Minggu, 27 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » IHSG Berpotensi Naik, Ini Pilihan Sahamnya

IHSG Berpotensi Naik, Ini Pilihan Sahamnya

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Selasa, 9 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan berpeluang melanjutkan penguatan terbatas pada perdagangan hari ini, Selasa (9/12/2025), meski tetap membuka peluang koreksi minor ke kisaran 8.565–8.680. Pada perdagangan sebelumnya, IHSG menguat 0,90 persen ke level 8.710 disertai volume pembelian yang meningkat.

Analis PT MNC Sekuritas, Herditya Wicaksana menilai IHSG masih tertahan oleh area resistance dan fibo cluster. Menurut dia, apabila indeks mampu menembus area tersebut maka berpotensi menuju level 8.737–8.768 pada sesi perdagangan selanjutnya.

“Namun demikian, tidak menutup kemungkinan adanya koreksi minor ke rentang area 8.565–8.680,” kata Herditya dalam catatan risetnya. Ia juga menyebut IHSG memiliki level support di 8.617–8.592 dan resistance di 8.769–8.809.

Sementara itu, riset PT Pilarmas Investindo Sekuritas memperkirakan IHSG dapat menguat terbatas dengan rentang support dan resistance di kisaran 8.620–8.880 seiring masih adanya sentimen positif pasar dan harapan stabilitas ekonomi global.

ADMR, INCO, KLBF hingga MDKA Masuk Radar

Untuk perdagangan hari ini, Herditya menyarankan investor memperhatikan saham-saham sektor pertambangan dan kesehatan yang dinilai berpotensi positif dalam jangka pendek. Sejumlah saham pilihan di antaranya PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR), PT Vale Indonesia Tbk (INCO), PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) serta PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA).

Sedangkan Pilarmas Investindo Sekuritas memberikan rekomendasi saham lain meliputi PT Darma Henwa Tbk (DEWA), PT Timah Tbk (TINS), dan PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) untuk dicermati investor.

ADMR – Spec Buy

Saham ADMR tercatat menguat signifikan 12,02 persen ke level 1.445 dengan volume pembelian meningkat. Menurut analis, posisi ADMR saat ini diperkirakan berada pada bagian dari wave [v] dari wave C.

  • Spec Buy: 1.365–1.420
  • Target price: 1.500–1.656
  • Stop loss: di bawah 1.325

INCO – Buy On Weakness

Saham INCO naik 2,57 persen ke 3.990 dengan volume meningkat meski masih tertahan MA20. Analisis teknikal memperkirakan posisi INCO memasuki awal wave [c] dari B.

  • Buy on Weakness: 3.910–3.960
  • Target price: 4.060–4.170
  • Stop loss: di bawah 3.850
  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • PIS Kurangi Emisi Karbon 116 Ribu Ton Sepanjang 2025

    PIS Kurangi Emisi Karbon 116 Ribu Ton Sepanjang 2025

    • calendar_month Kamis, 29 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina International Shipping (PIS) mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pengurangan emisi karbon sepanjang 2025. Anak usaha PT Pertamina (Persero) ini berhasil menekan emisi hingga 116.761 ton setara karbon dioksida (CO2e) melalui berbagai inisiatif pelayaran berkelanjutan. Kontribusi penurunan emisi terbesar berasal dari armada tanker unggulan PIS, di antaranya Pertamina Prime sebesar 37.596 ton […]

  • Resmi, Pemerintah Kenakan Pungutan Ekspor Biji Kakao

    Resmi, Pemerintah Kenakan Pungutan Ekspor Biji Kakao

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM: – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa resmi memperluas cakupan pungutan dana perkebunan dengan memasukkan biji kakao sebagai komoditas yang dikenai pungutan ekspor, selain kelapa sawit dan produk turunannya. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 69 Tahun 2025. Mengutip Kontan, pengenaan tarif pungutan ekspor untuk biji kakao ini akan mulai berlaku Jumat […]

  • Rupiah Melemah Tipis, Kini Rp16.605 per Dolar AS

    Rupiah Melemah Tipis, Kini Rp16.605 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah dibuka melemah tipis pada Senin (27/10/2025). Rupiah melemah 3 poin atau 0,02 persen menjadi Rp16.605 per dolar Amerika Serikat (AS) dari sebelumnya Rp16.602 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,11% ke level 98,84. Sementara mata uang di Asia bervariasi, seluruhnya menguat. Di mana, won Korea Selatan menjadi […]

  • Gejolak Politik di AS hingga Jepang Guncang Ekonomi Global

    Gejolak Politik di AS hingga Jepang Guncang Ekonomi Global

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gejolak politik yang terjadi di Jepang, Prancis, dan Amerika Serikat mengguncang ekonomi global pada awal pekan ini. Melansir Reuters, Selasa (6/10/2025), bursa saham Jepang menguat setelah Sanae Takaichi terpilih sebagai ketua Partai Demokrat Liberal (LDP), yang berpeluang besar menjadi perdana menteri perempuan pertama Jepang. Indeks Nikkei 225 naik 0,62% ke level 48.250 pada […]

  • Ribuan Pabrik Pintar Canggih Beroperasi di China

    Ribuan Pabrik Pintar Canggih Beroperasi di China

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – China telah membangun lebih dari 7.000 pabrik pintar canggih dan kini menjadi basis aplikasi manufaktur cerdas terbesar di dunia. Data itu diumumkan Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi China pada Kamis (27/11/2025). Dilansir Antara, Wakil Menteri Perindustrian dan Teknologi Informasi China Xin Guobin mengungkap data itu dalam pidatonya di Konferensi Manufaktur Cerdas Dunia (World […]

  • Update Harga Emas Antam Hari Ini: Ambruk Lagi! Harga Turun Rp25 Ribu

    Update Harga Emas Antam Hari Ini: Ambruk Lagi! Harga Turun Rp25 Ribu

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali dibuat tak berdaya. Setelah sempat menguat, harga logam mulia tersebut justru kembali terkoreksi tajam pada perdagangan Jumat (11/9/2026). Mengutip laman Logam Mulia, harga emas Antam hari ini berada di posisi Rp2.600.000 per gram. Angka tersebut turun Rp25.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya yang masih bertengger di level Rp2.625.000 per gram. […]

expand_less