Efek BI Tahan Suku Bunga, Rupiah Balik Menguat!
- account_circle Darmanto Zebua
- calendar_month Kamis, 23 Jul 2026
- print Cetak

ILUSTRASI: Petugas tengah menghitung uang pecahan rupiah. Hari ini kurs rupiah kembali tertekan terhadap dolar AS.
info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali bergairah. Mengawali perdagangan Kamis (23/7/2026), rupiah dibuka menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) sehari setelah Bank Indonesia (BI) memutuskan mempertahankan suku bunga acuan di level 5,75 persen.
Mengutip Antara, kurs rupiah menguat 3 poin atau sekitar 0,02 persen ke level Rp17.914 per dolar AS. Posisi ini lebih baik dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya yang berada di level Rp17.917 per dolar AS.
Pergerakan yang cenderung stabil dengan kecenderungan menguat ini menjadi perhatian pelaku pasar dalam mengamati sentimen ekonomi domestik maupun pengaruh eksternal dari kebijakan moneter Amerika Serikat.
Keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan dinilai memberi kepastian bagi pelaku pasar. Langkah tersebut juga menunjukkan komitmen bank sentral menjaga stabilitas nilai tukar rupiah sekaligus mengendalikan inflasi di tengah dinamika ekonomi global.
Hingga saat ini, pelaku pasar masih terus memantau fluktuasi nilai tukar sepanjang hari perdagangan untuk melihat sejauh mana penguatan ini dapat bertahan terhadap tekanan dolar AS.(*)
- Penulis: Darmanto Zebua
- Editor: Darmanto Zebua
