Breaking News
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Akhirnya Ditutup Melemah Rp16.694 per Dolar AS

Rupiah Akhirnya Ditutup Melemah Rp16.694 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Sel, 11 Nov 2025
  • comment 0 komentar

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (11/11/2025). Sejalan dengan melemahnya nilai tukar rupiah, sejumlah mata uang lain di Asia ditutup beragam hari ini.

Nilai tukar rupiah terkoreksi 0,24 persen ke level Rp16.694 dari sebelumnya Rp16.654 per dolar AS. Sementara itu, dolar AS ditutup menguat 0,04% ke level 99,62.

Bersamaan dengan melemahnya rupiah, sejumlah mata uang lain di Asia turut berkinerja lesu, seperti yen Jepang yang melemah 0,03%, dolar Singapura terkoreksi 0,02%, dolar Taiwan terkoreksi 0,16%, won Korea Selatan melemah 0,53%, peso Filipina melemah 0,02%, yuan China melemah 0,04%, hingga baht Thailand terkoreksi 0,27%. Sebaliknya, sejumlah mata uang lain yang menguat pada perdagangan hari ini, antara lain ringgit Malaysia yang naik 0,38%, rupee India naik 0,12%, hingga dolar Hong Kong naik 0,02%.

Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi, menerangkan bahwa penguatan indeks dolar pada perdagangan hari ini, terjadi lantaran beberapa faktor. Dari luar negeri, senat AS telah mengesahkan RUU mengenai pendanaan pemerintah dan mengakhiri shutdown pemerintah AS yang telah berlangsung cukup lama.

“Berakhirnya penutupan pemerintah juga akan membuka jalan bagi pemerintah AS untuk merilis data ekonomi resmi, yang akan memberikan lebih banyak petunjuk kepada pasar mengenai ekonomi terbesar di dunia tersebut,” katanya, Selasa (11/11/2025).

Dari sisi moneter, Ibrahim menyebut bahwa pasar kian kuat untuk memprediksi penurunan suku bunga The Fed pada Desember mendatang. Hal itu terutama terjadi di tengah semakin meningkatnya ketidakpastian ekonomi. Sementara itu, geopolitik di Eropa yang kian memanas, disebut telah membuat harga minyak semakin meningkat, terutama karena serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia.

Dari dalam negeri, Kemenkeu memastikan bahwa redenominasi rupiah belum akan terlaksana pada 2026. Ibrahim menerangkan, Bank Indonesia sebagai otoritas moneter telah menjadi bagian dari rencana penuntasan landasan hukum redenominasi pada periode 2026–2027.

“BI menganggap, redenominasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat kredibilitas rupiah, dan mendukung modernisasi sistem pembayaran nasional,” kata Ibrahim.

Pada perdagangan besok, Ibrahim memprediksi rupiah akan cenderung bergerak fluktuatif, tetapi ditutup melemah pada rentang Rp16.690–Rp16.730.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Wali Kota Denpasar Jaya Negara Paparkan Program Perlindungan Petani di Forum Asia Pasifik

    Wali Kota Denpasar Jaya Negara Paparkan Program Perlindungan Petani di Forum Asia Pasifik

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara memaparkan program unggulan Perlindungan Petani (Farmers Protection Program) dalam forum CityNet Executive Committee Meeting ke-45 Asia Pacific yang digelar di Sanur, Senin (27/10/2025). Dalam forum yang dihadiri para delegasi internasional tersebut, Jaya Negara menjelaskan bahwa program Perlindungan Petani merupakan bentuk nyata komitmen Kota Denpasar dalam […]

  • Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

    Harga Properti Residensial 2026 Naik: Permintaan Meningkat, Ukuran Mengecil

    • calendar_month Rab, 26 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pasar properti residensial di Indonesia diproyeksikan akan terus mengalami tren kenaikan harga jual pada tahun 2026. Kondisi ini menciptakan disparitas yang semakin lebar antara daya beli masyarakat, khususnya first-time home buyer, dengan harga hunian yang ditawarkan. CEO Leads Property Services Indonesia, Hendra Hartono, memaparkan analisis mengenai dinamika pasar perumahan, yang menunjukkan pergeseran fokus […]

  • Purbaya Klaim Sektor Riil Bisa Dongkrak Rasio Pajak hingga 1% PDB

    Purbaya Klaim Sektor Riil Bisa Dongkrak Rasio Pajak hingga 1% PDB

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis bahwa pemulihan sektor riil akan menjadi pendorong utama peningkatan rasio pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga 1%. Langkah ini diyakini mampu memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional dan menekan defisit anggaran di tengah lonjakan utang pemerintah. “Kalau sektor riil berjalan dengan bagus seperti yang saya desain, beberapa bulan […]

  • Kurangi Ketergantungan pada China, Trump Teken Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara ASEAN

    Kurangi Ketergantungan pada China, Trump Teken Kesepakatan Dagang dengan 4 Negara ASEAN

    • calendar_month Sen, 27 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menandatangani kesepakatan perdagangan dan mineral penting dengan empat negara Asia Tenggara dalam rangkaian KTT ASEAN di Kuala Lumpur, Malaysia, Minggu (26/10). Langkah ini menjadi bagian dari upaya Washington untuk mengurangi ketergantungan rantai pasokan terhadap China, terutama di sektor tanah jarang dan mineral penting yang menjadi bahan utama chip […]

  • Mendag Budi Santoso Desak Reformasi WTO yang Inklusif dan Berbasis Kebersamaan

    Mendag Budi Santoso Desak Reformasi WTO yang Inklusif dan Berbasis Kebersamaan

    • calendar_month Jum, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) RI Budi Santoso menegaskan pentingnya reformasi Organisasi Perdagangan Dunia (WTO) yang bersifat inklusif dan berorientasi pada semangat kebersamaan antarnegara anggota. Pernyataan ini menjadi sorotan dalam pertemuan Informal WTO Working Dinner di Gqeberha, Afrika Selatan, Kamis (9/10), di tengah meningkatnya tekanan global terhadap sistem perdagangan multilateral yang dinilai kian kehilangan relevansi. […]

  • Ternyata Ini Dampak Telat Ganti Oli di Mobil Listrik

    Ternyata Ini Dampak Telat Ganti Oli di Mobil Listrik

    • calendar_month Jum, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Berbeda dengan mobil bensin atau diesel, mobil listrik tetap memiliki oli untuk motor listrik dan reduction gear. Jika oli ini telat diganti, risikonya cukup serius karena komponen EV bekerja pada putaran dan torsi yang sangat tinggi. Mobil listrik memakai reduction gear untuk menurunkan putaran motor listrik yang tinggi. Sehingga, dihasilkan rasio putaran lebih […]

expand_less