Jumat, 6 Nov 2026
light_mode
Beranda » Otobiz » Agrinas Impor Mahindra Scorpio Pikup, Diklaim Tangguh “Minum” Bio Solar Kualitas Rendah

Agrinas Impor Mahindra Scorpio Pikup, Diklaim Tangguh “Minum” Bio Solar Kualitas Rendah

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Jumat, 27 Feb 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Agrinas Pangan Nusantara memastikan pikap impor asal India yang akan digunakan untuk operasional Koperasi Merah Putih dirancang tangguh menghadapi berbagai kondisi bahan bakar di Indonesia, termasuk Bio Solar dengan kualitas yang kurang baik.

Direktur Utama PT Agrinas Pangan Nusantara, Joao Angelo De Sousa Mota, mengatakan spesifikasi mesin menjadi salah satu pertimbangan utama dalam proses pengadaan kendaraan niaga tersebut.

“Speknya (Mesin) diesel, terus Euro 4. Dia kasih double filter, solar busuk pun bisa diminum,” kata Joao di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Kendaraan yang dimaksud adalah Mahindra Scorpio Pikup, pikap 4×4 produksi pabrikan India yang dibekali mesin diesel 2.2 liter mHawk. Mesin tersebut mampu menghasilkan tenaga hingga 140 tk dan torsi 320 Nm, yang disalurkan melalui transmisi manual 6-percepatan.

Dari sisi sistem penggerak, Scorpio Pikup tersedia dalam pilihan 2WD dan 4WD. Fitur 4Low turut disematkan untuk membantu kendaraan melintasi medan berat, termasuk jalan berbatu, berlumpur, maupun tanjakan curam di wilayah pedesaan.

Mode ini memungkinkan kendaraan bergerak perlahan (crawl mode) dengan kontrol lebih optimal, sehingga meminimalkan intervensi pengemudi saat menghadapi kontur jalan yang menantang.

Secara kemampuan angkut, pikap ini diklaim mampu membawa beban hingga 1,2 ton, dengan kapasitas tarik maksimum mencapai 2,5 ton. Ban tipe MT (Mud Terrain) menjadi standar, menegaskan orientasinya sebagai kendaraan operasional di medan berat.

Dari aspek desain, kendaraan tampil dengan kesan kokoh melalui tambahan lubang udara di atas kap mesin. Sementara untuk menunjang kenyamanan, tersedia layar sentuh infotainment dan kamera belakang.

Joao menjelaskan, kemampuan kendaraan untuk tetap optimal meski menggunakan Bio Solar CN 48 ditopang oleh sistem filtrasi ganda atau double filter. Fitur ini dinilai penting mengingat kualitas bahan bakar di sejumlah wilayah, terutama daerah terpencil, tidak selalu dalam kondisi ideal.

Dengan sistem penyaringan tersebut, risiko gangguan akibat kontaminasi bahan bakar dapat ditekan, sekaligus menjaga performa mesin tetap stabil.

“Dan rencananya di dalam kontrak khususnya dengan Mahindra selain menyiapkan bengkel-bengkel, menyiapkan diler-diler, mereka juga sudah sepakat mungkin bisa saya tunjukkan nanti bahwa pada 2027 atau sampai 2028 harus membangun pabrik di Indonesia,” ucap Joao.

Selain menggandeng Mahindra, Agrinas juga bekerja sama dengan Tata Motors dari India untuk pengembangan kendaraan niaga. Disebutkan, Tata Motors ditargetkan membangun fasilitas produksi di Indonesia pada 2029.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • AS dan China Masih Dominasi Jumlah Miliarder Global, Negara Kecil Mulai Menyusul

    AS dan China Masih Dominasi Jumlah Miliarder Global, Negara Kecil Mulai Menyusul

    • calendar_month Kamis, 5 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Peta kekayaan global terus mengalami pergeseran seiring meluasnya sumber penciptaan kekayaan baru di berbagai kawasan dunia. Laporan terbaru lembaga keuangan global menunjukkan bahwa Amerika Serikat dan China masih menjadi dua negara dengan jumlah miliarder terbanyak di dunia, meskipun laju pertumbuhannya mulai bervariasi antarwilayah. Amerika Serikat menempati posisi teratas dengan lebih dari 900 miliarder, […]

  • Sosok Ernawati, Pengusaha Jambi yang Sukses Bangun Bisnis di Arab Saudi

    Sosok Ernawati, Pengusaha Jambi yang Sukses Bangun Bisnis di Arab Saudi

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Perjalanan menjadi pengusaha tidak selalu dimulai dari modal besar dan kondisi yang serba mudah. Hal itu pula yang tergambar dari perjalanan Hj Ernawati, perempuan asal Jambi yang kini membangun bisnis hingga ke Arab Saudi. Di balik bisnis yang dijalankannya saat ini, ada perjalanan panjang yang diwarnai tantangan, keberanian mengambil peluang, hingga pengalaman menghadapi […]

  • Bisnis Sehat, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp8,9 Triliun

    Bisnis Sehat, Laba Bersih Bank Mandiri Capai Rp8,9 Triliun

    • calendar_month Selasa, 10 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mencatatkan pertumbuhan bisnis yang tetap sehat dengan laba bersih yang tumbuh sebesar 16,7 persen secara tahunan (year on year/yoy) menjadi Rp8,9 triliun hingga Februari 2026. Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini, mengatakan pertumbuhan laba ini seiring dengan meningkatnya aktivitas transaksi digital masyarakat melalui Livin’ by […]

  • Nissan Pamer Hybrid dan Navara di IIMS

    Nissan Pamer Hybrid dan Navara di IIMS

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nissan Motor Distributor Indonesia (NMDI) menampilkan berbagai model andalan dalam ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di JI Expo Kemayoran, Jakarta, 5-15 Februari. Pameran ini menegaskan legacy Nissan dalam industri otomotif Indonesia. Model yang dipajang antara lain X-Trail e-Power, Serena e-Power, Terra, dan Navara, masing-masing menghadirkan teknologi dan karakter mobil yang berbeda. […]

  • Penyaluran KUR UMKM Tembus Rp 238 Triliun hingga November 2025

    Penyaluran KUR UMKM Tembus Rp 238 Triliun hingga November 2025

    • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menunjukkan kinerja positif. Hingga pertengahan November 2025, total penyaluran KUR telah mencapai Rp 238 triliun, atau setara 83 persen dari target tahunan sebesar Rp 286 triliun. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengatakan pencapaian ini menunjukkan […]

  • Kementan Replanting Kakao 248.500 Hektare Gunakan Dana APBN, Produksi Siap Meningkat

    Kementan Replanting Kakao 248.500 Hektare Gunakan Dana APBN, Produksi Siap Meningkat

    • calendar_month Jumat, 24 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah melalui Kementerian Pertanian (Kementan) menyiapkan langkah strategis untuk mengembalikan produktivitas kakao nasional yang terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Program peremajaan tanaman kakao (replanting) akan dilakukan secara besar-besaran dengan dukungan pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) serta tambahan dana dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP). Ketua Tim Kerja Perkebunan dan […]

expand_less