Selasa, 28 Apr 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Mixue Resmi Tutup 428 Gerai Luar Negri, Indonesia dan Vietnam Siap Siap

Mixue Resmi Tutup 428 Gerai Luar Negri, Indonesia dan Vietnam Siap Siap

  • account_circle say say
  • calendar_month 4 jam yang lalu

JAMBISNIS.COM – Jaringan minuman asal China, Mixue, menutup ratusan gerai di pasar internasional sepanjang 2025. Dalam laporan keuangan terbarunya, perusahaan mencatat penurunan sebanyak 428 gerai di luar negeri, termasuk di Indonesia dan Vietnam.

Langkah ini menandai perubahan strategi perusahaan yang sebelumnya agresif berekspansi, kini beralih pada konsolidasi bisnis. Manajemen menyatakan fokus utama diarahkan pada optimalisasi gerai yang sudah beroperasi agar lebih stabil dan berkelanjutan.

“Perusahaan saat ini fokus mengoptimalkan operasional gerai-gerai yang sudah ada agar bisa berjalan stabil, berkelanjutan, dan bertahan untuk jangka panjang,” demikian keterangan resmi perusahaan.

Indonesia dan Vietnam disebut sebagai dua pasar yang paling terdampak, meski perusahaan tidak merinci jumlah gerai yang ditutup di masing-masing negara. Kedua negara ini selama beberapa tahun terakhir menjadi tulang punggung ekspansi internasional Mixue.

Di Vietnam, perusahaan mulai mengubah model bisnis dengan menghadirkan gerai berukuran lebih besar di lokasi strategis. Format baru ini dilengkapi area persiapan lebih luas dan kapasitas pelayanan yang ditingkatkan. Perubahan tersebut diduga turut memicu evaluasi terhadap gerai lama yang berukuran kecil dan dinilai kurang efisien, termasuk di pasar Asia Tenggara.

Meski memangkas jumlah gerai di sejumlah negara, Mixue tetap melanjutkan ekspansi ke pasar lain. Perusahaan membuka jaringan baru di Amerika Serikat dan Kazakhstan, serta memasuki Malaysia dan Thailand melalui merek berbeda.

Secara global, Mixue masih menjadi salah satu jaringan makanan dan minuman terbesar di dunia. Hingga akhir 2025, perusahaan tercatat memiliki 59.823 gerai, dengan lebih dari 55 ribu unit berada di China daratan.

Dominasi ini ditopang strategi harga terjangkau yang menjadi ciri khas perusahaan. Produk seperti es krim, milk tea, dan minuman buah dijual dengan harga rendah berkat penguasaan rantai pasok dari hulu hingga hilir.

Di tengah penutupan gerai luar negeri, kinerja keuangan perusahaan tetap menunjukkan pertumbuhan. Pendapatan meningkat 35 persen menjadi 33,56 miliar yuan, sementara laba bersih naik 33 persen menjadi 5,93 miliar yuan.

Perubahan arah bisnis ini mencerminkan fase baru Mixue setelah periode ekspansi besar-besaran. Perusahaan kini berupaya menjaga keberlanjutan usaha dengan memastikan setiap gerai mampu memberikan kontribusi optimal terhadap kinerja jangka panjang.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menguat! Harga Perak Antam Naik Rp1.700

    Menguat! Harga Perak Antam Naik Rp1.700

    • calendar_month Sen, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi PT Aneka Tambang Tbk (Antam) menguat signifikan hari ini. Berdasarkan data resmi dari laman Logam Mulia, Senin (19/1/2026), harga perak Antam naik Rp 1.700 menjadi Rp 57.900 per gram. Kenaikannya cukup kontras dibandingkan posisi sebelumnya di level Rp 56.200 per gram. Harga perak murni batangan juga mengalami penyesuaian signifikan: – […]

  • IRGC Tegaskan Iran Penentu Akhir Perang dengan AS dan Israel, Bukan Donald Trump

    IRGC Tegaskan Iran Penentu Akhir Perang dengan AS dan Israel, Bukan Donald Trump

    • calendar_month Sel, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC menegaskan bahwa pihak yang akan menentukan berakhirnya konflik di Timur Tengah adalah Iran, bukan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Pernyataan tersebut disampaikan IRGC pada Selasa (10/3/2026) sebagai respons atas pernyataan Trump yang sebelumnya mengklaim bahwa perang antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran akan segera berakhir. Dalam […]

  • Prabowo Tinjau Banjir di Medan dan Aceh

    Prabowo Tinjau Banjir di Medan dan Aceh

    • calendar_month Sen, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto menyampaikan perkembangan terbaru penanganan banjir yang melanda Sumatra Utara, Sumatra Barat, dan Aceh. Usai meninjau langsung sejumlah lokasi terdampak pada Senin (1/12/2025), Prabowo memastikan bahwa kondisi di lapangan mulai membaik dan penanganan darurat tetap berada dalam koridor yang memadai. “Kita monitor terus, saya kira kondisi membaik jadi saya kira kondisi […]

  • Rupiah Melemah Jadi Rp16.641 per Dolar AS

    Rupiah Melemah Jadi Rp16.641 per Dolar AS

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah tertekan pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat (28/11/2025). Rupiah dibuka di level Rp 16.641 per dolar Amerika Serikat (AS). Pelemahan ini terjadi di tengah pasar sepi libur Thanksgiving dan ekspektasi pemangkasan The Fed. Rupiah melemah 5 poin atau 0,03 persen dari sebelumnya Rp16.636 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar […]

  • Harga emas Galeri24 dan UBS Kompak Naik

    Harga emas Galeri24 dan UBS Kompak Naik

    • calendar_month Sel, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua produk emas yang dijual di Pegadaian kompak menguat hari ini. Baik Galeri24 maupun UBS terpantau naik. Dikutip laman resmi Sahabat Pegadaian, Selasa (16/12/2025), harga emas Galeri24 kini berada di angka Rp2.501.000 per gram, naik Rp10.000 dibanding hari sebelumnya yang dibanderol Rp2.491.000 per gram. Sementara itu, emas UBS dijual Rp2.548.000 per gram, naik […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi Relatif Stabil, Cabe Merah Besar Naik

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Jambi Relatif Stabil, Cabe Merah Besar Naik

    • calendar_month Sen, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil. Komoditas beras masih bertahan stabil. Beras Naruto dan Beras Belido dijual Rp 15.400 per kilogram, sementara Beras King berada di harga Rp 15.200 per kilogram. Gula pasir lokal tercatat Rp 18.000 per kilogram, dan tepung terigu merek Cakra Kembar serta […]

expand_less