Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Properti » BP Tapera Sudah Salurkan Rp27,72 Triliun untuk Rumah Subsidi

BP Tapera Sudah Salurkan Rp27,72 Triliun untuk Rumah Subsidi

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) memprediksi total penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada November ini akan mencetak sejarah tertinggi. Bahkan, diprediksi melampaui capaian tertinggi KPR FLPP, tepatnya pada 2023 sejumlah 229 ribu unit rumah.

Hingga 21 November, sudah tercatat 223.279 rumah KPR FLPP telah disalurkan BP Tapera dengan nilai Rp27,72 triliun. Tercatat pada 2022 mencapai 226 ribu unit rumah dengan nilai Rp25,15 triliun dan pada 2023 sebanyak 229 ribu unit rumah senilai Rp26,32 triliun.

Sedangkan pada 2024 mencapai 200.300 unit rumah dengan nilai subsidi Rp24,6 triliun.

“Kami yakin, 2025 ini akan tercatat yang tertinggi dalam sejarah penyaluran FLPP sejak 2022,” ungkap Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho dalam rilis BP Tapera, Senin (24/11/2025).

Menurut Heru, 2025 merupakan pencapaian luar biasa dalam penyaluran rumah subsidi. Dibanding realisasi pada 2023 dan 2024 dengan realisasi pada 2024-2025, ada peningkatan 10,99 persen.

Dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, jumlah KPR FLPP sudah dicairkan berada pada angka 237.849 unit, sedangkan KPR Tapera sebanyak 1.306 unit rumah sehingga totalnya yang sudah cair dan sudah realisasi sebanyak 239.165 unit rumah.

Di sisi lain, keyakinan tersebut juga didasarkan pada data yang ada di Sistem Informasi KPR Subsidi Perumahan atau SiKasep. Hingga saat ini, permintaan unit rumah dari masyarakat terus meningkat.

Data SiKasep memaparkan, dari 300.910 masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang mendaftar di SiKasep, ada 265.219 data yang lolos subsidi checking dan 226.477 MBR yang sudah di followu p perbankan.

“Masih terdapat 38.742 data yang belum di-follow up bank penyalur. Kami berharap segera ditindaklanjuti oleh perbankan demi percepatan pemilikan rumah bagi MBR,” imbau Heru.

Heru tak menampik ada sejumlah faktor yang menjadi kendala percepatan penyaluran FLPP pada 2025. Jika melihat data FLPP per 21 November 2025 yang mencapai 223.279 unit rumah, tercatat baru 63,38 persen dari total target kuota FLPP 350 ribu unit pada 2025.

Faktor paling dominan adalah belum pulih sepenuhnya daya beli masyarakat. Meski Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada Kuartal III-2025 mencapai 5,04 persen secara tahunan (year-on-year), angka ini menunjukkan adanya sedikit perlambatan dibanding capaian Kuartal II 2025 yang tumbuh sebesar 5,12 persen.

Konsumsi masyarakat yang biasanya tumbuh lebih dari 5 persen, tapi saat ini berada di angka 4,89 persen.

Data tersebut memperlihatkan daya beli masyarakat masih tertahan. Dengan kata lain, menunjukkan daya beli masyarakat masih belum pulih.

“Perlu adanya upaya mendorong konsumsi dan memperbaiki daya beli,” tutup dia.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Cuaca Jambi Hari Ini, Kota Jambi Cerah hingga 33 Derajat Celsius

    Cuaca Jambi Hari Ini, Kota Jambi Cerah hingga 33 Derajat Celsius

    • calendar_month Senin, 3 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Prakiraan cuaca Provinsi Jambi hari ini, Senin (3/8/2026), menunjukkan kondisi cuaca yang beragam di 11 kabupaten dan kota. Sejumlah wilayah diprediksi mengalami hujan ringan, sementara daerah lainnya berpotensi cerah, berawan, hingga udara kabur dan kabut/asap. Berdasarkan data prakiraan cuaca yang tersedia, hujan ringan berpotensi terjadi di Kabupaten Kerinci, Merangin, Bungo, dan Tebo. Kondisi […]

  • Sarat Gengsi! Perang Bintang di Texas

    Sarat Gengsi! Perang Bintang di Texas

    • calendar_month Selasa, 14 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Semifinal Piala Dunia 2026 bakal menghadirkan duel sarat gengsi. Prancis akan menantang Spanyol dalam perebutan satu tiket menuju partai puncak di Stadion Dallas, Arlington, Texas, Amerika Serikat, Rabu (15/7/2026) pukul 02.00 WIB. Laga ini diprediksi menjadi salah satu pertandingan terbaik di turnamen. Pasalnya, dua kekuatan besar Eropa akan saling berhadapan dengan deretan pemain […]

  • Eks Direktur Jak TV dan Ketua Tim Buzzer Dituntut 8 Tahun Penjara

    Eks Direktur Jak TV dan Ketua Tim Buzzer Dituntut 8 Tahun Penjara

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mantan Direktur Pemberitaan Jak TV, Tian Bahtiar, dan Ketua Tim Buzzer Adhiya Muzakki dituntut delapan tahun penjara dalam kasus dugaan perintangan penegakan hukum pada sejumlah perkara korupsi. Tuntutan tersebut dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (18/2/2026). Selain Tian dan Adhiya, […]

  • Rupiah Menguat Tipis Jadi Rp17.280

    Rupiah Menguat Tipis Jadi Rp17.280

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menguat tipis pagi ini. Pergerakan rupiah terhadap kurs dolar AS ini masih dipengaruhi ketidakpastian potensi kesepakatan damai antara Amerika Serikat dan Iran. Mengutip dari Antara, Jumat (24/4/2026) nilai tukar rupiah terhadap dolar AS naik enam poin atau 0,03 persen menjadi Rp17.280 per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level Rp17.286 […]

  • Harga Emas di Pegadaian Tambah Mahal, Simak Daftar Terbaru di Sini

    Harga Emas di Pegadaian Tambah Mahal, Simak Daftar Terbaru di Sini

    • calendar_month Rabu, 1 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian hari ini, Rabu (1/4/2026), naik. Baik itu harga untuk logam mulia UBS maupun Galeri24, masing-masing dibanderol Rp2.857.000 dan Rp2.844.000 per gram. Sebagai perbandingan, harga emas pada Selasa (31/3/2026) lalu tercatat Rp2.846.000 untuk UBS dan Rp2.833.000 untuk Galeri24. Harga emas di Pegadaian sewaktu-waktu bisa berubah. Untuk Galeri24 dijual dengan kuantitas […]

  • Dirut dan Komisaris Utama Narada AM Jadi Tersangka Kasus Dugaan Goreng Saham

    Dirut dan Komisaris Utama Narada AM Jadi Tersangka Kasus Dugaan Goreng Saham

    • calendar_month Rabu, 4 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bareskrim Polri menetapkan Direktur Utama dan Komisaris Utama PT Narada Asset Manajemen sebagai tersangka dalam perkara dugaan manipulasi pasar modal atau praktik goreng saham. Kasus ini terkait dugaan insider trading dan perdagangan semu yang menciptakan distorsi harga saham. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak mengatakan, penyidik menemukan indikasi […]

expand_less