Kamis, 17 Sep 2026
light_mode
Beranda » Kuliner » Mengapa Ekonomi Malam Mulai Menjadi Ruang Bisnis Baru?

Mengapa Ekonomi Malam Mulai Menjadi Ruang Bisnis Baru?

  • account_circle say say
  • calendar_month 38 menit yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM –  Aktivitas ekonomi Kota Jambi tidak berhenti ketika jam kerja berakhir. Sore hingga malam justru membuka ruang konsumsi yang berbeda melalui kuliner, hiburan, olahraga dan aktivitas sosial. Fenomena ini dikenal sebagai night economy atau ekonomi malam. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekonomi Provinsi Jambi tumbuh 4,93 persen sepanjang 2025. Pertumbuhan masih berlanjut pada triwulan I-2026 sebesar 4,33 persen secara tahunan. BPS juga menerbitkan analisis pola konsumsi masyarakat Jambi 2025 yang menggunakan pengeluaran rumah tangga untuk membaca karakter konsumsi masyarakat.

Perkembangan ekonomi malam dapat dilihat dari aktivitas sejumlah kawasan dan tenant di Kota Jambi. Pemerintah Kota Jambi, misalnya, mengembangkan kawasan Wisata Kuliner Kota Tua dengan aktivitas mulai sore hingga malam. Fenomena serupa terlihat di Jambi Business Center (JBC). Data tenant resmi JBC menunjukkan sejumlah bisnis memiliki jam operasional hingga malam. Madilog dan Kopi Mansur beroperasi 24 jam.

Komposisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas malam tidak hanya membutuhkan restoran. Konsumen dapat datang untuk makan, minum, nongkrong, berolahraga atau mencari hiburan. Dengan demikian, sebuah kawasan dapat menciptakan dwell time yang lebih panjang. Satu kunjungan juga berpotensi menghasilkan lebih dari satu aktivitas konsumsi.

Bagi bisnis, kondisi ini membuat jam operasional dan tenant mix menjadi bagian dari strategi lokasi. Coffee shop dapat menjadi traffic generator, entertainment memperpanjang kunjungan, sementara F&B dan retail menangkap transaksi lanjutan.

Karena itu, ukuran kawasan yang aktif bukan hanya berapa banyak orang yang datang, tetapi juga berapa lama mereka tinggal dan aktivitas apa yang dilakukan setelah malam tiba.

Di JBC, keberadaan bisnis yang beroperasi hingga larut malam, seperti kopi mansur, madilog, katalog, menunjukkan bahwa ruang komersial dapat tetap memiliki fungsi ekonomi setelah jam kerja berakhir. Jambi After Dark bukan sekadar soal malam yang ramai. Ini tentang bagaimana waktu malam dikonversi menjadi traffic, transaksi dan aktivitas bisnis.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Rencana KRL Beroperasi 24 Jam Harus Dikaji Ulang

    Rencana KRL Beroperasi 24 Jam Harus Dikaji Ulang

    • calendar_month Kamis, 20 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Rencana operasional kereta rel listrik (KRL) commuter line selama 24 jam dinilai perlu kajian mendalam sebelum diterapkan. Hal ini disampaikan Pengamat Transportasi Publik bidang Perkeretaapian, Joni Martinus, merespons pernyataan Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi yang membuka opsi operasional KRL sepanjang hari. Wacana tersebut mencuat setelah muncul fenomena warga yang menginap di Stasiun Cikarang demi […]

  • Cuaca Ekstrem Ancam Nelayan, Pendapatan Turun dan Ekonomi Pesisir Tertekan

    Cuaca Ekstrem Ancam Nelayan, Pendapatan Turun dan Ekonomi Pesisir Tertekan

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kesatuan Nelayan Tradisional Indonesia (KNTI) memperingatkan ancaman serius dari cuaca ekstrem terhadap keselamatan nelayan dan kondisi ekonomi warga pesisir. Ketidakpastian iklim membuat pola cuaca sulit diprediksi, sehingga pengetahuan tradisional para nelayan tak lagi cukup untuk menentukan jadwal melaut secara aman. Ketua Umum KNTI, Dani Setiawan, menjelaskan bahwa nelayan membutuhkan informasi prakiraan cuaca yang […]

  • KataRasa Hadir di Jambi Dengan Konsep Pendampingan Penulis

    KataRasa Hadir di Jambi Dengan Konsep Pendampingan Penulis

    • calendar_month Senin, 25 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Syarifah Lestari mengatakan Penerbit KataRasa hadir dengan konsep berbeda dibandingkan penerbit mayor maupun penerbit indie pada umumnya. Selain fokus pada pembaca muda, KataRasa juga mengedepankan sistem pendampingan bagi penulis. Menurutnya, sebelum menjadi penerbit, tim mereka lebih dulu bergerak dalam manajemen penerbitan bernama Karya Kata yang membantu penulisan, pelatihan, hingga pendampingan penerbitan buku. “Kalau […]

  • Drama Meja Akhir, Percasi Bungo Juara Umum Turnamen Catur Non Master Seri II Pengprov Percasi Jambi di Kerinci

    Drama Meja Akhir, Percasi Bungo Juara Umum Turnamen Catur Non Master Seri II Pengprov Percasi Jambi di Kerinci

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kontingen Percasi Kabupaten Bungo memastikan diri sebagai juara umum dalam Turnamen Catur Bulanan Non Master Seri II yang digelar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Jambi di Kabupaten Kerinci. Dari total 106 pecatur yang ambil bagian, Bungo tampil konsisten dan dominan hingga babak terakhir yang berlangsung dramatis. Penentuan juara berlangsung menegangkan di dua […]

  • OJK dan BI Inisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia, Dorong Talenta Digital Nasional

    OJK dan BI Inisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia, Dorong Talenta Digital Nasional

    • calendar_month Selasa, 24 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) bersama Bank Indonesia (BI) menginisiasi Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) sebagai langkah strategis memperkuat inovasi dan pengembangan talenta digital di sektor jasa keuangan nasional. Inisiatif tersebut ditandai dengan penyelenggaraan DIGDAYA x Hackathon 2026 bertema “Berinovasi untuk Masa Depan, Memberdayakan Talenta Digital” yang digelar secara hybrid di Kantor Bank Indonesia, […]

  • UMP 2026 Belum Jelas, Indeks Penghitungan Dinilai Terlalu Kecil

    UMP 2026 Belum Jelas, Indeks Penghitungan Dinilai Terlalu Kecil

    • calendar_month Senin, 10 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jelang pengumuman upah minimum provinsi atau UMP 2026, beredar kabar ada perubahan nilai indeks dalam penghitungan rumus UMP. Indeks yang disebut dengan indeks tertentu tersebut sejatinya merupakan hak prerogatif Presiden. “Indeks tertentu adalah hak prerogatif presiden, bukan diputuskan oleh sekumpulan orang di luar mandat konstitusi. Jika indeks tertentu diturunkan, artinya Menaker justru melindungi […]

expand_less