Jumat, 19 Jun 2026
light_mode
Beranda » Ekonomi » Pemerintah Perkuat Skema Penugasan Khusus Ekspor untuk Lindungi Eksportir di Tengah Gejolak Global

Pemerintah Perkuat Skema Penugasan Khusus Ekspor untuk Lindungi Eksportir di Tengah Gejolak Global

  • account_circle say say
  • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Pemerintah memperkuat skema Penugasan Khusus Ekspor (PKE) sebagai upaya melindungi sekaligus mendorong kinerja eksportir nasional di tengah ketidakpastian ekonomi global. Langkah ini dinilai penting seiring meningkatnya risiko geopolitik yang memicu gangguan rantai pasok serta fluktuasi pasar internasional. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan menegaskan pendekatan adaptif diperlukan agar pelaku usaha tetap mampu bersaing.

Direktur Pengelolaan Risiko Keuangan Negara Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Tony Prianto, mengatakan skema PKE memberikan dukungan strategis bagi eksportir, terutama untuk menjangkau pasar non-tradisional.

Menurut dia, kondisi geopolitik global yang berubah cepat justru membuka peluang baru bagi pelaku usaha dalam memperluas pasar ekspor.

“PKE memberikan tambahan dukungan, baik dari sisi penjaminan ketika pelaku usaha belum memiliki rekam jejak kuat di pasar tujuan, maupun pembiayaan modal kerja,” ujarnya.

Ia menjelaskan, skema tersebut tidak hanya mendorong ekspansi, tetapi juga membantu eksportir yang menghadapi keterbatasan akses pembiayaan dari lembaga keuangan konvensional.

Selain itu, pemerintah juga menggandeng Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia untuk memperkuat mitigasi risiko dalam pembiayaan ekspor. Lembaga ini melakukan pengujian ketahanan portofolio atau stress testing guna mengantisipasi dampak gejolak global.

Direktur Pelaksana Bisnis II Indonesia Eximbank, Sulaeman, mengatakan pihaknya melakukan pemetaan terhadap sektor dan perusahaan yang terdampak, baik akibat gangguan pasar tujuan, rantai pasok, maupun fluktuasi nilai tukar.

Menurut dia, pemilihan instrumen pembiayaan yang tepat menjadi kunci, terutama melalui produk trade finance yang memiliki dasar transaksi jelas, mulai dari pembiayaan bahan baku hingga penjualan.

Dengan sinergi antara kebijakan pemerintah dan lembaga pembiayaan, eksportir diharapkan tidak hanya mampu bertahan, tetapi juga memanfaatkan peluang di tengah disrupsi global.

  • Penulis: say say

Rekomendasi Untuk Anda

  • Harga Perak Kembali Melonjak Signifikan

    Harga Perak Kembali Melonjak Signifikan

    • calendar_month Rabu, 15 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak produksi Antam melonjak signifikan pada perdagangan Rabu, (15/4/2026). Kenaikan harga ini mengikuti harga emas Antam dan harga perak dunia. Berdasarkan data terbaru dari laman logam mulia, harga perak Antam naik Rp2.150 menjadi Rp50.300. Pada perdagangan sebelumnya, harga perak Antam dibanderol Rp48.150. Antam menawarkan perak batangan 250 gram, 500 gram dan perak […]

  • Harga Emas Pegadaian Stagnan,  Antam Tembus Rp2,908 Juta per Gram

    Harga Emas Pegadaian Stagnan, Antam Tembus Rp2,908 Juta per Gram

    • calendar_month Senin, 4 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian terpantau tidak mengalami perubahan pada perdagangan Senin (4/5/2026). Tiga produk logam mulia utama, yakni dari Antam, UBS, dan Galeri24 kompak bertahan di level harga sebelumnya. Berdasarkan data yang diperoleh Jambisnis.com dari laman resmi Sahabat Pegadaian, emas cetakan Antam dipatok sebesar Rp2.908.000 per gram. Sementara itu, emas UBS berada di […]

  • Anak Penderita Epilepsi Rentan Alami Depresi dan Cemas, Kenali Gejalanya Sejak Dini

    Anak Penderita Epilepsi Rentan Alami Depresi dan Cemas, Kenali Gejalanya Sejak Dini

    • calendar_month Senin, 20 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Epilepsi pada anak tidak hanya berkaitan dengan kejang, tetapi juga bisa berdampak pada kondisi psikologis. Gangguan seperti depresi dan kecemasan kerap muncul dan perlu dikenali sejak dini oleh orangtua, guru, maupun tenaga medis. Sejumlah penelitian menunjukkan, anak dengan epilepsi memiliki risiko lebih tinggi mengalami gangguan mental. Bahkan, dalam studi di Denmark, penyandang epilepsi […]

  • Rupiah Kembali Masuk Zona Merah, Melemah ke Rp17.685 per Dolar

    Rupiah Kembali Masuk Zona Merah, Melemah ke Rp17.685 per Dolar

    • calendar_month Selasa, 19 Mei 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali bergerak melemah pada perdagangan Selasa pagi (19/5/2026). Mata uang Garuda turun 17 poin atau 0,10 persen menjadi Rp17.685 per dolar AS dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp17.668 per dolar AS. Pelemahan rupiah terjadi seiring penguatan indeks dolar AS yang kembali naik di pasar global. […]

  • Ekspansi Besar! Sederhana Buka Gerai Perdana di Singapura

    Ekspansi Besar! Sederhana Buka Gerai Perdana di Singapura

    • calendar_month Rabu, 3 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Jaringan rumah makan padang asal Indonesia, Sederhana, bersiap membuka gerai pertamanya di Singapura. Kehadiran restoran ini menandai langkah ekspansi baru sekaligus mengisi lokasi bersejarah yang sebelumnya ditempati Warong Nasi Pariaman di kawasan Kampong Glam. Kabar tersebut diumumkan melalui akun Instagram Sederhana Singapura. “Singapura, kami telah tiba. Warisan yang dimulai beberapa dekade lalu kini […]

  • Industri Garmen Bandung Siap Tembus Pasar Internasional

    Industri Garmen Bandung Siap Tembus Pasar Internasional

    • calendar_month Jumat, 6 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Industri garmen Indonesia dinilai memiliki peluang besar untuk bersaing di pasar global, terutama melalui produk dengan spesialisasi dan nilai tambah tinggi. Salah satu contohnya datang dari Bandung, Jawa Barat, yang dikenal sebagai salah satu sentra industri garmen nasional. Perkembangan tren fesyen yang semakin mengarah pada fungsi dan kenyamanan membuka ruang bagi produk-produk khusus, […]

expand_less