Kamis, 4 Jun 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Agrinas Impor Mahindra Scorpio Pikup, Diklaim Tangguh “Minum” Bio Solar Kualitas Rendah

Agrinas Impor Mahindra Scorpio Pikup, Diklaim Tangguh “Minum” Bio Solar Kualitas Rendah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Agrinas Pangan Nusantara memastikan pikap impor asal India yang akan digunakan untuk operasional Koperasi Merah Putih dirancang tangguh menghadapi berbagai kondisi bahan bakar di Indonesia, termasuk Bio Solar dengan kualitas yang kurang baik.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan spesifikasi mesin menjadi salah satu pertimbangan utama dalam proses pengadaan kendaraan niaga tersebut.

“Speknya (Mesin) diesel, terus Euro 4. Dia kasih double filter, solar busuk pun bisa diminum,” kata Joao di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Kendaraan yang dimaksud adalah Mahindra Scorpio Pikup, pikap 4×4 produksi pabrikan India yang dibekali mesin diesel 2.2 liter mHawk. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 140 tk dan torsi 320 Nm, yang disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan.

Dari sisi sistem penggerak, Scorpio Pikup tersedia dalam pilihan 2WD dan 4WD. Fitur 4Low turut disematkan untuk membantu kendaraan melintasi medan berat, termasuk jalan berbatu, berlumpur, maupun tanjakan curam di wilayah pedesaan.

Mode ini memungkinkan kendaraan bergerak perlahan (crawl mode) dengan kontrol lebih optimal, sehingga meminimalkan intervensi pengemudi saat menghadapi kontur jalan yang menantang.

Secara kemampuan angkut, pikap ini diklaim mampu membawa beban hingga 1,2 ton, dengan kapasitas tarik maksimum mencapai 2,5 ton. Ban tipe MT (Mud Terrain) menjadi standar, menegaskan orientasinya sebagai kendaraan operasional di medan berat.

Dari aspek desain, kendaraan tampil dengan kesan kokoh melalui tambahan lubang udara di atas kap mesin. Sementara untuk menunjang kenyamanan, tersedia layar sentuh infotainment dan kamera belakang.

Joao menjelaskan, kemampuan kendaraan untuk tetap optimal meski menggunakan Bio Solar CN 48 ditopang oleh sistem filtrasi ganda atau double filter. Fitur ini dinilai penting mengingat kualitas bahan bakar di sejumlah wilayah, terutama daerah terpencil, tidak selalu dalam kondisi ideal.

Dengan sistem penyaringan tersebut, risiko gangguan akibat kontaminasi bahan bakar dapat ditekan, sekaligus menjaga performa mesin tetap stabil.

“Dan rencananya di dalam kontrak khususnya dengan Mahindra selain menyiapkan bengkel-bengkel, menyiapkan diler-diler, mereka juga sudah sepakat mungkin bisa saya tunjukkan nanti bahwa pada 2027 atau sampai 2028 harus membangun pabrik di Indonesia,” ucap Joao.

Selain menggandeng Mahindra, Agrinas juga bekerja sama dengan Tata Motors dari India untuk pengembangan kendaraan niaga. Disebutkan, Tata Motors ditargetkan membangun fasilitas produksi di Indonesia pada 2029.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Duel Panas Kerinci vs Sungai Penuh, Tanjabbar vs Sarolangun! Siapa Rebut Mahkota Turnamen Catur Pengprov?

    Duel Panas Kerinci vs Sungai Penuh, Tanjabbar vs Sarolangun! Siapa Rebut Mahkota Turnamen Catur Pengprov?

    • calendar_month Jumat, 13 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Aroma persaingan sudah terasa bahkan sebelum bidak pertama digerakkan. Turnamen Catur Bulanan ke-II yang digelar Pengprov Percasi Jambi di Kabupaten Kerinci 15-16  Februari 2026, dipastikan menjadi edisi paling panas sepanjang rangkaian kompetisi tahun ini. Lebih dari 120 pecatur dari delapan kabupaten/kota ambil bagian. Mereka datang bukan sekadar bertanding, tetapi membawa gengsi daerah, harga […]

  • Perang Timur Tengah Memanas! Prancis-Inggris Bantu AS, Tel Aviv Porak-Poranda Dihantam Rudal Iran

    Perang Timur Tengah Memanas! Prancis-Inggris Bantu AS, Tel Aviv Porak-Poranda Dihantam Rudal Iran

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM Ketegangan konflik di Timur Tengah semakin meningkat setelah Inggris mengerahkan kapal perang canggih HMS Dragon ke kawasan Mediterania Timur. Langkah ini dilakukan di tengah perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel yang terus memanas sejak akhir Februari. Kementerian Pertahanan Inggris menyatakan bahwa pengerahan kapal perang tersebut bertujuan memperkuat pertahanan di wilayah Siprus, khususnya […]

  • Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Tak Terima PBI BPJS Kesehatan

    Mensos Ungkap 54 Juta Warga Miskin Tak Terima PBI BPJS Kesehatan

    • calendar_month Selasa, 10 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan fakta mencengangkan terkait data Penerima Bantuan Iuran (PBI) BPJS Kesehatan. Dalam rapat bersama DPR RI, Senin (9/2/2026), pria yang akrab disapa Gus Ipul itu menyebut sebanyak 54 juta warga miskin di Indonesia belum menerima bantuan iuran BPJS Kesehatan, meski masuk kategori masyarakat tidak mampu. Temuan tersebut diperoleh setelah […]

  • Industri Fashion Lokal Tumbuh Pesat, Pendanaan UMKM Capai Rp 2 Miliar

    Industri Fashion Lokal Tumbuh Pesat, Pendanaan UMKM Capai Rp 2 Miliar

    • calendar_month Jumat, 7 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri fashion lokal di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan yang positif. Berdasarkan data Kementerian Perindustrian (Kemenperin), sektor tekstil dan pakaian jadi tumbuh sebesar 2,64 persen secara tahunan (year-on-year) pada triwulan I 2024. Angka ini menegaskan bahwa subsektor fashion masih menjadi salah satu penopang utama ekonomi kreatif nasional. Meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap produk buatan dalam […]

  • Neraca Dagang RI Surplus 71 Bulan Beruntun, Tembus US,32 Miliar pada Maret 2026

    Neraca Dagang RI Surplus 71 Bulan Beruntun, Tembus US$3,32 Miliar pada Maret 2026

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik mencatat neraca perdagangan Indonesia kembali mencetak surplus pada Maret 2026. Nilainya mencapai US$3,32 miliar, memperpanjang tren positif selama 71 bulan berturut-turut sejak Mei 2020. Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, mengatakan surplus tersebut terutama ditopang oleh kinerja sektor nonmigas. “Neraca perdagangan barang pada Maret 2026 tercatat surplus […]

  • Ingin Tahu? Ini Warna yang Akan Pudar di 2026

    Ingin Tahu? Ini Warna yang Akan Pudar di 2026

    • calendar_month Kamis, 9 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Tren warna cat rumah terus berubah setiap tahun. Mengikuti perkembangan gaya hidup dan selera estetika masyarakat. Menjelang 2026, para desainer interior mulai mengungkap sejumlah warna yang diprediksi akan kehilangan popularitas dan perlahan ditinggalkan oleh pemilik rumah. Menurut sejumlah pakar desain dikutip dari Medcom, perubahan tren warna tak lepas dari pergeseran preferensi menuju nuansa […]

expand_less