Kamis, 17 Sep 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » Pola Konsumsi Masyarakat Jambi Berubah, Bisnis Tak Bisa Lagi Hanya Mengandalkan Harga

Pola Konsumsi Masyarakat Jambi Berubah, Bisnis Tak Bisa Lagi Hanya Mengandalkan Harga

  • account_circle say say
  • calendar_month 1 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pola konsumsi masyarakat Jambi semakin penting diperhatikan pelaku usaha dalam membaca peluang pasar. Data terbaru menunjukkan aktivitas ekonomi daerah tetap tumbuh, sementara struktur pengeluaran rumah tangga dapat menjadi salah satu indikator untuk memahami kebutuhan konsumen.

Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jambi melalui Analisis Pola Konsumsi Masyarakat Provinsi Jambi 2025 yang dirilis pada Maret 2026 mencatat bahwa konsumsi atau pengeluaran masyarakat digunakan sebagai salah satu indikator kesejahteraan. Publikasi tersebut membahas pola pengeluaran rumah tangga di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota.

Data BPS menunjukkan perekonomian Provinsi Jambi sepanjang 2025 tumbuh 4,93 persen, lebih tinggi dibandingkan pertumbuhan 2024 sebesar 4,50 persen. Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp349,66 triliun, sementara PDRB per kapita mencapai Rp92,79 juta.

Dari sisi pengeluaran, konsumsi rumah tangga juga menunjukkan pertumbuhan sepanjang 2025. Pada semester I-2025, misalnya, komponen Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga tumbuh 4,86 persen secara tahunan.

Data konsumsi masyarakat juga diperoleh melalui Susenas Maret 2025. BPS menggunakan target sampel sebanyak 7.233 rumah tangga di Provinsi Jambi yang dirancang menghasilkan estimasi hingga tingkat kabupaten/kota. Data tersebut mencakup pengeluaran, konsumsi makanan, serta konsumsi kalori dan protein.

BPS juga menyediakan data pengeluaran per kapita menurut kelompok makanan dan bukan makanan untuk kabupaten/kota di Jambi pada 2025. Data tersebut memperlihatkan bahwa struktur konsumsi dapat dibaca berdasarkan jenis kebutuhan dan karakteristik wilayah.

Artinya, pasar Jambi tidak dapat diperlakukan sebagai satu kelompok konsumen yang seragam. Kebutuhan rumah tangga, lokasi tempat tinggal, tingkat pengeluaran dan jenis konsumsi membentuk karakter pasar yang berbeda.

Pada saat yang sama, pertumbuhan ekonomi juga menunjukkan adanya aktivitas permintaan yang terus berlangsung. Pada triwulan I-2026, ekonomi Jambi masih tumbuh 4,33 persen secara tahunan.

Data tersebut tidak secara langsung membuktikan bahwa masyarakat Jambi telah meninggalkan pertimbangan harga. Namun, bagi pelaku usaha, data konsumsi menunjukkan pentingnya melakukan segmentasi berdasarkan kebutuhan dan pola pengeluaran.

Dalam praktiknya, konsumen dapat melakukan pembelian untuk kebutuhan rutin, sementara keputusan pada kategori seperti makanan, minuman, hiburan dan aktivitas rekreasi dapat dipengaruhi lebih banyak faktor, termasuk lokasi, kemudahan akses dan kenyamanan.

Karena itu, persaingan bisnis tidak selalu berhenti pada harga versus harga. Pelaku usaha juga perlu memikirkan bagaimana konsumen menemukan bisnis, melakukan transaksi dan memperoleh pengalaman selama berada di lokasi.

Bagi bisnis makanan dan minuman, retail, hiburan maupun jasa, perubahan cara membaca konsumen tersebut memiliki implikasi terhadap pemilihan lokasi.

Traffic, akses kendaraan, ketersediaan parkir, keberadaan tenant lain dan aktivitas kawasan dapat memengaruhi potensi kunjungan. Satu kawasan yang menyediakan beberapa kebutuhan sekaligus juga berpotensi menciptakan perjalanan konsumen yang lebih panjang.

Inilah alasan konsep kawasan komersial mulai tidak hanya mengandalkan satu jenis bisnis. F&B, retail, entertainment, komunitas dan layanan sehari-hari dapat ditempatkan dalam satu ekosistem untuk menjawab kebutuhan konsumen yang berbeda.

Pada akhirnya, memahami pola konsumsi masyarakat Jambi bukan sekadar mengetahui berapa besar uang yang dibelanjakan. Bagi pelaku usaha, yang tidak kalah penting adalah membaca apa yang dibutuhkan konsumen, di mana mereka beraktivitas, serta faktor apa yang membuat mereka memilih kembali sebuah bisnis atau kawasan.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • e-Banking Bank Jambi Lumpuh, Pesan Berantai Soal Rekening Terkuras Bikin Nasabah Resah

    e-Banking Bank Jambi Lumpuh, Pesan Berantai Soal Rekening Terkuras Bikin Nasabah Resah

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Layanan e-banking milik Bank Jambi dilaporkan tidak dapat diakses hingga Minggu pagi. Gangguan ini memicu keresahan di kalangan nasabah, seiring beredarnya pesan berantai di sejumlah grup percakapan yang menyebut dugaan pembobolan rekening dan hilangnya saldo tabungan. Pesan berantai yang beredar luas, terutama di kalangan aparatur sipil negara dan komunitas guru di Provinsi Jambi, […]

  • Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Ayam Broiler dan Cabai Mulai Turun

    Harga Sembako di Kota Jambi Stabil, Ayam Broiler dan Cabai Mulai Turun

    • calendar_month Sabtu, 16 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil pada update 16 Mei 2026. Namun, sejumlah komoditas seperti daging ayam broiler dan cabai menunjukkan tren penurunan harga dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi melalui sistem SIHARKO, sebagian besar bahan pokok seperti beras, […]

  • Cek Harga Emas Antam di Jambi, Naik atau Turun

    Cek Harga Emas Antam di Jambi, Naik atau Turun

    • calendar_month Jumat, 24 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas batangan produksi Antam tidak mengalami perubahan hari ini. Kondisi ini menunjukkan harga emas masih bergerak stagnan setelah sempat melemah pada perdagangan Kamis (23/4/2026). Berdasarkan data Jambisnis.com dari laman Logam Mulia pada Jumat (24/4/2026), harga emas Antam stabil di angka Rp 2.805.000 per gram. Sama seperti posisi sebelumnya tanpa kenaikan maupun penurunan. […]

  • Telkomsel NextDev 2025 Fokus Cetak Technopreneurs Unggul Lewat Kurikulum Berbasis AI

    Telkomsel NextDev 2025 Fokus Cetak Technopreneurs Unggul Lewat Kurikulum Berbasis AI

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Telkomsel kembali menghadirkan program NextDev 2025 dengan fokus mencetak technopreneurs unggul di Indonesia melalui AI-Powered Innovation Curriculum, sebuah kurikulum inovasi berbasis kecerdasan buatan (AI). Vice President Corporate Communications and Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi, mengatakan bahwa kurikulum tersebut dirancang untuk membantu technopreneurs tahap awal menciptakan solusi digital yang berdampak nyata bagi masyarakat dan […]

  • Buat Sejarah: Demi Stabilkan Rubel, Rusia Jual Emas Cadangan

    Buat Sejarah: Demi Stabilkan Rubel, Rusia Jual Emas Cadangan

    • calendar_month Senin, 24 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Sentral Rusia untuk pertama kalinya mulai menjual emas fisik dari cadangannya sebagai bagian dari operasi Kementerian Keuangan untuk membiayai anggaran negara. Mengutip The Moscow Times, langkah ini mencerminkan transaksi sebelumnya yang melibatkan emas dari National Wealth Fund (NWF), yang sebelumnya sebagian besar hanya bersifat administratif. Dalam skema sebelumnya, pemerintah menjual emas ke […]

  • Jurang Kaya-Miskin Indonesia Melebar, Rasio Gini Naik Jadi 0,368 pada Maret 2026

    Jurang Kaya-Miskin Indonesia Melebar, Rasio Gini Naik Jadi 0,368 pada Maret 2026

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketimpangan pengeluaran penduduk Indonesia kembali melebar pada Maret 2026. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat rasio gini Indonesia mencapai 0,368, meningkat dibandingkan posisi September 2025 yang berada di angka 0,363. Kenaikan sebesar 0,005 poin dalam enam bulan tersebut menunjukkan adanya peningkatan ketimpangan pengeluaran masyarakat. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS, M. Edy Mahmud, […]

expand_less