Selasa, 11 Agu 2026
light_mode
Beranda » Properti » IHSG Bergejolak, REI Sebut Dampaknya Seperti Ini

IHSG Bergejolak, REI Sebut Dampaknya Seperti Ini

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir hingga sempat mengalami suspensi dinilai turut memberikan dampak terhadap sektor properti.

Wakil Ketua Umum Realestat Indonesia (REI) sekaligus praktisi properti, Bambang Ekajaya, mengatakan volatilitas pasar saham dipicu oleh penyesuaian indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Dilansir dari laman resmi Sahabat Pegadaian, indeks MSCI adalah serangkaian data indeks saham global yang menjadi kompas utama dalam memandu arah alokasi dana di pasar modal. Melalui indeks MSCI ini, para manajer investasi serta investor institusional dapat mengukur kinerja pasar saham di berbagai negara maju maupun berkembang.

Menurut Bambang, kondisi tersebut juga diikuti dengan langkah Direktur Utama (Dirut) Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman yang mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral. Ia menilai sikap tersebut patut diapresiasi.

“Gejolak IHSG dua hari terakhir sampai disuspensi akibat indeks MSCI. Ini membuat Dirut BEI menunjukkan pertanggungjawaban moral dengan mengundurkan diri dari jabatannya, dan seharusnya kita apresiasi dengan jiwa kesatrianya,” ujar Bambang dikutip dari Kompas.com, Jumat (30/01/2026).

Bambang menjelaskan, dinamika pasar modal tersebut membawa sejumlah implikasi bagi sektor properti nasional. Implikasi yang pertama, sektor properti dinilai memiliki daya tahan yang relatif lebih stabil karena berbentuk aset fisik.

“Properti sebagai aset fisik lebih stabil untuk menjaga nilai aset dibandingkan saham yang sangat fluktuatif,” kata dia.

Namun, ia mengakui sentimen investasi terhadap saham-saham properti ikut terdampak oleh gejolak IHSG. Padahal, tren sektor properti pada 2026 diproyeksikan tumbuh dengan berbagai dukungan pemerintah.

“Sentimen investasi saham properti tentu turut terpukul, padahal tren properti 2026 diproyeksikan tumbuh dengan dukungan pemerintah seperti Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), serta ekspansi di sektor pergudangan dan hunian,” ujarnya.

Selain itu, Bambang menekankan pentingnya menjaga agar gejolak pasar modal tidak merembet ke sektor perbankan, khususnya terkait likuiditas dan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Meskipun pasar saham masih mengalami volatilitas, Bambang menilai fundamental pasar properti secara umum masih berada dalam kondisi yang baik. Hal ini didukung oleh tingginya kebutuhan hunian, berbagai insentif pemerintah, serta percepatan proyek-proyek strategis nasional yang terus berjalan.

Bambang mengatakan bahwa proyek properti untuk end user diyakini masih tetap akan tumbuh. Namun, untuk yang spekulatif masih akan wait and see.

Ia juga meyakini bahwa properti merupakan salah satu sektor yang aman untuk investasi, karena properti adalah kebutuhan pokok manusia. “Properti adalah aset yang sebagai salah satu aman sebagai pokok manusia, untuk tinggal, bekerja, dan berusaha atau bisnis. Semua butuh properti,” tukas Bambang.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Usai 3 Hari Terpuruk, Harga Emas Antam Melonjak Rp17.000 per Gram

    Usai 3 Hari Terpuruk, Harga Emas Antam Melonjak Rp17.000 per Gram

    • calendar_month Jumat, 10 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Setelah mengalami penurunan selama tiga hari berturut-turut, harga emas produksi Antam akhirnya berbalik arah. Pada perdagangan hari ini, Jumat (9/7/2026), logam mulia yang banyak diminati masyarakat tersebut mengalami penguatan sebesar Rp17.000. Mengutip laman Logam Mulia, harga emas Antam kini satu gramnya sudah Rp2.650.000 dari sebelumnya Rp 2.633.000. Penguatan tersebut juga mengembalikan optimisme pasar […]

  • Kompak Anjlok, Galeri24 dan UBS Sama-sama Turun Rp33.000

    Kompak Anjlok, Galeri24 dan UBS Sama-sama Turun Rp33.000

    • calendar_month Selasa, 3 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas hari ini di Pegadaian mengalami penurunan. Produk Galeri24 dan UBS kompak anjlok. Keduanya mengalami koreksi harga yang cukup signifikan dibandingkan dengan hari sebelumnya. Dikutip dari laman resmi Sahabat Pegadaian, Selasa (3/2/2026), penurunan harga terjadi merata di hampir semua ukuran berat yang tersedia. Harga emas Galeri24 turun Rp33.000 per gram, dari sebelumnya […]

  • Harga Emas Antam di Pegadaian Turun, UBS-Galeri24 Stabil

    Harga Emas Antam di Pegadaian Turun, UBS-Galeri24 Stabil

    • calendar_month Rabu, 10 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Momen yang ditunggu-tunggu akhirnya datang. Warga Jambi yang mengincar emas Antam dengan harga lebih terjangkau kini saaatnya. Berdasarkan data Jambisnis.com dari laman resmi Sahabat Pegadaian pada Rabu (10/6/2026), harga emas Antam turun ke level Rp2.843.000 per gram. Menariknya, di saat harga Antam melemah, dua produk emas lainnya justru terpantau stabil. Emas UBS bertahan […]

  • OJK Catat Kinerja Sektor Jasa Keuangan Provinsi Jambi 2025 Tumbuh Positif

    OJK Catat Kinerja Sektor Jasa Keuangan Provinsi Jambi 2025 Tumbuh Positif

    • calendar_month Rabu, 21 Jan 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Jambi (OJK Jambi) mencatat kinerja Industri Jasa Keuangan di Provinsi Jambi stabil dan tumbuh positif pada November 2025. Kinerja Sektor Jasa Keuangan (SJK) di Provinsi Jambi didorong oleh meningkatnya aktivitas ekonomi, kepercayaan konsumen yang membaik, serta inovasi di berbagai segmen industri jasa keuangan. Kepala OJK Provinsi Jambi, Yan Iswara […]

  • BI Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen! Jaga Rupiah dan Tekan Inflasi

    BI Tahan Suku Bunga di 5,75 Persen! Jaga Rupiah dan Tekan Inflasi

    • calendar_month Rabu, 22 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Bank Indonesia (BI) memutuskan untuk mempertahankan suku bunga acuan atau BI-Rate di level 5,75 persen. Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 21–22 Juli 2026 sebagai langkah menjaga stabilitas ekonomi di tengah tekanan global yang masih membayangi. Selain menahan BI-Rate, bank sentral juga mempertahankan struktur suku bunga operasionalnya. Suku bunga […]

  • Istana Pastikan Stok BBM Aman Meski 2 Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz

    Istana Pastikan Stok BBM Aman Meski 2 Tanker Pertamina Tertahan di Selat Hormuz

    • calendar_month Kamis, 9 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Pemerintah memastikan pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan liquefied petroleum gas (LPG) nasional tetap aman meski dua kapal tanker milik Pertamina tertahan di Selat Hormuz. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan kondisi tersebut tidak akan mengganggu ketersediaan energi dalam negeri. Ia meminta publik tidak mengaitkan situasi tersebut dengan potensi krisis pasokan. “Jangan dikaitkan […]

expand_less