Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Banjir Besar Sumatra 2025 Berpotensi Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Banjir Besar Sumatra 2025 Berpotensi Pangkas Pertumbuhan Ekonomi Nasional

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Kam, 4 Des 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Banjir bandang dan tanah longsor yang melanda Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) sejak pekan lalu dipastikan memberi tekanan berat terhadap perekonomian nasional pada kuartal IV 2025. Sekitar 50 kabupaten/kota terdampak parah, dengan ribuan rumah rusak dan aktivitas ekonomi lumpuh total.

Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per Selasa (2/12) mencatat 712 orang meninggal dunia dan 507 orang masih hilang. Korban jiwa tersebar di Aceh sebanyak 218 orang, Sumut 301 orang, dan Sumbar 193 orang. Lembaga riset Celios memperkirakan kerugian ekonomi mencapai Rp68,67 triliun akibat hancurnya properti, infrastruktur, dan terhentinya rantai produksi.

Ekonom INDEF M. Rizal Taufikurahman menyebut bencana besar di tiga provinsi Sumatra ini membuat target optimistis pemerintah untuk mencapai pertumbuhan 5,6–5,7 persen pada kuartal IV 2025 menjadi sulit tercapai.

“Aktivitas produksi terhenti, mobilitas logistik terputus, dan pendapatan rumah tangga anjlok,” ujarnya.

Meski demikian, Rizal menilai dampaknya bersifat gangguan sementara dan tidak mengubah arah fundamental ekonomi RI. Namun, ia menegaskan kecepatan respons pemerintah menjadi faktor penentu tingkat koreksi pertumbuhan.

Ekonom Bright Institute Muhammad Andri Perdana memperkirakan bencana ini berpotensi menghilangkan 0,6 persen pertumbuhan ekonomi riil pada kuartal IV 2025. Andri mengingatkan bahwa PDB tidak bisa mencerminkan nilai kerusakan bangunan atau aset yang sebelumnya dihitung sebagai pertumbuhan ekonomi.

“Angka pertumbuhan bisa terlihat aman, padahal dampak kemanusiaan dan ekonomi jangka panjangnya jauh lebih besar,” tegasnya.

Pengamat Ekonomi Universitas Andalas Syafruddin Karimi menegaskan pemerintah harus berani menyesuaikan proyeksi ekonomi dan memprioritaskan:

  • percepatan belanja rekonstruksi,
  • program padat karya,
  • bantuan tunai terarah,
  • pelonggaran defisit anggaran.

Ia juga menekankan perlunya koordinasi erat dengan Bank Indonesia agar likuiditas terjaga, serta restrukturisasi kredit untuk warga terdampak. Para ekonom sepakat bahwa bencana tahun ini harus menjadi momentum perbaikan tata ruang dan penataan ulang wilayah hulu. Rekonstruksi juga harus memakai standar ketahanan bencana agar tidak mengulang siklus kerusakan yang sama.

Syafruddin menekankan bahwa korban bencana memerlukan lebih dari sekadar bantuan logistik.

“Mereka butuh dukungan modal kerja, restrukturisasi kredit, dan bantuan tunai bersyarat agar dapat kembali produktif,” ujarnya.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memastikan anggaran BNPB masih tersedia sekitar Rp500 miliar. Pemerintah juga siap menambah dana melalui skema Anggaran Belanja Tambahan jika dibutuhkan.

“Kalau BNPB butuh, kita proses. Dana darurat ada,” tutur Purbaya.

Sebelum bencana terjadi, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 5,6–5,7 persen pada kuartal IV 2025, ditopang berbagai stimulus termasuk BLT Kesra untuk 35 juta keluarga.

  • Penulis: syaiful amri

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Pemerintah Pastikan Akan Menanggung Upah Peserta Magang Nasional Selama 6 Bulan

    Pemerintah Pastikan Akan Menanggung Upah Peserta Magang Nasional Selama 6 Bulan

    • calendar_month Sel, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor memastikan bahwa pemerintah akan menanggung penuh biaya upah peserta magang nasional selama enam bulan. Kebijakan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memperkuat transisi tenaga kerja muda ke dunia industri, sekaligus mendorong peningkatan kompetensi lulusan baru. Afriansyah menjelaskan, peserta program Magang Nasional akan menerima insentif setara upah […]

  • Ini Cara Mengecek Notaris dan PPAT Bodong atau Tidak

    Ini Cara Mengecek Notaris dan PPAT Bodong atau Tidak

    • calendar_month Sel, 23 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mayoritas masyarakat berpikir notaris maupun Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT) adalah satu profesi yang sama. Memang, keduanya berhubungan dengan pembuatan akta pertanahan, namun memiliki perbedaan dari tugas maupun wewenangnya. PPAT merupakan pejabat umum yang secara khusus diberi kewenangan membuat akta otentik mengenai perbuatan hukum tertentu yang berkaitan dengan tanah dan bangunan. Dasar hukumnya […]

  • Festival PSP 26th: PT PSP Rayakan 26 Tahun dengan Semangat Investasi dan Kehidupan Sehat di Jambi

    Festival PSP 26th: PT PSP Rayakan 26 Tahun dengan Semangat Investasi dan Kehidupan Sehat di Jambi

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT. PSP, perusahaan pengembang properti terkemuka di Jambi, akan menggelar perayaan hari jadi ke-26 melalui rangkaian kegiatan bertajuk “Festival PSP 26th: Good Investment, Good Life.” Festival ini menjadi simbol perjalanan panjang PT. PSP sejak berdiri pada tahun 1999, sekaligus wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap masyarakat dan lingkungan. Kegiatan akan berlangsung sepanjang bulan November […]

  • Emas Antam Terpangkas Lagi, Dibanderol Rp2.406.000 per Gram

    Emas Antam Terpangkas Lagi, Dibanderol Rp2.406.000 per Gram

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terpangkas lagi hari ini, Kamis (4/12/2025). Kali ini penurunannya sebesar Rp6.000 sehingga harga emas Antam per gramnya menjadi Rp2.406.000. Emas Antam paling murah kini dibanderol Rp1,25 juta. Sedangkan emas Antam paling mahal dihargai Rp2,34 miliar. Adanya penurunan harga membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut turun menjadi Rp2.267.000 per […]

  • Rupiah Dibuka Bertenaga ke Posisi Rp16.665 per Dolar AS

    Rupiah Dibuka Bertenaga ke Posisi Rp16.665 per Dolar AS

    • calendar_month Rab, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pembukaan perdagangan hari ini, Rabu (17/12/2025), bergerak menguat. Rupiah menguat 26 poin atau 0,16 persen menjadi Rp16.665 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.691 per dolar AS. Sama seperti rupiah, sejumlah mata uang di Asia mengalami penguatan.  Peso Filipina menjadi mata uang dengan penguatan terbesar […]

  • Mengenal Rio Christiawan, Pendiri PUM yang Dorong Reforestasi & Perdagangan Karbon

    Mengenal Rio Christiawan, Pendiri PUM yang Dorong Reforestasi & Perdagangan Karbon

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rio Christiawan, Co-Founder sekaligus CEO Pagatan Usaha Makmur (PUM), tengah menjadi sorotan berkat perannya dalam mengembangkan ekonomi hijau dan perdagangan karbon di Indonesia. Melalui pendekatan reforestasi dan nature-based solutions, Rio dinilai sukses membawa PUM menjadi perusahaan yang berfokus pada restorasi ekosistem dan pengurangan emisi karbon. Keyakinan Rio terhadap potensi pasar karbon semakin kuat […]

expand_less