Sabtu, 10 Okt 2026
light_mode
Beranda » Regional » Bukan Cuma Hutan yang Hangus, Karhutla Ancam Lumpuhkan Ekonomi

Bukan Cuma Hutan yang Hangus, Karhutla Ancam Lumpuhkan Ekonomi

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 24 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Provinsi Jambi dan lainnya di tengah meningkatnya risiko El Nino tak hanya meninggalkan kerusakan ekologis. Dampaknya bisa menjalar jauh lebih luas ke sektor kesehatan, pendidikan, transportasi, hingga aktivitas ekonomi masyarakat.

Kepala Ekonom Trimegah Sekuritas Indonesia Fakhrul Fulvian mengatakan, nilai kerugian ekonomi akibat karhutla tidak bisa hanya dihitung dari luas lahan atau hutan yang terbakar. Sebab, bencana memiliki efek berantai atau multiplier effect yang kerap baru terasa setelah kejadian berlangsung.

“Bencana mempunyai multiplier effect yang sering tidak terlihat pada hari pertama. Awalnya mungkin kebakaran lahan. Setelah itu muncul masalah kesehatan, aktivitas kerja terganggu, sekolah terganggu, transportasi terganggu dan pada akhirnya kegiatan ekonomi dan daya hidup masyarakat ikut melemah,” ujar Fakhrul dikutip dari Antara, Senin (24/8/2026).

Menurut dia, kabut asap menjadi salah satu dampak paling cepat dirasakan masyarakat. Memburuknya kualitas udara dapat meningkatkan gangguan pernapasan sekaligus menambah beban biaya kesehatan.

Tak berhenti di situ. Aktivitas pendidikan dan pekerjaan juga berpotensi terganggu. Ketika kualitas udara memburuk, produktivitas pekerja dapat menurun dan kegiatan sekolah bisa ikut terdampak.

Gangguan tersebut juga dapat merembet ke sektor transportasi dan logistik. Penerbangan berpotensi terganggu, distribusi barang tersendat, perdagangan lokal melemah, dan mobilitas masyarakat menjadi terbatas.

Di daerah yang menggantungkan perekonomian pada sektor pertanian, kondisi kering berkepanjangan juga menjadi ancaman tersendiri. Berkurangnya ketersediaan air dapat memengaruhi produksi pangan dan pendapatan petani.

Jika berlangsung lama, kondisi tersebut berpotensi memberikan tekanan terhadap harga pangan.

Fakhrul menilai, pencegahan bencana karena itu harus dipandang sebagai bagian dari upaya menjaga roda perekonomian. Menurutnya, keberhasilan anggaran kebencanaan justru sering terlihat dari bencana yang berhasil dicegah.

“Ketika kebakaran berhasil dikendalikan sebelum meluas, maka tidak ada aktivitas ekonomi yang berhenti,” jelasnya.

Begitu pula dengan sistem peringatan dini. Ketika early warning berjalan efektif, masyarakat dapat melakukan antisipasi lebih cepat. Ketersediaan logistik dan peralatan juga membuat respons dapat dilakukan tanpa harus menunggu kondisi memburuk.

Persoalannya, kerugian yang berhasil dicegah tersebut jarang terlihat dalam statistik ekonomi.

“Kita sering dapat menghitung biaya sebuah bencana setelah terjadi. Yang jauh lebih sulit dihitung adalah kerugian yang tidak jadi terjadi karena pencegahan bekerja. Padahal secara ekonomi nilainya bisa sangat besar,” kata Fakhrul.

Karena itu, prinsip mencegah sebelum mengobati dinilai memiliki logika ekonomi yang kuat. Biaya kesiapsiagaan relatif lebih mudah direncanakan dibandingkan biaya yang muncul ketika bencana sudah telanjur meluas.

Dalam konteks tersebut, Fakhrul menilai kapasitas anggaran Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) perlu diperkuat jika peningkatan risiko bencana membutuhkan kesiapan yang lebih besar.

Namun, dia menekankan bahwa persoalannya bukan sekadar seberapa besar anggaran yang tersedia. Yang lebih penting adalah memastikan kapasitas pencegahan dan respons benar-benar siap digunakan.

Prioritas perlu diarahkan pada kesiapsiagaan, pemantauan risiko, sistem peringatan dini, personel, logistik, pemeliharaan peralatan, koordinasi dengan BPBD, hingga kemampuan merespons secara cepat ketika titik api mulai muncul.

Fakhrul menyebut terdapat prinsip sederhana dalam pengelolaan risiko. Semakin besar peluang suatu kejadian dan semakin besar potensi kerugiannya, semakin penting pula kesiapan untuk menghadapinya.

“Ketika risiko El Nino dan karhutla meningkat, kapasitas penanggulangan bencana tidak seharusnya justru melemah,” tegasnya.

Dia berharap risiko El Nino dan karhutla tahun ini dapat dilewati dengan baik. Namun, harapan tersebut harus dibarengi kesiapan nyata.

“Kita tentu berharap risiko El Nino dan karhutla tahun ini dapat dilewati dengan baik. Tetapi harapan harus disertai kesiapan. Karena biaya pencegahan hampir selalu lebih kecil dibandingkan biaya ekonomi, kesehatan dan sosial ketika sebuah bencana sudah terlanjur membesar,” pungkas Fakhrul.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Anjlok! Harga Emas Antam Jadi Rp2.501.000 per Gram

    Anjlok! Harga Emas Antam Jadi Rp2.501.000 per Gram

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam anjlok pada perdagangan Selasa (30/12/2025). Kini harga emas Antam dibanderol Rp2.501.000 per gram. Mengutip situs Logam Mulia, harga emas Antam itu anjlok Rp 95.000 jika dibandingkan dengan harga kemarin, Senin (29/12/2025) yang berada diposisi Rp2.596.000 per gram. Saat ini yang paling murah dibanderol Rp1,3 juta. Sedangkan emas Antam yang paling […]

  • Ketatnya Regulasi Australia Buat Ragu Pembisnis Indonesia Untuk Investasi

    Ketatnya Regulasi Australia Buat Ragu Pembisnis Indonesia Untuk Investasi

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Hubungan perdagangan Indonesia–Australia dinilai masih belum optimal meski memiliki potensi ekonomi yang besar. Anggota Dewan Institut Australia–Indonesia, Rob Law, menyebut bahwa hambatan utama terletak pada regulasi yang ketat serta biaya operasional tinggi di Australia. Dalam media briefing di The Grace Hotel, Sydney, Senin (18/11/2025), Law menegaskan bahwa sistem hukum Australia sangat detail dan […]

  • Prabowo Umumkan Indonesia Swasembada Beras, Cadangan Bulog Tertinggi Sepanjang Sejarah

    Prabowo Umumkan Indonesia Swasembada Beras, Cadangan Bulog Tertinggi Sepanjang Sejarah

    • calendar_month Rabu, 7 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto mengumumkan Indonesia resmi mencapai swasembada beras dalam satu tahun masa pemerintahannya. Capaian tersebut ditegaskan melalui panen raya yang akan dihadiri Prabowo di Karawang, Jawa Barat, pada Rabu (7/1/2026). Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan, swasembada beras ini menjadi tonggak penting ketahanan pangan nasional. Indonesia kini tidak lagi melakukan impor beras, […]

  • Tarif Listrik PLN Resmi Berlaku 1 Desember 2025, Pemerintah Tahan Kenaikan

    Tarif Listrik PLN Resmi Berlaku 1 Desember 2025, Pemerintah Tahan Kenaikan

    • calendar_month Senin, 1 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) resmi menetapkan tarif tenaga listrik untuk pelanggan PLN (Persero) pada kuartal IV atau periode Oktober–Desember 2025. Penetapan tarif mengacu pada Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024 tentang Tarif Tenaga Listrik (Tariff Adjustment). Plt. Direktur Jenderal Ketenagalistrikan, Tri Winarno, menjelaskan bahwa penyesuaian tarif bagi […]

  • Modus Baru Terorisme: Densus 88 Ungkap Rekrut Anak Lewat Game Online, 110 Korban Terekrut

    Modus Baru Terorisme: Densus 88 Ungkap Rekrut Anak Lewat Game Online, 110 Korban Terekrut

    • calendar_month Selasa, 18 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Densus 88 Antiteror mengungkap modus baru kelompok teroris yang merekrut anak-anak melalui media sosial dan game online. Lima tersangka ditangkap setelah diduga mengarahkan anak-anak ke ruang komunikasi tertutup untuk proses indoktrinasi. Modus ini dipaparkan dalam konferensi pers “Penanganan Rekrutmen Secara Online Terhadap Anak-anak oleh Kelompok Terorisme” di Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Selasa (18/11). […]

  • IHSG Dibuka Naik ke Level 8.577, 304 Saham Menguat

    IHSG Dibuka Naik ke Level 8.577, 304 Saham Menguat

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat pada awal perdagangan hari ini, Selasa (2/12/2025). IHSG hari ini bergerak menghijau pada rentang 8.564-8.584. Berdasarkan data RTI Infokom, IHSG dibuka pada level 8.577,60. Tercatat 304 saham menguat, 99 saham melemah, dan 241 saham stagnan. Adapun kapitalisasi pasar berada di posisi Rp15.717 triliun. Saham PT Bank […]

expand_less