Minggu, 28 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Akhirnya Ditutup Melemah Rp16.694 per Dolar AS

Rupiah Akhirnya Ditutup Melemah Rp16.694 per Dolar AS

  • account_circle darmanto zebua
  • calendar_month Selasa, 11 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ditutup melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (11/11/2025). Sejalan dengan melemahnya nilai tukar rupiah, sejumlah mata uang lain di Asia ditutup beragam hari ini.

Nilai tukar rupiah terkoreksi 0,24 persen ke level Rp16.694 dari sebelumnya Rp16.654 per dolar AS. Sementara itu, dolar AS ditutup menguat 0,04% ke level 99,62.

Bersamaan dengan melemahnya rupiah, sejumlah mata uang lain di Asia turut berkinerja lesu, seperti yen Jepang yang melemah 0,03%, dolar Singapura terkoreksi 0,02%, dolar Taiwan terkoreksi 0,16%, won Korea Selatan melemah 0,53%, peso Filipina melemah 0,02%, yuan China melemah 0,04%, hingga baht Thailand terkoreksi 0,27%. Sebaliknya, sejumlah mata uang lain yang menguat pada perdagangan hari ini, antara lain ringgit Malaysia yang naik 0,38%, rupee India naik 0,12%, hingga dolar Hong Kong naik 0,02%.

Direktur Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi, menerangkan bahwa penguatan indeks dolar pada perdagangan hari ini, terjadi lantaran beberapa faktor. Dari luar negeri, senat AS telah mengesahkan RUU mengenai pendanaan pemerintah dan mengakhiri shutdown pemerintah AS yang telah berlangsung cukup lama.

“Berakhirnya penutupan pemerintah juga akan membuka jalan bagi pemerintah AS untuk merilis data ekonomi resmi, yang akan memberikan lebih banyak petunjuk kepada pasar mengenai ekonomi terbesar di dunia tersebut,” katanya, Selasa (11/11/2025).

Dari sisi moneter, Ibrahim menyebut bahwa pasar kian kuat untuk memprediksi penurunan suku bunga The Fed pada Desember mendatang. Hal itu terutama terjadi di tengah semakin meningkatnya ketidakpastian ekonomi. Sementara itu, geopolitik di Eropa yang kian memanas, disebut telah membuat harga minyak semakin meningkat, terutama karena serangan Ukraina terhadap infrastruktur energi Rusia.

Dari dalam negeri, Kemenkeu memastikan bahwa redenominasi rupiah belum akan terlaksana pada 2026. Ibrahim menerangkan, Bank Indonesia sebagai otoritas moneter telah menjadi bagian dari rencana penuntasan landasan hukum redenominasi pada periode 2026–2027.

“BI menganggap, redenominasi merupakan langkah strategis untuk meningkatkan efisiensi transaksi, memperkuat kredibilitas rupiah, dan mendukung modernisasi sistem pembayaran nasional,” kata Ibrahim.

Pada perdagangan besok, Ibrahim memprediksi rupiah akan cenderung bergerak fluktuatif, tetapi ditutup melemah pada rentang Rp16.690–Rp16.730.(*)

  • Penulis: darmanto zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Piala Dunia 2026: Kroasia Siap Menuju 32 Besar

    Piala Dunia 2026: Kroasia Siap Menuju 32 Besar

    • calendar_month Rabu, 24 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Kroasia akhirnya meraih kemenangan perdana di Piala Dunia 2026 setelah menundukkan Panama dengan skor tipis 1-0 pada laga kedua Grup L di Stadion Toronto, Kanada, Rabu (24/6/2026). Gol tunggal kemenangan Vatreni dicetak Ante Budimir pada menit ke-54. Hasil ini menjaga peluang Kroasia untuk melaju ke babak 32 besar setelah mengoleksi tiga poin. […]

  • RI Pantau Tarif Dagang Global 10 Persen Trump, Kelanjutan Perjanjian Dagang RI-AS Dikaji

    RI Pantau Tarif Dagang Global 10 Persen Trump, Kelanjutan Perjanjian Dagang RI-AS Dikaji

    • calendar_month Sabtu, 21 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah Indonesia merespons kebijakan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menetapkan tarif dagang global sebesar 10 persen untuk seluruh negara. Pemerintah menegaskan akan terus mencermati dampak kebijakan tersebut, khususnya terhadap kelanjutan agreement on reciprocal trade (ART) antara Indonesia dan Amerika Serikat. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyampaikan bahwa Indonesia memilih […]

  • Brasil Gandeng Bank Dunia Kelola Dana Konservasi Hutan Senilai US5 Miliar

    Brasil Gandeng Bank Dunia Kelola Dana Konservasi Hutan Senilai US$125 Miliar

    • calendar_month Jumat, 10 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Brasil melangkah ambisius di panggung iklim dunia. Negeri Amazon itu akan menggandeng Bank Dunia untuk mengelola dana konservasi hutan senilai US$125 miliar yang akan diluncurkan di KTT Iklim COP30 November mendatang. Pemerintah Brasil berencana menggandeng Bank Dunia sebagai mitra utama dalam pembentukan dana konservasi hutan (Tropical Forests Forever Fund/TFFF) senilai US$125 miliar. Dana […]

  • Jepang Siapkan Pinjaman Rp171 Triliun untuk Amankan Pasokan Minyak Asia Tenggara

    Jepang Siapkan Pinjaman Rp171 Triliun untuk Amankan Pasokan Minyak Asia Tenggara

    • calendar_month Kamis, 16 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jepang mengambil langkah strategis untuk menjaga stabilitas energi kawasan dengan menyiapkan bantuan pinjaman sebesar US$10 miliar atau setara Rp171,34 triliun bagi negara-negara Asia, khususnya Asia Tenggara. Kebijakan ini muncul di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada lonjakan harga minyak global serta gangguan rantai pasok energi. Perdana Menteri Jepang, Sanae […]

  • Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

    Kendalikan Risiko Utang Daerah, China Bentuk Departemen Baru

    • calendar_month Selasa, 4 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah China melalui Kementerian Keuangan (Ministry of Finance/ MOF) resmi membentuk departemen baru khusus pengelolaan utang daerah kepada pemerintah China. Ini menjadi langkah terbaru untuk mengendalikan risiko utang daerah di tengah perlambatan ekonomi nasional. Dalam pernyataannya pada Senin (3/11/2025) yang dilansir Reuters, Kementerian Keuangan China menyebutkan Departemen Manajemen Utang ini akan bertanggung jawab […]

  • Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun, Cabai Merah Kecil Anjlok 20 Persen

    Harga Cabai di Pasar Angso Duo Turun, Cabai Merah Kecil Anjlok 20 Persen

    • calendar_month Senin, 12 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga sejumlah komoditas bahan pokok di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada Senin (12/1/2026). Penurunan harga hanya terjadi pada beberapa jenis cabai, sementara beras, daging, minyak goreng, telur, hingga bawang masih bertahan di level sebelumnya. Berdasarkan data SIHARKO Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, harga cabai merah besar tercatat sebesar […]

expand_less