Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Makin Perkasa! Tembus Rp17.718 per Dolar AS, Menguat Lagi

Rupiah Makin Perkasa! Tembus Rp17.718 per Dolar AS, Menguat Lagi

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menunjukkan keperkasaannya. Setelah mengalami penguatan sebelumnya, kini mata uang Indonesia kembali melanjutkan tren penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (28/8/2026).

Mengutip Antara, rupiah hari ini berada di level Rp17.718 per dolar AS. Posisi tersebut menguat 26 poin atau 0,15 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level Rp17.744 per dolar AS.

Chief Economist Permata Bank Josua Pardede memperkirakan rupiah bergerak sideways (mendatar) hari ini, di tengah investor yang menantikan pidato Gubernur Federal Reserve Kevin Warsh hari ini, terkait dengan petunjuk arah kebijakan The Fed.

“Rupiah diperkirakan bergerak dalam rentang Rp17.675-Rp17.775 per dolar AS,” ujarnya.

Mengutip Anadolu, Warsh akan berpidato dalam acara Jackson Hole Economic Policy Symposium yang mempertemukan para pejabat bank sentral, ekonom, pelaku pasar keuangan, akademisi, dan perwakilan pemerintah untuk membahas isu-isu ekonomi utama, serta tantangan kebijakan jangka panjang.

Warsh sebelumnya merupakan peserta aktif di Jackson Hole, namun dirinya akan menghadiri acara ini untuk pertama kalinya dalam kapasitasnya sebagai pejabat tinggi The Fed.

Perhatian pasar tertuju pada petunjuk yang mungkin muncul dari pidatonya mengenai masa depan kebijakan moneter The Fed, menjelang pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC) berikutnya pada 15-16 September.

Di samping itu, rupiah juga memperoleh sentimen dari rilis indeks pengeluaran konsumsi pribadi (PCE/Personal Consumption Expenditures) AS yang naik 0,2 persen secara bulanan, melampaui ekspektasi. Adapun indeks PCE inti AS, yang tak mencakup makanan dan energi, naik 0,2 persen secara bulanan dan 3,3 persen secara tahunan.

“Hal ini juga tidak lepas dari harga energi yang diakibatkan oleh harga minyak global yang masih berfluktuasi akibat dari tensi geopolitik yang masih tinggi,” ungkap Josua.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Tunggu Peresmian, Indonesia Bakalan Punya Kilang Minyak Terbesar di Balikpapan

    Tunggu Peresmian, Indonesia Bakalan Punya Kilang Minyak Terbesar di Balikpapan

    • calendar_month Selasa, 6 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indonesia bersiap memiliki kilang minyak terbesar pada 2026 dengan kapasitas pengolahan mencapai 360.000 barel per hari (bph). Kilang tersebut merupakan Kilang Balikpapan yang dikembangkan melalui proyek Refinery Development Master Plan (RDMP). Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Laode Sulaeman mengatakan peresmian Kilang Balikpapan ditargetkan berlangsung pada […]

  • Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Andi Amran Sulaiman Pastikan 2026 Tanpa Impor

    Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Andi Amran Sulaiman Pastikan 2026 Tanpa Impor

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan tidak akan melakukan impor beras sepanjang 2026. Kepastian ini disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman setelah stok cadangan beras nasional menembus angka 5 juta ton, tertinggi sepanjang sejarah Indonesia. Amran menyebut lonjakan stok tersebut menjadi indikator kuat bahwa Indonesia telah mencapai titik swasembada pangan, setidaknya untuk komoditas beras. “Insyaallah 2026 tidak […]

  • NTP Jambi Tinggi, Tetapi Peternak dan Nelayan Masih Menghadapi Tekanan

    NTP Jambi Tinggi, Tetapi Peternak dan Nelayan Masih Menghadapi Tekanan

    • calendar_month Kamis, 27 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tingginya Nilai Tukar Petani (NTP) Provinsi Jambi belum sepenuhnya menggambarkan kondisi seluruh pelaku usaha pertanian. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan masih terdapat subsektor yang menghadapi tekanan, terutama peternakan dan perikanan. Pada 2025, NTP Provinsi Jambi secara rata-rata mencapai 171,45. Angka tersebut menunjukkan posisi daya beli petani secara umum berada di atas angka […]

  • LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Rp25,96 Miliar Usai Izin BPRS Gayo Dicabut

    LPS Tetapkan Simpanan Layak Bayar Rp25,96 Miliar Usai Izin BPRS Gayo Dicabut

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menetapkan Simpanan Layak Bayar (SLB) sebesar Rp 25,96 miliar untuk pembayaran dana nasabah Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) Gayo Perseroda yang izin usahanya telah dicabut. Kepala Kantor Perwakilan Wilayah I LPS M. Yusron menjelaskan, total simpanan nasabah di BPRS Gayo mencapai sekitar Rp 29 miliar. Jumlah tersebut, Rp 25,96 […]

  • PHRI Ungkap Banyak Hotel Tutup & Dijual, Okupansi Anjlok Akibat Daya Beli Turun

    PHRI Ungkap Banyak Hotel Tutup & Dijual, Okupansi Anjlok Akibat Daya Beli Turun

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Hariyadi Sukamdani mengungkapkan banyak hotel di Indonesia menutup operasional dan bahkan dijual akibat penurunan tingkat hunian atau okupansi sepanjang 2025. Salah satunya terjadi di wilayah Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, yang mengalami penurunan okupansi cukup drastis. “Tadi pagi saya baru rapat internal untuk menggambarkan, satu […]

  • Al Haris Jemput Proyek Strategis Nasional, Jalur Kereta Batu Bara Jambi Mulai Dibahas Serius

    Al Haris Jemput Proyek Strategis Nasional, Jalur Kereta Batu Bara Jambi Mulai Dibahas Serius

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Jambi, Al Haris, mulai menggeber rencana pembangunan jalur kereta api batu bara di Provinsi Jambi. Langkah itu ditandai dengan audiensi bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan di Jakarta. Dalam pertemuan tersebut, dibahas rencana pembangunan jalur kereta api batu bara rute Bungo–Sarolangun menuju Pelabuhan Kemingking. Proyek ini dinilai menjadi solusi strategis untuk memperlancar […]

expand_less