Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » IHSG Berpotensi Naik, Ini Pilihan Sahamnya

IHSG Berpotensi Naik, Ini Pilihan Sahamnya

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan hari ini, Selasa (9/12/2025), meski tetap membuka peluang koreksi minor ke kisaran 8.565–8.680. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG menguat 0,90 persen ke level 8.710 disertai volume pembelian yang meningkat.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menilai IHSG masih tertahan oleh area resistance dan fibo cluster. Menurut dia, apabila indeks mampu menembus area tersebut maka berpotensi menuju level 8.737–8.768 pada sesi perdagangan selanjutnya.

“Namun demikian, tidak menutup kemungkinan adanya koreksi minor ke rentang area 8.565–8.680,” kata Herditya dalam catatan risetnya. Ia juga menyebut IHSG memiliki level support di 8.617–8.592 dan resistance di 8.769–8.809.

Sementara itu, riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG dapat menguat terbatas dengan rentang support dan resistance di kisaran 8.620–8.880 seiring masih adanya sentimen positif pasar dan harapan stabilitas ekonomi global.

ADMR, INCO, KLBF hingga MDKA Masuk Radar

Untuk perdagangan hari ini, Herditya menyarankan investor memperhatikan saham-saham sektor pertambangan dan kesehatan yang dinilai berpotensi positif dalam jangka pendek. Sejumlah saham pilihan di antaranya PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) serta PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Sedangkan Pilarmas Investindo Sekuritas memberikan rekomendasi saham lain meliputi PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) untuk dicermati investor.

ADMR – Spec Buy

Saham ADMR tercatat menguat signifikan 12,02 persen ke level 1.445 dengan volume pembelian meningkat. Menurut analis, posisi ADMR saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [v] dari wave C.

  • Spec Buy: 1.365–1.420
  • Target price: 1.500–1.656
  • Stop loss: di bawah 1.325

INCO – Buy On Weakness

Saham INCO naik 2,57 persen ke 3.990 dengan volume meningkat meski masih tertahan MA20. Analisis teknikal memperkirakan posisi INCO memasuki awal wave [c] dari B.

  • Buy on Weakness: 3.910–3.960
  • Target price: 4.060–4.170
  • Stop loss: di bawah 3.850
  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Yuk! Kenali Penyakit Umum Mobil Tua dan Cara Mencegahnya

    Yuk! Kenali Penyakit Umum Mobil Tua dan Cara Mencegahnya

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Mobil dengan usia di atas 10 tahun bisa dikatakan sebagai mobil tua. Pada kondisi tersebut, umumnya garansi dari pabrikan sudah usai sehingga dikhawatirkan muncul berbagai penyakit umum karena usia pemakaian. Istilah “penyakit mobil tua” mengacu pada berbagai kerusakan atau penurunan performa yang umum terjadi karena usia kendaraan. Meski bisa tetap handal jika dirawat […]

  • Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT DSI Terkait Penipuan Rp2,4 Triliun

    Bareskrim Tahan Dirut dan Komisaris PT DSI Terkait Penipuan Rp2,4 Triliun

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bareskrim Polri menahan Direktur Utama dan Komisaris PT Dana Syariah Indonesia (DSI) terkait kasus dugaan penipuan atau fraud dengan nilai kerugian mencapai Rp2,4 triliun. Penahanan dilakukan setelah keduanya menjalani pemeriksaan sebagai tersangka. Direktur Tindak Pidana Ekonomi Khusus Bareskrim Polri Brigjen Ade Safri Simanjuntak mengatakan, tersangka yang ditahan masing-masing berinisial TA selaku Direktur Utama […]

  • Perdagangan Dibekukan Sementara Akibat Penurunan IHSG

    Perdagangan Dibekukan Sementara Akibat Penurunan IHSG

    • calendar_month Rabu, 28 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada hari ini (28/1) membuat BEI melakukan pembekuan sementara perdagangan. Tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) sistem perdagangan di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) pada pukul 13:43:13 waktu Jakarta Automated Trading System (JATS). Untuk diketahui Indeks Harga Saham Gabungan di Bursa Efek Indonesia anjlok pada perdagangan Rabu […]

  • Pemerintah Ubah Skema Pembayaran Subsidi Energi, Pertamina dan PLN Bernapas Lega

    Pemerintah Ubah Skema Pembayaran Subsidi Energi, Pertamina dan PLN Bernapas Lega

    • calendar_month Kamis, 30 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Keuangan (Kemenkeu) resmi mengumumkan perubahan skema pembayaran kompensasi subsidi energi untuk PT Pertamina (Persero) dan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN). Kebijakan baru ini akan mulai berlaku Januari 2026, dan diharapkan dapat mempercepat arus kas perusahaan energi nasional sekaligus memperkuat stabilitas ekonomi. Dalam skema terbaru, pemerintah akan membayar 70 persen kompensasi […]

  • Swiss-Belhotel Jambi Nusantara Feast, Sensasi Bersantap All You Can Eat dari Ketinggian Kota

    Swiss-Belhotel Jambi Nusantara Feast, Sensasi Bersantap All You Can Eat dari Ketinggian Kota

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Swiss-Belhotel Jambi menghadirkan pengalaman bersantap yang berbeda melalui program makan siang bertema “Nusantara Feast”. Berlokasi di The View, restoran di lantai rooftop Swiss-Belhotel Jambi dengan panorama Kota Jambi, promo ini berlangsung setiap hari Senin hingga Jumat, pukul 12.00-15.00 WIB, mulai 20 Oktober hingga 28 November 2025. Dengan konsep all-you-can-eat, pengunjung dapat menikmati beragam […]

  • Thomas Djiwandono, Keponakan Presiden Prabowo, Ditetapkan Jadi Deputi Gubernur BI

    Thomas Djiwandono, Keponakan Presiden Prabowo, Ditetapkan Jadi Deputi Gubernur BI

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Thomas Djiwandono resmi terpilih sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) setelah lolos uji kelayakan dan kepatutan di Komisi XI DPR RI. Ia menegaskan telah meninggalkan Partai Gerindra sebelum proses seleksi dimulai demi menjaga independensi bank sentral. Thomas yang akrab disapa Tommy mengungkapkan bahwa dirinya telah melepas jabatan Bendahara Umum Partai Gerindra sejak Maret […]

expand_less