Sabtu, 20 Jun 2026
light_mode
Beranda » Bisnis Jambi » Kenapa Gorengan Selalu Jadi Menu Favorit Buka Puasa? Ini Penjelasan Psikologis dan Nutrisinya

Kenapa Gorengan Selalu Jadi Menu Favorit Buka Puasa? Ini Penjelasan Psikologis dan Nutrisinya

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gorengan hampir selalu hadir di meja berbuka puasa. Mulai dari bakwan, risoles, tempe goreng, hingga tahu isi, hidangan ini kerap menjadi pilihan utama masyarakat untuk membatalkan puasa. Meski sering disebut sebagai makanan kurang sehat, popularitas gorengan nyaris tak tergantikan setiap Ramadan.

Kecenderungan ini bukan tanpa alasan. Dari sisi fisiologis, tubuh yang berpuasa seharian mengalami penurunan kadar gula darah. Makanan yang digoreng umumnya mengandung kombinasi karbohidrat dan lemak, dua zat gizi yang mampu memberikan energi secara cepat. Sensasi hangat, gurih, dan renyah juga memberi efek menyenangkan setelah menahan lapar dan haus selama berjam-jam.

Selain faktor kebutuhan energi, aspek psikologis turut berperan. Gorengan memiliki kedekatan emosional dengan tradisi berbuka puasa di Indonesia. Aroma gorengan yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar menjelang magrib sering kali memicu rasa lapar sekaligus nostalgia kebiasaan berbuka sejak kecil.

Dari sisi rasa, lemak pada gorengan mampu meningkatkan kelezatan makanan. Lemak juga memperlambat pengosongan lambung, sehingga pada awalnya membuat perut terasa lebih “terisi”. Inilah yang membuat gorengan terasa pas sebagai menu pembuka puasa, meskipun efek kenyangnya tidak selalu bertahan lama.

Namun, konsumsi gorengan tetap perlu diperhatikan. Proses penggorengan, terutama dengan minyak yang digunakan berulang kali, dapat menghasilkan senyawa yang berisiko bagi kesehatan. Kandungan lemak jenuh dan kalori yang tinggi juga berpotensi memicu gangguan pencernaan, meningkatkan kolesterol, serta menyebabkan rasa tidak nyaman jika dikonsumsi berlebihan saat berbuka.

Para ahli gizi menyarankan agar gorengan tidak dijadikan menu utama berbuka puasa. Gorengan sebaiknya dikonsumsi dalam porsi kecil dan diimbangi dengan makanan lain yang lebih bernutrisi, seperti buah, air putih, serta sumber protein dan serat.

Berbuka puasa idealnya dilakukan secara bertahap, dimulai dengan makanan ringan yang mudah dicerna, sebelum berlanjut ke hidangan utama. Dengan demikian, kebutuhan energi tubuh tetap terpenuhi tanpa membebani sistem pencernaan.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menteri ESDM Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman Selama Nataru 2025–2026

    Menteri ESDM Pastikan Pasokan BBM dan LPG Aman Selama Nataru 2025–2026

    • calendar_month Senin, 29 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) nasional dalam kondisi aman selama perayaan Natal 2025 dan menjelang Tahun Baru 2026 (Nataru). Kepastian tersebut disampaikan Bahlil usai meninjau langsung Integrated Terminal Jakarta pada Minggu (28/12/2025). Berdasarkan laporan Direksi Pertamina dan Badan […]

  • Pertamina Rampungkan Dua Tangki BBM Raksasa di Lawe-Lawe, Terbesar di Asia Tenggara

    Pertamina Rampungkan Dua Tangki BBM Raksasa di Lawe-Lawe, Terbesar di Asia Tenggara

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kilang Pertamina Internasional (KPI) menyelesaikan pembangunan dua unit tangki BBM baru di Terminal Lawe-Lawe, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Kedua tangki tersebut memiliki kapasitas masing-masing 1 juta barel, sehingga total tambahan kapasitas penyimpanan mencapai 2 juta barel. Pjs. Corporate Secretary KPI, Milla Suciyani, menyebut tangki baru ini menjadi yang terbesar di kawasan […]

  • Prabowo Singgung “Beking Seragam Ijo-Coklat” di DPR, Warning Keras Oknum Aparat dan Pejabat

    Prabowo Singgung “Beking Seragam Ijo-Coklat” di DPR, Warning Keras Oknum Aparat dan Pejabat

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras terhadap praktik korupsi dan penyalahgunaan kekuasaan dalam pidatonya di Rapat Paripurna DPR RI, Rabu, 20 Mei 2026. Dalam forum resmi penyampaian Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RAPBN 2027 itu, Prabowo secara terbuka menyinggung adanya praktik “beking” oleh oknum aparat berseragam. “Biasanya mereka itu […]

  • Dana SAL Rp200 Triliun Mulai Disalurkan ke Himbara, Begini Dampaknya ke Ekonomi Nasional

    Dana SAL Rp200 Triliun Mulai Disalurkan ke Himbara, Begini Dampaknya ke Ekonomi Nasional

    • calendar_month Selasa, 7 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah mulai mengalirkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) senilai Rp200 triliun ke perbankan nasional sejak September lalu. Langkah ini menjadi perhatian pelaku industri keuangan, karena dana jumbo tersebut diharapkan bisa memperkuat likuiditas Himbara dan mendorong pemulihan ekonomi nasional menjelang akhir 2025. Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa telah menempatkan dana SAL ke Himpunan Bank […]

  • Investor Norwegia Tolak Rencana Tesla Beri Gaji Fantastis ke Elon Musk

    Investor Norwegia Tolak Rencana Tesla Beri Gaji Fantastis ke Elon Musk

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana Tesla memberikan gaji superbesar kepada CEO-nya, Elon Musk, menuai pro dan kontra di kalangan investor. Salah satu yang menolak secara terbuka adalah Dana Kekayaan Negara Norwegia (Norges Bank Investment Management/NBIM), salah satu pemegang saham institusional terbesar Tesla. NBIM menyatakan akan menolak proposal kompensasi baru bagi Elon Musk yang nilainya bisa mencapai USD […]

  • Prabowo Peringatkan Eks Bos BUMN: Siap-siap Dipanggil Kejaksaan Agung

    Prabowo Peringatkan Eks Bos BUMN: Siap-siap Dipanggil Kejaksaan Agung

    • calendar_month Senin, 2 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto melontarkan peringatan keras kepada mantan pimpinan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) terkait pengelolaan perusahaan pelat merah di masa lalu. Prabowo menegaskan, para pejabat BUMN yang dinilai bermasalah harus siap mempertanggungjawabkan kinerjanya di hadapan hukum. Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo saat memberikan taklimat dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun […]

expand_less