Sabtu, 13 Jun 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Ketua Apkasi Soroti Pemangkasan Anggaran Daerah, Sebut Pemerintah Alami Resentralisasi Fiskal

Ketua Apkasi Soroti Pemangkasan Anggaran Daerah, Sebut Pemerintah Alami Resentralisasi Fiskal

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Rabu, 29 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Bursah Zarnubi mengkritik kebijakan pemerintah pusat yang memangkas anggaran transfer ke daerah (TKD) dalam APBN 2026. Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan adanya gejala resentralisasi fiskal di Indonesia.

Dalam rancangan APBN 2026, pagu TKD hanya mencapai Rp699 triliun, turun signifikan dari outlook 2025 sebesar Rp864 triliun. Padahal, menurut Bursah, penurunan ini menimbulkan kesulitan bagi banyak pemerintah daerah yang bergantung pada dana pusat untuk membiayai layanan publik dan pembangunan ekonomi lokal.

“Ada fakta resentralisasi di berbagai sektor kehidupan, terutama kebijakan fiskal. Pemotongan TKD dilakukan tanpa sosialisasi dan menimbulkan keresahan di daerah,” ujar Bursah dalam forum virtual bertajuk Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan Keuangan Daerah, Senin (27/10/2025).

Bursah juga mencontohkan, Kabupaten Lahat mengalami pemotongan dana bagi hasil (DBH) hingga Rp700 miliar, serta pengurangan dana transfer dari pusat sebesar Rp318 miliar. Ia menyebut, banyak kepala daerah “menjerit” namun enggan bersuara karena tekanan politik.

Meski memahami kebutuhan pemerintah pusat untuk mendanai program prioritas seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) senilai Rp335 triliun, Bursah menilai pelaksanaannya bisa dilakukan bertahap tanpa mengorbankan anggaran daerah.

“Menteri Keuangan seharusnya menjelaskan kepada Presiden bahwa anggaran MBG bisa di-carry over ke tahun berikutnya, bukan langsung diambil penuh,” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyebut penaikan TKD belum dapat dilakukan karena pemerintah masih khawatir terhadap potensi penyelewengan anggaran daerah. Ia menyebut sempat menerima kunjungan dari 18 kepala daerah yang meminta peningkatan anggaran, namun kebijakan itu belum mendapat restu dari pimpinan.

“Kalau saya pribadi ingin menaikkan anggaran daerah, tapi pimpinan di atas masih ragu karena masih banyak penyimpangan dana,” kata Purbaya dalam rapat di Kemendagri, Jakarta (20/10/2025).

Pengamat fiskal menilai, penurunan TKD ini bisa berdampak pada pelayanan publik, belanja daerah, serta daya dorong ekonomi lokal, terutama bagi daerah yang belum mandiri secara fiskal.

Dengan kondisi tersebut, sejumlah pihak menyerukan agar pemerintah pusat melakukan evaluasi kebijakan fiskal agar keseimbangan keuangan pusat dan daerah tetap terjaga.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • BI Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid Meski Moody’s Negatif

    BI Tegaskan Fundamental Ekonomi RI Tetap Solid Meski Moody’s Negatif

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menegaskan bahwa penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s dari stabil ke negatif pada 5 Februari 2026 tidak mencerminkan pelemahan fundamental ekonomi RI. Menurut Perry, revisi outlook lebih dipengaruhi oleh risiko penurunan kepastian kebijakan yang bisa berdampak pada ekonomi jika berlanjut. Kinerja ekonomi domestik tetap solid, tercermin […]

  • Tancap Gas Lagi, Emas Antam Jadi Rp2,893 Juta per Gram

    Tancap Gas Lagi, Emas Antam Jadi Rp2,893 Juta per Gram

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam kembali tancap gas pada perdagangan Rabu (15/4/2026) ini. Logam mulia yang banyak diminati investor ini melonjak lagi sebesar Rp30.000. Berdasarkan data terbaru dari laman Logam Mulia, harga emas Antam sekarang lebih mahal dibanding perdagangan sebelumnya. Kini harga emas Antam dipatok Rp2.893.000 per gram dari semula Rp2.863.000. Adanya kenaikan tersebut membuat […]

  • Rupiah Pagi Ini Menguat Jadi Rp16.780 per Dolar AS

    Rupiah Pagi Ini Menguat Jadi Rp16.780 per Dolar AS

    • calendar_month Selasa, 27 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah kembali menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada pagi ini, Selasa (27/1/2026). Dikutip dari Antara, rupiah dibuka bergerak menguat 2 poin atau 0,01 persen menjadi Rp16.780 per dolar AS dari sebelumnya Rp16.782 per dolar AS. Pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi memprediksi nilai tukar rupiah hari ini akan menguat […]

  • Drama Meja Akhir, Percasi Bungo Juara Umum Turnamen Catur Non Master Seri II Pengprov Percasi Jambi di Kerinci

    Drama Meja Akhir, Percasi Bungo Juara Umum Turnamen Catur Non Master Seri II Pengprov Percasi Jambi di Kerinci

    • calendar_month Minggu, 15 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kontingen Percasi Kabupaten Bungo memastikan diri sebagai juara umum dalam Turnamen Catur Bulanan Non Master Seri II yang digelar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Percasi) Provinsi Jambi di Kabupaten Kerinci. Dari total 106 pecatur yang ambil bagian, Bungo tampil konsisten dan dominan hingga babak terakhir yang berlangsung dramatis. Penentuan juara berlangsung menegangkan di dua […]

  • Apakah Epilepsi pada Anak Bisa Sembuh? Ini Penjelasan Medis Lengkapnya

    Apakah Epilepsi pada Anak Bisa Sembuh? Ini Penjelasan Medis Lengkapnya

    • calendar_month Jumat, 17 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Epilepsi pada anak kerap menimbulkan kekhawatiran bagi orang tua, terutama terkait peluang kesembuhan dan lamanya pengobatan yang harus dijalani. Sejumlah studi medis menunjukkan bahwa epilepsi tidak selalu bersifat permanen, namun peluang sembuh bergantung pada jenis, penyebab, dan respons terhadap terapi. Menurut World Health Organization (WHO), epilepsi merupakan salah satu gangguan neurologis paling umum […]

  • Perak Antam Ngebut Lagi! Tembus Rp50 Ribu, Harga Melonjak Rp400 per Gram

    Perak Antam Ngebut Lagi! Tembus Rp50 Ribu, Harga Melonjak Rp400 per Gram

    • calendar_month Jumat, 22 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam kembali melanjutkan tren penguatan pada perdagangan Jumat (22/5/2026). Kenaikan ini mendorong harga perak kembali menembus level psikologis Rp50.000 per gram. Pada perdagangan hari ini, harga perak Antam tercatat naik cukup kencang sebesar Rp400 per gram. Dengan penguatan tersebut, harga perak kini berada di level Rp50.200 per gram. Kenaikan […]

expand_less