Selasa, 12 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Harga Minyak Dunia Naik 2 Persen Usai Serangan Drone Ukraina Hantam Depot Minyak Rusia

Harga Minyak Dunia Naik 2 Persen Usai Serangan Drone Ukraina Hantam Depot Minyak Rusia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia kembali merangkak naik sekitar 2 persen pada Jumat (14/11) menyusul meningkatnya kekhawatiran pasar terhadap pasokan global setelah serangan drone Ukraina menghantam fasilitas minyak di pelabuhan Novorossiysk, Rusia. Pelabuhan ini dikenal sebagai salah satu pusat ekspor minyak terbesar Negeri Beruang Merah.

Mengutip data perdagangan terkini, harga minyak mentah Brent naik USD 1,24 atau 1,97 persen menjadi USD 64,25 per barel pada pukul 03.15 GMT. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) Amerika Serikat menguat USD 1,25 atau 2,13 persen ke posisi USD 59,94 per barel.

Serangan drone yang terjadi pada Jumat dini hari tersebut merusak sebuah kapal, gedung apartemen, dan depot minyak di kawasan pelabuhan Novorossiysk. Sejumlah pejabat Rusia menyebutkan bahwa tiga awak kapal mengalami luka-luka akibat insiden itu.

Analis pasar minyak senior di Sparta Commodities, June Goh, menyebut bahwa serangan tersebut kembali menimbulkan kekhawatiran serius mengenai stabilitas pasokan dari Rusia.

“Pelabuhan Novorossiysk adalah pusat ekspor minyak terbesar kedua Rusia. Jika pola serangan ini terus berlanjut, gangguan pasokan minyak mentah maupun produk olahan Rusia sangat mungkin terjadi,” ujarnya.

Kenaikan harga minyak ini terjadi setelah Brent dan WTI sempat terkoreksi hingga 3 persen pada Rabu sebelumnya. Tekanan tersebut muncul setelah laporan OPEC yang memperkirakan pasokan minyak global akan seimbang dengan permintaan mulai tahun 2026, bergeser dari proyeksi defisit sebelumnya.

Dari sisi pasokan Amerika Serikat, Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan kenaikan stok minyak mentah sebesar 6,4 juta barel menjadi 427,6 juta barel pada pekan yang berakhir 7 November. Angka ini jauh di atas ekspektasi pasar yang memperkirakan kenaikan sekitar 1,96 juta barel.

Di sisi lain, dinamika sanksi Barat terhadap Rusia juga terus memengaruhi pergerakan harga. Pemerintah AS kembali menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan minyak besar Rusia seperti Lukoil dan Rosneft. Kebijakan tersebut melarang transaksi baru dengan perusahaan-perusahaan tersebut setelah 21 November, menekan arus ekspor minyak Rusia secara signifikan.

Laporan JPMorgan menyebutkan bahwa sekitar 1,4 juta barel per hari, atau hampir sepertiga dari potensi ekspor laut Rusia, kini tertahan di kapal tanker akibat lambatnya proses pembongkaran imbas sanksi AS.

Pasar kini terus memantau perkembangan konflik serta kebijakan energi global karena setiap gangguan pasokan dari Rusia—salah satu produsen minyak terbesar dunia berpotensi mendorong harga minyak kembali melonjak dalam beberapa hari mendatang.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pertamina Pastikan Merger Tiga Anak Usaha Tanpa PHK Karyawan

    Pertamina Pastikan Merger Tiga Anak Usaha Tanpa PHK Karyawan

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) memastikan proses merger tiga anak usaha, yakni PT Pertamina Patra Niaga (PPN), PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), dan PT Pertamina International Shipping (PIS) tidak dibarengi pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan. Direktur Transformasi dan Keberlanjutan Bisnis Pertamina Agung Wicaksono mengatakan jaminan tersebut telah disampaikan langsung kepada karyawan. “Tadi pagi kami sudah […]

  • Gerry Trisatwika Buka Turnamen Catur Bulanan Percasi Jambi ke-3 di Sarolangun

    Gerry Trisatwika Buka Turnamen Catur Bulanan Percasi Jambi ke-3 di Sarolangun

    • calendar_month Sabtu, 25 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Bupati Gerry Trisatwika secara resmi membuka Turnamen Catur Bulanan ke-3 yang diselenggarakan oleh Percasi Jambi di Kabupaten Sarolangun. Kegiatan ini diikuti sekitar 120 peserta dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Jambi, mencakup kategori pelajar (SD, SMP, SMA), umum, hingga veteran. Dalam sambutannya, Gerry menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pembinaan olahraga, […]

  • Usaha Bengkel Makin Mudah Sekarang, Bisa Punya Merek Sendiri

    Usaha Bengkel Makin Mudah Sekarang, Bisa Punya Merek Sendiri

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Membangun usaha toko sparepart sekarang semakin mudah. Selain mengumpulkan suplier lokal, membuat merek sendiri dengan barang dari luar negeri pun bisa jadi pilihan. PT eLangsung International Agency (eIA) menawarkan program Join Import Merek Sendiri untuk membantu pelaku usaha kecil menengah menciptakan brand suku cadang motor atau mobil. Lewat skema ini, pemesanan bisa dimulai […]

  • IHSG Melemah 0,26 Persen ke level 8.071

    IHSG Melemah 0,26 Persen ke level 8.071

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ke zona merah pada awal perdagangan Rabu (29/10/2025), meski mayoritas bursa Asia bergerak menghijau. Mengutip data RTI pukul 09.18, IHSG melemah 0,26% atau turun 20,84 poin ke level 8.071,79. Sebanyak 235 saham terkoreksi, 274 saham menguat, dan 170 saham stagnan. Total volume perdagangan mencapai 4,7 miliar saham […]

  • 2028, Indonesia Punya Mobil Buatan Sendiri

    2028, Indonesia Punya Mobil Buatan Sendiri

    • calendar_month Selasa, 21 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengungkap bahwa Indonesia akan memiliki mobil buatan dalam negeri. Prabowo menyebut mobil buatan dalam negeri itu sebagai “jip” buatan Indonesia. Dana maupun lahan tempat berdirinya pabrik pembuat mobil itu juga disebut Prabowo sudah dialokasikan dan disiapkan pihaknya. “Saya sudah alokasikan dana, sudah kita siapkan lahan untuk pabrik-pabriknya. Sedang bekerja sekarang […]

  • 27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    27.000 Ha Sawah di Sumatra Terendam Banjir, 385 Ha Puso

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Pertanian (Kementan) mengonfirmasi bahwa sekitar 27.000 hektare lahan padi di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat terdampak banjir besar yang terjadi sejak akhir November 2025. Dari total tersebut, 385 hektare dipastikan mengalami kerusakan berat atau puso, sementara sekitar 200 hektare lahan jagung turut terdampak. Sekretaris Jenderal Kementan, Suwandi, mengatakan angka tersebut berasal […]

expand_less