Kamis, 5 Nov 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Mixue Resmi Tutup 428 Gerai Luar Negri, Indonesia dan Vietnam Siap Siap

Mixue Resmi Tutup 428 Gerai Luar Negri, Indonesia dan Vietnam Siap Siap

  • account_circle say say
  • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Jaringan minuman asal China, Mixue, menutup ratusan gerai di pasar internasional sepanjang 2025. Dalam laporan keuangan terbarunya, perusahaan mencatat penurunan sebanyak 428 gerai di luar negeri, termasuk di Indonesia dan Vietnam.

Langkah ini menandai perubahan strategi perusahaan yang sebelumnya agresif berekspansi, kini beralih pada konsolidasi bisnis. Manajemen menyatakan fokus utama diarahkan pada optimalisasi gerai yang sudah beroperasi agar lebih stabil dan berkelanjutan.

“Perusahaan saat ini fokus mengoptimalkan operasional gerai-gerai yang sudah ada agar bisa berjalan stabil, berkelanjutan, dan bertahan untuk jangka panjang,” demikian keterangan resmi perusahaan.

Indonesia dan Vietnam disebut sebagai dua pasar yang paling terdampak, meski perusahaan tidak merinci jumlah gerai yang ditutup di masing-masing negara. Kedua negara ini selama beberapa tahun terakhir menjadi tulang punggung ekspansi internasional Mixue.

Di Vietnam, perusahaan mulai mengubah model bisnis dengan menghadirkan gerai berukuran lebih besar di lokasi strategis. Format baru ini dilengkapi area persiapan lebih luas dan kapasitas pelayanan yang ditingkatkan. Perubahan tersebut diduga turut memicu evaluasi terhadap gerai lama yang berukuran kecil dan dinilai kurang efisien, termasuk di pasar Asia Tenggara.

Meski memangkas jumlah gerai di sejumlah negara, Mixue tetap melanjutkan ekspansi ke pasar lain. Perusahaan membuka jaringan baru di Amerika Serikat dan Kazakhstan, serta memasuki Malaysia dan Thailand melalui merek berbeda.

Secara global, Mixue masih menjadi salah satu jaringan makanan dan minuman terbesar di dunia. Hingga akhir 2025, perusahaan tercatat memiliki 59.823 gerai, dengan lebih dari 55 ribu unit berada di China daratan.

Dominasi ini ditopang strategi harga terjangkau yang menjadi ciri khas perusahaan. Produk seperti es krim, milk tea, dan minuman buah dijual dengan harga rendah berkat penguasaan rantai pasok dari hulu hingga hilir.

Di tengah penutupan gerai luar negeri, kinerja keuangan perusahaan tetap menunjukkan pertumbuhan. Pendapatan meningkat 35 persen menjadi 33,56 miliar yuan, sementara laba bersih naik 33 persen menjadi 5,93 miliar yuan.

Perubahan arah bisnis ini mencerminkan fase baru Mixue setelah periode ekspansi besar-besaran. Perusahaan kini berupaya menjaga keberlanjutan usaha dengan memastikan setiap gerai mampu memberikan kontribusi optimal terhadap kinerja jangka panjang.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Umrah di Tengah Banjir, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Jadi Sorotan Publik, Ini Harta Kekayaannya

    Umrah di Tengah Banjir, Bupati Aceh Selatan Mirwan MS Jadi Sorotan Publik, Ini Harta Kekayaannya

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bupati Aceh Selatan, Mirwan MS tengah menjadi sorotan publik usai kabar dirinya menjalani ibadah umrah di saat wilayahnya terdampak banjir Sumatera. Informasi tersebut diketahui setelah akun biro perjalanan umrah mengunggah foto keberangkatan Mirwan ke tanah suci. Kabar keberangkatan tersebut ramai dibahas warganet karena terjadi ketika Aceh Selatan masih dilanda bencana banjir dan longsor. […]

  • Rupiah Tersungkur Pagi Ini! Sentuh Rp17.859 per Dolar AS

    Rupiah Tersungkur Pagi Ini! Sentuh Rp17.859 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 2 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali membuka perdagangan dengan tekanan. Pada Selasa (2/6/2026) pagi, rupiah tercatat melemah 54,50 poin atau 0,31 persen ke level Rp17.859 per dolar AS setelah sehari sebelumnya mencatat penguatan signifikan. Penutupan sebelumnya rupiah diposisi pada level Rp17.805 per dolar AS. Pelemahan ini memperpanjang tren fluktuasi rupiah di tengah sentimen global yang […]

  • Tunggu Peresmian, Indonesia Bakalan Punya Kilang Minyak Terbesar di Balikpapan

    Tunggu Peresmian, Indonesia Bakalan Punya Kilang Minyak Terbesar di Balikpapan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia bersiap memiliki kilang minyak terbesar pada 2026 dengan kapasitas pengolahan mencapai 360.000 barel per hari (bph). Kilang tersebut merupakan Kilang Balikpapan yang dikembangkan melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Laode Sulaeman mengatakan peresmian Kilang Balikpapan ditargetkan berlangsung pada […]

  • BUMD Muaro Jambi Jadi yang Pertama Kelola Sumur Minyak Rakyat Secara Legal

    BUMD Muaro Jambi Jadi yang Pertama Kelola Sumur Minyak Rakyat Secara Legal

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Muaro Jambi Unggul Perseroda resmi menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pertama di Provinsi Jambi yang mengelola sumur minyak rakyat secara legal. Legalitas pengelolaan tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara PT Muaro Jambi Unggul Perseroda dan Pertamina. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menata aktivitas sumur minyak […]

  • Rismon Sianipar Akui Ijazah UGM Joko Widodo Asli

    Rismon Sianipar Akui Ijazah UGM Joko Widodo Asli

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Peneliti forensik digital Rismon Sianipar akhirnya menyatakan bahwa ijazah Presiden ke-7 Republik Indonesia Joko Widodo atau Jokowi adalah asli. Pernyataan itu disampaikan Rismon setelah melakukan kajian lanjutan selama sekitar tiga bulan terkait dokumen kelulusan Jokowi dari Universitas Gadjah Mada (UGM). “Iya, asli. Dengan kajian saya, kebenaran itu menyakitkan, tetapi lebih menyakitkan lagi jika […]

  • Menkeu Purbaya Ingin Transfer Anggaran Daerah Dipercepat, KPPOD Ungkap Plus Minusnya

    Menkeu Purbaya Ingin Transfer Anggaran Daerah Dipercepat, KPPOD Ungkap Plus Minusnya

    • calendar_month Selasa, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa untuk mempercepat transfer ke daerah (TKD) menuai tanggapan dari Komisi Pemantauan Pelaksanaan Otonomi Daerah (KPPOD). Kebijakan ini dinilai positif untuk mendorong percepatan belanja daerah, namun juga memiliki tantangan dari sisi kesiapan pemerintah daerah. Direktur Eksekutif KPPOD Herman Suparman mengatakan, percepatan penyaluran TKD harus diimbangi dengan peningkatan […]

expand_less