Rabu, 7 Okt 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Rupiah Kembali Melemah, Konflik Timur Tengah Bikin Pasar Makin Cemas

Rupiah Kembali Melemah, Konflik Timur Tengah Bikin Pasar Makin Cemas

  • account_circle -
  • calendar_month Kamis, 13 Agt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah belum bisa keluar dari tekanan. Mengawali perdagangan Kamis (13/8/2026), mata uang Indonesia kembali melemah dengan terdepresiasi tipis 2 poin atau 0,01 persen ke posisi Rp17.879 per dolar Amerika Serikat (AS).

Mengutip Antara, angka tersebut lebih rendah dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di posisi Rp17.877 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS terpantau melemah 0,08% ke posisi 99,931.

Research and Development Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) Muhammad Amru Syifa menyatakan rupiah melemah karena masih menghadapi tekanan ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah (Timteng).

“Rupiah masih menghadapi tekanan dari ketidakpastian geopolitik di Timur Tengah, terutama perkembangan terkait Iran dan Selat Hormuz yang berpotensi mempengaruhi pasokan serta harga energi,” ujarnya.

Mengutip Anadolu, Iran memberikan enam syarat yang harus dipenuhi AS agar Selat Hormuz dapat dibuka kembali. Mulai dari mengakhiri ancaman terhadap pemimpin tertinggi Iran, menghentikan secara permanen aksi militer terhadap Iran dan sekutu-sekutunya di kawasan, menarik seluruh kekuatan laut dan udara AS yang terlibat dalam blokade terhadap Iran, memberikan kompensasi atas kerugian yang dialami Teheran selama konflik baru-baru ini, mencabut sanksi AS, serta membebaskan aset-aset Iran yang dibekukan.

Iran sendiri tengah menyiapkan rancangan undang-undang yang melarang kapal militer dan komersial dari negara yang dianggap “musuh” memasuki Selat Hormuz tanpa persetujuan Teheran.

Sentimen lain berasal dari rilis indeks harga konsumen (CPI/Consumer Price Index) AS bulan Juli yang naik 0,1 persen secara bulanan, dan 3,4 persen secara tahunan. Kedua angka tersebut sejalan dengan ekspektasi pasar.

Inflasi inti, yang tidak memasukkan komponen harga pangan dan energi yang fluktuatif, meningkat 0,2 persen secara bulanan dan 2,5 persen secara tahunan. Tingkat inflasi tahunan, baik untuk inflasi umum maupun inflasi inti, sedikit melandai dibandingkan bulan Juni.

Menyusul rilis data tersebut, pasar uang meningkatkan spekulasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan suku bunga kebijakannya pada pertemuan bulan September.

Fed Fund Futurues memperhitungkan probabilitas sekitar 60 persen bahwa bank sentral akan mempertahankan suku bunga acuan di kisaran 3,5-3,75 persen, dibandingkan dengan prediksi pada pekan sebelumnya, yaitu di atas 45 persen.

“Dalam jangka pendek, rupiah diperkirakan bergerak konsolidatif dengan peluang penguatan terbatas di kisaran Rp17.750 – Rp17.850 per dolar AS,” ungkap Amru.(*)

 

Catatan Redaksi: Seluruh informasi merupakan hasil penghimpunan data dari berbagai sumber dan narasumber.

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

    OJK Perkuat Literasi dan Inklusi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia

    • calendar_month Rabu, 12 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terus memperkuat literasi dan inklusi keuangan nasional, khususnya bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang merupakan salah satu segmen prioritas dalam Strategi Nasional Literasi Keuangan Indonesia (SNLKI) 2021–2025, melalui peluncuran Buku Saku Literasi Keuangan bagi Pekerja Migran Indonesia bertema “PMI Cerdas Finansial, Menuju Indonesia Maju”. Peluncuran buku ini merupakan wujud […]

  • Tambang batubara

    Cuan, Harga Batubara Acuan Naik untuk Semua Kategori

    • calendar_month Selasa, 16 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga batubara acuan atau HBA untuk periode kedua Desember 2025 mengalami kenaikan. Kenaikan ini terjadi untuk semua kategori. Kenaikan tertinggi terjadi pada batubara dengan kandungan kalori tertinggi (6.322 GAR), yakni naik 2,55 dolar AS. Dengan kenaikan ini, harga batubara acuan 6.322 GAR di angka 100,81 dolar AS. Berdasarkan SK Kemen ESDM berikut harga […]

  • Harga Ayam dan Telur Melonjak Akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN Dorong Tambah Peternak Baru

    Harga Ayam dan Telur Melonjak Akibat Program Makan Bergizi Gratis (MBG), BGN Dorong Tambah Peternak Baru

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Lonjakan harga ayam dan telur di berbagai daerah menjadi perhatian serius pemerintah. Kenaikan ini disebut sebagai dampak langsung dari meningkatnya permintaan bahan pangan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah digencarkan pemerintah. Program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi masyarakat justru memunculkan tantangan baru di sisi pasokan. Permintaan ayam dan telur meningkat signifikan […]

  • Investasi RI Kuartal I 2026 Tembus Rp498,8 Triliun, Pertumbuhan Melambat ke 7,2% di Tengah Tekanan Global

    Investasi RI Kuartal I 2026 Tembus Rp498,8 Triliun, Pertumbuhan Melambat ke 7,2% di Tengah Tekanan Global

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Realisasi investasi Indonesia pada kuartal I 2026 mencapai Rp 498,8 triliun. Meski tetap tumbuh, lajunya melambat signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) menunjukkan pertumbuhan investasi hanya sebesar 7,2 persen secara tahunan (year on year/yoy), turun dari capaian 15,9 persen pada kuartal I 2025. […]

  • Rupiah Kian Dekati Rp18.000, Dolar AS Turun Tipis

    Rupiah Kian Dekati Rp18.000, Dolar AS Turun Tipis

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rupiah kembali tersungkur pada perdagangan Jumat (25/9/2026). Mata uang Indonesia semakin mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar Amerika Serikat (AS). Mengutip Antara, Rupiah dibuka di level Rp17.933 per dolar AS. Posisi tersebut melemah 17 poin atau 0,09 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada diposisi Rp17.916 per dolar AS. Pelemahan rupiah terjadi bersamaan […]

  • Perak Antam Melejit! Harga Tembus Rp50 Ribu per Gram Hari Ini

    Perak Antam Melejit! Harga Tembus Rp50 Ribu per Gram Hari Ini

    • calendar_month Jumat, 29 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kilau logam mulia tak hanya datang dari emas. Harga perak murni produksi Antam kembali menunjukkan performa impresif pada perdagangan Jumat (29/5/2026). Berdasarkan data yang diperoleh jambisnis.com dari laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini melonjak Rp900 dan kini bertengger di level Rp50.050 per gram. Kenaikan ini menjadi sinyal kuat bahwa minat pasar […]

expand_less