Kamis, 30 Apr 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Benjamin Netanyahu Muncul Santai di Kedai Kopi: “Mau Hitung Jari Saya?”

Benjamin Netanyahu Muncul Santai di Kedai Kopi: “Mau Hitung Jari Saya?”

  • account_circle say say
  • calendar_month Sen, 16 Mar 2026

JAMBISNIS.COM – Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akhirnya muncul ke publik setelah beredar rumor di media sosial yang menyebut dirinya tewas akibat serangan Iran. Dalam video yang diunggah di akun media sosial X miliknya, Netanyahu terlihat santai membeli kopi di sebuah kedai. Video berdurasi sekitar satu menit itu sekaligus menjadi bantahan langsung terhadap kabar yang menyebut dirinya meninggal dunia.

“Saya ngidam kopi,” ujar Netanyahu dalam bahasa Ibrani dalam video tersebut.

Dalam rekaman itu, Netanyahu juga sempat menanggapi tudingan bahwa video dirinya sebelumnya merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI). Ia bahkan bercanda dengan menunjukkan kedua tangannya.

“Apakah kalian ingin menghitung jumlah jari saya?” kata Netanyahu sambil tersenyum dan memperlihatkan lima jari di masing-masing tangan.

Ia kemudian mengangkat gelas kopi dan mengucapkan “Cheers!” kepada para penonton video tersebut.

Rumor mengenai kematian Netanyahu sebelumnya ramai beredar di media sosial setelah muncul sejumlah foto yang menunjukkan dirinya terluka akibat serangan. Namun foto-foto tersebut diduga merupakan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan.

Spekulasi tersebut semakin berkembang setelah sebuah video pidato Netanyahu yang diunggah pada 13 Maret memicu kecurigaan warganet. Dalam video berlatar biru itu, salah satu tangan Netanyahu terlihat memiliki enam jari, sehingga banyak yang menduga rekaman tersebut merupakan produk AI.

Pemerintah Israel sendiri telah beberapa kali membantah rumor tersebut kepada media internasional. Meski demikian, kabar kematian Netanyahu terus menyebar luas di tengah memanasnya konflik antara Israel, Iran, dan sekutunya.

Dalam video terbarunya, Netanyahu juga menyinggung situasi perang yang masih berlangsung. Ia mengatakan Israel masih mampu mengendalikan situasi keamanan di dalam negeri.

“Kami sedang melakukan hal-hal yang belum bisa saya bagikan saat ini, tetapi kami menyerang Iran dengan sangat keras, dan juga Lebanon,” ujar Netanyahu.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • 10 Rekomendasi Takjil Sehat dan Praktis untuk Berbuka Puasa Ramadan 2026, Lezat dan Bergizi

    10 Rekomendasi Takjil Sehat dan Praktis untuk Berbuka Puasa Ramadan 2026, Lezat dan Bergizi

    • calendar_month Kam, 19 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Berbuka puasa menjadi momen yang paling dinantikan selama bulan Ramadan. Setelah seharian menahan lapar dan haus, tubuh membutuhkan asupan makanan yang mampu mengembalikan energi secara bertahap tanpa membebani sistem pencernaan. Mengacu pada panduan gizi seimbang dari Kementerian Kesehatan, pemilihan takjil yang tepat dapat membantu menstabilkan kadar gula darah, menjaga hidrasi, serta memenuhi kebutuhan […]

  • Pemerintah Salurkan Rp 300 Triliun KUR, Target Ciptakan 12 Juta Lapangan Kerja

    Pemerintah Salurkan Rp 300 Triliun KUR, Target Ciptakan 12 Juta Lapangan Kerja

    • calendar_month Sel, 28 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah terus mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) tahun 2025 dengan total anggaran mencapai Rp 300,48 triliun. Program ini ditargetkan mampu menciptakan 12 juta lapangan kerja baru di berbagai sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Hingga 17 Oktober 2025, realisasi penyaluran KUR telah mencapai Rp 217,20 triliun atau sekitar 76,86% dari target […]

  • Menperin Tetap Perjuangkan Insentif Industri Otomotif di Tengah Penurunan Penjualan

    Menperin Tetap Perjuangkan Insentif Industri Otomotif di Tengah Penurunan Penjualan

    • calendar_month Sel, 2 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa pemerintah tetap mengupayakan insentif bagi industri otomotif nasional pada tahun depan. Kebijakan ini dinilai penting mengingat sektor tersebut memiliki dampak berkelanjutan (multiplier effect) yang besar dan saat ini tengah mengalami kontraksi. “Sektor ini merupakan sektor yang sangat penting, terlalu penting untuk kita abaikan, tidak mungkin […]

  • Turun Rp48.000, Kini Emas Antam Dibanderol Rp3,1 Juta per Gram

    Turun Rp48.000, Kini Emas Antam Dibanderol Rp3,1 Juta per Gram

    • calendar_month Jum, 30 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas Antam turun tajam hari ini, Jumat (30/1/2026). Penurunannya lumayan besar, mencapai Rp48.000. Dengan penurunan harga tersebut, kini emas Antam berada di level Rp 3.120.000 per gram. Penurunan harga yang terjadi juga mengimbas pada harga beli kembali (buyback) emas Antam menjadi Rp2.939.000 per gram. Transaksi harga jual dikenakan potongan pajak sesuai dengan […]

  • Ingat! SPPG Dilarang Masak di Bawah Pukul 12 Malam: Perpres Tata Kelola MBG

    Ingat! SPPG Dilarang Masak di Bawah Pukul 12 Malam: Perpres Tata Kelola MBG

    • calendar_month Rab, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S. Deyang mengatakan bahwa Peraturan Presiden (Perpres) mengenai Tata Kelola Makan Bergizi Gratis telah rampung dan segera diundangkan. Nanik menyebut salah satu yang dibahas dalam beleid ini terkait teknis aturan masak MBG untuk mencegah kasus keracunan. Menurutnya, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dilarang memasak MBG di […]

  • Pemerintah Perkuat Skema Penugasan Khusus Ekspor untuk Lindungi Eksportir di Tengah Gejolak Global

    Pemerintah Perkuat Skema Penugasan Khusus Ekspor untuk Lindungi Eksportir di Tengah Gejolak Global

    • calendar_month Sen, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memperkuat skema Penugasan Khusus Ekspor (PKE) sebagai upaya melindungi sekaligus mendorong kinerja eksportir nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya risiko geopolitik yang memicu gangguan rantai pasok serta fluktuasi pasar internasional. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menegaskan pendekatan adaptif diperlukan agar pelaku usaha tetap mampu bersaing. Direktur Pengelolaan […]

expand_less