Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Kurangi Ketergantungan pada China, Trump Teken Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara ASEAN

Kurangi Ketergantungan pada China, Trump Teken Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara ASEAN

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani kesepakatan perdagangan dan mineral penting dengan empat negara Asia Tenggara dalam rangkaian KTT ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/10). Langkah ini menjadi bagian dari upaya Washington untuk mengurangi ketergantungan rantai pasokan terhadap China, terutama di sektor tanah jarang dan mineral penting yang menjadi bahan utama chip semikonduktor, kendaraan listrik, hingga peralatan militer.

Kesepakatan tersebut mencakup perjanjian dagang timbal balik dengan Malaysia dan Kamboja, serta pakta kerangka kerja perdagangan dengan Thailand untuk menghapus hambatan tarif dan non-tarif.
Selain itu, Vietnam juga menandatangani kerangka kerja serupa dengan komitmen untuk meningkatkan pembelian produk AS, setelah mencatat surplus perdagangan USD 123 miliar pada tahun lalu.

Dalam pernyataan resmi Gedung Putih, AS akan mempertahankan tarif 19 persen terhadap tiga negara tersebut namun menghapus pungutan menjadi nol persen untuk sejumlah produk strategis.
Sementara itu, Vietnam yang selama ini dikenakan tarif 20 persen akan mendapatkan penurunan tarif secara bertahap sebagai bagian dari kesepakatan baru.

Trump juga menandatangani dua perjanjian terpisah dengan Thailand dan Malaysia untuk memperkuat kerja sama dalam rantai pasok mineral penting, di tengah rivalitas geopolitik yang meningkat antara AS dan China.

Sebelumnya, China diketahui tengah bernegosiasi dengan pemerintah Malaysia melalui Khazanah Nasional untuk mendirikan kilang pemrosesan tanah jarang di wilayah tersebut.
Namun, dalam perjanjian baru ini, Malaysia berkomitmen tidak akan melarang atau membatasi ekspor mineral penting ke AS, meskipun belum dijelaskan apakah hal itu mencakup tanah jarang mentah atau olahan.

Malaysia sendiri memiliki deposit tanah jarang sekitar 16,1 juta ton dan sebelumnya sempat melarang ekspor mentah guna mengembangkan industri hilir domestiknya.

Keempat negara Asia Tenggara itu sepakat untuk menghapus hambatan tarif dan memberikan akses pasar istimewa bagi produk AS, termasuk di sektor digital, layanan, dan investasi.
Negara-negara tersebut juga berjanji memperkuat perlindungan lingkungan dan hak buruh sebagai bagian dari komitmen dagang berkelanjutan.

Thailand, Malaysia, dan Vietnam turut menyetujui penggunaan standar keselamatan dan emisi kendaraan bermotor AS.
Malaysia juga akan menyederhanakan sertifikasi halal untuk produk kosmetik dan farmasi asal AS, sekaligus memperoleh pengecualian tarif untuk komoditas seperti minyak sawit, kakao, dan karet.

Sementara itu, Thailand mengonfirmasi akan menghapus hambatan tarif hingga 99 persen barang impor AS serta melonggarkan kepemilikan asing di sektor telekomunikasi.
Negara itu juga akan membeli 80 pesawat AS senilai USD 18,8 miliar, serta produk energi dan pertanian senilai lebih dari USD 8 miliar per tahun.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Jambi Maulana Tinjau Lokasi Kebakaran di Solok Sipin

    Wali Kota Jambi Maulana Tinjau Lokasi Kebakaran di Solok Sipin

    • calendar_month Rabu, 4 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Kota Jambi bergerak cepat memberikan bantuan tanggap darurat kepada warga yang menjadi korban kebakaran di Jalan Slamet Riyadi, Lorong Skip 2, RT 20, Kelurahan Solok Sipin, Kecamatan Danau Sipin, Rabu (4/3/2026). Wali Kota Jambi Maulana turun langsung meninjau lokasi kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada para korban yang terdampak musibah tersebut. Berdasarkan data […]

  • Harga Perak Naik Terus Kini Menjadi Rp35.525 per Gram

    Harga Perak Naik Terus Kini Menjadi Rp35.525 per Gram

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak Antam melanjutkan penguatannya pada awal perdagangan hari ini, Senin (1/12/2025). Sekarang ini harga perak Antam naik Rp300 menjadi Rp35.525 per gram. Sebelumnya, perak Antam pada Sabtu (29/11/2025) naik drastis Rp1.600 menjadi Rp 35.225 per gram. Harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 9.281.250, dengan harga yang […]

  • Layanan Kereta Api di Sumut dan Sumbar Kembali Normal Usai Banjir

    Layanan Kereta Api di Sumut dan Sumbar Kembali Normal Usai Banjir

    • calendar_month Rabu, 10 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyatakan seluruh layanan kereta api di Sumatera Utara dan Sumatera Barat sudah kembali beroperasi secara normal setelah sempat terdampak banjir dan cuaca ekstrem pada akhir November 2025. Sejumlah jalur yang sebelumnya mengalami gangguan kini telah dinyatakan aman dan dapat digunakan kembali untuk perjalanan penumpang maupun angkutan barang. Jalur […]

  • BANK Ditunjuk BPKH Jadi Penerima Setoran Haji

    BANK Ditunjuk BPKH Jadi Penerima Setoran Haji

    • calendar_month Kamis, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Aladin Syariah Tbk (BANK) resmi ditetapkan oleh Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) sebagai Bank Penerima Setoran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPS BPIH). Melalui penunjukan ini, BANK memperkuat perannya dalam menghadirkan layanan haji yang lebih modern dan dekat dengan kebutuhan generasi muda yang kini mulai sadar pentingnya merencanakan haji sejak dini. Penunjukkan […]

  • Jejak Panjang Aqua di Pasar Saham Indonesia

    Jejak Panjang Aqua di Pasar Saham Indonesia

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Merek air minum dalam kemasan (AMDK) legendaris AQUA memiliki sejarah panjang di dunia industri dan pasar modal Indonesia. Didirikan oleh Tirto Utomo pada 1973, Aqua menjadi pelopor AMDK pertama di Tanah Air sebelum akhirnya menjadi bagian dari raksasa multinasional asal Prancis, Danone. Kini, setelah lebih dari lima dekade, perjalanan Aqua di pasar saham […]

  • Nasabah UMKM Bank Nagari Paling Terdampak Bencana

    Nasabah UMKM Bank Nagari Paling Terdampak Bencana

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Nagari menjadi salah satu bank yang terdampak langsung oleh bencana banjir di Sumatera Barat. Di tengah kondisi tersebut, bank mulai memetakan dampak banjir, nasabah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi kelompok yang paling terdampak. Pemetaan awal dilakukan terhadap dampak operasional dan debitur, sembari menyiapkan langkah mitigasi risiko untuk mengantisipasi potensi […]

expand_less