Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Kurangi Ketergantungan pada China, Trump Teken Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara ASEAN

Kurangi Ketergantungan pada China, Trump Teken Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara ASEAN

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani kesepakatan perdagangan dan mineral penting dengan empat negara Asia Tenggara dalam rangkaian KTT ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/10). Langkah ini menjadi bagian dari upaya Washington untuk mengurangi ketergantungan rantai pasokan terhadap China, terutama di sektor tanah jarang dan mineral penting yang menjadi bahan utama chip semikonduktor, kendaraan listrik, hingga peralatan militer.

Kesepakatan tersebut mencakup perjanjian dagang timbal balik dengan Malaysia dan Kamboja, serta pakta kerangka kerja perdagangan dengan Thailand untuk menghapus hambatan tarif dan non-tarif.
Selain itu, Vietnam juga menandatangani kerangka kerja serupa dengan komitmen untuk meningkatkan pembelian produk AS, setelah mencatat surplus perdagangan USD 123 miliar pada tahun lalu.

Dalam pernyataan resmi Gedung Putih, AS akan mempertahankan tarif 19 persen terhadap tiga negara tersebut namun menghapus pungutan menjadi nol persen untuk sejumlah produk strategis.
Sementara itu, Vietnam yang selama ini dikenakan tarif 20 persen akan mendapatkan penurunan tarif secara bertahap sebagai bagian dari kesepakatan baru.

Trump juga menandatangani dua perjanjian terpisah dengan Thailand dan Malaysia untuk memperkuat kerja sama dalam rantai pasok mineral penting, di tengah rivalitas geopolitik yang meningkat antara AS dan China.

Sebelumnya, China diketahui tengah bernegosiasi dengan pemerintah Malaysia melalui Khazanah Nasional untuk mendirikan kilang pemrosesan tanah jarang di wilayah tersebut.
Namun, dalam perjanjian baru ini, Malaysia berkomitmen tidak akan melarang atau membatasi ekspor mineral penting ke AS, meskipun belum dijelaskan apakah hal itu mencakup tanah jarang mentah atau olahan.

Malaysia sendiri memiliki deposit tanah jarang sekitar 16,1 juta ton dan sebelumnya sempat melarang ekspor mentah guna mengembangkan industri hilir domestiknya.

Keempat negara Asia Tenggara itu sepakat untuk menghapus hambatan tarif dan memberikan akses pasar istimewa bagi produk AS, termasuk di sektor digital, layanan, dan investasi.
Negara-negara tersebut juga berjanji memperkuat perlindungan lingkungan dan hak buruh sebagai bagian dari komitmen dagang berkelanjutan.

Thailand, Malaysia, dan Vietnam turut menyetujui penggunaan standar keselamatan dan emisi kendaraan bermotor AS.
Malaysia juga akan menyederhanakan sertifikasi halal untuk produk kosmetik dan farmasi asal AS, sekaligus memperoleh pengecualian tarif untuk komoditas seperti minyak sawit, kakao, dan karet.

Sementara itu, Thailand mengonfirmasi akan menghapus hambatan tarif hingga 99 persen barang impor AS serta melonggarkan kepemilikan asing di sektor telekomunikasi.
Negara itu juga akan membeli 80 pesawat AS senilai USD 18,8 miliar, serta produk energi dan pertanian senilai lebih dari USD 8 miliar per tahun.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Catatnya, Ini Harapan Menteri PKP Terhadap Pengembang di Daerah

    Catatnya, Ini Harapan Menteri PKP Terhadap Pengembang di Daerah

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) terus mendorong tumbuhnya pengembang yang berkualitas di daerah untuk membuka lapangan pekerjaan. “Saya ingin terus menumbuhkan semakin banyak pengembang-pengembang yang berkualitas di daerah, supaya membuka lapangan pekerjaan,” ujar Ara dikutip dari Antara, Rabu (8/10/2025). Dia juga menyampaikan apresiasinya kepada pemerintah daerah karena sudah menjalankan […]

  • Lonjakkan Harga 824%, BEI Suspensi Perdagangan Saham INET untuk Cooling Down

    Lonjakkan Harga 824%, BEI Suspensi Perdagangan Saham INET untuk Cooling Down

    • calendar_month Selasa, 25 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) menyusul lonjakan harga yang sangat tinggi dalam beberapa waktu terakhir. Suspensi ini mulai berlaku pada sesi I perdagangan Selasa (25/11/2025), sebagaimana mengacu pada Pengumuman Bursa Peng-SPT-00366/BEI.WAS/11-2025. Langkah penghentian sementara tersebut dilakukan sebagai bagian dari mekanisme cooling down untuk […]

  • Anak Penderita Epilepsi Rentan Alami Depresi dan Cemas, Kenali Gejalanya Sejak Dini

    Anak Penderita Epilepsi Rentan Alami Depresi dan Cemas, Kenali Gejalanya Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Epilepsi pada anak tidak hanya berkaitan dengan kejang, tetapi juga bisa berdampak pada kondisi psikologis. Gangguan seperti depresi dan kecemasan kerap muncul dan perlu dikenali sejak dini oleh orangtua, guru, maupun tenaga medis. Sejumlah penelitian menunjukkan, anak dengan epilepsi memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan mental. Bahkan, dalam studi di Denmark, penyandang epilepsi […]

  • 1 Gram UBS dan Galeri24  Dipatok Segini, Buruan!

    1 Gram UBS dan Galeri24 Dipatok Segini, Buruan!

    • calendar_month Senin, 5 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas dari dua jenama terkemuka, Galeri24 dan UBS, menunjukkan stabil dan tidak ada perubahan dibanding kemarin. Masih kompak stabil tersebut dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Senin (5/1/2026). Harga jual emas Galeri24 masih tetap berada di angka Rp2.522.000 per gram. Sementara itu, harga emas UBS juga stagnan dengan berada di angka Rp2.559.000. […]

  • Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Hari Ini kompak naik

    Harga emas UBS-Galeri24 di Pegadaian Hari Ini kompak naik

    • calendar_month Jumat, 12 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kembali harga emas UBS dan Galeri24 di Pegadaian kompak naik. Pada perdagangan hari ini, Jumat (12/12/2025), harga jual emas Galeri24 menjadi Rp2.459.000 dari sebelumnya Rp2.446.000 per gram. Begitu pula emas UBS menjadi Rp2.498.000 dari semula dibanderol dengan harga Rp2.482.000 per gram. Untuk emas UBS naik Rp16.000 dibandingkan dengan hari sebelumnya. Sementara emas Galeri24 […]

  • Harga Emas di Pegadaian Naik, Beli atau Jual?

    Harga Emas di Pegadaian Naik, Beli atau Jual?

    • calendar_month Selasa, 31 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang dijual Pegadaian mengalami kenaikan hari ini. Baik itu emas UBS maupun Galeri24, dengan nilai kenaikan yang sama. Berdasarkan data dari laman Sahabat Pegadaian, Selasa (31/3/2026), harga emas UBS naik sebesar Rp27.000 dari Rp2.819.000 menjadi Rp2.846.000 per gram. Sedangkan Galeri24 naik Rp27.000 menjadi Rp2.833.000 dari sebelumnya Rp2.806.000 per gram. Pegadaian sendiri […]

expand_less