Senin, 14 Sep 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Ketua Apkasi Soroti Pemangkasan Anggaran Daerah, Sebut Pemerintah Alami Resentralisasi Fiskal

Ketua Apkasi Soroti Pemangkasan Anggaran Daerah, Sebut Pemerintah Alami Resentralisasi Fiskal

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Bursah Zarnubi mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang memangkas anggaran transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan adanya gejala resentralisasi fiskal di Indonesia.

Dalam rancangan APBN 2026, pagu TKD hanya mencapai Rp699 triliun, turun signifikan dari outlook 2025 sebesar Rp864 triliun. Padahal, menurut Bursah, penurunan ini menimbulkan kesulitan bagi banyak pemerintah daerah yang bergantung pada dana pusat untuk membiayai layanan publik dan pembangunan ekonomi lokal.

“Ada fakta resentralisasi di berbagai sektor kehidupan, terutama kebijakan fiskal. Pemotongan TKD dilakukan tanpa sosialisasi dan menimbulkan keresahan di daerah,” ujar Bursah dalam forum virtual bertajuk Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah, Senin (27/10/2025).

Bursah juga mencontohkan, Kabupaten Lahat mengalami pemotongan dana bagi hasil (DBH) hingga Rp700 miliar, serta pengurangan dana transfer dari pusat sebesar Rp318 miliar. Ia menyebut, banyak kepala daerah “menjerit” namun enggan bersuara karena tekanan politik.

Meski memahami kebutuhan pemerintah pusat untuk mendanai program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp335 triliun, Bursah menilai pelaksanaannya bisa dilakukan bertahap tanpa mengorbankan anggaran daerah.

“Menteri Keuangan seharusnya menjelaskan kepada Presiden bahwa anggaran MBG bisa di-carry over ke tahun berikutnya, bukan langsung diambil penuh,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut penaikan TKD belum dapat dilakukan karena pemerintah masih khawatir terhadap potensi penyelewengan anggaran daerah. Ia menyebut sempat menerima kunjungan dari 18 kepala daerah yang meminta peningkatan anggaran, namun kebijakan itu belum mendapat restu dari pimpinan.

“Kalau saya pribadi ingin menaikkan anggaran daerah, tapi pimpinan di atas masih ragu karena masih banyak penyimpangan dana,” kata Purbaya dalam rapat di Kemendagri, Jakarta (20/10/2025).

Pengamat fiskal menilai, penurunan TKD ini bisa berdampak pada pelayanan publik, belanja daerah, serta daya dorong ekonomi lokal, terutama bagi daerah yang belum mandiri secara fiskal.

Dengan kondisi tersebut, sejumlah pihak menyerukan agar pemerintah pusat melakukan evaluasi kebijakan fiskal agar keseimbangan keuangan pusat dan daerah tetap terjaga.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai Rawit Merah Naik 31 Persen di Pasar Talang Banjar Jambi

    Harga Cabai Rawit Merah Naik 31 Persen di Pasar Talang Banjar Jambi

    • calendar_month Senin, 19 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga cabai rawit merah di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, mengalami kenaikan signifikan. Berdasarkan data Sistem Informasi Harga Komoditas (SIHARKO) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, Senin (19/1/2026), harga cabai rawit merah naik sebesar 31,03 persen menjadi Rp 58.000 per kilogram. Kenaikan tersebut terjadi di tengah kondisi sebagian besar harga kebutuhan pokok […]

  • Ini Strategi Bisnis Tetap Tumbuh di Tengah Ketatnya Kompetisi, Simak!

    Ini Strategi Bisnis Tetap Tumbuh di Tengah Ketatnya Kompetisi, Simak!

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah mahalnya biaya digital dan tekanan performa pemasaran, banyak brand masih mengandalkan pola lama yaitu mengganti kampanye setiap kali hasil tidak sesuai target. Visual diperbarui, influencer diganti, kanal ditambah. Namun pertumbuhan tidak selalu mengikuti. Menurut Co-Founder dan Chief Executive Officer Sepenuhati, Faiz Fashridjal, persoalannya bukan pada kurangnya kreativitas, melainkan pada absennya strategi […]

  • Sudah Didera Masalah Kualitas Industri, Saham Airbus Anjlok 10 Persen

    Sudah Didera Masalah Kualitas Industri, Saham Airbus Anjlok 10 Persen

    • calendar_month Selasa, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perusahaan pembuat pesawat raksasa, Airbus, mengonfirmasi mereka menemukan masalah kualitas industri yang memengaruhi panel logam pada sejumlah pesawat A320. Menurut laporan Reuters yang dikutip pada Selasa (2/12/2025), kabar tersebut menambah tantangan terbaru bagi Airbus setelah penarikan kembali pesawatnya untuk pembaruan perangkat lunak (software) akhir pekan lalu. Diluar dugaan, saham Airbus anjlok hingga 10 […]

  • Airlangga dan Ratu Maxima Sepakat Perkuat Data Digital untuk Tingkatkan Kesehatan Finansial RI

    Airlangga dan Ratu Maxima Sepakat Perkuat Data Digital untuk Tingkatkan Kesehatan Finansial RI

    • calendar_month Kamis, 27 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto bertemu dengan Ratu Maxima dari Belanda selaku UNSGSA for Inclusive Finance for Development untuk membahas penguatan kesehatan finansial (financial health) di Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, keduanya menekankan pentingnya integrasi dan koordinasi data nasional sebagai fondasi percepatan inklusi keuangan. Airlangga menegaskan bahwa penguatan sistem data menjadi prioritas pemerintah. […]

  • Emas Antam Terkapar! Harga Turun Tajam, Kini Tembus Rp2,67 Juta per Gram

    Emas Antam Terkapar! Harga Turun Tajam, Kini Tembus Rp2,67 Juta per Gram

    • calendar_month Jumat, 19 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas produksi Antam kembali menyusut tajam pada perdagangan Jumat (19/6/2026). Logam mulia ini turun cukup dalam sebesar Rp30.000. Mengutip dari laman Logam Mulia, emas Antam hari ini berada di level Rp2.673.000 per gram. Nilai itu turun dari posisi sebelumnya Rp2.703.000 per gram. Penurunan ini menjadi sinyal tekanan yang masih membayangi pasar emas […]

  • Transisi Energi Nasional Dipercepat, ESDM Ubah Sampah dan Limbah Jadi Energi Hijau Prorakya

    Transisi Energi Nasional Dipercepat, ESDM Ubah Sampah dan Limbah Jadi Energi Hijau Prorakya

    • calendar_month Minggu, 26 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah terus mempercepat agenda besar transisi energi nasional yang ramah lingkungan dan berpihak pada kepentingan rakyat. Melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), kebijakan ini dijalankan sebagai wujud nyata dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperluas akses energi bersih dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia. “Seluruh program transisi energi yang […]

expand_less