Sabtu, 15 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Telkomsat dan Kemenkes Kolaborasi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Digital Berbasis AI di Indonesia

Telkomsat dan Kemenkes Kolaborasi Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan Digital Berbasis AI di Indonesia

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Upaya digitalisasi sektor kesehatan di Indonesia semakin konkret. PT Telkom Satelit Indonesia (Telkomsat) resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes) untuk mengimplementasikan teknologi berbasis kecerdasan buatan (AI) dan telehealth guna memperluas akses layanan kesehatan hingga ke pelosok negeri.

Langkah ini menandai babak baru dalam pemerataan layanan kesehatan digital nasional, terutama di wilayah yang belum terjangkau jaringan internet terestrial. Melalui kerja sama ini, Telkomsat memperkenalkan AI Telehealth Gateway  sebuah inovasi yang memadukan konektivitas satelit berkeandalan tinggi, layanan telehealth, dan analitik kecerdasan buatan (AI) untuk mempercepat proses konsultasi medis jarak jauh.

Teknologi ini akan memperkuat proses rujukan berbasis data dan menghasilkan analisis kesehatan yang lebih akurat, sehingga masyarakat di daerah terpencil dapat memperoleh layanan kesehatan yang setara dengan wilayah perkotaan.

Wakil Menteri Kesehatan Prof. dr. Dante Saksono Harbuwono, Sp.PD-KEMD., Ph.D. menegaskan bahwa digitalisasi menjadi langkah penting dalam transformasi sistem kesehatan nasional.

“Teknologi bukan hanya milik kota besar, tapi harus dinikmati oleh seluruh masyarakat. Kolaborasi ini perlu dikawal bersama agar benar-benar memberikan manfaat nyata,” ujar Dante, Kamis (23/10).

Setelah penandatanganan kerja sama, Telkomsat bersama mitranya, Teleport Access Service (TAS), akan segera mengeksekusi tahapan implementasi, instalasi, dan uji konsep (Proof of Concept/PoC).

Proses ini akan diikuti dengan:

  • Penguatan model operasional,
  • Program pelatihan tenaga kesehatan,
  • Penjaminan mutu layanan agar sistem dapat berjalan berkelanjutan.

Setelah PoC berhasil, Telkomsat dan Kemenkes menargetkan perluasan pemanfaatan AI Telehealth Gateway ke jaringan puskesmas dan fasilitas layanan kesehatan (fasyankes) di seluruh Indonesia mulai tahun 2025. Fokus pengembangan akan mencakup:

  • Keandalan konektivitas satelit,
  • Ketersediaan perangkat medis digital,
  • Integrasi data kesehatan nasional, dan
  • Tata kelola sistem berbasis AI.
  • Menyentuh Puskesmas dan Daerah 3T

Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf menegaskan komitmen perusahaan untuk mendukung pemerataan layanan kesehatan digital.

“Kami hadir dengan dukungan penuh agar kerja sama ini berdampak nyata. Kami juga telah menandatangani MoU dengan beberapa pemerintah provinsi agar layanan berbasis satelit, telehealth, dan AI benar-benar membantu masyarakat di daerah,” jelas Lukman.

Ia menambahkan bahwa Telkomsat akan memperluas manfaat layanan digital kesehatan ini ke puskesmas dan fasilitas kesehatan di seluruh Indonesia dengan target awal implementasi pada 2025.

Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Direktur Utama Telkomsat Lukman Hakim Abd Rauf dan Kepala Pusat Data dan Informasi (Pusdatin) Kemenkes Eko Sulistijo.

Acara tersebut disaksikan langsung oleh Wamenkes Dante Saksono Harbuwono, serta dihadiri oleh Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Ekonomi Kesehatan Drs. Bayu Teja Muliawan, jajaran direksi Telkomsat, dan Direktur Utama TAS Michael Kuo.

Melalui kolaborasi ini, Telkomsat berkomitmen membantu Kemenkes dalam mewujudkan transformasi layanan kesehatan yang inklusif, efektif, dan berkeadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Telkomsat siap mendukung penuh strategi Kemenkes dalam mengembangkan sistem layanan kesehatan digital berbasis data, satelit, dan AI,” tegas Lukman.

Transformasi digital sektor kesehatan menjadi bagian penting dari agenda Indonesia Emas 2045, di mana akses kesehatan harus merata hingga ke pelosok negeri.

Dengan dukungan teknologi satelit dan AI, tenaga medis di daerah 3T (Terdepan, Terluar, dan Tertinggal) dapat melakukan konsultasi langsung dengan dokter spesialis di rumah sakit rujukan melalui sistem telehealth.

Selain mempercepat proses diagnosis dan rujukan, digitalisasi ini juga berpotensi:

  • Menekan biaya operasional layanan kesehatan,
  • Meningkatkan efisiensi sistem data nasional,
  • Menjamin pemerataan kualitas layanan medis.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jemaah Haji 2026 Dapat Fasilitas Bebas Bea Masuk Kiriman hingga US.000

    Jemaah Haji 2026 Dapat Fasilitas Bebas Bea Masuk Kiriman hingga US$3.000

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memberikan fasilitas pembebasan bea masuk dan pajak atas barang kiriman bagi jemaah haji Indonesia tahun 2026. Nilai pembebasan tersebut mencapai maksimal 3.000 dollar AS atau sekitar Rp51,39 juta per orang dalam satu periode penyelenggaraan ibadah haji. Kepala Seksi Impor III Direktorat Teknis Kepabeanan DJBC, Cindhe Marjuang Praja, […]

  • Dorong Perusahaan Lokal Mulai Ekspansi Pasar Modal, BEI Gelar Go Public Seminar “Turning Growth Into Opportunity” di Jambi

    Dorong Perusahaan Lokal Mulai Ekspansi Pasar Modal, BEI Gelar Go Public Seminar “Turning Growth Into Opportunity” di Jambi

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    PT Bursa Efek Indonesia (BEI) berkolaborasi dengan PT Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI) dan PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) (Self-Regulatory Organizations/SRO), serta didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Jambi, sukses menggelar kegiatan Go Public Seminar bertajuk “Turning Growth Into Opportunity” di Swiss-Belhotel Jambi pada Rabu (5/8/2026). Agenda strategis ini dihadiri oleh jajaran pejabat daerah, otoritas […]

  • Naik Dratis! Harga Emas Antam Dijual Rp2.354.000 per Gram

    Naik Dratis! Harga Emas Antam Dijual Rp2.354.000 per Gram

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) naik dratis hari ini, Jumat (24/10/2025). Investor kini dapat membeli Rp2.354.000 untuk ukuran satu gram. Sementara harga emas Antam termurah dibanderol Rp1.227.000. Mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam naik dratis Rp 33.000 jika dibandingkan dengan harga pada Kamis (23/10/2025) yang berada di level Rp […]

  • Harga Emas Antam Anjlok, Kini Dibanderol Rp2.412.000 per Gram

    Harga Emas Antam Anjlok, Kini Dibanderol Rp2.412.000 per Gram

    • calendar_month Rabu, 3 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah beruntun naik, kini harga emas Antam anjlok. Harga emas Antam jatuh sebesar Rp13.000 menjadi Rp2.412.000 per gram pada hari ini, Rabu (3/12/2025). Harga beli kembali (buyback) emas Antam pun ikut terpangkas menjadi Rp 2.273.000 per gram. Kini harga emas Antam yang termurah dibanderol Rp1.256.000, Sedangkan paling mahal dihargai Rp2,36 miliar. Transaksi harga […]

  • Harga Perak Hari Ini Melonjak Tinggi

    Harga Perak Hari Ini Melonjak Tinggi

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni PT Antam kembali melonjak pada Selasa, 27 Januari 2026. Dipantau dari laman Logam Mulia, harga perak Antam melonjak tinggi Rp 1.150 ke level Rp 66.750 per gram. Kini harga dasar perak Antam murni dengan berat 250 gram dipatok sebesar Rp 17.087.500, dengan harga yang termasuk PPN 11% dipatok Rp 18.967.125. […]

  • TikTok Bentuk JV Baru, Investor AS Pegang Saham Mayoritasnya

    TikTok Bentuk JV Baru, Investor AS Pegang Saham Mayoritasnya

    • calendar_month Jumat, 19 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – CEO TikTok Shou Zi Chew mengumumkan operasional perusahaan di Amerika Serikat (AS) akan ditempatkan di bawah entitas usaha patungan (joint venture/ JV) baru. Entitas tersebut dinamai TikTok USDS Joint Venture LLC. Berdasarkan memo dikirim oleh Chew seperti dikutip CNBC internasional pada Jumat (19/12/2025), kesepakatan telah ditandatangani dengan tiga investor pengelola yaitu Oracle, Silver […]

expand_less