Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Awal Pekan, Rupiah Terkoreksi 20 Poin Menjadi Rp16.590 per Dolar AS

Awal Pekan, Rupiah Terkoreksi 20 Poin Menjadi Rp16.590 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Sen, 13 Okt 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah pada pembukaan perdagangan awal pekan ini, Senin (13/10/2025), terkoreksi. Rupiah turun ke level Rp16.590 per dolar AS.

Dikutip dari Antara, rupiah melemah sebesar 20 poin atau 0,07% menjadi Rp16.590 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.570 per dolar AS.

Analis mata uang Doo Financial Futures Lukman Leong mengatakan nilai tukar (kurs) rupiah melemah karena kekhawatiran eskalasi perang dagang China-Amerika Serikat (AS).

“Dolar indeks sendiri turun cukup besar setelah Trump (Presiden AS Donald Trump) mengancam akan menambahkan tarif sebesar 100 persen kepada China, namun mata uang yang sensitif dengan tarif dan ekonomi China seperti rupiah dan mata uang EM (Emerging Market) lainnya berpotensi lebih tertekan,” ujarnya.

Mengutip Anadolu, Trump berjanji mengenakan tarif baru sebesar 100 persen terhadap barang-barang China dan membatasi ekspor “perangkat lunak penting” setelah Beijing mengumumkan pembatasan ekspor mineral tanah jarang.

AS menargetkan penerapan tarif tersebut sejak 1 November 2025 atau lebih cepat, tergantung tindakan atau perubahan lebih lanjut yang diambil oleh China.

Trump sebelumnya mengecam pengumuman Beijing, dengan mengatakan bahwa saat ini “tidak ada alasan” untuk menindaklanjuti rencana pertemuan dengan Presiden China Xi Jinping di sela-sela KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Korea Selatan akhir bulan ini.

Menurut Lukman, perang dagang yang berlangsung antara AS dengan China akan memberikan ancaman terhadap dolar, terutama mata uang regional Asia yang sangat tergantung terhadap China dalam hal ekonomi.

“(Kebijakan tarif) menurut dia (Trump) demi kejayaan negara AS – MAGA (Make America Great Again). Namun, menurut saya kebijakannya justru setback (kemunduran),” ujar dia.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Patok Serapan Anggaran 96 Persen Tahun 2025, Kementerian PKP: Sudah 75,5 Persen

    Patok Serapan Anggaran 96 Persen Tahun 2025, Kementerian PKP: Sudah 75,5 Persen

    • calendar_month Jum, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) mematok serapan pagu anggaran tahun anggaran (TA) 2025 mencapai 96 persen. Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian PKP Didyk Choiroel mencatat realisasi serapan anggaran kementerian telah mencapai Rp 3,98 triliun atau 75,5 persen dari total pagu TA 2025 sebesar Rp 5,27 triliun per 13 November 2025. “Kita sudah 75,5 […]

  • Emas Antam Terpangkas Lagi, Dibanderol Rp2.406.000 per Gram

    Emas Antam Terpangkas Lagi, Dibanderol Rp2.406.000 per Gram

    • calendar_month Kam, 4 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam terpangkas lagi hari ini, Kamis (4/12/2025). Kali ini penurunannya sebesar Rp6.000 sehingga harga emas Antam per gramnya menjadi Rp2.406.000. Emas Antam paling murah kini dibanderol Rp1,25 juta. Sedangkan emas Antam paling mahal dihargai Rp2,34 miliar. Adanya penurunan harga membuat harga beli kembali (buyback) emas Antam ikut turun menjadi Rp2.267.000 per […]

  • Rupiah Terpuruk, Perajin Tahu Tempe Khawatir Harga Kedelai Tembus Rp12.000

    Rupiah Terpuruk, Perajin Tahu Tempe Khawatir Harga Kedelai Tembus Rp12.000

    • calendar_month Sen, 26 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS mulai dirasakan langsung oleh pelaku industri tahu dan tempe. Harga kedelai impor terus mengalami kenaikan dan kini berada di kisaran Rp9.000 hingga Rp10.000 per kilogram, memicu kekhawatiran akan keberlangsungan usaha perajin kecil. Berdasarkan pantauan di sentra industri tahu tempe Cibuntu, Kota Bandung, harga kedelai impor naik […]

  • BRI dan Danantara Serahkan 600 Huntara untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

    BRI dan Danantara Serahkan 600 Huntara untuk Warga Terdampak Bencana Aceh Tamiang

    • calendar_month Sen, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – BRI bersama Danantara Indonesia resmi menyalurkan 600 unit Hunian Darurat (Huntara) bagi warga terdampak bencana di Kampung Simpang Empat, Kecamatan Karang Baru, Aceh Tamiang. Penyerahan Huntara dilakukan oleh Managing Director Danantara, Rohan Hafas, dan disaksikan Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya, serta sejumlah pejabat BUMN. Setiap unit Huntara dibangun sesuai standar hunian darurat, […]

  • Pengangguran Lulusan SMK Tertinggi, BPS Catat 8,45 Persen pada November 2025

    Pengangguran Lulusan SMK Tertinggi, BPS Catat 8,45 Persen pada November 2025

    • calendar_month Kam, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah pengangguran di Indonesia mencapai 7,35 juta orang pada November 2025. Angka tersebut menurun dibandingkan Agustus 2025 yang sebesar 7,46 juta orang. Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikan, dari total 155,27 juta angkatan kerja, sebanyak 147,91 juta orang telah bekerja, sementara sisanya belum terserap pasar tenaga kerja. “Angkatan […]

  • 12 Ide Jualan Ramadhan Modal Rp200 Ribu, Laris dan Untung Besar

    12 Ide Jualan Ramadhan Modal Rp200 Ribu, Laris dan Untung Besar

    • calendar_month Kam, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bulan Ramadhan selalu menghadirkan peluang usaha musiman yang menjanjikan. Dengan modal relatif kecil, sekitar Rp200.000, masyarakat sudah bisa memulai bisnis takjil dan makanan berbuka yang berpotensi laris manis. Meningkatnya kebutuhan makanan dan minuman saat menjelang berbuka puasa membuat perputaran uang cenderung cepat. Kuncinya terletak pada pemilihan produk yang diminati, harga terjangkau, serta strategi […]

expand_less