Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Industri Konstruksi Bangkit, WIKA Targetkan Kontrak Baru Rp20 Triliun pada 2026

Industri Konstruksi Bangkit, WIKA Targetkan Kontrak Baru Rp20 Triliun pada 2026

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kamis, 13 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Wijaya Karya (Persero) Tbk (WIKA) optimistis industri konstruksi nasional akan kembali bergairah pada 2026. Perseroan menargetkan kontrak baru senilai Rp20 triliun, seiring membaiknya kondisi pasar dan restrukturisasi keuangan yang sudah dilakukan sepanjang tahun ini. Direktur Utama WIKA, Agung Budi Waskito, menjelaskan bahwa target tersebut tengah dibahas dalam penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) 2026.

“Kami sedang menyusun RKAP 2026, dan target kontrak baru akan lebih besar dibanding tahun 2025, yakni di atas Rp20 triliun,” ujar Agung dalam paparan publik WIKA di Jakarta, Rabu (12/11).

Menurut Agung, proses restrukturisasi keuangan komprehensif yang dilakukan WIKA menjadi langkah penting agar perusahaan lebih kuat dalam mengerjakan proyek besar di tahun depan. Agung menilai tanda-tanda kebangkitan industri konstruksi (rebound) sudah mulai terlihat sejak akhir 2025. Hal ini tercermin dari meningkatnya jumlah lelang proyek pemerintah maupun swasta, yang diperkirakan akan melonjak pada awal 2026.

“Kami meyakini proyek-proyek akan rebound di awal 2026. Bahkan sekarang sudah mulai banyak lelang baru,” ungkapnya.

Agung juga menyebut bahwa Danantara Indonesia lembaga yang ditunjuk untuk melakukan konsolidasi BUMN berkomitmen memperkuat sektor konstruksi. Langkah ini diharapkan membuat seluruh BUMN Karya lebih sehat dan efisien, termasuk WIKA.

“Danantara berharap semua BUMN Karya pada 2026 bisa mencatatkan kinerja positif dan untung,” katanya.

Saat ini, WIKA terus berkoordinasi dengan Danantara terkait restrukturisasi dan penyehatan keuangan, agar perusahaan siap mengeksekusi proyek-proyek strategis nasional. Per September 2025, WIKA mencatat kontrak baru senilai Rp6,19 triliun, turun 60,25 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebesar Rp15,58 triliun. Pendapatan bersih perusahaan juga menurun menjadi Rp9,09 triliun, dari Rp12,54 triliun pada 2024. Meski demikian, WIKA yakin kinerja akan membaik seiring restrukturisasi selesai dan proyek baru mulai berjalan pada 2026.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri ESDM Bahlil Pastikan Stok LPG dan BBM Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran 2026

    Menteri ESDM Bahlil Pastikan Stok LPG dan BBM Aman Jelang Ramadhan dan Lebaran 2026

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) dalam kondisi aman menjelang Ramadan dan Idulfitri 2026. Bahlil menyebutkan, cadangan energi nasional saat ini berada di atas batas minimum yang telah ditetapkan pemerintah. “Stok BBM kita batas minimumnya 18 hari. Saat ini […]

  • Harga Emas Antam Terhempas dari Rekor, Turun Rp4.000

    Harga Emas Antam Terhempas dari Rekor, Turun Rp4.000

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terhempas dari rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) pada hari ini, Jumat (19/12/2025). Emas Antam diluar dugaan turun Rp4.000 hingga menjadi Rp2.483.000 per gram. Adanya penurunan harga yang terjadi membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut terpangkas menjadi Rp2.342.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai […]

  • Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Menguat 6 Poin

    Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Menguat 6 Poin

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat. Dibuka pada perdagangan Selasa (10/2/2026), rupiah bergerak menguat 6 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.799 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah di level Rp16.805 per dolar AS. Penguatan rupiah ini didorong meredanya ketegangan geopolitik global dan sikap wait and see pelaku pasar jelang rilis data […]

  • Harga Batubara Acuan Terbaru, Capai 104,03 Dolar AS per Ton

    Harga Batubara Acuan Terbaru, Capai 104,03 Dolar AS per Ton

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah rencana pemerintah untuk memangkas target produksi batu bara, harga batubara acuan (HBA) periode kedua Januari 2026 mengalami kenaikan. Kecuali, batubara I (HBA I) yang harganya mengalami penurunan tipis. Mengutip Keputusan Menteri ESDM, harga tertinggi batubara dalam negeri di angka 104,03 dolar AS per ton. Harga tersebut merupakan batubara dengan kandungan 6.322 […]

  • H-1 Lebaran 2026, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai dan Ayam Naik

    H-1 Lebaran 2026, Harga Sembako di Pasar Angso Duo Jambi Stabil, Cabai dan Ayam Naik

    • calendar_month Kamis, 19 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang satu hari Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, harga kebutuhan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil, Kamis (19/3/2026). Namun, sejumlah komoditas mengalami kenaikan, terutama cabai dan daging ayam. Berdasarkan data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga beras masih stabil, seperti beras Belido dan King yang dijual Rp15.500 per […]

  • Google Pantau Anda 24 Jam! Ini Cara Cepat Hapus Jejak Digital Secara Total

    Google Pantau Anda 24 Jam! Ini Cara Cepat Hapus Jejak Digital Secara Total

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Google memantau hampir seluruh aktivitas pengguna internet selama 24 jam penuh. Mulai dari lokasi, riwayat pencarian, situs yang dikunjungi, hingga aktivitas di YouTube, semuanya terekam sebagai jejak digital. Meski fitur pelacakan dapat dimatikan, banyak pengguna tidak menyadari bahwa Google tetap bisa mengumpulkan sebagian data lain di latar belakang. Bagi yang ingin menghentikan pemantauan […]

expand_less