Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Properti » Ingin Tahu? Ini Warna yang Akan Pudar di 2026

Ingin Tahu? Ini Warna yang Akan Pudar di 2026

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Tren warna cat rumah terus berubah setiap tahun. Mengikuti perkembangan gaya hidup dan selera estetika masyarakat. Menjelang 2026, para desainer interior mulai mengungkap sejumlah warna yang diprediksi akan kehilangan popularitas dan perlahan ditinggalkan oleh pemilik rumah.

Menurut sejumlah pakar desain dikutip dari Medcom, perubahan tren warna tak lepas dari pergeseran preferensi menuju nuansa alami dan menenangkan. Warna-warna yang terkesan terlalu “dingin” atau mencolok mulai dianggap kurang relevan dengan tren hunian modern yang lebih hangat dan berkarakter personal.

Berikut warna yang bakal ditinggalkan di 2026:

1. Abu-abu muda (cool gray)

Selama hampir satu dekade, warna abu-abu mendominasi interior modern. Namun pada 2026, tren ini diperkirakan akan menurun. Desainer kini beralih ke tone netral hangat seperti beige, taupe, dan greige (gray + beige) yang lebih lembut dan ramah cahaya alami.

2. Putih murni yang terlalu steril

Warna putih klasik masih disukai, tapi versi “super putih” yang terlalu terang mulai ditinggalkan. Banyak pemilik rumah kini memilih off-white atau putih gading karena memberi kesan lebih hangat dan tidak kaku.

3. Biru tua dan Navy

Meskipun elegan, warna biru tua dianggap terlalu berat untuk tren 2026 yang lebih relaks dan membumi. Sebagai gantinya, biru lembut seperti sky blue atau dusty blue mulai naik daun karena menghadirkan suasana lebih terbuka dan segar.

4. Hitam pekat

Warna hitam yang dulu populer untuk aksen minimalis kini mulai bergeser ke charcoal atau espresso brown, yang tetap elegan tapi lebih lembut dan bersahabat dengan pencahayaan alami.

5. Warna pastel cerah

Tren “millennial pastel” seperti mint, pink muda, dan lilac mulai kehilangan pesona. Warna-warna tersebut kini dianggap terlalu manis dan digantikan oleh tone earthy seperti terracotta, olive, dan clay yang lebih matang dan menenangkan.

Perubahan tren warna sangat dipengaruhi oleh gaya hidup pascapandemi yang menekankan kenyamanan, keseimbangan, dan nuansa alami di rumah. Desain interior kini lebih mengarah pada slow living, di mana warna menjadi bagian dari suasana tenang, bukan sekadar dekorasi.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Bank of Japan Tahan Suku Bunga di 0,75%, Tiga Anggota Dewan Dorong Kenaikan

    Bank of Japan Tahan Suku Bunga di 0,75%, Tiga Anggota Dewan Dorong Kenaikan

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank of Japan memutuskan mempertahankan suku bunga acuan pada level 0,75 persen dalam rapat kebijakan yang berakhir Selasa, 28 April 2026. Namun, keputusan tersebut tidak bulat. Tiga dari sembilan anggota dewan justru mengusulkan kenaikan suku bunga menjadi 1 persen. Perbedaan pandangan ini mencerminkan meningkatnya kekhawatiran terhadap tekanan inflasi, terutama akibat konflik geopolitik di […]

  • OJK Jambi Pastikan Dana Nasabah Bank Jambi Dikembalikan

    OJK Jambi Pastikan Dana Nasabah Bank Jambi Dikembalikan

    • calendar_month Kamis, 26 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNSI.COM – Isu gangguan layanan di Bank Jambi mendapat perhatian serius dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Jambi. OJK mengungkapkan bahwa permasalahan yang terjadi diduga berkaitan dengan insiden siber, namun memastikan dana nasabah tetap aman dan akan dikembalikan. Kepala OJK Jambi, Yan Iswara Rosya, meminta masyarakat tidak panik menyikapi situasi tersebut. Ia menegaskan bahwa manajemen Bank […]

  • Tambang batubara

    Cuan, Harga Batubara Acuan Naik untuk Semua Kategori

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga batubara acuan atau HBA untuk periode kedua Desember 2025 mengalami kenaikan. Kenaikan ini terjadi untuk semua kategori. Kenaikan tertinggi terjadi pada batubara dengan kandungan kalori tertinggi (6.322 GAR), yakni naik 2,55 dolar AS. Dengan kenaikan ini, harga batubara acuan 6.322 GAR di angka 100,81 dolar AS. Berdasarkan SK Kemen ESDM berikut harga […]

  • PLN Pulihkan 93% Listrik Aceh Usai Banjir, Empat Kabupaten Sudah Kembali Menyala

    PLN Pulihkan 93% Listrik Aceh Usai Banjir, Empat Kabupaten Sudah Kembali Menyala

    • calendar_month Senin, 8 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT PLN (Persero) mengumumkan berhasil memulihkan 93% pasokan listrik di wilayah Aceh pasca diterjang bencana banjir di sejumlah kabupaten. Dengan pemulihan ini, lebih dari 1,7 juta pelanggan kembali menikmati layanan listrik. Empat lokasi terparah yang sempat padam total kini sudah kembali menyala, meliputi Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Tamiang dan Gayo Lues. […]

  • Pengprov Percasi Jambi Gelar Seleksi Atlet Menuju Kejurnas Catur 2025 di Mamuju, Sulawesi Barat

    Pengprov Percasi Jambi Gelar Seleksi Atlet Menuju Kejurnas Catur 2025 di Mamuju, Sulawesi Barat

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Jambi menggelar seleksi untuk menentukan atlet yang akan mewakili Provinsi Jambi pada Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Catur 2025 di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat. Seleksi berlangsung di Rumah Catur Jambi dan diikuti oleh sejumlah pecatur terbaik daerah yang sebelumnya telah menorehkan prestasi di berbagai ajang tingkat provinsi […]

  • Jusuf Kalla Kumpulkan Tokoh Poso dan Maluku, Luruskan Polemik Ceramah di UGM

    Jusuf Kalla Kumpulkan Tokoh Poso dan Maluku, Luruskan Polemik Ceramah di UGM

    • calendar_month Selasa, 21 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jusuf Kalla mengumpulkan sejumlah tokoh agama dan pelaku sejarah perdamaian dari Poso dan Maluku untuk memberikan penjelasan terkait ceramahnya yang disampaikan di Universitas Gadjah Mada dan belakangan menimbulkan polemik. Pertemuan tersebut berlangsung di Jakarta, Selasa (21/4/2026), dan dihadiri tokoh lintas agama yang terlibat dalam proses perdamaian Poso dan Maluku, termasuk perwakilan pemerintah. JK […]

expand_less