Kamis, 18 Jun 2026
light_mode
Beranda » Internasional » Benjamin Netanyahu Muncul Santai di Kedai Kopi: “Mau Hitung Jari Saya?”

Benjamin Netanyahu Muncul Santai di Kedai Kopi: “Mau Hitung Jari Saya?”

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Perdana Menteri Benjamin Netanyahu akhirnya muncul ke publik setelah beredar rumor di media sosial yang menyebut dirinya tewas akibat serangan Iran. Dalam video yang diunggah di akun media sosial X miliknya, Netanyahu terlihat santai membeli kopi di sebuah kedai. Video berdurasi sekitar satu menit itu sekaligus menjadi bantahan langsung terhadap kabar yang menyebut dirinya meninggal dunia.

“Saya ngidam kopi,” ujar Netanyahu dalam bahasa Ibrani dalam video tersebut.

Dalam rekaman itu, Netanyahu juga sempat menanggapi tudingan bahwa video dirinya sebelumnya merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI). Ia bahkan bercanda dengan menunjukkan kedua tangannya.

“Apakah kalian ingin menghitung jumlah jari saya?” kata Netanyahu sambil tersenyum dan memperlihatkan lima jari di masing-masing tangan.

Ia kemudian mengangkat gelas kopi dan mengucapkan “Cheers!” kepada para penonton video tersebut.

Rumor mengenai kematian Netanyahu sebelumnya ramai beredar di media sosial setelah muncul sejumlah foto yang menunjukkan dirinya terluka akibat serangan. Namun foto-foto tersebut diduga merupakan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan.

Spekulasi tersebut semakin berkembang setelah sebuah video pidato Netanyahu yang diunggah pada 13 Maret memicu kecurigaan warganet. Dalam video berlatar biru itu, salah satu tangan Netanyahu terlihat memiliki enam jari, sehingga banyak yang menduga rekaman tersebut merupakan produk AI.

Pemerintah Israel sendiri telah beberapa kali membantah rumor tersebut kepada media internasional. Meski demikian, kabar kematian Netanyahu terus menyebar luas di tengah memanasnya konflik antara Israel, Iran, dan sekutunya.

Dalam video terbarunya, Netanyahu juga menyinggung situasi perang yang masih berlangsung. Ia mengatakan Israel masih mampu mengendalikan situasi keamanan di dalam negeri.

“Kami sedang melakukan hal-hal yang belum bisa saya bagikan saat ini, tetapi kami menyerang Iran dengan sangat keras, dan juga Lebanon,” ujar Netanyahu.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Naik hingga 15 Persen

    Harga Cabai di Pasar Talang Banjar Jambi Naik hingga 15 Persen

    • calendar_month Jumat, 13 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menjelang Hari Raya Idulfitri, sejumlah harga bahan pokok di Kota Jambi mulai menunjukkan pergerakan. Berdasarkan pantauan terbaru, kenaikan harga terutama terjadi pada komoditas cabai di Pasar Rakyat Talang Banjar. Data Sistem Informasi Harga Kebutuhan Pokok (SIHARKO) dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi per 13 Maret 2026 menunjukkan sebagian besar harga sembako masih […]

  • WFA PNS Mulai Berlaku Hari Ini, ASN Bisa Kerja dari Mana Saja Selama Mudik Lebaran

    WFA PNS Mulai Berlaku Hari Ini, ASN Bisa Kerja dari Mana Saja Selama Mudik Lebaran

    • calendar_month Senin, 16 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah resmi menerapkan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara (ASN) atau PNS mulai Senin (16/3/2026). Kebijakan ini berlaku selama lima hari guna mendukung kelancaran mobilitas masyarakat pada periode mudik Lebaran. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa kebijakan tersebut bukanlah tambahan hari libur bagi ASN, melainkan pengaturan fleksibilitas kerja […]

  • Pemerintah Tegaskan Produk AS Masuk Indonesia Tetap Wajib Sertifikasi Halal

    Pemerintah Tegaskan Produk AS Masuk Indonesia Tetap Wajib Sertifikasi Halal

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah menegaskan bahwa produk asal Amerika Serikat (AS) yang masuk ke Indonesia tetap wajib memenuhi ketentuan sertifikasi halal, khususnya untuk kategori makanan dan minuman. Penegasan ini disampaikan untuk meluruskan informasi yang berkembang di ruang publik terkait perjanjian dagang antara Indonesia dan AS. Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto, menyatakan bahwa tidak […]

  • Danantara Ungkap Kinerja Tahun Perdana, Investasi Global Tembus Rp346 Triliun

    Danantara Ungkap Kinerja Tahun Perdana, Investasi Global Tembus Rp346 Triliun

    • calendar_month Kamis, 12 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara Indonesia membeberkan capaian kinerja selama satu tahun operasional lembaga tersebut. Sepanjang tahun pertama, fokus utama diarahkan pada pembangunan fondasi kelembagaan, penguatan tata kelola, serta penarikan investasi untuk proyek strategis nasional. CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, mengatakan tahun pertama menjadi fase krusial untuk membangun sistem pengelolaan investasi negara yang […]

  • Hasil UFC 322: Islam Makhachev Menang Mutlak atas Jack Della Maddalena

    Hasil UFC 322: Islam Makhachev Menang Mutlak atas Jack Della Maddalena

    • calendar_month Minggu, 16 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Islam Makhachev kembali menunjukkan kualitasnya sebagai salah satu petarung paling dominan di UFC. Dalam gelaran UFC 322 di New York, Minggu (16/11), Makhachev sukses mengalahkan Jack Della Maddalena lewat keputusan mutlak dengan skor identik 50-45, 50-45, 50-45 dari ketiga juri. Sejak ronde pertama dimulai, Makhachev tampil percaya diri. Meski sempat meladeni pertarungan stand-up, […]

  • Polemik Pajak Jalan Tol: Target Penerimaan Negara Berhadapan dengan Daya Beli Masyarakat

    Polemik Pajak Jalan Tol: Target Penerimaan Negara Berhadapan dengan Daya Beli Masyarakat

    • calendar_month Kamis, 23 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Wacana pengenaan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) pada jasa jalan tol memicu perdebatan luas. Kebijakan ini dinilai berada di persimpangan antara kebutuhan meningkatkan penerimaan negara dan menjaga daya beli masyarakat. Rencana tersebut masuk dalam strategi pemerintah melalui Direktorat Jenderal Pajak (DJP) untuk periode 2025–2029. Tujuannya memperluas basis pajak guna mendukung pembiayaan pembangunan infrastruktur, termasuk […]

expand_less