Rabu, 12 Agu 2026
light_mode
Beranda » Nasional » Ini Dua Wanita Indonesia Paling Berpengaruh Versi Fortune

Ini Dua Wanita Indonesia Paling Berpengaruh Versi Fortune

  • account_circle -
  • calendar_month Senin, 13 Okt 2025
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAMBISNIS.COM – Dua wanita Indonesia masuk dalam daftar 100 Wanita Paling Berpengaruh di Asia 2025 versi majalah Fortune. Keduanya memiliki kiprah bisnis dan diniai dengan parameter terukur.

Mengutip Bisnis.com, mereka yang ada dalam daftar dipilih karena dampaknya yang terukur, punya jangkauan strategi, dan kapasitas untuk membentuk masa depan, mencakup para pendiri, CEO, dan pemimpin C-suite lainnya yang pengaruhnya melintasi batas dan industri. Lebih dari sepertiga finalis MPW Asia adalah para pemimpin dalam perusahaan Global 500, China 500, dan Asia Tenggara 500.

Pemeringkatan ini juga mencakup 14 pasar di Asia Tenggara, China Raya, India, Jepang, Korea Selatan, dan Australia. Dari Indonesia, ada dua orang yang masuk dalam daftar ini bersanding dengan para wanita hebat dari berbagai penjuru Asia seperti Tan Su Shan, Melanie Perkins, Pansy Ho, dan lainnya.

Lalu siapa dua srikandi Indonesia yang di Daftar 100 Wanita Paling Berpengaruh di Asia 2025?
Dua wanita Indonesia ini berada di peringkat 75 dan 91. Mereka adalah Maya Watono (peringkat 75) dan Sandra Sunanto (Peringkat 91).

Maya Watono pada tahun 2022 ditugaskan oleh pemerintah memimpin Aviasi Pariwisata Indonesia (Injourney). Pada tahun 2024, Maya ditunjuk menjabat menjadi CEO dan menjadikannya CEO perempuan termuda di BUMN Indonesia. Di bawah tangannya, InJourney melaporkan peningkatan laba bersih hampir 120% dari tahun ke tahun.

Maya adalah lulusan University of Western Australia yang memulai bisnis agensi iklan MainAd pada 2006. Pada 2019, Maya ditunjuk menjadi CEO perempuan pertama dan termuda yang memimpin Dentsu Indonesia.

Adapun Sandra Sunanto merupakan pemimpin perusahaan perhiasan Indonesia Hartadinata Abadi sebagai CEO dan presiden direktur sejak 2017. Dia meraih gelar Sarjana Manajemen dari Universitas Katolik Parahyangan pada tahun 1996 dan gelar Magister Manajemen dari Institut Teknologi Bandung pada tahun 1999. Sandra kemudian meraih gelar Doktor Manajemen dari Universitas Erasmus Rotterdam, Belanda, pada tahun 2013.

Sandra Sunanto

Sandra Sunanto

Kariernya dimulai sebagai Dosen di Universitas Katolik Parahyangan dari tahun 1997 hingga 2018. Dia menjabat sebagai Wakil Dekan Bidang Kepegawaian dan Keuangan Fakultas Ekonomi Universitas Parahyangan dari tahun 2003 hingga 2006. Selain sebagai akademisi, Sandra juga berkarier sebagai Trainer Riset Pasar dan Manajemen Ritel dari tahun 2011 hingga 2016. Dia pernah menjabat sebagai Konsultan Pengembangan Bisnis di PT Kurnia Asta Surya dari tahun 2014 hingga 2015 dan di YOGYA GROUP dari tahun 2012 hingga 2016. Sandra juga sempat menjabat sebagai anggota Komite Audit di PT Indomobil Multi Jasa Tbk. dari tahun 2013 hingga 2017, dan pernah menjabat sebagai Direktur Utama PT Hartadinata Abadi Tbk. sejak Maret 2017 hingga sekarang. Di bawah kepemimpinannya, Hartadinata Abadi melaporkan pendapatan sebesar US$1,2 miliar tahun lalu, yang menempatkan perusahaan tersebut di peringkat ke-244 dalam daftar 500 perusahaan Asia Tenggara.

  • Penulis: -

Rekomendasi Untuk Anda

  • BPS Catat 7,46 Juta Orang Masih Menganggur pada Agustus 2025, Angkatan Kerja Capai 154 Juta

    BPS Catat 7,46 Juta Orang Masih Menganggur pada Agustus 2025, Angkatan Kerja Capai 154 Juta

    • calendar_month Rabu, 5 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan sebanyak 7,46 juta orang Indonesia masih berstatus pengangguran per Agustus 2025. Jumlah ini menurun tipis sekitar 4.000 orang dibandingkan periode yang sama tahun lalu, seiring meningkatnya jumlah angkatan kerja di Tanah Air. Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh. Edy Mahmud menjelaskan, temuan tersebut berdasarkan hasil Survei […]

  • Bahlil Pastikan Rp 618 Triliun Proyek Hilirisasi Jalan Terus

    Bahlil Pastikan Rp 618 Triliun Proyek Hilirisasi Jalan Terus

    • calendar_month Rabu, 22 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa proyek hilirisasi nasional senilai Rp 618 triliun bukan sekadar program ekonomi, tetapi merupakan amanat konstitusi sebagaimana tercantum dalam Pasal 33 ayat (3) UUD 1945. Menurut Bahlil, pemerintah berkomitmen untuk memastikan seluruh proyek hilirisasi berjalan sesuai rencana, sebagai bagian dari strategi jangka panjang […]

  • Setahun Ruben Amorim Jadi Pelatih MU, Kapok Nggak?

    Setahun Ruben Amorim Jadi Pelatih MU, Kapok Nggak?

    • calendar_month Jumat, 31 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ruben Amorim baru-baru ini memberikan testimoni mengenai satu tahun karirnya sebagai manajer Manchester United. Meski tidak mudah, pelatih asal Portugal itu mengaku senang bisa mendapatkan pekerjaan ini. Sekitar satu tahun yang lalu, Manchester United memutuskan berpisah dengan Erik Ten Hag. Pelatih asal Belanda itu dipecat manajemen MU setelah Setan Merah meraih rentetan hasil […]

  • Pertamina Setor Dividen Rp 42,1 Triliun ke Danantara, Tertinggi di BUMN

    Pertamina Setor Dividen Rp 42,1 Triliun ke Danantara, Tertinggi di BUMN

    • calendar_month Rabu, 19 Nov 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – PT Pertamina (Persero) menargetkan setoran dividen dari kinerja keuangan tahun buku 2024 kepada Danantara Indonesia tahun ini bisa mencapai Rp 42,1 triliun. Wakil Direktur Utama Pertamina, Oki Muraza, menegaskan bahwa kontribusi Pertamina kepada negara merupakan yang terbesar di antara seluruh BUMN. Oki menjelaskan, kontribusi tersebut konsisten berada di kisaran Rp 300 triliun per […]

  • Shinta Kamdani: UMKM Perlu Kemudahan Usaha dan Regulasi yang Efisien

    Shinta Kamdani: UMKM Perlu Kemudahan Usaha dan Regulasi yang Efisien

    • calendar_month Sabtu, 25 Okt 2025
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM – Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Widjaja Kamdani menegaskan pentingnya dukungan pemerintah bagi sektor produktif dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar tetap tumbuh di tengah dinamika ekonomi. Pernyataan ini disampaikan Shinta menanggapi langkah Bank Indonesia (BI) yang memangkas porsi Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) menjadi Rp707 triliun per 21 Oktober […]

  • BEI dan OJK Pacu Pengusaha Daerah Melantai di Bursa Efek

    BEI dan OJK Pacu Pengusaha Daerah Melantai di Bursa Efek

    • calendar_month Rabu, 5 Agt 2026
    • 0Komentar

    JAMBISNIS.COM –  Meski memiliki basis investor yang sangat aktif, hingga kini belum ada satu pun perusahaan asal Provinsi Jambi yang secara resmi mencatatkan sahamnya (Initial Public Offering/IPO) di Bursa Efek Indonesia (BEI). Melihat potensi besar sektor dunia usaha daerah yang belum tergarap maksimal tersebut, PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan […]

expand_less