Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Perbankan » Nasabah UMKM Bank Nagari Paling Terdampak Bencana

Nasabah UMKM Bank Nagari Paling Terdampak Bencana

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 8 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Bank Nagari menjadi salah satu bank yang terdampak langsung oleh bencana banjir di Sumatera Barat. Di tengah kondisi tersebut, bank mulai memetakan dampak banjir, nasabah usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi kelompok yang paling terdampak.

Pemetaan awal dilakukan terhadap dampak operasional dan debitur, sembari menyiapkan langkah mitigasi risiko untuk mengantisipasi potensi kenaikan kredit bermasalah (non performing loan/NPL). Bencana yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera Barat tidak hanya merusak infrastruktur dan permukiman, tetapi juga menghantam aktivitas usaha masyarakat.

Direktur Utama Bank Nagari Gusti Candra mengungkapkan, akibat bencana, nasabah terdampak, baik usaha nasabah, tempat tinggal, dan jalan akses atau transportasi untuk kegiatan usaha.

“Dari 1.314 nasabah yang terdampak di Bank Nagari konvensional, mayoritas adalah nasabah yang bergerak di sektor UMKM (pertanian, perdagangan, industri kecil dan jasa-jasa) dan juga para pegawai pemerintah dan perusahaan serta sektor perumahan,” tutur Gusti dikutip Investor Daily, Senin (8/12/2025).

Sementara itu, pada Unit Usaha Syariah (UUS) Bank Nagari, nasabah terdampak sebanyak 232 nasabah dengan mayoritas di sektor perdagangan skala mikro dan kecil. Gusti menyampaikan bahwa Bank Nagari telah mengaktifkan pemetaan dan identifikasi terhadap seluruh debitur terdampak, baik langsung maupun tidak langsung. Bank juga terus memantau risiko kenaikan NPL seiring terganggunya kemampuan bayar nasabah.

Untuk kebijakan restrukturisasi kredit, Bank Nagari masih mengacu pada POJK Nomor 40/POJK.03/2019 tentang Kualitas Aset Bank Umum, sembari menunggu arahan lebih lanjut dari OJK terkait stimulus khusus bencana alam.

“Bank Nagari terus melakukan koordinasi dengan pihak OJK sembari menunggu arahan dan kebijakan terhadap kondisi bencana alam dimaksud,” tutur Gusti.

Adapun, Bank Nagari juga mengaku telah menerima surat dari OJK mengenai relaksasi pelaporan bank. Pihaknya juga turut mengapresiasi kebijakan tersebut.

“Kami menerima surat tersebut dan mengucapkan terimakasih atas attensi dan respon OJK dengan memberikan relaksasi penyesuaian batas waktu laporan BUK, BUS, dan UUS,” kata dia.

Sebelumnya, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan, sebagai langkah cepat OJK, pada 4 Desember 2025 telah menerbitkan surat kepada seluruh direksi bank (baik Bank Umum, UUS maupun BPR/S) yang berkantor pusat di Provinsi Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat mengenai penyesuaian batas waktu laporan bank sehubungan dengan keadaan kahar.

“Hal ini merelaksasi batas waktu pelaporan bagi bank yang semula disampaikan pada awal Desember menjadi penyampaian pada akhir Desember dengan tanggal penyampaian laporan yang telah ditentukan dalam surat,” kata Dian kepada Investor Daily.

Di sisi lain, Anggota Dewan Komisioner Bidang Program Penjaminan Polis LPS, Ferdinan D. Purba menambahkan, berdasarkan pengalaman pada saat bencana alam memang berdampak pada pemburukan kualitas aset perbankan, terutama BPD dan BPR yang skalanya kecil. Seperti debitur yang awalnya lancar menjadi mulai macet karena terdampak bencana, hal ini logis tetapi sebesar apa dampaknya untuk individual bank akan berbeda-beda, namun secara industri tidak terlalu tinggi.

“Pasti ada pengaruh terutama dari sisi aset, tentu bagi LPS kami akan sangat-sangat tergantung kerja sama dengan OJK, harus segera ketemu utamanya BPR untuk tentukan kalau bisa lebih awal terlibat lebih bagus untuk menghindarkan bank tersebut dari kegagalan,” beber Purba.(*)

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rupiah Bangkit di Awal Pekan, Menguat ke Rp17.696 per Dolar AS

    Rupiah Bangkit di Awal Pekan, Menguat ke Rp17.696 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah membuka perdagangan awal pekan dengan tren positif. Pada perdagangan Senin (25/5/2026) pagi, mata uang Garuda tercatat bergerak menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah menguat sebesar 21 poin atau 0,12 persen ke posisi Rp17.696 per dolar AS. Angka tersebut lebih baik dibandingkan posisi penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level […]

  • Harga Emas Antam Lebih Murah Hari Ini, Cek Rinciannya Disini

    Harga Emas Antam Lebih Murah Hari Ini, Cek Rinciannya Disini

    • calendar_month Senin, 6 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam hari ini terpukul telak. Kini harga satu gram emas Antam dibanderol Rp2.831.000. Berdasarkan data terbaru dari laman logammulia.com, Senin (6/4/2026), harga emas Antam mengalami penurunan signifikan sebesar Rp26.000 menjadi Rp2.831.000 per gram. Lebih murah dibandingkan perdagangan sebelumnya yang dipatok Rp2.857.000 per gram. Sementara itu, harga buyback emas Antam hari ini […]

  • Bea Cukai Diguncang, Purbaya Siap Ganti Semua Pejabat Selain Dirjen

    Bea Cukai Diguncang, Purbaya Siap Ganti Semua Pejabat Selain Dirjen

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyiapkan langkah tegas dengan merombak besar-besaran jajaran Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Kebijakan ini menyasar seluruh pejabat Bea Cukai di pelabuhan, kecuali Direktur Jenderal. Purbaya menegaskan, perombakan tersebut akan dilakukan dalam waktu dekat sebagai bentuk terapi kejut untuk memperbaiki kinerja institusi pengawal penerimaan negara itu. “Semua pejabat […]

  • Emiten Portofolio Lo Kheng Hong, ABMM Fokus Ekspansi Tambang di Aceh dan Kalteng

    Emiten Portofolio Lo Kheng Hong, ABMM Fokus Ekspansi Tambang di Aceh dan Kalteng

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Emiten holding investasi, PT ABM Investama Tbk (ABMM), menyiapkan strategi ekspansi agresif pada 2026 meskipun kinerja keuangan perseroan mengalami penurunan sepanjang 2025. Berdasarkan laporan keuangan, laba bersih ABMM tercatat sebesar US$70,61 juta atau merosot 49,33% dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai US$139,36 juta. Penurunan ini juga diikuti oleh pendapatan yang turun 13,50% secara tahunan […]

  • Daya Beli Masyarakat Jambi 2026: Naik atau Turun? Ini Datanya

    Daya Beli Masyarakat Jambi 2026: Naik atau Turun? Ini Datanya

    • calendar_month Selasa, 4 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah indikator ekonomi menunjukkan kondisi daya beli masyarakat Jambi masih relatif terjaga. Namun, tekanan biaya hidup, pasar kerja dan harga kebutuhan pokok membuat ruang belanja rumah tangga tetap perlu mendapat perhatian. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jambi pada Februari 2026 sebesar 3,99 persen, turun 0,50 poin persentase […]

  • Rupiah Makin Perkasa! Tembus Rp17.718 per Dolar AS, Menguat Lagi

    Rupiah Makin Perkasa! Tembus Rp17.718 per Dolar AS, Menguat Lagi

    • calendar_month Jumat, 28 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah menunjukkan keperkasaannya. Setelah mengalami penguatan sebelumnya, kini mata uang Indonesia kembali melanjutkan tren penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Jumat (28/8/2026). Mengutip Antara, rupiah hari ini berada di level Rp17.718 per dolar AS. Posisi tersebut menguat 26 poin atau 0,15 persen dibandingkan penutupan sebelumnya yang berada di level […]

expand_less