Selasa, 19 Mei 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Kebutuhan Aluminium RI Diproyeksi Melonjak 600%, Inalum Percepat Hilirisasi Bauksit

Kebutuhan Aluminium RI Diproyeksi Melonjak 600%, Inalum Percepat Hilirisasi Bauksit

  • account_circle syaiful amri
  • calendar_month Senin, 17 Nov 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) mempercepat langkah hilirisasi bauksit menjadi alumina dan aluminium guna memenuhi lonjakan kebutuhan nasional yang diproyeksi meningkat hingga 600 persen dalam 30 tahun mendatang. Kenaikan konsumsi aluminium di Indonesia terutama didorong oleh perkembangan pesat sektor kendaraan listrik (electric vehicle/EV), industri baterai, serta proyek energi baru terbarukan (EBT) yang membutuhkan pasokan aluminium dalam jumlah besar.

Direktur Pengembangan Usaha Inalum, Arif Haendra, mengatakan Indonesia berada di momentum strategis untuk memperkuat industri aluminium nasional yang terintegrasi dari hulu sampai hilir.

“Sejak 2018 hingga 2024, ketergantungan terhadap impor aluminium masih 54 persen, sementara kontribusi Inalum baru 46 persen. Padahal aluminium adalah bahan baku strategis untuk industri masa depan,” ujar Arif, dikutip Minggu (16/11/2025).

Arif menjelaskan konsumsi aluminium nasional akan melonjak drastis, terutama karena:

  • Baterai kendaraan listrik (EV): satu battery pack EV menggunakan sekitar 18% aluminium.
  • Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS): membutuhkan sekitar 21 ton aluminium untuk setiap 1 MW pembangunan.

“Ini menjelaskan urgensi percepatan hilirisasi,” kata Arif.

Menurut Arif, hilirisasi bauksit bukan sekadar program industri, tetapi langkah penting untuk menjaga ketahanan bahan baku nasional. Karena itu, Inalum menempatkan pembangunan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) tahap 1 dan tahap 2 sebagai agenda prioritas perusahaan.

Untuk memproduksi 1 ton aluminium, dibutuhkan:

  • 6 ton bauksit
  • Menjadi 2 ton alumina
  • Melalui proses elektrolisis di smelter menjadi aluminium siap pakai

“Investasi hulu dan hilir harus berjalan paralel karena rantai produksinya sangat terintegrasi,” jelas Arif.

Saat ini Inalum mengoperasikan:

  • Smelter aluminium primer kapasitas 275.000 ton per tahun
  • Smelter aluminium sekunder 30.000 ton per tahun
  • Pembangkit listrik tenaga air (hydropower) sebesar 603 MW

Untuk memenuhi kebutuhan nasional yang terus melonjak, perusahaan menyiapkan rencana ekspansi besar-besaran, termasuk pembangunan smelter baru dan penambahan potline.

  • Penulis: syaiful amri

Rekomendasi Untuk Anda

  • Jelang Ramadhan 2026, Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Naik hingga 20 Persen

    Jelang Ramadhan 2026, Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Naik hingga 20 Persen

    • calendar_month Kamis, 12 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Sejumlah harga kebutuhan pokok di Pasar Rakyat Talang Banjar, Kota Jambi, terpantau relatif stabil menjelang bulan Ramadhan 2026. Namun, komoditas cabai mulai mengalami kenaikan dalam beberapa hari terakhir. Berdasarkan data SIHARKO pada Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Jambi per 12 Februari 2026, harga cabai merah besar naik 20 persen menjadi Rp 40.000 […]

  • Usai Ambles, Harga Emas Antam Melonjak Rp40 Ribu! Tembus Rp2,859 Juta per Gram

    Usai Ambles, Harga Emas Antam Melonjak Rp40 Ribu! Tembus Rp2,859 Juta per Gram

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah sempat mengalami penurunan, harga emas batangan produksi Antam kembali melesat tajam pada perdagangan Selasa (12/5/2026). Kenaikan ini membuat harga emas Antam kembali mendekati level tertinggi dalam beberapa pekan terakhir. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman Logam Mulia, emas Antam naik sebesar Rp40.000 per gram. Dari sebelumnya berada di level Rp2.819.000 per […]

  • Laba Emiten Sawit Haji Isam (PGUN) Melesat 449% di Kuartal III/2025

    Laba Emiten Sawit Haji Isam (PGUN) Melesat 449% di Kuartal III/2025

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pradiksi Gunatama Tbk. (PGUN), emiten sawit milik Haji Isam, mencatat lonjakan laba bersih 449% menjadi Rp101,4 miliar pada kuartal III/2025 dibanding periode yang sama tahun lalu. Kenaikan laba ini didorong oleh penjualan bersih yang naik 38,68% menjadi Rp537,8 miliar, terutama dari minyak kelapa sawit senilai Rp471,17 miliar dan inti kelapa sawit Rp66,08 […]

  • Menkeu Purbaya Tegas Tolak Permintaan Gubernur, Gaji PNS Daerah Tak Akan Dibayari Pemerintah Pusat

    Menkeu Purbaya Tegas Tolak Permintaan Gubernur, Gaji PNS Daerah Tak Akan Dibayari Pemerintah Pusat

    • calendar_month Rabu, 8 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Di tengah tekanan sejumlah kepala daerah yang mengeluhkan beban fiskal, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan bahwa pemerintah pusat belum bisa mengambil alih pembayaran gaji pegawai negeri sipil (PNS) di daerah. Ketika beban fiskal daerah makin berat dan dana transfer berkurang, harapan agar pusat menanggung gaji PNS pun muncul. Namun, jawaban tegas […]

  • Menkop: Keuangan Syariah dan Sektor Riil Akan Tumbuh Saling Menguatkan

    Menkop: Keuangan Syariah dan Sektor Riil Akan Tumbuh Saling Menguatkan

    • calendar_month Kamis, 2 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Koperasi sekaligus Ketua Harian Masyarakat Ekonomi Syariah (MES), Ferry Juliantono, menegaskan bahwa keuangan syariah dan sektor riil di Indonesia akan berkembang secara berdampingan dan saling memperkuat. Hal tersebut disampaikan dalam agenda Gebyar Ramadan Keuangan Syariah 2026 di Jakarta, Kamis (2/4/2026). Menurut Ferry, penguatan keuangan syariah tidak bisa dilepaskan dari aktivitas ekonomi riil, […]

  • BPJS Kesehatan dan Kementerian Koperasi Perkuat Sinergi Program JKN di Sektor Koperasi Play Button

    BPJS Kesehatan dan Kementerian Koperasi Perkuat Sinergi Program JKN di Sektor Koperasi

    • calendar_month Rabu, 24 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM — BPJS Kesehatan bersama Kementerian Koperasi Republik Indonesia resmi menandatangani Nota Kesepahaman tentang Penyelenggaraan Program JKN di bidang koperasi. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam memperluas cakupan perlindungan jaminan kesehatan bagi pelaku koperasi dan masyarakat yang berada dalam ekosistem koperasi di seluruh Indonesia. Penandatanganan Nota Kesepahaman ini dihadiri oleh Menteri Usaha Kecil, Mikro, […]

expand_less