Senin, 7 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Kembali Melemah, Konflik Timur Tengah Bikin Pasar Makin Cemas

Rupiah Kembali Melemah, Konflik Timur Tengah Bikin Pasar Makin Cemas

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah belum bisa keluar dari tekanan. Mengawali perdagangan Kamis (13/8/2026), mata uang Indonesia kembali melemah dengan terdepresiasi tipis 2 poin atau 0,01 persen ke posisi Rp17.879 per dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip Antara, angka tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp17.877 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,08% ke posisi 99,931.

Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa menyatakan rupiah melemah karena masih menghadapi tekanan ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah (Timteng).

“Rupiah masih menghadapi tekanan dari ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, terutama perkembangan terkait Iran dan Selat Hormuz yang berpotensi mempengaruhi pasokan serta harga energi,” ujarnya.

Mengutip Anadolu, Iran memberikan enam syarat yang harus dipenuhi AS agar Selat Hormuz dapat dibuka kembali. Mulai dari mengakhiri ancaman terhadap pemimpin tertinggi Iran, menghentikan secara permanen aksi militer terhadap Iran dan sekutu-sekutunya di kawasan, menarik seluruh kekuatan laut dan udara AS yang terlibat dalam blokade terhadap Iran, memberikan kompensasi atas kerugian yang dialami Teheran selama konflik baru-baru ini, mencabut sanksi AS, serta membebaskan aset-aset Iran yang dibekukan.

Iran sendiri tengah menyiapkan rancangan undang-undang yang melarang kapal militer dan komersial dari negara yang dianggap “musuh” memasuki Selat Hormuz tanpa persetujuan Teheran.

Sentimen lain berasal dari rilis indeks harga konsumen (CPI/Consumer Price Index) AS bulan Juli yang naik 0,1 persen secara bulanan, dan 3,4 persen secara tahunan. Kedua angka tersebut sejalan dengan ekspektasi pasar.

Inflasi inti, yang tidak memasukkan komponen harga pangan dan energi yang fluktuatif, meningkat 0,2 persen secara bulanan dan 2,5 persen secara tahunan. Tingkat inflasi tahunan, baik untuk inflasi umum maupun inflasi inti, sedikit melandai dibandingkan bulan Juni.

Menyusul rilis data tersebut, pasar uang meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga kebijakannya pada pertemuan bulan September.

Fed Fund Futurues memperhitungkan probabilitas sekitar 60 persen bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5-3,75 persen, dibandingkan dengan prediksi pada pekan sebelumnya, yaitu di atas 45 persen.

“Dalam jangka pendek, rupiah diperkirakan bergerak konsolidatif dengan peluang penguatan terbatas di kisaran Rp17.750 – Rp17.850 per dolar AS,” ungkap Amru.(*)

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber dan narasumber.

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Amerika Serikat Beri Pelajaran Bosnia-Herzegovina

    Amerika Serikat Beri Pelajaran Bosnia-Herzegovina

    • calendar_month Kamis, 2 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Timnas Amerika Serikat menunjukkan mental juara saat memastikan tiket ke babak 16 besar Piala Dunia 2026. Menghadapi Bosnia-Herzegovina pada babak 32 besar di Stadion San Francisco Bay Arena, Kamis (2/7/2026) siang WIB, The Stars and Stripes menang meyakinkan dengan skor 2-0. Kemenangan tersebut terasa semakin spesial. Pasukan Mauricio Pochettino harus bermain dengan 10 […]

  • Tanker Thailand-Malaysia Lolos dari Selat Hormuz, Indonesia dan AS Masih Tertahan

    Tanker Thailand-Malaysia Lolos dari Selat Hormuz, Indonesia dan AS Masih Tertahan

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah kapal tanker minyak milik Indonesia hingga kini masih tertahan di kawasan Selat Hormuz di tengah memanasnya konflik di Timur Tengah. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengakui proses evakuasi kapal kargo minyak Indonesia dari jalur strategis tersebut tidak mudah. “Kita masih komunikasi terus. Memang tidak mudah untuk kita bisa […]

  • Melemah Lagi, Rupiah Kini Tembus Rp17.630 per Dolar AS

    Melemah Lagi, Rupiah Kini Tembus Rp17.630 per Dolar AS

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM– Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat kembali bergerak melemah pada perdagangan Senin (18/5/2026) pagi. Mata uang Garuda turun 33 poin atau 0,19 persen ke posisi Rp17.630 per dolar AS. Pelemahan tersebut terjadi dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.597 per dolar AS. Di sisi lain, indeks dolar AS juga tercatat mengalami […]

  • Sudah Didera Masalah Kualitas Industri, Saham Airbus Anjlok 10 Persen

    Sudah Didera Masalah Kualitas Industri, Saham Airbus Anjlok 10 Persen

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perusahaan pembuat pesawat raksasa, Airbus, mengonfirmasi mereka menemukan masalah kualitas industri yang memengaruhi panel logam pada sejumlah pesawat A320. Menurut laporan Reuters yang dikutip pada Selasa (2/12/2025), kabar tersebut menambah tantangan terbaru bagi Airbus setelah penarikan kembali pesawatnya untuk pembaruan perangkat lunak (software) akhir pekan lalu. Diluar dugaan, saham Airbus anjlok hingga 10 […]

  • Badan Narkotika Nasional: Vape Jadi Sarana Baru Konsumsi Narkoba

    Badan Narkotika Nasional: Vape Jadi Sarana Baru Konsumsi Narkoba

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Narkotika Nasional (BNN) menyatakan rokok elektrik atau vape kini menjadi media baru untuk konsumsi narkoba dan zat psikoaktif baru (new psychoactive substances/NPS). Kepala BNN RI, Suyudi Ario Seto, menegaskan pihaknya menemukan fakta bahwa vape telah disalahgunakan sebagai sarana efektif mengonsumsi narkotika. “Kami menemukan fakta tak terbantahkan bahwa vape telah menjadi sarana efektif […]

  • Prabowo Tinjau Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Perintahkan Investigasi

    Prabowo Tinjau Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Perintahkan Investigasi

    • calendar_month Selasa, 28 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Presiden Prabowo Subianto meninjau langsung korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Selasa, 28 April 2026. Dalam kunjungannya ke rumah sakit di Bekasi, Prabowo menyampaikan duka cita atas insiden yang menimbulkan korban jiwa dan puluhan korban luka tersebut. “Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan […]

expand_less