Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » IHSG Hari Ini 23 Februari 2026 Naik 1% ke Level 8.334, Saham Basic dan Energi Pimpin Penguatan

IHSG Hari Ini 23 Februari 2026 Naik 1% ke Level 8.334, Saham Basic dan Energi Pimpin Penguatan

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 23 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat signifikan pada awal perdagangan Senin (23/2/2026). Berdasarkan data perdagangan, IHSG naik sekitar 1 persen dan kembali menembus level 8.300. IHSG dibuka naik 63 poin ke posisi 8.334,54 dari penutupan sebelumnya di 8.271,76. Sepanjang sesi awal, indeks bergerak di rentang 8.327 hingga 8.375.

Sebanyak 366 saham menguat, 206 saham melemah, dan 155 saham stagnan. Total frekuensi perdagangan tercatat sekitar 690.380 kali dengan volume 11,5 miliar saham dan nilai transaksi Rp 4,7 triliun.

Penguatan IHSG ditopang mayoritas sektor saham. Sektor basic mencatat kenaikan tertinggi sebesar 2,68 persen. Disusul sektor energi yang menguat 1,39 persen dan sektor teknologi naik 1,41 persen.

Sektor keuangan turut menopang laju indeks dengan kenaikan 1,23 persen. Sementara itu, sektor industri menjadi satu-satunya sektor yang terkoreksi tipis sekitar 0,12 persen.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di kisaran Rp 16.827 per dolar AS pada perdagangan pagi. Sejumlah saham perbankan dan komoditas turut mencatatkan penguatan. Saham BMRI misalnya, naik 1,46 persen ke level Rp 5.200 per saham. Di sisi lain, saham RLCO terkoreksi 4,79 persen ke Rp 6.950 per saham. Saham COIN turun 2,43 persen ke Rp 1.810 per saham, sementara HUMI menguat 6,35 persen ke Rp 268 per saham. Adapun saham-saham yang masuk jajaran top gainers antara lain DIVA, MEGA, SKBM, IKBI, dan BBSS. Sedangkan top losers di antaranya SOTS, INDS, HILL, SSTM, dan ROCK.

Berdasarkan nilai transaksi, saham BIPI, BUMI, ANTM, BBCA, dan GOTO menjadi yang paling aktif diperdagangkan. Analis memperkirakan IHSG berpotensi bergerak sideways dengan level support di kisaran 8.200–8.230 dan resistance 8.350–8.420. Beberapa saham yang direkomendasikan untuk dicermati antara lain ERAA, ARCI, HRTA, MEDC, JPFA, dan AMRT dengan strategi speculative buy maupun buy on weakness sesuai level teknikal masing-masing.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dari Kebun ke Dapur: Inovasi Olahan Sawit Jadi Peluang Baru UMKM di Jambi

    Dari Kebun ke Dapur: Inovasi Olahan Sawit Jadi Peluang Baru UMKM di Jambi

    • calendar_month Senin, 8 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kelapa sawit selama ini identik dengan minyak goreng. Namun, di tangan seorang inovator asal Kabupaten Muaro Bungo, komoditas andalan Indonesia itu menjelma menjadi aneka produk pangan bernilai ekonomi tinggi. Melalui Workshop Kuliner Sawit yang akan digelar di Hotel Infinity, Kota Jambi, pada 9–10 Juni 2026 mendatang, inovator kuliner Iin Arlina akan kembali memperkenalkan […]

  • Kemenhut Fokus Pulihkan Hulu DAS Anai Sumatera Barat untuk Cegah Banjir Bandang Terulang

    Kemenhut Fokus Pulihkan Hulu DAS Anai Sumatera Barat untuk Cegah Banjir Bandang Terulang

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memastikan pemulihan di kawasan hulu Daerah Aliran Sungai (DAS) Anai, Sumatera Barat, terus dilakukan sebagai salah upaya pencegahan banjir bandang seperti yang terjadi pada 2024 lalu. “Kalau disesuaikan dengan tugas dan fungsi kami di areal yang topografi curam dan rawan longsor, kami memang prioritaskan pemulihan di daerah hulu. Ketika hulunya […]

  • Jelang High Season, Dafam Property (DFAM) Siapkan Strategi Bundling hingga Dynamic Pricing untuk Dongkrak Okupansi Hotel

    Jelang High Season, Dafam Property (DFAM) Siapkan Strategi Bundling hingga Dynamic Pricing untuk Dongkrak Okupansi Hotel

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang musim libur akhir tahun yang menjadi momentum emas bagi industri perhotelan, PT Dafam Property Indonesia Tbk (DFAM) tak tinggal diam di tengah tekanan bisnis sepanjang 2025. Perseroan menyiapkan strategi agresif mulai dari paket bundling hingga penerapan dynamic pricing untuk menggenjot okupansi hotel di periode high season Natal dan Tahun Baru. Sekretaris Perusahaan […]

  • Roti Awet Hingga 6 Bulan, Masih Aman Dikonsumsikah?

    Roti Awet Hingga 6 Bulan, Masih Aman Dikonsumsikah?

    • calendar_month Jumat, 20 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Roti dengan masa simpan hingga enam bulan kerap menimbulkan pertanyaan di masyarakat: apakah masih aman dikonsumsi? Produk roti awet biasanya melalui proses pengolahan, pengemasan, dan penambahan bahan tertentu untuk memperpanjang daya tahan. Ahli Gizi sekaligus Ketua PD Asosiasi Dietisien Indonesia (Asdi) Jakarta Siti Dharma Azizah mengatakan, roti yang mengandung pengawet, dan legal alias […]

  • Sistem Rujukan JKN Dinilai Permudah Akses dan Jaga Mutu Pelayanan Kesehatan

    Sistem Rujukan JKN Dinilai Permudah Akses dan Jaga Mutu Pelayanan Kesehatan

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sistem rujukan berjenjang dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dinilai bukan sebagai hambatan, melainkan upaya untuk menjaga mutu pelayanan kesehatan agar peserta memperoleh penanganan yang tepat dan sesuai kebutuhan medis. Kepala Humas BPJS Kesehatan Rizzky Anugerah menjelaskan, dalam mekanisme pelayanan JKN, peserta umumnya memulai pengobatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti puskesmas, […]

  • Pemerintah Terapkan Skema PPPK Paruh Waktu, Ini Gaji, Tunjangan, dan Syaratnya

    Pemerintah Terapkan Skema PPPK Paruh Waktu, Ini Gaji, Tunjangan, dan Syaratnya

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah kini mulai menerapkan skema baru dalam pengelolaan aparatur sipil negara (ASN), yakni Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu. Model ini menjadi alternatif selain PPPK penuh waktu maupun PNS, dengan jam kerja lebih singkat dan fleksibel. Sesuai ketentuan, PPPK paruh waktu hanya bekerja di bawah 37,5 jam per minggu, tergantung kesepakatan […]

expand_less