Sabtu, 17 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » 184 Ribu Penerima PBI JKN Ternyata PNS dan Pegawai BUMN

184 Ribu Penerima PBI JKN Ternyata PNS dan Pegawai BUMN

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkap temuan terbaru terkait penonaktifan dan reaktivasi peserta Program Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JKN). Dari total 11 juta peserta yang sempat dinonaktifkan, sebanyak 184.357 orang tercatat beralih ke segmen pegawai negeri dan pegawai BUMN/BUMD.

Temuan ini menjadi sorotan karena menunjukkan adanya ketidaktepatan sasaran dalam data penerima bantuan iuran sebelumnya.

“Dari 11 juta yang kemarin nonaktif, sejumlah 869.000 telah aktif kembali melalui berbagai skema,” kata Gus Ipul usai menghadiri sosialisasi Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) di Karawang, Jumat (27/2/2026).

  • 132.507 peserta melakukan reaktivasi ke segmen PBI JKN
  • 405.965 peserta beralih pembiayaan ke pemerintah daerah melalui skema PBPU/BP Pemda
  • 184.357 peserta beralih ke segmen pegawai negeri atau BUMN/BUMD
  • 147.046 peserta pindah ke segmen mandiri
  • 88 peserta beralih pembiayaan ke perusahaan swasta

“Karena status mereka adalah pegawai negeri atau pegawai BUMN/BUMD. Jadi masih ada ini cukup besar (jumlahnya), ini sebagai salah satu penanda bahwa dulu memang belum sepenuhnya tepat sasaran,” kata Gus Ipul.

Gus Ipul juga menambahkan terdapat 6.993 peserta yang naik ke kelas 2 dan 2.990 peserta naik ke kelas 1. Hinga kini, pemerintah juga mencatat sekitar 106 ribu peserta penderita sakit kronis dan penyakit katastrofik telah otomatis direaktivasi sehingga dapat kembali menggunakan fasilitas layanan PBI JKN.

Gus Ipul menegaskan bahwa meski sebagian besar dari 11 juta peserta yang dinonaktifkan sudah tepat sasaran, tetap diperlukan pembaruan data agar program bantuan lebih akurat.

“Kita sarankan bagi yang mampu untuk pindah ke segmen mandiri, tapi bagi yang tidak mampu kita akan aktifkan kembali melalui PBI JKN,” tegasnya.

Saat ini Kementerian Sosial akan terus melakukan groundcheck dan pencocokan aset dalam proses pemutakhiran DTSEN. Verifikasi lapangan ini akan melibatkan Badan Pusat Statistik guna menjaga konsistensi dan akurasi data penerima bantuan.

“Tetap nanti akan dilakukan uji lapangan dan nanti akan diukur oleh BPS, sehingga dengan begitu konsistensinya tetap terjaga,” pungkasnya.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kawasan JBC Play Button

    Ada Tiga Venue Malam Pergantian Tahun di JBC

    • calendar_month Rabu, 31 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menyambut pergantian Tahun Baru 2026, Jambi Business Center (JBC) menyiapkan beragam hiburan untuk masyarakat Jambi dengan konsep acara yang tersebar di beberapa titik kawasan. Manajemen JBC menyiapkan tiga venue utama, yakni Paviliun JBC, VR Park JBC, dan Kopi Mansur, guna memberikan pengalaman hiburan yang lebih variatif bagi pengunjung. Pihak Manajemen JBC menyampaikan bahwa […]

  • Viral Video Gubernur Jabar Sidak Pabrik AQUA, Danone Klarifikasi Sumber Air Aman dan Tak Ganggu Lingkungan

    Viral Video Gubernur Jabar Sidak Pabrik AQUA, Danone Klarifikasi Sumber Air Aman dan Tak Ganggu Lingkungan

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Video Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi saat menyidak lokasi pengolahan air mineral AQUA menjadi viral di media sosial. Saat sidak ke pabrik Aqua di Subang, Dedi menanyakan dari mana sumber air yang digunakan, apakah berasal dari sungai atau mata air. Namun, jawaban karyawan pabrik yang mengatakan pasokan air berasal dari bawah tanah tampak […]

  • Rupiah Kembali Melemah, Konflik Timur Tengah Bikin Pasar Makin Cemas

    Rupiah Kembali Melemah, Konflik Timur Tengah Bikin Pasar Makin Cemas

    • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah belum bisa keluar dari tekanan. Mengawali perdagangan Kamis (13/8/2026), mata uang Indonesia kembali melemah dengan terdepresiasi tipis 2 poin atau 0,01 persen ke posisi Rp17.879 per dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, angka tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp17.877 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar […]

  • Rupiah Tertekan, Sentuh Rp16.920 per Dolar AS

    Rupiah Tertekan, Sentuh Rp16.920 per Dolar AS

    • calendar_month Rabu, 25 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dibuka melemah pada level Rp16.920 pada perdagangan Rabu (25/3/2026). Mengutip Antara, rupiah melemah 22 poin atau 0,13 persen ke level Rp16.920 per dolar AS dari penutupan sebelumnya yang tercatat Rp16.898 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS turun 0,23% ke level 99,20. Sejumlah mata uang […]

  • Naik Drastis, Harga Perak Antam Sentuh Rp42.465 per Gram

    Naik Drastis, Harga Perak Antam Sentuh Rp42.465 per Gram

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni Antam terpantau naik drastis pada Rabu (24/12/2025). Harga perak Antam kini mendekati level Rp 44.000 per gram. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam naik sebesar Rp 1.500 ke level Rp 43.965 per gram. Sebelumnya, harga perak Antam sebesar Rp 900 ke angka Rp 42.465 per gram. Hari ini […]

  • Bahlil Targetkan Lelang EPC Proyek Gas Raksasa Blok Masela Dimulai 2026

    Bahlil Targetkan Lelang EPC Proyek Gas Raksasa Blok Masela Dimulai 2026

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan proses lelang Engineering, Procurement, and Construction (EPC) untuk proyek gas raksasa Abadi, Blok Masela, dapat dilakukan pada tahun 2026. Setelah lebih dari dua dekade perencanaan, proyek gas Blok Masela kini memasuki babak baru yang diharapkan mampu menjadi mesin pertumbuhan ekonomi kawasan timur Indonesia. […]

expand_less