Sabtu, 27 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Telkomsat dan Kemenkes Kolaborasi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Digital Berbasis AI di Indonesia

Telkomsat dan Kemenkes Kolaborasi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Digital Berbasis AI di Indonesia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Upaya digitalisasi sektor kesehatan di Indonesia semakin konkret. PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) untuk mengimplementasikan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan telehealth guna memperluas akses layanan kesehatan hingga ke pelosok negeri.

Langkah ini menandai babak baru dalam pemerataan layanan kesehatan digital nasional, terutama di wilayah yang belum terjangkau jaringan internet terestrial. Melalui kerja sama ini, Telkomsat memperkenalkan AI Telehealth Gateway  sebuah inovasi yang memadukan konektivitas satelit berkeandalan tinggi, layanan telehealth, dan analitik kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses konsultasi medis jarak jauh.

Teknologi ini akan memperkuat proses rujukan berbasis data dan menghasilkan analisis kesehatan yang lebih akurat, sehingga masyarakat di daerah terpencil dapat memperoleh layanan kesehatan yang setara dengan wilayah perkotaan.

Wakil Menteri Kesehatan Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD., Ph.D. menegaskan bahwa digitalisasi menjadi langkah penting dalam transformasi sistem kesehatan nasional.

“Teknologi bukan hanya milik kota besar, tapi harus dinikmati oleh seluruh masyarakat. Kolaborasi ini perlu dikawal bersama agar benar-benar memberikan manfaat nyata,” ujar Dante, Kamis (23/10).

Setelah penandatanganan kerja sama, Telkomsat bersama mitranya, Teleport Access Service (TAS), akan segera mengeksekusi tahapan implementasi, instalasi, dan uji konsep (Proof of Concept/PoC).

Proses ini akan diikuti dengan:

  • Penguatan model operasional,
  • Program pelatihan tenaga kesehatan,
  • Penjaminan mutu layanan agar sistem dapat berjalan berkelanjutan.

Setelah PoC berhasil, Telkomsat dan Kemenkes menargetkan perluasan pemanfaatan AI Telehealth Gateway ke jaringan puskesmas dan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) di seluruh Indonesia mulai tahun 2025. Fokus pengembangan akan mencakup:

  • Keandalan konektivitas satelit,
  • Ketersediaan perangkat medis digital,
  • Integrasi data kesehatan nasional, dan
  • Tata kelola sistem berbasis AI.
  • Menyentuh Puskesmas dan Daerah 3T

Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung pemerataan layanan kesehatan digital.

“Kami hadir dengan dukungan penuh agar kerja sama ini berdampak nyata. Kami juga telah menandatangani MoU dengan beberapa pemerintah provinsi agar layanan berbasis satelit, telehealth, dan AI benar-benar membantu masyarakat di daerah,” jelas Lukman.

Ia menambahkan bahwa Telkomsat akan memperluas manfaat layanan digital kesehatan ini ke puskesmas dan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia dengan target awal implementasi pada 2025.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf dan Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemenkes Eko Sulistijo.

Acara tersebut disaksikan langsung oleh Wamenkes Dante Saksono Harbuwono, serta dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Ekonomi Kesehatan Drs. Bayu Teja Muliawan, jajaran direksi Telkomsat, dan Direktur Utama TAS Michael Kuo.

Melalui kolaborasi ini, Telkomsat berkomitmen membantu Kemenkes dalam mewujudkan transformasi layanan kesehatan yang inklusif, efektif, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Telkomsat siap mendukung penuh strategi Kemenkes dalam mengembangkan sistem layanan kesehatan digital berbasis data, satelit, dan AI,” tegas Lukman.

Transformasi digital sektor kesehatan menjadi bagian penting dari agenda Indonesia Emas 2045, di mana akses kesehatan harus merata hingga ke pelosok negeri.

Dengan dukungan teknologi satelit dan AI, tenaga medis di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) dapat melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis di rumah sakit rujukan melalui sistem telehealth.

Selain mempercepat proses diagnosis dan rujukan, digitalisasi ini juga berpotensi:

  • Menekan biaya operasional layanan kesehatan,
  • Meningkatkan efisiensi sistem data nasional,
  • Menjamin pemerataan kualitas layanan medis.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Petani Sawit Bisa Semringah, Dua Periode Harga Sawit Terus Naik

    Petani Sawit Bisa Semringah, Dua Periode Harga Sawit Terus Naik

    • calendar_month Kamis, 22 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Dua pekan berturut-turut harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit Provinsi Jambi terus mengalami kenaikan. Terbaru harga TBS periode 23-29 Januari 2026 untuk umur tanam 10-20 tahun kenaikannya mencapai Rp 41,59 per kilogram TBS. Harga sawit terbaru untuk Provinsi Jambi ini sudah dirilis Dinas Perkebunan sebagai hasil rapat pada Rabu (22/1/2026). Pada periode […]

  • Impor 105.000 Pikap India 50% Lebih Murah dari Lokal, Ini Perbandingan Harga Hilux dan Triton

    Impor 105.000 Pikap India 50% Lebih Murah dari Lokal, Ini Perbandingan Harga Hilux dan Triton

    • calendar_month Rabu, 25 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana impor 105.000 unit mobil pikap dari India oleh PT Agrinas Pangan Nusantara memicu perdebatan di tengah pelaku industri otomotif nasional. Salah satu alasan utama impor tersebut adalah faktor harga yang diklaim jauh lebih murah dibandingkan kendaraan serupa produksi dalam negeri. Direktur Utama Agrinas, Joao Angelo De Sousa Mota, menyampaikan bahwa perusahaan telah […]

  • JBC Tak Hanya Pusat Bisnis, Salat Idul Adha Perdana Satukan Ratusan Jamaah

    JBC Tak Hanya Pusat Bisnis, Salat Idul Adha Perdana Satukan Ratusan Jamaah

    • calendar_month Rabu, 27 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –Jambi Business Center (JBC) sukses menggelar pelaksanaan Salat Idul Adha 1447 H/2026 M perdana di area Lapangan Mini Soccer JBC, Rabu (27/5/2026) pagi. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan dihadiri ratusan jamaah dari berbagai wilayah di Kota Jambi. Pelaksanaan Salat Idul Adha ini menjadi momentum spesial bagi kawasan Superblock JBC yang terus berkembang, tidak hanya […]

  • Harga Emas Pegadaian Turun Lagi, Cek Rinciannya

    Harga Emas Pegadaian Turun Lagi, Cek Rinciannya

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas yang diperjualbelikan di Pegadaian hari ini mengalami penurunan. Tiga jenama utama, yakni Antam, UBS, dan Galeri24, kompak turun dibandingkan harga pada hari sebelumnya. Berdasarkan data Jambisnis.com dari laman Sahabat Pegadaian, Jumat (24/4/2026), harga emas Antam kini berada di angka Rp2.918.000 per gram. Sementara itu, harga emas UBS dan Galeri24 masing-masing di […]

  • Laba Bersih Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Turun 22%, Meski Pendapatan Naik Jadi USD 318,86 Juta

    Laba Bersih Pertamina Geothermal Energy (PGEO) Turun 22%, Meski Pendapatan Naik Jadi USD 318,86 Juta

    • calendar_month Senin, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) mencatat laba bersih sebesar USD 104,27 juta atau sekitar Rp 1,73 triliun hingga kuartal III 2025. Angka ini turun 22,17% secara tahunan (year-on-year) dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai USD 133,99 juta atau sekitar Rp 2,22 triliun. Mengutip laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan di Bursa […]

  • Produksi Batu Bara RI Diprediksi Turun 100 Juta Ton, Ini Penyebabnya

    Produksi Batu Bara RI Diprediksi Turun 100 Juta Ton, Ini Penyebabnya

    • calendar_month Jumat, 14 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memproyeksikan produksi batu bara nasional pada 2025 bakal turun signifikan hingga mendekati 100 juta ton dibandingkan tahun sebelumnya. Penurunan ini dipicu melemahnya permintaan dari negara tujuan ekspor utama seperti China dan India. Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) ESDM, Tri Winarno, menjelaskan bahwa produksi batu […]

expand_less