Minggu, 20 Sep 2026
light_mode
Beranda » Kesehatan » 8 Pantangan GERD yang Wajib Dihindari agar Asam Lambung Tidak Kambuh

8 Pantangan GERD yang Wajib Dihindari agar Asam Lambung Tidak Kambuh

  • account_circle say say
  • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) merupakan kondisi ketika asam lambung naik ke kerongkongan akibat melemahnya katup antara lambung dan esofagus. Penyakit ini sering kambuh jika penderitanya tidak menjaga pola makan dan gaya hidup.

Untuk mengendalikan gejala seperti nyeri ulu hati, dada terasa panas, dan mual, penting bagi penderita GERD mengetahui berbagai pantangan yang perlu dihindari.

Berikut delapan pantangan GERD yang perlu diperhatikan:

1. Makanan pedas dan berlemak
Makanan pedas seperti sambal serta makanan berlemak tinggi, termasuk gorengan dan fast food, dapat meningkatkan produksi asam lambung dan memperlambat pengosongan lambung. Kondisi ini memicu asam lambung lebih mudah naik.

2. Minuman bersoda dan berkafein
Minuman seperti soda, kopi, dan teh dapat melemahkan otot katup lambung. Selain itu, gas dalam soda meningkatkan tekanan di lambung sehingga memperparah gejala.

3. Cokelat dan makanan tinggi gula
Cokelat mengandung kafein dan teobromin yang dapat memicu refluks asam. Sementara itu, makanan manis berlebihan juga meningkatkan produksi asam lambung.

4. Alkohol dan rokok
Konsumsi alkohol dan kebiasaan merokok dapat melemahkan katup lambung serta memperparah iritasi pada saluran cerna, sehingga gejala GERD semakin sering kambuh.

5. Buah dan makanan asam
Buah seperti jeruk, lemon, nanas, dan tomat dapat mengiritasi lambung. Penderita GERD disarankan memilih buah yang lebih aman seperti pisang atau pepaya.

6. Makan terlalu banyak atau terlalu cepat
Porsi makan yang besar dan kebiasaan makan terburu-buru membuat lambung penuh dan meningkatkan tekanan, sehingga memicu naiknya asam lambung.

7. Langsung berbaring setelah makan
Berbaring setelah makan memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan. Idealnya, beri jeda 2–3 jam sebelum tidur.

8. Stres dan kurang tidur
Stres berkepanjangan dan kurang istirahat dapat meningkatkan produksi asam lambung serta memperburuk gejala GERD.

Menghindari berbagai pantangan tersebut dapat membantu mengurangi frekuensi kambuh dan meningkatkan kualitas hidup penderita. Namun, setiap orang bisa memiliki pemicu yang berbeda, sehingga penting untuk mengenali kondisi masing-masing.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Minyak Dunia Naik, Sanksi AS ke Rusia Picu Kekhawatiran Pasokan

    Harga Minyak Dunia Naik, Sanksi AS ke Rusia Picu Kekhawatiran Pasokan

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak dunia menguat tipis pada perdagangan Jumat, 25 Oktober 2025, melanjutkan kenaikan sebelumnya dan tetap berada di jalur penguatan mingguan. Kenaikan harga dipicu oleh sanksi Amerika Serikat (AS) terhadap dua perusahaan minyak terbesar Rusia, yang menimbulkan kekhawatiran akan terganggunya pasokan global. Mengutip CNBC, harga minyak Brent berjangka turun tipis 7 sen atau […]

  • Sirkuit Mandalika Masuk Kalender Event GT World Challenge Asia 2026

    Sirkuit Mandalika Masuk Kalender Event GT World Challenge Asia 2026

    • calendar_month Kamis, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sirkuit Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat (NTB), kembali masuk kalender event balap mobil GT World Challenge Asia 2026 pada 1-3 Mei 2026. Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Priandi Satria mengatakan penyelenggaraan GT World Challenge Asia 2026 memberi efek berganda bagi perekonomian daerah dan nasional. “Event ini juga membuka ruang partisipasi lebih […]

  • Bukan Cuma Lulusan SMA, Sarjana di Jambi Juga Banyak Menganggur, TPT Capai 5,14 Persen

    Bukan Cuma Lulusan SMA, Sarjana di Jambi Juga Banyak Menganggur, TPT Capai 5,14 Persen

    • calendar_month Selasa, 18 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gelar sarjana ternyata belum menjadi jaminan mudah mendapatkan pekerjaan di Provinsi Jambi. Data terbaru Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan masih ada cukup banyak lulusan perguruan tinggi yang masuk kategori pengangguran. Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Mei 2026 yang dirilis BPS Provinsi Jambi pada 5 Agustus 2026, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) lulusan […]

  • Selat Bab el-Mandeb Terancam Blokade Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak

    Selat Bab el-Mandeb Terancam Blokade Iran, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak

    • calendar_month Senin, 30 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Selat Bab el-Mandeb kembali menjadi sorotan di tengah eskalasi konflik antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel. Jalur strategis yang dijuluki “Gerbang Air Mata” itu kini terancam diblokade. Ancaman tersebut memicu kekhawatiran besar terhadap gangguan pasokan energi global dan langsung berdampak pada lonjakan harga minyak dunia. Selat Bab el-Mandeb merupakan jalur vital yang […]

  • Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus US0 per Barel

    Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Tembus US$100 per Barel

    • calendar_month Senin, 11 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga minyak mentah dunia terus menunjukkan lonjakan tajam di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah. Pasar energi global kini dibayangi kekhawatiran terganggunya pasokan minyak akibat memanasnya hubungan antara Amerika Serikat dan Iran. Kegagalan diplomasi antara Amerika Serikat dan Iran menjadi salah satu sentimen utama yang mendorong kenaikan harga minyak dunia. Selain […]

  • Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Menguat 6 Poin

    Nilai Tukar Rupiah Hari Ini, Menguat 6 Poin

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) menguat. Dibuka pada perdagangan Selasa (10/2/2026), rupiah bergerak menguat 6 poin atau 0,04 persen menjadi Rp16.799 per dolar AS. Sebelumnya, rupiah di level Rp16.805 per dolar AS. Penguatan rupiah ini didorong meredanya ketegangan geopolitik global dan sikap wait and see pelaku pasar jelang rilis data […]

expand_less