Kampung Nelayan Merah Putih Toli-Toli Rampung, Program Trenggono Ubah Wajah Pesisir
- account_circle syaiful amri
- calendar_month Rab, 31 Des 2025
- comment 0 komentar

Kampung Nelayan Merah Putih Toli-Toli Rampung
JAMBISNIS.COM – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merampungkan pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di pesisir Kabupaten Toli-Toli, Sulawesi Tengah. Proyek yang dikerjakan selama sekitar tiga bulan tersebut ditargetkan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat nelayan setempat.
Ketua Tim Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan KNMP, Trian Yunanda, mengatakan pembangunan KNMP Toli-Toli telah selesai 100 persen, meskipun proses pengerjaan berlangsung di tengah cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Indonesia.
“Alhamdulillah, pembangunan KNMP di Kabupaten Toli-Toli telah rampung 100 persen. Pengerjaan dilakukan sekitar tiga bulan, meski terkendala cuaca ekstrem,” ujar Trian di Jakarta, Selasa (30/12/2025).
KNMP Toli-Toli berlokasi di Desa Banagan, Kecamatan Dampal Utara, dengan luas sekitar 7.000 meter persegi dan berada tepat di kawasan pesisir. Berbagai fasilitas penunjang aktivitas nelayan dibangun di kawasan ini, antara lain tambatan perahu, shelter pendaratan ikan, bangunan docking kapal, bale nelayan, kios perbekalan melaut, sentra kuliner, kios pemasaran ikan, hingga sarana ibadah dan akses jalan lingkungan.
Selain itu, KKP juga melengkapi kawasan tersebut dengan fasilitas rantai dingin berupa gudang beku portabel, pabrik es portabel, mobil pendingin, serta puluhan cool box. Untuk mendukung aktivitas penangkapan ikan, KKP menyediakan kapal berukuran di atas 5 gross ton (GT), mesin kapal, serta alat tangkap ikan.
Total anggaran yang digelontorkan KKP untuk pembangunan KNMP Toli-Toli mencapai sekitar Rp21 miliar.
KKP mencatat, Desa Banagan memiliki potensi perikanan yang cukup besar dengan komoditas utama seperti tuna, cakalang, selar, dan kembung. Saat ini, produksi perikanan masyarakat setempat mencapai sekitar 173 ton per tahun dengan nilai ekonomi Rp2,59 miliar.
Dengan hadirnya Kampung Nelayan Merah Putih, KKP memproyeksikan produksi perikanan meningkat menjadi sedikitnya 237 ton per tahun dengan nilai mencapai Rp4 miliar. Perputaran ekonomi di kawasan tersebut diperkirakan dapat mencapai hingga Rp11 miliar per tahun.
Program ini juga ditargetkan meningkatkan pendapatan rata-rata nelayan dari sekitar Rp3,8 juta per bulan menjadi Rp5,2 juta, serta menyerap tenaga kerja hingga 163 orang.
Selain KNMP Toli-Toli, KKP mencatat terdapat empat lokasi lain yang progres pembangunannya telah melampaui 95 persen. Sementara puluhan lokasi lainnya ditargetkan rampung secara bertahap pada awal 2026.
“Sebanyak 64 lokasi lain yang pembangunannya dimulai Oktober 2025 ditargetkan selesai seluruhnya pada 31 Januari 2026,” kata Trian.
- Penulis: syaiful amri

Saat ini belum ada komentar