sering kali dipandang sebelah mata. Pekerjaan yang melibatkan empati dan interaksi manusia, seperti perawatan anak, lansia, atau kebersihan rumah tangga, kini semakin bernilai dan sulit tergantikan oleh mesin.

Menurut riset terbaru, pasar layanan rumah tangga di Asia Tenggara diperkirakan mencapai USD 150 miliar atau sekitar Rp 2.493 triliun (kurs Rp 16.624 per USD). Pertumbuhan terbesar terjadi di sektor cleaning service dan baby sitter, yang meningkat pesat akibat urbanisasi dan gaya hidup serba cepat.

Salah satu perusahaan yang menjadi pionir di sektor ini adalah Ayasan, platform home service bergaya Jepang yang kini beroperasi di berbagai negara Asia Tenggara. Di Indonesia, lebih dari 3.000 tenaga kerja profesional telah bergabung melalui platform ini, menawarkan jasa asisten rumah tangga (ART), sopir pribadi, baby sitter, perawat lansia, hingga koki profesional.

Didirikan oleh Kotaro Ise, mantan profesional di Walt Disney dan Marriott International, Ayasan Holdings kini berkantor pusat di Yokohama dan Bangkok. Dalam dua tahun terakhir, perusahaan mencatat pertumbuhan hingga 200%, beroperasi di 9 lokasi di 5 negara, dengan 500 karyawan dan lebih dari 100.000 pekerja terdaftar.

“Kami memposisikan diri sebagai ‘Grab untuk layanan home service’, namun dengan visi lebih besar: merevolusi industri tenaga kerja blue-collar di Asia,” ujar CEO Ayasan Holdings Kotaro Ise, Rabu (8/10/2025).

Perusahaan menargetkan ekspansi ke 15 lokasi di 9 negara pada akhir 2025, dengan menerapkan standar dan teknologi Jepang untuk meningkatkan kualitas serta kepercayaan pelanggan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Ini Mobil Listrik Pertama Ferrari dengan Kecepatan 310 Km/Jam

    Ini Mobil Listrik Pertama Ferrari dengan Kecepatan 310 Km/Jam

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ferrari resmi memperlihatkan detail perdana dari mobil listrik pertamanya yang diberi nama Elettrica. Ini menandai langkah besar pabrikan supercar asal Italia ini menuju era elektrifikasi penuh tanpa meninggalkan karakter khasnya. Dalam perkenalan yang berlangsung di markas besar Ferrari di Maranello, Italia, pabrikan menampilkan sasis, motor listrik, serta paket baterai yang akan digunakan pada […]

  • Arus Peti Kemas Tembus 6,42 Juta TEUs, Sinyal Ekonomi Indonesia Menguat di Awal 2026

    Arus Peti Kemas Tembus 6,42 Juta TEUs, Sinyal Ekonomi Indonesia Menguat di Awal 2026

    • calendar_month Rabu, 17 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan ekonomi nasional pada awal 2026 menunjukkan akselerasi yang kian nyata. Indikasinya terlihat dari meningkatnya arus barang yang melintasi pelabuhan pelabuhan utama di Indonesia, dengan lonjakan signifikan pada volume peti kemas. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo mencatat, hingga April 2026, arus peti kemas mencapai 6,42 juta Twenty-foot Equivalent Units (TEUs). Angka ini […]

  • 27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) mengonfirmasi bahwa sekitar 27.000 hektare lahan padi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terdampak banjir besar yang terjadi sejak akhir November 2025. Dari total tersebut, 385 hektare dipastikan mengalami kerusakan berat atau puso, sementara sekitar 200 hektare lahan jagung turut terdampak. Sekretaris Jenderal Kementan, Suwandi, mengatakan angka tersebut berasal […]

  • Bank Negara Indonesia Tutup Internet Banking 21 April 2026, Nasabah Dialihkan ke Aplikasi Digital Terbaru

    Bank Negara Indonesia Tutup Internet Banking 21 April 2026, Nasabah Dialihkan ke Aplikasi Digital Terbaru

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Negara Indonesia (BNI) resmi mengumumkan penghentian layanan internet banking berbasis browser yang akan dimulai secara bertahap pada 21 April 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi digital BNI untuk meningkatkan efisiensi layanan sekaligus menyesuaikan dengan perubahan perilaku nasabah yang kini lebih mengandalkan perangkat mobile. Langkah ini diambil setelah BNI melihat tren penggunaan […]

  • Prabowo Bahas Board of Peace dengan Eks Menlu dan Akademisi di Istana

    Prabowo Bahas Board of Peace dengan Eks Menlu dan Akademisi di Istana

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan dengan sejumlah mantan menteri luar negeri, mantan wakil menteri luar negeri, akademisi hubungan internasional, serta pimpinan Komisi I DPR RI di Istana Merdeka, Rabu (4/2/2026). Pertemuan tersebut membahas dinamika politik luar negeri Indonesia, termasuk keikutsertaan Indonesia dalam Board of Peace (BoP). Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan, diskusi […]

  • Prabowo Peringatkan Eks Bos BUMN: Siap-siap Dipanggil Kejaksaan Agung

    Prabowo Peringatkan Eks Bos BUMN: Siap-siap Dipanggil Kejaksaan Agung

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada mantan pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait pengelolaan perusahaan pelat merah di masa lalu. Prabowo menegaskan, para pejabat BUMN yang dinilai bermasalah harus siap mempertanggungjawabkan kinerjanya di hadapan hukum. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun […]

expand_less