Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Bangkit ke Level Rp16.788 per Dolar AS

Rupiah Bangkit ke Level Rp16.788 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat pada Selasa (30/12/2025) pagi ini. Rupiah bangkit menuju level Rp 16.781 per dolar AS.

Rupiah menguat 0,04 persen atau 7 poin dibandingkan Harga penutupan kemarin, Senin (29/12) yang berada di level Rp 16,788 per dolar AS. Penguatan ini seiring tekanan dolar jelang rilis risalah The Fed. Sementara itu, indeks dolar terlihat turun 0,01% ke level 98,02.

Adapun mata uang di Asia dibuka bervariasi. Yen Jepang melemah 0,08% bersama peso Filipina sebesar 0,03%. Adapun, baht Thailand dan ringgit Malaysia mencatat penguatan masing-masing sebesar 0,18% dan 0,23%.

Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi memperkirakan bahwa indeks dolar AS dalam tiga hari ke depan kemungkinan besar akan berada pada support 97,57 dan resistance pada 93,39.

“Indeks dolar kemungkinan melemah di akhir tahun, kemungkinan support-nya 97,57, kemudian resistance pada 98,39,” ujar Ibrahim.

Sementara itu, Ibrahim memperkirakan bahwa rupiah akan ditutup melemah pada level Rp16.850 per dolar AS pada akhir tahun, Rabu (31/12/2025).

Melansir Trading Economics, sentimen rupiah masih rapuh seiring sikap dovish Bank Indonesia (BI) yang terus membebani pergerakan mata uang domestik. Kondisi ini terjadi meski Dewan Gubernur BI mempertahankan suku bunga acuan di level 4,75% untuk ketiga kalinya berturut-turut pada pertengahan Desember, setelah memangkas total 150 basis poin sepanjang tahun lalu.

Pejabat BI mengisyaratkan pelonggaran kebijakan lanjutan masih berpeluang dilakukan guna menopang pertumbuhan ekonomi, terutama setelah terjadinya bencana besar di Sumatera. Di sisi lain, sikap kehati-hatian pelaku pasar meningkat menjelang rilis sejumlah data ekonomi penting pada pekan ini, termasuk inflasi Desember dan neraca perdagangan November.

Trading Economics mencatat sepanjang 2025 rupiah menjadi salah satu mata uang dengan kinerja terlemah di Asia, dengan pelemahan sekitar 4,3%. Dari sisi kebijakan, BI juga akan menghentikan penggunaan Jakarta Interbank Offered Rate (JIBOR) dan menggantinya dengan Indonesian Overnight Index Average (IndONIA) mulai 1 Januari 2026 guna meningkatkan transparansi pasar uang serta menyelaraskan praktik domestik dengan standar global.(*)

 

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank Diprediksi Akan Ramai Menerbitkan Surat Utang

    Bank Diprediksi Akan Ramai Menerbitkan Surat Utang

    • calendar_month Kamis, 16 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penerbitan surat utang masih jadi alternatif jitu bagi perbankan dalam mencari sumber likuiditas. Ini tercermin dari ramainya bank yang telah memberikan mandat pada PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) untuk menerbitkan surat utang. Berdasarkan data Pefindo per 30 September, setidaknya ada lima bank yang berencana menerbitkan surat utang. Di mana, nilainya mencapai Rp 11,7 […]

  • Tol Serang–Panimbang Siap Jadi Penggerak Ekonomi Baru Banten

    Tol Serang–Panimbang Siap Jadi Penggerak Ekonomi Baru Banten

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional dengan berkontribusi dalam Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Serang–Panimbang, yang diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi perekonomian dan pariwisata di Provinsi Banten. Pembangunan Tol Serang–Panimbang bukan sekadar membuka jalur baru di Banten, tapi membuka jalan menuju pertumbuhan ekonomi dan […]

  • Pertamina Perkuat Pelayanan SPBU dengan Inovasi ‘SPBU Signature’ untuk Pengguna Gen Z

    Pertamina Perkuat Pelayanan SPBU dengan Inovasi ‘SPBU Signature’ untuk Pengguna Gen Z

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina terus mengembangkan layanan SPBU di seluruh Indonesia dengan inovasi “SPBU Signature”, meningkatkan kenyamanan pengguna sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi. Sebagai operator lebih dari 7.000 SPBU, Pertamina fokus pada pelayanan yang tidak hanya menyediakan BBM, tetapi juga fasilitas tambahan seperti toilet, mushala, pojok belanja, hingga layanan pembuangan sampah mobil. Upaya ini memberikan pengalaman […]

  • Daihatsu Ayla Makin Menggoda, Harga Irit tapi Fitur Bikin Kaget

    Daihatsu Ayla Makin Menggoda, Harga Irit tapi Fitur Bikin Kaget

    • calendar_month Jumat, 4 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memilih mobil pertama bukan keputusan yang bisa dilakukan terburu-buru. Selain mempertimbangkan harga, calon pemilik juga perlu melihat konsumsi bahan bakar, ukuran kendaraan, fitur keselamatan, hingga biaya perawatan. Salah satu pilihan yang dapat dipertimbangkan adalah Daihatsu Ayla. Mobil di segmen Low Cost Green Car (LCGC) ini menawarkan sejumlah keunggulan yang relevan bagi pengemudi pemula, […]

  • Rupiah Menguat Tipis di Akhir Perdagangan, Rp 16.648 Per Dolar AS

    Rupiah Menguat Tipis di Akhir Perdagangan, Rp 16.648 Per Dolar AS

    • calendar_month Jumat, 5 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah berhasil menguat di akhir perdagangan hari ini, Jumat (5/12/2025). Rupiah menguat tipis 0,03 persen dibanding penutupan hari sebelumnya yang berada di level Rp16.653 per dolar Amerika Serikat (AS). Rupiah ditutup di Rp16.648 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di Asia. Seperti bahdt Thailand menjadi mata uang […]

  • Fantastis! Kekayaan Elon Musk Mencapai Rp12.000 Triliun

    Fantastis! Kekayaan Elon Musk Mencapai Rp12.000 Triliun

    • calendar_month Senin, 22 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengusaha Amerika Serikat (AS) Elon Musk menjadi orang pertama dalam sejarah yang kekayaannya melampaui US$ 700 miliar atau sekitar Rp 12,53 kuadriliun. Hal itu berdasarkan laporan majalah Forbes. Menurut laporan yang dirilis Minggu (21/12/2025) tersebut, kekayaan Elon Musk meningkat setelah Mahkamah Agung Delaware di AS membatalkan putusan pengadilan tingkat lebih rendah yang sebelumnya […]

expand_less