Sabtu, 26 Sep 2026
light_mode
Beranda » Properti » IHSG Bergejolak, REI Sebut Dampaknya Seperti Ini

IHSG Bergejolak, REI Sebut Dampaknya Seperti Ini

  • account_circle -
  • calendar_month Jumat, 30 Jan 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Gejolak Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dalam dua hari terakhir hingga sempat mengalami suspensi dinilai turut memberikan dampak terhadap sektor properti.

Wakil Ketua Umum Realestat Indonesia (REI) sekaligus praktisi properti, Bambang Ekajaya, mengatakan volatilitas pasar saham dipicu oleh penyesuaian indeks Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Dilansir dari laman resmi Sahabat Pegadaian, indeks MSCI adalah serangkaian data indeks saham global yang menjadi kompas utama dalam memandu arah alokasi dana di pasar modal. Melalui indeks MSCI ini, para manajer investasi serta investor institusional dapat mengukur kinerja pasar saham di berbagai negara maju maupun berkembang.

Menurut Bambang, kondisi tersebut juga diikuti dengan langkah Direktur Utama (Dirut) Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman yang mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab moral. Ia menilai sikap tersebut patut diapresiasi.

“Gejolak IHSG dua hari terakhir sampai disuspensi akibat indeks MSCI. Ini membuat Dirut BEI menunjukkan pertanggungjawaban moral dengan mengundurkan diri dari jabatannya, dan seharusnya kita apresiasi dengan jiwa kesatrianya,” ujar Bambang dikutip dari Kompas.com, Jumat (30/01/2026).

Bambang menjelaskan, dinamika pasar modal tersebut membawa sejumlah implikasi bagi sektor properti nasional. Implikasi yang pertama, sektor properti dinilai memiliki daya tahan yang relatif lebih stabil karena berbentuk aset fisik.

“Properti sebagai aset fisik lebih stabil untuk menjaga nilai aset dibandingkan saham yang sangat fluktuatif,” kata dia.

Namun, ia mengakui sentimen investasi terhadap saham-saham properti ikut terdampak oleh gejolak IHSG. Padahal, tren sektor properti pada 2026 diproyeksikan tumbuh dengan berbagai dukungan pemerintah.

“Sentimen investasi saham properti tentu turut terpukul, padahal tren properti 2026 diproyeksikan tumbuh dengan dukungan pemerintah seperti Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP), serta ekspansi di sektor pergudangan dan hunian,” ujarnya.

Selain itu, Bambang menekankan pentingnya menjaga agar gejolak pasar modal tidak merembet ke sektor perbankan, khususnya terkait likuiditas dan suku bunga Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Meskipun pasar saham masih mengalami volatilitas, Bambang menilai fundamental pasar properti secara umum masih berada dalam kondisi yang baik. Hal ini didukung oleh tingginya kebutuhan hunian, berbagai insentif pemerintah, serta percepatan proyek-proyek strategis nasional yang terus berjalan.

Bambang mengatakan bahwa proyek properti untuk end user diyakini masih tetap akan tumbuh. Namun, untuk yang spekulatif masih akan wait and see.

Ia juga meyakini bahwa properti merupakan salah satu sektor yang aman untuk investasi, karena properti adalah kebutuhan pokok manusia. “Properti adalah aset yang sebagai salah satu aman sebagai pokok manusia, untuk tinggal, bekerja, dan berusaha atau bisnis. Semua butuh properti,” tukas Bambang.(*)

 

  • Penulis: -
  • Editor: Darmanto Zebua

Rekomendasi Untuk Anda

  • Perak Antam Naik Tipis, Kini Harganya Rp43.200 per Gram

    Perak Antam Naik Tipis, Kini Harganya Rp43.200 per Gram

    • calendar_month Senin, 22 Jun 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga perak murni produksi Antam terpantau menguat tipis pada perdagangan Senin (22/6/2026). Logam mulia yang kerap menjadi alternatif investasi selain emas itu masih menunjukkan pergerakan terbatas. Mengutip dari laman Logam Mulia, harga perak Antam hari ini naik Rp50 menjadi berada di level Rp43.200 per gram. Tak hanya dalam satuan gram, harga perak batangan […]

  • GWM Ora 5 Siap Meluncur di Australia 2026, Tantang BYD Atto 3 di Segmen SUV Listrik

    GWM Ora 5 Siap Meluncur di Australia 2026, Tantang BYD Atto 3 di Segmen SUV Listrik

    • calendar_month Rabu, 8 Apr 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Great Wall Motor (GWM) memastikan akan meluncurkan model terbarunya, GWM Ora 5, di pasar Australia pada pertengahan 2026. Kehadiran model ini sekaligus memperluas lini kendaraan listrik GWM melalui sub-brand Ora, yang sebelumnya dikenal lewat produk hatchback kompak. Ora 5 diposisikan sebagai SUV listrik berukuran kecil hingga menengah dan akan bersaing langsung dengan BYD […]

  • Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Galeri24 dan UBS Kompak Susut

    Update Harga Emas Pegadaian Hari Ini, Galeri24 dan UBS Kompak Susut

    • calendar_month Jumat, 27 Mar 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga emas di Pegadaian kembali turun. Penurunan harga tersebut terlihat pada dua produk unggulan Pegadaian, Galeri24 dan UBS. Keduanya kompak melemah dengan selisih penurunan yang hampir sama. Berdasarkan data terbaru dari laman Sahabat Pegadaian, Jumat (27/3/2026), untuk emas Galeri24 ukuran 1 gram, kini harganya dibanderol Rp2.827.000 per gram. Angka tersebut turun sebesar Rp22.000 […]

  • Aplikasi MIFX Bantu Trader Respons Cepat Dinamika Harga Emas 2026

    Aplikasi MIFX Bantu Trader Respons Cepat Dinamika Harga Emas 2026

    • calendar_month Rabu, 18 Feb 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Memasuki Februari 2026, harga emas global menunjukkan pergerakan dinamis. Harga spot emas tercatat bergerak di kisaran USD 5.000–5.040 per troy ounce, setelah sempat menyentuh level tertinggi sebelum terkoreksi akibat aksi ambil untung (profit taking). Pergerakan emas dipengaruhi sejumlah faktor, mulai dari ketidakpastian geopolitik, pelemahan dolar AS, ekspektasi kebijakan suku bunga The Federal Reserve, […]

  • Harga Cabai Rawit di Pasar Angso Duo Naik 20 Persen Menjadi Rp55.000 per Kilogram.

    Harga Cabai Rawit di Pasar Angso Duo Naik 20 Persen Menjadi Rp55.000 per Kilogram.

    • calendar_month Senin, 6 Jul 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Harga kebutuhan pokok atau sembako di Pasar Angso Duo, Kota Jambi, pada Senin (6/7/2026), terpantau stabil. Meski demikian, sejumlah komoditas hortikultura, terutama cabai, mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan. Berdasarkan data SIHARKO Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Jambi, terlihat kenaikan tertinggi terjadi pada cabai rawit hijau yang naik 20 persen menjadi Rp55.000 per […]

  • Mendag Budi Santoso Tegaskan Bisnis Online Tak Ganggu Toko Offline

    Mendag Budi Santoso Tegaskan Bisnis Online Tak Ganggu Toko Offline

    • calendar_month Jumat, 28 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso menegaskan bahwa bisnis daring atau online tidak mengganggu keberlangsungan perdagangan di toko-toko offline. Ia menilai, penjualan online justru membuka ruang lebih besar bagi pedagang untuk memperluas pasar. Menurut Budi, banyak pelaku UMKM yang terbantu dengan hadirnya bisnis online karena model usaha ini selaras dengan perkembangan zaman dan tidak […]

expand_less