Rabu, 13 Mei 2026
light_mode
Beranda » Properti » IHSG Bergejolak, REI Sebut Dampaknya Seperti Ini

IHSG Bergejolak, REI Sebut Dampaknya Seperti Ini

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir hingga sempat mengalami suspensi dinilai turut memberikan dampak terhadap sektor properti.

Wakil Ketua Umum Realestat Indonesia (REI) sekaligus praktisi properti, Bambang Ekajaya, mengatakan volatilitas pasar saham dipicu oleh penyesuaian indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Dilansir dari laman resmi Sahabat Pegadaian, indeks MSCI adalah serangkaian data indeks saham global yang menjadi kompas utama dalam memandu arah alokasi dana di pasar modal. Melalui indeks MSCI ini, para manajer investasi serta investor institusional dapat mengukur kinerja pasar saham di berbagai negara maju maupun berkembang.

Menurut Bambang, kondisi tersebut juga diikuti dengan langkah Direktur Utama (Dirut) Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman yang mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral. Ia menilai sikap tersebut patut diapresiasi.

“Gejolak IHSG dua hari terakhir sampai disuspensi akibat indeks MSCI. Ini membuat Dirut BEI menunjukkan pertanggungjawaban moral dengan mengundurkan diri dari jabatannya, dan seharusnya kita apresiasi dengan jiwa kesatrianya,” ujar Bambang dikutip dari Kompas.com, Jumat (30/01/2026).

Bambang menjelaskan, dinamika pasar modal tersebut membawa sejumlah implikasi bagi sektor properti nasional. Implikasi yang pertama, sektor properti dinilai memiliki daya tahan yang relatif lebih stabil karena berbentuk aset fisik.

“Properti sebagai aset fisik lebih stabil untuk menjaga nilai aset dibandingkan saham yang sangat fluktuatif,” kata dia.

Namun, ia mengakui sentimen investasi terhadap saham-saham properti ikut terdampak oleh gejolak IHSG. Padahal, tren sektor properti pada 2026 diproyeksikan tumbuh dengan berbagai dukungan pemerintah.

“Sentimen investasi saham properti tentu turut terpukul, padahal tren properti 2026 diproyeksikan tumbuh dengan dukungan pemerintah seperti Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), serta ekspansi di sektor pergudangan dan hunian,” ujarnya.

Selain itu, Bambang menekankan pentingnya menjaga agar gejolak pasar modal tidak merembet ke sektor perbankan, khususnya terkait likuiditas dan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Meskipun pasar saham masih mengalami volatilitas, Bambang menilai fundamental pasar properti secara umum masih berada dalam kondisi yang baik. Hal ini didukung oleh tingginya kebutuhan hunian, berbagai insentif pemerintah, serta percepatan proyek-proyek strategis nasional yang terus berjalan.

Bambang mengatakan bahwa proyek properti untuk end user diyakini masih tetap akan tumbuh. Namun, untuk yang spekulatif masih akan wait and see.

Ia juga meyakini bahwa properti merupakan salah satu sektor yang aman untuk investasi, karena properti adalah kebutuhan pokok manusia. “Properti adalah aset yang sebagai salah satu aman sebagai pokok manusia, untuk tinggal, bekerja, dan berusaha atau bisnis. Semua butuh properti,” tukas Bambang.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Emas Perhiasan Hari Ini Tak Berubah, Cek Harga Raja Emas dan Laku Emas

    Emas Perhiasan Hari Ini Tak Berubah, Cek Harga Raja Emas dan Laku Emas

    • calendar_month Minggu, 22 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas perhiasan pada Minggu (22/2/2026) terpantau relatif stabil. Sejumlah gerai emas ritel, termasuk Raja Emas dan Laku Emas, belum melakukan penyesuaian harga yang signifikan dibandingkan hari sebelumnya. Stabilnya harga emas perhiasan terjadi di tengah pergerakan harga emas batangan yang cenderung menguat. Kondisi ini membuat pelaku usaha perhiasan memilih menahan harga jual agar […]

  • Harga Elpiji 3 Kg di Nunukan Tembus Rp 80.000, Warga Keluhkan Penjualan di Atas HET

    Harga Elpiji 3 Kg di Nunukan Tembus Rp 80.000, Warga Keluhkan Penjualan di Atas HET

    • calendar_month Jumat, 6 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga elpiji subsidi 3 kilogram atau gas melon di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, melonjak hingga Rp 80.000 per tabung di tingkat pengecer. Lonjakan harga tersebut jauh melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah daerah sebesar Rp 30.000 per tabung di tingkat pangkalan. Kondisi ini memicu keluhan warga yang merasa terbebani dengan harga […]

  • Menteri PKP Maruarar Sirait Pastikan Ekosistem Perumahan Nasional Tanpa Monopoli

    Menteri PKP Maruarar Sirait Pastikan Ekosistem Perumahan Nasional Tanpa Monopoli

    • calendar_month Rabu, 11 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait memastikan ekosistem perumahan nasional saat ini berjalan sehat dan tidak dikuasai oleh satu pihak atau monopoli. Menurut dia, kondisi tersebut terlihat dari adanya kebebasan bagi para pelaku di sektor perumahan, baik pengembang, perbankan, maupun konsumen, untuk menentukan pilihan dalam proses pembiayaan maupun pembangunan rumah. “Ekosistem […]

  • tiket Piala Dunia

    Permintaan Tiket Piala Dunia Tembus 150 Juta Tiket, Termurah Rp 986 Ribu

    • calendar_month Selasa, 30 Des 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Piala Dunia 2026 yang akan digelar Juni tahun depan sudah mulai menyita perhatian penggemar bola. Itu terlihat dari permintaan tiket yang sudah melampai rekor saking banyaknya. Mengutip Antara, permintaan tiket Piala Dunia 2026 memecahkan rekor setelah lebih dari dari 150 juta tiket telah diminta selama fase penjualan tiket Undian Acak. Angka ini merupakan […]

  • Ini Mobil Listrik Termurah, Harganya Mulai Rp480 Jutaan

    Ini Mobil Listrik Termurah, Harganya Mulai Rp480 Jutaan

    • calendar_month Kamis, 26 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Kia resmi mengumumkan harga untuk mobil listrik termurahnya, EV2 yang dipasarkan di Eropa. Model bertenaga baterai anyar ini, dibanderol mulai sekitar US$ 31 ribu atau setara Rp 480 jutaan. Sehingga menjadikan kendaraan listrik paling terjangkau dari perusahaan asal Korea Selatan tersebut. Disitat dari Autoblog, Kamis (26/3/2026), kehadiran Kia EV2 menjadi langkah penting dalam […]

  • BGN Minta Pengawas Gizi Awasi Ketat Bahan Baku MBG

    BGN Minta Pengawas Gizi Awasi Ketat Bahan Baku MBG

    • calendar_month Senin, 9 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Gizi Nasional (BGN) meminta pengawas gizi, pengawas keuangan, serta asisten lapangan untuk melakukan pengawasan ketat terhadap bahan baku program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini dinilai penting guna mencegah terjadinya insiden keamanan pangan sejak tahap awal pengolahan. Wakil Kepala BGN Bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang, mengatakan seluruh bahan pangan […]

expand_less