Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Januari 2026, Prabowo Teken Perjanjian Tarif RI–AS

Januari 2026, Prabowo Teken Perjanjian Tarif RI–AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 23 Des 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat (AS) semakin mendekati tahap akhir penyelesaian Agreement on Reciprocal Tariff (ART).

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan bahwa isu substansi dalam perjanjian tarif timbal balik tersebut pada prinsipnya telah disepakati oleh kedua negara.

Hal itu disampaikan Airlangga usai pertemuan dengan Ambassador Jameson Greer dari United States Trade Representative (USTR) di Washington, D.C.

Pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut penugasan langsung Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penyelesaian dokumen perjanjian tarif antara Indonesia dan Amerika Serikat.

“Seluruh isu substansi yang telah diatur di dalam dokumen ART sudah dapat disepakati kedua belah pihak baik isu-isu utama maupun isu teknis yang akan diselesaikan, disesuaikan bahasanya dalam legal drafting dan proses teknis selanjutnya,” ujar Airlangga dalam Konferensi Pers di Jakarta, Selasa (23/12/2025).

Menurut Airlangga, Indonesia dan Amerika Serikat juga telah menyepakati kerangka waktu penyelesaian teknis perjanjian.

Tim teknis kedua negara dijadwalkan kembali bertemu pada minggu kedua Januari 2026 untuk melakukan legal drafting dan clean up dokumen, yang ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu pekan, yakni pada 12–19 Januari 2026.

Setelah seluruh proses teknis diselesaikan, pemerintah berharap dokumen perjanjian tersebut dapat ditandatangani secara resmi sebelum akhir Januari 2026.

Penandatanganan direncanakan dilakukan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump, dengan pihak Amerika Serikat saat ini tengah mengatur waktu yang tepat untuk pertemuan kedua pemimpin negara.

Perjanjian ART ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan kedua presiden pada 22 Juli lalu, yang menurunkan tarif Indonesia dari sebelumnya 32% menjadi 19%.

Selain itu, Indonesia juga memperoleh tarif khusus untuk sejumlah produk unggulan ekspor seperti minyak kelapa, sawit, kopi, kakao, dan produk lainnya.

Airlangga menilai perjanjian ini menjadi kabar baik bagi industri nasional, khususnya sektor padat karya yang terdampak langsung kebijakan tarif.

Sektor-sektor tersebut tercatat menyerap sekitar 5 juta tenaga kerja sehingga memiliki peran strategis bagi perekonomian Indonesia.

Di sisi lain, Indonesia juga berkomitmen membuka akses pasar bagi Amerika Serikat serta mengatasi berbagai hambatan non-tarif yang selama ini menghambat kerja sama dagang kedua negara.

Komitmen tersebut terus didorong melalui agenda deregulasi yang dijalankan pemerintah, termasuk pembentukan satuan tugas debottlenecking yang secara khusus untuk menyelesaikan semua hambatan yang dihadapi dunia usaha.

“Kita harap bahwa proses teknis selanjutnya dapat sesuai target waktu sehingga pada akhir Januari 2026 bisa dilakukan penandatanganan dokumen ART oleh Bapak Presiden Prabowo dan Bapak Presiden Trump,” pungkasnya.(*)

  • Penulis: darmanto zebua
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Habis Ngegas, Emas Antam Rem Mendadak! Turun Rp5.000, Cek Disini

    Habis Ngegas, Emas Antam Rem Mendadak! Turun Rp5.000, Cek Disini

    • calendar_month Selasa, 26 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah sempat menguat, harga emas batangan produksi Antam akhirnya berbalik arah. Pada perdagangan hari ini, Selasa (26/5/2026), harga emas Antam tercatat turun tipis sebesar Rp5.000 per gram. Kini, emas Antam dibanderol Rp2.798.000 per gram, dari sebelumnya Rp2.803.000 per gram. Koreksi ini sekaligus mematahkan tren kenaikan yang terjadi dalam beberapa hari terakhir. Tak hanya […]

  • PORPROV Jambi Diundur ke 2027, Tanjabbar Tetap Tuan Rumah

    PORPROV Jambi Diundur ke 2027, Tanjabbar Tetap Tuan Rumah

    • calendar_month Rabu, 17 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rapat Kerja Provinsi (Rakerprov) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Jambi Tahun 2025 yang digelar di Hotel Rumah Kito, Kota Jambi, pada 15–16 Desember 2025 berlangsung sukses. Rakerprov ini dihadiri seluruh pengurus KONI kabupaten/kota se-Provinsi Jambi serta perwakilan pengurus cabang olahraga (cabor). Sejumlah isu strategis menjadi agenda utama dalam forum tahunan tersebut, mulai […]

  • Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Hari Ini, Cabai Merah Merangkak Naik hingga 10,71 Persen

    Harga Sembako di Pasar Talang Banjar Hari Ini, Cabai Merah Merangkak Naik hingga 10,71 Persen

    • calendar_month Kamis, 25 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pergerakan harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, menunjukkan tren yang beragam pada Kamis (25/6/2026). Di tengah stabilnya mayoritas komoditas pangan, harga cabai merah justru mengalami kenaikan, sementara cabai rawit merah turun tajam. Data Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi mencatat, cabai merah besar dan cabai merah kecil masing-masing naik […]

  • Menkeu Purbaya Tambah Dana LPDP Jadi Rp 25 Triliun dari Hasil Sitaan Korupsi CPO

    Menkeu Purbaya Tambah Dana LPDP Jadi Rp 25 Triliun dari Hasil Sitaan Korupsi CPO

    • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memastikan dana hasil sitaan kasus korupsi ekspor minyak sawit mentah (CPO) sebesar Rp 13,25 triliun resmi dialokasikan untuk memperkuat Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Dengan tambahan tersebut, total dana abadi pendidikan kini mencapai Rp 25 triliun. Kebijakan ini menjadi bagian dari langkah pemerintah dalam memanfaatkan aset hasil […]

  • Investor Asing Masih Wait and See Masuk ke Pasar Keuangan Indonesia Jelang Akhir 2025

    Investor Asing Masih Wait and See Masuk ke Pasar Keuangan Indonesia Jelang Akhir 2025

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Investor asing masih bersikap hati-hati atau wait and see untuk kembali masuk ke pasar keuangan Indonesia menjelang akhir tahun 2025. Ketidakpastian global dan sejumlah faktor domestik menjadi alasan utama investor menunda langkahnya, terutama di pasar obligasi. Chief Economist Bank Central Asia (BCA) David Sumual menjelaskan bahwa sejak September 2025, tren aliran modal asing […]

  • WFA PNS Mulai Berlaku Hari Ini, ASN Bisa Kerja dari Mana Saja Selama Mudik Lebaran

    WFA PNS Mulai Berlaku Hari Ini, ASN Bisa Kerja dari Mana Saja Selama Mudik Lebaran

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) atau PNS mulai Senin (16/3/2026). Kebijakan ini berlaku selama lima hari guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukanlah tambahan hari libur bagi ASN, melainkan pengaturan fleksibilitas kerja […]

expand_less